Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 74


__ADS_3

kalau kita ingat ingat,dia memang menginginkan senjata kedap suara kita yang sempat jadi pancingan pas pelelangan" ucap Andi


"Apa mungkin dia kesini juga mau menghancurkan acara pesta dan mau mengambil senjata itu?" tebak Andi


"Bodoh banget si loe" sergah Erland sambil memukul pelan kepala Andi


"Aw,sakit tol**" desisnya


Zelda yang tadi hanya diam saja dan kini dia buka suara


"Ada yang mau jelaskan ?" ucap Zelda membuat semuanya menyeritkan keningnya tak mengerti siapa yang akan menjelaskan ap?


"GUE" ucapnya kemudian semua mata tertuju padanya


"Tiara" jawab mereka serentak


"maksud loe apa?" tanya Erland


"eh eh tunggu,bukanya Tiara pernah bilang sempat di jadikan pelc** oleh dia" tebak Sinta


"Dia kesini mau balas dendam sama loe Ra karena elo Kabur" tebak Andi


Zelda dan Erland menatap Tiara aneh,dan Tiara yang mendapat tatapan itu merasa takut dan tak tau harus apa,dan cerita dari mana.


"jelaskan dengan jujur" ucap Erland mendingin


mendengar kata Erland yang cukup tegas dan dingin Tiara semakin takut dan ragu.


"Mungkin dia mau menemui gue,kaa ree naaa..." ucapan Sinta terjeda ia menatap teman temannya satu persatu dan terakhir ia menatap Erland.


"Karena apa Ra," ucap Erland mengulangi ucapan Tiara gak sabaran,dan akhirnya tiarapun menghembuskan nafas dan menjelaskan semuanya.


"Karena gue dan dia sebelum ke kota ini sudah berjanji berjuang bersama demi keluarga gue daaaan huubuungan kita" jelas Tiara pelan saat kata kata terkahir.


"hah," kaget teman temannya.


"Maksudmu apa" geram Erland


"Dengerin dulu,iya iya oke gue jujur,gue sama dia sempat ada hubungan,hingga saat gue di bawa ke rumah nya,namun saat itu saat gue mau nyemperin dia tiba tiba gue lihat dia dengan mata kepala gue sendiri sedaaang melakukan itu dengan kembaran nya sendiri," jelas Tiara semakin membuat yang lain terkaget.


"APA!!" teriak mereka menjadi pusat perhatian semua orang,namun dengan cepat Zelda berdiri dan menjelaskan kalau mereka sedang main game.dengan begitu orang orangpun melanjutkan pesta mereka


"Maksud loe,dia berhubungan intim dengan kembarannya si Jihan itu? " tebak Andi


yah yang sekarang sedang di bicarakan mereka adalah Johan,kembarannya Jihan


"iiieeu jijik banget hoeeeekk" mendengar itu Diwa dan Sinta menjadi mual.membayangkan saudara kembar melakukan hal tak senonoh seperti itu.

__ADS_1


beda dengan Andi , Erland dan Zelda yang terlihat biasa saja mendengar nya,seolah tau


"Jihan juga gak malu melakukan itu di depan gue,dia malah semakin rakus mencium dan mencumbu Johan,sejak saat itu gue berniat keluar dari sana dan meninggal dia tapi gue di tahan oleh anak buah mereka dan membawa gue ke rumah Pela**** itu " jelas Tiara membuat Erland berekspresi tak terbaca,namun jelas di lihat dari kacamata Zelda Erland sangat dendam mendengar ini .


"Tapi semenjak gue sudah gak di sana gue udah gak pernah berhubungan dengan dia lagi,hp aja gue tinggal di sana" jelas nya lagi.


"terus kalau itu tujuannya dari mana dia tahu kalau elo ada sama kita sekarang" jelas Sinta


kemudian Zelda menekan tombol yang ada di tangan kirinya yang langsung terhubung sama orang yang sudah menjadi bagaian dari anak buah Johan.


"jelaskan dari mana Johan tau kalau Tiara sama kita?" ucap Zelda dan sengaja menyambungkan percakapan itu pada mereka semua melalui earphone mereka masing masing.


"Johan kemarin Smpat melihat nona Tiara saat di rumah sakit saat sedang menjaga Erland" jelasnya


"baiklah terimakasih tugasmu sudah selesai dan sekarang kamu bisa balik ke markas" ucap Zelda yang memang tak pernah lupa berterima kasih pada pada siapa saja.


"siap anggel" balas nya kemudian sambungan tertutup.


"Terus rencana loe apa? " tanya Diwa pada Tiara


"entahlah,gue juga udah males melihat dia ,eneg gue semenjak gue liat dia sama adiknya sendiri,beruntung gue tidak terlalu jauh berhubungan sama dia" jelas Tiara


Revin menghampiri dan langsung duduk di dekat Zelda.


"Bicara apa? " tanya Revin


"noh di belakang yang lagi ngomong sama om om itu" ucap Diwa menunjuk Johan yang terlihat sedang berbicara dengan seseorang.


Revin kembali di panggil papa Zelda,dan Revin kembali bangkit dan langsung berjalan ke arah papa Zelda dan para rekan bisnisnya.


sementara itu,orang tua dari Revin pun datang dengan menggandeng Cindy dengan bangga,


Dari kejauhan dia menghampiri mama Zelda dan papa Zelda yang kebetulan Revin sedang berjalan ke toilet.


"selamat malam nyonya dan tuan Handoko,senang bisa hadir di acara megahnya ini,selamat anniversary pernikahan kalian semoga langgeng,dan juga sempat atas suksesnya semua hotel yang bapak pimpin terutama hotel ini" sapa mama revin mewakili suaminya.


"Terimakasih atas kehadirannya dan terimakasih juga atas ucapannya,silahkan di cicipi makannya dan selamat berpesta" ucap mama selena membalas sambutan dari mama revin .


mama revin berjalan jalan dan mendapatkan sesosok yang dia tidak sukai sedang berbincang senang dengan teman temannya,yang tak lain ialah Zelda.


papa Revin memilih berbincang dengan para rekanya,dan


mama revin menghampiri dan menyapa Zelda dengan Judes.


"Oh kamu di sini juga ternyata?" ucapanya membuat semuanya mendongak dan bertanya,siapa orang ini


Zelda hanya tersenyum dan mencoba menyapa.

__ADS_1


"selamat malam Tante,senang bertemu Tante di sini" sapa sopan Zelda dengan berdiri.


"alaah gak usah basa basi , " ucapnya memandang Zelda dari bawah sampai atas


"kamu bisa berada di sini palingan karena anakku yang membawamu ketempat seperti ini" ucapnya meremehkan


mendengar itu Diwa langsung berdiri dan ingin berteriak namun satu tangan Zelda mengisyaratkan agar dirinya tetap diam .


"lihatlah dia Cindy calon menantuku yang sesungguhnya,coba lihat dirimu,bandingin dengan Cindy,kamu tidak ada apa apanya" ucapnya lagi


"Dia siapa Tante?" tanya manja Cindy


"dia adalah orang yang sudah menghancurkan masa depan anakku,dia sudah mempengaruhi anakku makanya anakku sekarang jadi anak yang durhaka karena dia" tunjuk nya pada Zelda.


Zelda hanya diam dan teman temanya kesal melihat Zelda yang hanya diam begitu saja tanpa perlawanan dan tanpa berkata sepatah kata pun.


Zelda berusaha tegar dan tidak menanggapi apapun yang di bicarakan mama revin.


beruntung mama revin tak menyebut nama Revin di depan teman temannya,itu sudah cukup untuk dia jadikan sebagai kekuatan agar Air matanya tak jatuh di depan teman temannya,


"ayok sayang kita pergi dari sini" ajaknya pada Cindy meninggalkan Zelda dan teman temannya.


"Loe kenapa zel,kenapa diam saja di katain sama neneh sihir itu hah" kesal Diwa


"ada apa sebenarnya,kenapa dia benci sama loe zel" tanya Sinta


"Bisa di jelaskan " lanjut Erland dengan nada dinginya,terlihat semua temanya menahan geram melihat Zelda sahabat sekaligus Anggel nya di perlakukan seperti tadi di depan mata kepala nya.


Zelda menatap semua temannya dan berkata


"Gak tau,mungkin salah orang kali ibu itu" jawab Zelda sambil mengangkat kedua tangan dan bahunya.


"Terus kenapa loe diam saja" tanya Andi


"Yaaa gue harus apa donk,masa ia gue marah marahin ibu ibu itu,kan gak mungkin yang ada nanti acara pesta nyokap bokap gue hancur gara gara gue ngamuk! kan gak lucu!" jelas Zelda lagi supaya teman temannya tidak banyak bertanya.


kemudian Sapaan dari Mc Memecahkan keributan mereka karena acara akan segera di mulai,terlihat juga dari kejauhan Revin kembali dari toilet dan melihat Zelda dengan tatapan yang tidak biasanya,


Revin mendekat dan bertanya


"Ada apa?" tanya Revin berbisik di samping Zelda


"mama mu " ucapnya dan Revin langsung mengedarkan tatapanya dan terhenti saat dirinya mendapatkan apa yang dia cari .


"biarkan saja,aku yang mengurusnya nanti,kamu sabar ya sayang ini acara bahagia mama papa,jadi kita juga harus bahagia gak boleh sedih" hibur Revin membuat Zelda menghilangkan sejenak rasa sakit hatinya saat ini,Revin benar jika Zelda hari ini harus bahagia tidak boleh sedih di acara bahagia mama dan papanya.


(bersambung)

__ADS_1


semangat 💪 ngehalu


salam kity-kity 😻


__ADS_2