
Gadis bersama rekannya menyamar menjadi Dokter yang akan menangani Revin,sejak awal Revin curiga ,namun dia berhasil mengelabui Revin dengan mengaku sebagai pengganti dokter sebelumnya,karena dokter yang biasa lagi ada tugas keluar kota.
Bersama rekannya Revin sama skali tak mengenali gadis ,karena gadis di sini berperan sebagai suster yang mendampingi dokter,dengan sedikit operasi di hidungnya dan juga membuat tahi lalat di bawah bibirnya,serta lensa yang di gunakan juga bentuk rambut yang berbeda membuat dirinya terlihat berbeda dari yang lain,hanya suaranya yang tak di rubah,sehingga ia memilih menjadi suster Karena akan mengurangi dirinya berkomunikasi dengan Revin maupun Zelda.
namun saat Revin hendak mengikuti terapi,dokter itu menyuruh gadis mencari berkas hasil rekam medis terakhir kondisi kaki Revin yang tertinggal di ruang tamu tadi.
mereka mendapatkan semua data tentang Revin karena sudah berhasil menyandra dokter yang biasa menangani Revin selain dokter dari TBW. Dari dokter itulah mereka dengan mudah mengetahui kondisi Revin dan apa saja yang akan di lakukan Revin,mereka telah mempelajari dahulu sebelum bertindak untuk itu penyamaran mereka sangat Mulus,
saat gadis mulai berjalan masuk ke villa itu lagi,ia melihat sekeliling bahwa di sana tidak ada siapapun dan mereka menang sengaja memilih hari dan waktu yang tepat saat semua anggota maupun keluarga Zelda tak di rumah ,bahkan sengaja menyuruh pak satpam untuk membeli obat di apotik kota ,beralasan karena lupa membawa.
Gadis mengedarkan pandangannya melihat sekeliling,dan berpura pura duduk mencari data yang di cari,
"Suster jangan sungkan ya,anggap rumah sendiri,saya mau ke atas , gak ada yang jagain si kecil" ujar Zelda sesekali menatap wajah Suster itu,
Gadis hanya mengangguk dan tersenyum,namun Zelda seperti pernah melihat nya tapi Zelda pun lupa melihatnya di mana.
Zelda ke atas ke kamar Darrel,saat itu juga gadis mengikuti langkah Zelda sampai di ambang pintu,gadis mengintip ke dalam,melihat Zelda menimang anaknya membuatnya muak
"bersenang senang lah wanita j4l4ng, ,hari ini tamat riwayat mu," ujarnya menyeringai
ia masih mengintip,sampai akhirnya Zelda berjalan ke arah kamar mandi ,gadis segera mengambil kesempatan itu untuk mengambil Darrel,ia menatap sekilas wajah bayi mungil itu,ia sangat benci dengan bayi itu,karena bayi itu Revin mengingat semuanya dan melupakan nya yang telah lama merawat Revin sampai sembuh,ia akan mempergunakan Bayi itu untuk menukar Revin agar kembali padanya
Cklek
"Suster, sedang apa anda di sini?" ucap Zelda melihat gadis membelakanginya sambil menimang Darrel.
gadis membalik tubuhnya dan tersenyum aneh." hehe, ,haha,.,hai zel apa kabar?" ucapnya membuat Zelda terkejut
"Ka-mu?" ucap Zelda menunjuk nya
"Iya, ini aku, aku rasa kamu belum lupa sama suara aku" ucap gadis
"mau apa kamu? jangan macam macam?" ucap Zelda.
"Aku gak akan macam macam ,hanya satu macam saja" ujarnya menyeringai mengeluarkan pisau di balik jas Suster nya dan langsung mengarahkan ke tubuh Darrel.
"Hei lepaskan tanganmu, , ! jangan pernah coba menyentuhnya seujung kukupun" teriak Zelda pada seorang wanita yang kini sedang menggendong baby Darrel.
"Gak, ,gue gak akan lepaskan bayi ini," ucapnya lantang
BRAK
__ADS_1
Revin datang bersama Bimo dan melihat wanita yang lagi mengancam keselamatan bayinya dengan wajah murka.
"Lepaskan anakku gadis" ucap Revin
"Gak,aku gak akan lepaskan anak ini,karena anak ini kamu Jadi pergi dariku Revin," teriaknya
"Apa maksud mu?" tanya Zelda
saat ini posisi gadis sedang memegang pisau tajam mengarah ke tubuh Darrel sebagai ancaman bagi Revin agar dirinya kembali bersama nya.
"Jangan mendekat kalian atau gue gak segan bunuh anak ini " ancamnya dengan berteriak.
"dan buat loe zelda,jangan loe kira gue gak tahu siapa loe,Gue sangat benci sama loe,loe udah bunuh papa gue bahkan loe bakar dia di tempat loe membunuh nya," teriak gadis dengan gemetar bahkan ia menangis
"Dan sejak saat itu,gue pergi dari Indonesia dan berlajar untuk membalas dendam atas apa yangoe lakukan ke gue dan keluarga gue,gara gara elo keluarga gue hancur bahkan nyokap gue meninggal terkena serangan jantung,saat mengetahui suaminya meninggal mengenaskan"
"Gue rela melakukan operasi plastik selama bertahun tahun untuk hancurin loe,dan saat gue berhasil meraih kebahagiaan gue bersama orang yang gue sayang,elo juga mengambilnya sekarang,bahkan loe punya anak dari dia,itu yang buat gue semakin BENCI SAMA LOE ZELDA" teriak gadis sesegukan
"Gadis please jangan bunuh anak gue dis,apa yang menimpa bokap loe dulu emang pantas dia dapatkan ,dia dalang dari penculikan yang membuat gue bertekad menjadi seperti ini,mereka kejam ,merek jahat bahkan mereka mau memperkosa gue yang masih 10 tahunan," jelas Zelda
"Gue gak perduli apa alasan loe,yang jelas loe sudah berkali kali menghancurkan mimpi gue dan berhasil merusak hidup gue gadis j4l4ng " teriaknya lagi
"Tutup mulut mu gadis,aku gak nyangka kamu sedendam ini pada kami,pantas aku selalu di kurung di tempat terpencil,jadi ini alasan kamu hah?" teriak Revin
" ooh jangan jangan kamu yang sengaja menculiku di rumah sakit dan membawaku ke tempat terpencil itu" tebak Revin.
"Hahaha ..bagus kalau kamu tahu,aku awalnya ingin membunuh mu,tapi karena aku merasa kamu pantas bersanding denganku,aku berbaik hati untuk menyelamatkan nyawamu,tidakkah ada rasa terimakasih mu sedikit padaku?" ucap gadis lagi
"Kejam kamu , ,sama sama kejam, , " ucap Zelda menangis.
"Sekarang kamu pilih,anak kamu atau suamimu?" ucap gadis memberi pilihan
"Jangan ngaco kamu,mana mungkin aku menukar anaku dan melepas suamiku,tidak akan pernah aku biarkan" ujar Zelda
"Kalau gitu,aku BUNUH ANAK INI" Tekannya menempelkan pisau itu pada dada darrel
OEEEKKK...OWEEEKKK... OWEEEKKK..
Darrel menangis dan menggeliat,dia menangis seakan tahu jika dirinya dalam bahaya.
.
__ADS_1
"Jangan" teriak Zelda dan Revin bersamaan.
"Oke, , oke aku ikut sama kamu" ucap Revin
"Honey, jangan gila kamu" ucap Zelda menangis
"demi anak kita" ucap Revin
Bimo yang berada di belakangnya mengarahkan layar ponsel nya pada Zelda, menandakan akan datang pertolongan,Zelda paham dan mengikuti permainan.
"Baiklah,tapi lepaskan anakku gadis,aku ikhlas jika kamu amb suamimu" ucap Zelda .
"Hahahah, , ,baiklah jika kalian mau menurut keinginan aku" ucapnya mengulurkan tangannya ingin menyerahkan Darrel.
"JANGAN PIKIR AKU BODOH KALIAN BOHONGI,KALIAN TAK AKAN MENYERAHKAN REVIN PADAKU,UNTUK ITU KU BUNUH BAYI INI,AGAR KALIAN SAMA MENYANDIHKANNYA DENGANKU, , AAAAA " tekan gadis tak jadi memberikan darrel pada Zelda malah langsung mengangkat pisau itu ke atas dan hendak menancapkan pada tubuh Darrel.
" TIDAAAAAKKK" Teriak Zelda dan juga Revin
Dor
dor
trinngg..
"Aaarrkk" teriak gadis dan Zelda langsung berlari ke arah gadis dan langsung mengambil Darrel dari dekapan gadis
bersamaan itu pula seseorang berteriak memanggil nama gadis.
"Gadiiiiisss" teriaknya langsung mendorong tubuh Bimo dan langsung berlari ke arah gadis yang sudah terkulai lemas berlumuran darah.
"Ukhuk, , ukhuk, , Da-ddy " ucap gadis terbatuk darah
"Sayang,jangan tinggalkan Daddy, , bertahan lah sayang" tangis Mr.zain memeluk gadis.
"Da-ddy ma-af in ga-diss yaa, Ga-dis saa-yang sa-ma Da-ddy , , ukhuk, , ukhuk " ucap gadis terbata sembari menatap ke atas di mana wajah sang ayah angkat berada
"Please jangan tinggalkan Daddy,cuma kamu yang Daddy punya" tangisnya lagi
namun semua terlambat,gadis lebih dulu memejamkan matanya sebelum berhasil meraih wajah ayah angkatnya
"No, ,no ,no, , buka matamu ...buka" teriak nya mengguncang tubuh gadis .
__ADS_1
Mr.zain mengangkat tubuh gadis keluar dari ruangan itu tanpa memperdulikan yang lain ,dia langsung membawanya ke rumah sakit,namun di rumah sakit gadis di nyatakan telah meninggal.
Mr.zain sangat terpukul dan langsung mengurus jenazah gadis untuk di makamkan di dekat makan ayah kandung gadis.