
Dengan paksa para pengawal itu menarik tangan Diwa dan Tiara serta ananda menuju keluar,namun dengan cepat Tiara maupun Diwa menarik kembali tangan mereka dan melawan para pengawal itu,
terjadi keributan di sana membuat para pengunjung ketakutan,ada yang histeris saat pengawal itu di lempar dengan tendangan Tiara ke arah kaca transparan di boutique itu,sehingga para pengunjung mall dengan jelas melihat adegan di sana.
BRAKK
BRUKK
"aaaarrrrkk " teriak para pengunjung melihat adegan itu
satu persatu dari mereka tumbang akibat Diwa dan Tiara,
"Hebat juga anak ini ! " gumam Diwa melihat Tiara bisa dengan lincah menangkis dan melawan para pengawal itu.
sama seperti Diwa Tiara pun berfikir yang sama dengan nya,dan semakin penasaran "Siapakah mereka sebenarnya? " gumamya dalam hati
" Ada apa ini? " tanya seseorang yang baru masuk dengan mengenakan setelan jas yang masih rapih,di temani beberapa orang terlihat memasuki boutique yang sedikit berantakan akibat perkelahian tadi .Mereka sejenak menggantikan kegiatan mereka
" ah syukurlah anda datang tuan Dion, tolong bantu saya tuan,ada orang yang bikin keributan di tempat saya? " ucapnya sambil memelas sambil menghampiri Dion.
"Mereka? " tanya Dion menunjuk Tiara dan Diwa serta ananda.
"Iya,siapa lagi kalau bukan para gembel ini," ucapnya merasa menang saat ini.
"apa yang harus aku lakukan jika mereka bersalah? apa harus menghancurkan mereka semua beserta keluarganya? " tanya Dion sambil melirik Diwa yang kini sedang menatapnya juga.
"Itu lebih bagus karena gembel tetaplah gembel ! "
"Dan buat kau, kau dan kau ,jangan harap kalian akan bebas mulai detik ini,karena Calon suamiku tuan Revin tidak akan pernah membiarkan orang yang sudah mengganggu kesayangan," ucapnya sambil menunjuk mereka bertiga.
"Hah,tuan Revin?? " ucap Diwa kaget,anandapun sama terkejutnya dengan Diwa,lain halnya sama Tiara yang biasa saja tanpa berekspresi.
Dion mendengar semuanya hanya bisa tersenyum.
"Hahaha,iya tuan Revin pemilik perusahaan terkenal di negara ini dan orang yang sangat berpengaruh di dalam dan luar negeri, apa kamu takut " tanya nya ke Diwa seakan mengejek Diwa .
"Tuan Dion,,di mana calon suamiku ? tanya Della
"Tuan Dion,Revin di mana ? tanya nya sekali lagi karena tidak di jawab tadi
"Maaf nona,tuan Revin ada tugas di tempat lain,jadi saya di utus ke mall ini untuk bertemu client" jelasnya.
"Baiklah ,aku minta kamu dan anak buahmu urus mereka semua,aku tidak mau ada satupun kecoa ada di boutique ku saat ini " ucapnya tanpa malu menyuruh Dion memberi pelajaran ke Diwa .
"Apa,? tidak salah nona Della Puspita Martha ? " tanya Diwa membuat Della menautkan alisnya dari mana dia tahu nama Della.
__ADS_1
"Dari mana kamu tahu namaku? " Della bertanya
"Tidak perlu kamu tahu nona Della, aku rasa tuan Dion lebih tahu apa yang harus dia lakukan saat ini " seringainya sambil menatap Dion lalu menatap Della
Tiara dan ananda hanya diam,di mana ananda hanya menyaksikan tontonan menarik menurutnya sedangkan Tiara memang tak faham akan semuanya.
"Apa maksudmu? " tanya Della
" Apa perlu aku jelaskan nona Della,? " jawab Diwa
" Asingkan atau hancurkan " ucap Diwa pada assisten revin itu
" silahkan pilih nona? Anda mau di pindahkan ke negara lain atau boutique anda kami hancurkan ? " tanya Dion
"Apa apaan ini? maksud kamu apa ,aku laporin sama Revin calon suami aku,kamu akan di pecat,dasar b4jing4n " geram Della dan meraih ponselnya untuk menghubungi seseorang..
Tut,,, Tut
Telpon Della tak ada jawaban.
"Si4l" ucapnya.
"Mau telpon siapa ? mau telpon kak Revin? " tanya Diwa menyebut Revin kakak.
"Kenapa kaget gitu ? " tanya Diwa dengan nada mengejek.
" tadi aja sombong sekarang sombong mu mana nona?
" Tidak mungkin " ucapnya tidak percaya
"Tidak mungkin apa ?" tanya seseorang yang memiliki suara khas yang sangat mereka kenali.
"Aaach sayang untung kamu datang,lihatlah ada orang yang mengaku ngaku adik kamu dan Assisten sialanmu ini,berani beraninya dia mau menghancurkan usaha ku,kamu harus pecat dia sekarang juga " adunya pada Revin yang saat ini dengan gagah berjalan memasuki boutique itu,setelah sebelum masuk boutique Dion menelpon Revin dan memberi tahu jika Diwa sahabat dari kekasih bosnya itu sedang di bully di dalam boutique Della, Zelda yang mendengar itu langsung memutuskan untuk berangkat ke mall itu dan Revi. mengikuti nya.
Della menghampiri Revin dan hendak memeluknya,namun tangan mungil nan kuat dengan cepat mencegah nya.
"Singkirkan tanganmu jika tidak mau hari ini tanganmu hilang dari tempatnya " ucapan tajam dan ancaman terdengar begitu menyeramkan dan menakutkan bagi siapa saja yang mendengar nya
"Siapa kamu? " tanya Della
tangan Revin mengkode untuk tidak bertanya lagi dan della pun terdiam.
" Vin,tolong kasi mereka pelajaran Vin ! " ucap Della lagi
" Anda seharusnya bisa menghormati tamu ataupun costumer anda,anda dan pelayanan anda sangat tidak pantas berada di sini" ucap Revin menegas membuat semua yang ada di sana terdiam gemetar,terutama pelayan yang sempat meremehkan Tiara tadi.
__ADS_1
" Saya tidak bisa membiarkan orang yang sombong berada di lingkaran saya,saya sudah tahu kejadian semuanya." ucap Revin lagi,
"Saya rasa di asingkan adalah pilihan yang tepat buat anda nona Della Puspita Martha " ucap Revin kembali.
"APA ? tidak,tidak " ucap Della
" Apa anda tahu nona Della yang terhormat,siapa yang telah anda remehkan ini? dia adalah sahabat dari nona Zelda ,, " ucapan Dion terpotong oleh ucapan Diwa
" Zelda meiisya Handoko,pemilik hati dan ratu dari tuan Revin yang anda gila gilai nona Della,anda tidak malu mengakui kekasih orang CALON SUAMI ANDA ! " sambung Diwa menjelaskan siapa mereka sebenarnya.
Della dan semua orang yang ada di sana terlihat sangat kaget dan gemetar,
"Tamat sudah riwayat ku " gumam pelayanan wanita itu
"Mampus gue " gumam Della.
"Maaf,maafin saya nona nona! " ucapnya sambil mengkode pelayanan nya melakukan hal yang sama.
"maafin saya juga nona,saya tidak tahu jika anda teman dari pacar tuan Revin " ucap pelayan itu memelas agar di maafkan.
"Seharusnya anda bisa menghargai orang,orang kaya atau tidak,kita semua sama sebagai manusia,dan memiliki hak yang sama,tapi karena sahabatku tidak apa apa,aku masih berbaik hati buat tidak menghukum mu lebih dari tidak di negara ini " jelas Zelda dengan aura kejamnya.
"Tidak,jangan,ku mohon " ucapnya sambil menarik narik tangan Zelda.
"Sayangnya kesalahan mu tidak hanya menyakiti mereka, juga mengaku ngaku jika Revin adalah calon suamimu, AKU TIDAK SUKA BERBAGI MESKI HANYA KAMU YANG MEMILIKI PERASAAN " lanjut Zelda dengan sedikit membisik si Kalimat terakhirnya.
"No,,no " Della meronta saat beberapa Mafioso di datangkan langsung untuk mengurus boutique Della agar segera di kosongkan.
"Jangan please aku mohon " tangis Della tak tertahan saat boutique yang dia rintis dari nol hingga sekarang hilang begitu saja karena keangkuhan dan kesombongan nya.
"Urus semuanya," ucap Revin berlalu dari sana dengan menarik pinggang zelda
Mereka keluar dari sana,dan Diwa sedikit melirik para pengunjung yang menyaksikan itu dari luar,
"Jangan sampai satu orang pun mengambil gambar,jika di ketahui tamat riwayat kalian,jangan sampai nasip kalian sama dengan yang di dalam " seringai Della membuat semua pengunjung langsung mematikan ponselnya dan lari terbirit-birit tak memandang kebelakang lagi.
"Baiklah nona,silahkan ikut saya untuk segera berangkat, dan untuk anda silahkan anda pulang dan jangan pernah terlihat lagi di hadapan kami " ucap Dion segera memberi tiket kepulangan pelayan itu dan tiket buat adelia di asingkan ke suku pedalaman yang ada di Kalimantan.
nyatanya Zelda tak tega membuang Della ke luar negri,dia lebih memilih mengasingkan Della ke daerah di mana masih berlaku adat istiadat leluhur terdahulu di suku pedalaman,
( bersambung )
semangat 💪 ngehalu
salam kity-kity
__ADS_1