Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 142


__ADS_3

mohon baca episode 141 lagi ya, , banyak yang tidak jelas kata katanya di atas ,jadi author revisi lagi.


happy reading


prok


prok


prok


suara tepuk tangan terdengar dari belakang mereka,seketika lampu lorong itu menjadi terang layaknya siang hari,


"Wow, , pertunjukan yang sangat menarik" puji Diwa pada Tiara


"gila,gue kira gue nonton film action" ucap Andi


"Gimana perasaan loe" tanya Zelda menghampiri Tiara


terlihat dari wajah tenang Tiara terdapat sebuah kecemasa atas apa yang di lakukannya.


"loe tanang saja,kita sudah atur semuanya" ucap Sinta memperlihatkan tabnya di mana terjadi sebuah kecelakaan pesawat dari negara mereka menuju negara L,dan di sana tercatat data data kedua saudara kembar itu sebagai salah satu penumpang pesawat itu,


entah bagaimana caranya mereka berhasil menyusupkan data mereka sebagai daftar nama penumpang pesawat itu,


"Huh" Tiara merasa terlepas dari beban berat di tubuhnya saat ini,


Erland segera memeluk Tiara dalam dekapannya,ia tahu ini pertama kali ia lakukan selama hidupnya,jadi Erland lebih memilih untuk menemani Tiara dalam membenahi pikiran kalutnya saat ini.


"bagaimana Jihan?" tiba tiba Tiara teringat dengan Jihan.


"masih di rumah sakit" ucap Sinta


"temani gue kesana" ucap Tiara


***


"Sayang hari ini fitting baju,jangan telat" isi pesan mama Selena masuk ke ponsel Zelda


"Hufh"


"Kenapa loe" tanya Sinta.


"gue harus pulang,hari ini gue fitting baju pernikahan gue" ucap Zelda


"Haisshh, , ,yang mau jadi pengantin" goda Sinta


"Apaan sih,sana minggir gue mau balik" ucap Zelda


sesampainya di luar, terlihat beberapa orang berseragam hitam sedang berdiri di dekat sebuah mobil yang terparkir di luar.


"Nona,silahkan masuk" sapanya


"Haish ,ini pasti kak Revin" gumam zelda


"mereka sudah sampai?" isi pesan chat Revin


"ita honey, , thanks" balas Zelda


"Apapun untuk pengantin ku" balas Revin

__ADS_1


Revin saat ini masih di kantor menyelesaikan pekerjaan yang harus ia sendiri yang mengerjakannya.


"sayang di sini" ucap mama Selena melambaikan tangannya


Zelda berjalan ke arahnya.


"ini kamu coba ya" ucap mama Selena


Zelda keluar menggunakan gaun pengantin yang di pilihkan sang mama.


mama Selena memesan dua pilihan gaun khusus buat zelda,yang satu sedikit terbuka dan yang satu lagi sedikit tertutup tapi masih menampilkan kemewahan dari gaunnya.


"Woah,so beautiful" puji sang mama melihat Zelda sangat cantik menggunakan gaun itu.


"Ganti" ucapan keras dari Revin mengagetkan semuanya


"Astaga, telinga mama hampir copot loe mendengar ucapan itu Revin" ucap mama Selena menutup telinganya.


"Hehe,ma bagi Revin gaun ini sangat terbuka,Revin tidak mau Tubuh itu di lihat banyak orang" ucap tegas Revin


"Haish kau ini,sudah sana ganti lagi" ucapnya pada Revin kemudian bergantian pada Zelda


Zelda dengan patuh mengganti gaunnya dengan gaun pilihan yang satunya.revib pun sama ia mengambil jas pasangan dari gaun yang Zelda kenakan saat ini,keduanya keluar bersamaan,


Revin tertegun melihat Peri cantik di depannya saat ini,begitupun dengan Zelda ia terkejut mendapati Revin yang telah mengganti pakaiannya dengan setelah gaun pengantin mereka,


"Waw,,sempura, kalian berdua sangat cocok" puji mama Selena


( pasangan serasi )


(seperti putri dan raja )


ucap mereka yang ada di sana, boutique itu boutique termahal dan termewah di sana jadi tak banyak orang yang bisa memasuki boutique itu,kecuali mereka yang memiliki dompet tebal saja yang berani masuk sana.


Zelda begitu cantik menggunakan Gaun Pengantin berwarna dasar putih di lengkapi dengan Kristal Renda Mewah berwarna biru diamon dengan Manik manik Cantik,gaun yang tidak begitu terbuka Hannya di bagian bahu menggunakan tenda serta bawahan membentuk huruf A, , di atas menyesuaikan lekukan tubuh tapi di bagian bawah sampai mata kaki melebar mengikuti bentuk desainnya,tak lupa selendang putih di sematkan di kepalanya menjuntai ke lantai menambah kesan kemewahan pada Zelda.


Revin mendekat "cocok sekali,sangat cantik seperti peri" bisiknya pada Zelda


seketika Zelda menjadi malu terlihat dari wajahnya yang memerah " jangan malu gitu" ucap mama Selena.


"Haish mama" ucap pelan Zelda.


"Saya pilih Ini" ucap Revin membuat para pengunjung di sana melihat mereka begitu kagum,


terlebih saat Revin mengeluarkan black card nya untuk membayar gaun itu menambah ke terkejutan para pelanggan di sana.


"waah, , sultan" gumam mereka


setelah itu mereka kembali pulang dengan Revin pulang bersama Zelda,serta mama Selena di antar pulang oleh supir namun tetap dalam pengawasan bawahan Revin yang memang di tugaskan untuk menjaga keluarga besarnya.


***


"gimana Tante,Tante percaya kan sama Cindy" ucap Cindy sembari memberi sebuah bukti bahwa Zelda seorang pembunuh.


mama revin mengambil bukti itu ,ia memperlihatkan wajah terkejutnya kepada Cindy,


"Hari ini batal sudah pernikahan kalian" gumam Cindy merasa senang.


"Bukti macam apa ini" bentak mama Revin melempar bukti itu

__ADS_1


Cindy terkejut," ini jelas Tante,ini semua Zelda yang lakukan" ucapnya meyakinkan


"pergi kamu Daro sini" usirnya pad a Cindy.


"Tante aku mohon percaya sama aku kalau Zelda itu pembunuh bayaran" jelasnya lagi sambil mengatupkan kedua tangannya di depan dadanya.


"saya tidak mau tahu,dan saya tidak perduli, , PERGI" Bentaknya lagi sambil menunjuk ke jalan keluar .


Cindy dengan rasa kesal pun meninggal rumah itu,di luar ia menatap rumah itu penuh dendam


"Ingat ,jika gue bisa masuk ke dalam rumah ini,orang pertama yang gue usir adalah elo Tante" gumamnya berandai


dengan hati kecewa Cindy keluar dari rumah itu,"Awas loe Zelda" geramnya .


di perjalanan ia melihat mobil Revin dan ia juga melihat Zelda ada bersama Revin,


"gue harus ikutin dia" gumamnya memutar balik mobilnya dan mengikuti mobil Revin.


di jalan,Revin menatap mobil Cindy mengikuti nya


"Aku rasa ada yang mengikuti kita" ucap Revin memberitahu Zelda


"Eeh, ,siapa?" Zelda menengok ke belakang dan benar saja itu adalah mobil Cindy


"Benalu" ucap Zelda kembali menatap lurus ke depan sambil menautkan kedua tanganya di dadanya.


"apa maunya" ucap Revin


"Kamu " jawab Zelda singkat


Revin mencium aroma cemburu di dekatnya,Revin mengendus endus seperti seekor kucing mencium aroma ikan


"iih apaan sih" ucap Zelda mendorong pelan tubuh Revin


"aku mencium aroma kecemburuan di sini" goda Revin


Zelda memutar mata nya malas dan langsung membuang pandangannya ke arah jendela.


Revin merasa sangat senang srigala kecilnya ini merasa kesal dan cemburu melihat orang yang mengejar dirinya,


Tin


tiiiiin


Revin menginjak rem dengan mendadak melihat mobil yang di kendarai Cindy berhenti tepat di depan mobilnya,


Zelda terhuyung ke depan,"aaaw" ringisnya


"Apa apaan sih" kesal Zelda berniat keluar tapi Revin menghentikan nya


"Jangan ,biar dia yang ke sini,kita lihat apa maunya" ucap Revin


Zelda pun mengikuti apa yang di katakan Revin,terlihat Cindy keluar dari mobilnya dan langsung melabrak Zelda


BUGH


BUGH


BUGH

__ADS_1


"Keluar " teriaknya.


__ADS_2