Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 141


__ADS_3

Johan masih tak berani bersuara,mendengar teriakan Tiara semakin mendekat ia bahkan hampir Kehabisan nafas bersembunyi tak berani mengambil nafas sekaligus.


"Keluar loe b4j1ngan!" teriak Erland.


"loe gak akan bisa lari dari sini Johan" ucap Tiara


"sial, mereka semakin dekat,gue harus bisa keluar dari sini " gumamnya melihat sekitar dengan sangat hati hati.


dugh


Terdengar suara benda jatuh,Tiara dan juga Erland berjalan ke arah suara dengan cepat,Johan baru saja menjatuhkan lampu obor di dekatnya,


"****" umpatnya langsung berlari .


",Kejar kak" ucap Tiara


"Tidak perlu,di sana tidak ada ruangan lain " jelas Erland


Tiarapun merasa lega,ia beruntung Erland menemani nya jika tidak ia pun akan tersesat di lorong itu.


Johan berlari tanpa menoleh,ia berusaha menelusuri lorong gelap itu,lorong itu terlihat sama saja,


"Mau kemana loe " teriak Erland yang kini sudah berada di belakang Johan


", brengsek" geram Johan langsung menyerang Erland dengan cepat.


di ambilnya obor itu sebagai senjata untuk melawan Erland,dengan sisa tenaga yang ia miliki,ia hanya bisa melayangkan obor itu ke atas ,belum sempat obor itu menyentuh Erland, Erland lebih dahulu melayangkan tinjuannya ke arah Johan ,hingga membuat Johan terkapar,


Erland segera mematikan obor itu dengan kakinya saat terlepas dari tangan Johan,


"aaark" ringisnya menahan sakit bekas sayatan di tambah pukulan


Erland mendekat dan mengambil kerah baju Johan ,tapi Tiara menggantikan nya.


"Stop kak" ucap Tiara


Erland mendengar itu seketika menghentikan gerakannya yang akan memulai untuk menghabisi Johan,


"Gue tahu Tiara pasti masih suka sama gue,buktinya dia mau menyelamatkan gue" gumamnya dalam hati melihat Tiara menyuruh Erland berhenti memukulinya.


"kenapa, biar gue yang habisi" ucap Erland.


"Gak kak,dia urusan gue,hidup matinya kini ada sama gue" ucap Tiara.


Erland melepas Johan,ia berjalan ke arah Tiara dan berdiri di dekat Tiara,tanpa aba aba Erland langsung ******* bibir Tiara dengan rakus di depan mata Johan,

__ADS_1


Johan membelalakkan mata nya melihat aksi Erland yang brutal dengan Tiara,ada rasa sakit dalam hatinya melihat itu semua,karena Johan memang masih mencintai Tiara,


Tiara terang saja sangat kaget dengan apa yang di lakukan erland,tak sampai di sana ia melihat ke arah Johan yang memandang mereka kesal,Tiara paham maksud dari Erland,dengan senang hati Tiara membalas lumayan itu dengan sedikit ******* yang membuat Johan semakin murka.


"Eeum"


"Eeum" lenguh Tiara meremas kepala belakang Erland dengan lembut sambil merasakan kenikmatan saling bertukar Saliva,


"stop" teriak Johan tak tahan melihat orang yang di cintainya bermesraan dengan lelaki lain di Depan matanya.


mereka berdua menghentikan sejenak aktivitas mereka, erland menarik tanganya untuk menghapus bekas bibirnya di bibir Jihan,


"Tiara gue sayang sama loe" teriaknya lagi sambil merasakan sakit lahir dan batin.


"buang jauh jauh rasa loe ke gue,gue gak butuh iblis berwujud manusia ada di hidup gue" sinis Tiara sambil menatap lekat wajah Johan,wajah laki laki yang sempat tersemat dalam hati nya itu,


"Baby,jangan dengarkan dia,lakukanlah apa yang ingin kamu lakukan" bisik Erland.


Tiara berjalan ke arah Johan dan duduk dengan berjongkok pada kaki sebelanya.


"Rasa sakit hati gue lebih besar dari pada rasa cinta gue ke elo dulu,jadi bagaimana pun elo membuat gue suka,gue sudah buang jauh jauh elo dari daftar orang di hati gue" bisik Tiara


Johan mengambil kesempatan itu untuk menarik tangan Tiara ke Belakang,dan mengambil alih senjata yang di pegang Tiara,


Erland yang merasa dirinya lengah langsung saja maju,tapi suara Johan menghentikan langkahnya.


"Loe lihat ini" ucapnya masih memegang tangan Tiara di belakang tubuhnya,di ikatnya tangan Tiara dengan sobekan baju yang Tiara gunakan,


"Lepasin " Tiara meronta.


"jangan macem macem,atau nyawa dia melayang saat ini juga" ancam Johan meletakkan pisau itu di leher Tiara


di ulurkannya tangannya ke arah kepala Tiara,di miringkannya kepala Tiara ,


"Lo lihat apa yang gue lakukan sama kekasih elo ini Erland" ucap Johan menarik pelan tajam pisau itu ke leher Tiara,


denyut lehernya terlihat jelas saat ini,Johan melihat itu tak kuasa menahan nafsunya yang memang dari dulu sangat menginginkan Tiara,


Tiara dengan tenang tanpa berekspresi mendapatkan sentuhan lembut bukan dari Johan melainkan mata pisau yang di pegangnya tadi.


"Ini akan sangat menyenangkan bukan" ucap Johan


"Dan gue kasi tahu elo,bahwa gue sudah muak sama elo,jadi jangan pernah berfikir gue yang mengejar ngejar elo" ucap Johan tiba tiba


"gue Hannya ingin memanfaatkan tubuh loe dengan elo menjadi PSK di tempat gue,jika ada elo banyak laki laki hidung belang akan memakai elo buat santapan mereka" jelasnya lagi

__ADS_1


tiara semakin geram dengan pernyataan Johan,terlebih Erland mendengar langsung wanitanya di hina ia sungguh tak rela,


"Jaga mulut loe Johan" tunjuk Erland pada Johan


"Jangan buru buru,kita bermain dulu" ajaknya dengan penuh dendam,


Tiara merasa tidak takut dengan ancaman apapun,"lepasin gak" teriak Tiara


"Diem lo" bentak Johan masih menempel pisau itu ke lehernya


Tiara memberi kode pada Erland agar dirinya pura pura tidak memperdulikan Itu dan Erland pun berkata.


"Bawa dia kalau elo mau" ucap Erland membalik badan seolah tak perduli dengan Tiara.


Johan pun terkejut mendengar itu semua,"Haha, , bagus" teriaknya penuh kemenangan.


namun sebelum Erland sampai di luar, ia berdiri tegak dan langsung menyerang Johan,Johan yang sedikit lengah langsung saja dia mendapatkan Tiara kembali,


"****" ucap Johan berdiri dengan sudah payah..


Tiara tanpa malu langsung mendekat dan langsung ******* Habis bibir Erland,


Erland mendapatkan hal itu langsung saja menerima ciuman itu juga,di lumatnya habis bibir Tiara seolah mengabsen setiap deretan gigi Tiara,


Johan semakin geram menerima semua ini,dia berlari dan di layangkan nya pisau yang hampir menyentuh perut Tiara


"Aaaaark , ," teriak Johan mulai bergerak ke arah Tiara dan juga Erland


"brengsek kalian " geramnya..


"Hiiaaa" teriak Johan lagi .


"Aaarrrkkkk"


sreeeek


kreeak


Tiara tanpa menoleh,ia menusuk perut Johan itu,di tarilk kembali pisau itu ,dan di tusuknya lagi lebih dalam lagi,di tancapkan dan kembali di putar agar Johan merasakan rasa sakit yang luar biasa,sedangkan dirinya masih dengan Erland masih saling ******* satu sama lain,


gerakan tak terbaca dari Tiara membuat Johan terkapar tak berdaya dengan darah di mana Mana,


Tiara melepaskan dirinya dari lumayan Erland dan menatap senang dengan apa yang telah di lakukannya.


"Satu dendam gue sudah tuntas" gumamnya

__ADS_1


"Ukhuk, , ukhuk, , , " Johan Terbatuk batuk sambil memegang perutnya,Tiara menginjak kembali tangan Johan yang tertahan di perutnya,


"Selama tinggal" ucapnya


__ADS_2