Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 150


__ADS_3

" iya gimana? skalian promosi, undangan yang hadir banyak banget dari kalangan selebriti,pembisnis dari luar negeri juga,bahkan para pejabat negara juga akan hadir dalam acara besok,dan ini kesempatan loe buat berpromosi,kalau orang banyak yang suka untung juga buat resto loe" semangat Sinta.


"Tapi, , " boy ragu


"Tapi kenapa boy?" mendengar kata tapi dari mulut Sinta mama selena paham betul apa yang manjadi permasalahan dari boy


mama Selena mengisyaratkan agar telepon itu di berikan padanya.


"hallo,boy ," ucap mama Selena


"eeh Tante, " jawab boy sesopan mungkin


"bagaiman tawaran Tante?"


"eeem, , itu, , "


" kamu tenang saja,nanti Tante kirim DPnya dan untuk masaknya kamu tidak perlu buru buru,kami akan mempersiapkan dapur khusus buat kamu,jadi kamu bisa sekalian menghadiri acara skalian bisa kontrol pegawai kamu buat memasak di sini,jadi kamu tidak usah buru buru,gimana?" tawar mama Selena


Jujur tawaran mama Selena membuat boy bersemangat,terlebih setiap hari restauran nya semakin hari bisa di katakan semakin ramai,untuk itu ia langsung mengiyakan tawaran mama Selena.


"Baiklah Tante,boy terime" ucap boy


"bagus, , kalau begitu tante kirimin sekarang DPnya ya" ucap mama Selena.


belum lima menit setelah menutup telpon ,ponsel boy mendapatkan notifikasi uang masuk sebesar Rp.50.000.000.


" 50.juta?" gumam boy


"50 juta ape boy?" tanya mama nya boy.


"DP dari mamanya baby,die Pesta pernikahan besok ,kita di suruh masak di sana buat menjamu undangan di sana? " ucap boy


"kamu serius boy" tanya haru mama boy


"boy serius ma,doakan semoga banyak yang suke makanan kita,biar bisa buka cabang di Mane Mane,mama gak perlu keje lagi macem nie" ucap boy memegang tangan mamanya.


"thanks Honey" ucap mama boy memeluk nya.


"boy nak pegi belajar dlu ma" pamit boy


"mama temani ya"


boy dan mamanya pergi berbelanja dengan hati yang gembira.


**


Malam semakin larut,semua masih sibuk dengan kegiatan mereka masing masing,ada yang sibuk mengatur letak bunga dekorasi ada yang sibuk mengatur meja makan ada juga yang sibuk mengatur panggung acara,bahkan ada yng sibuk memperebutkan posisi plaminan yang cocok untuk pengantin.


"Haish, , lihatlah mereka,tidakkah mereka sangat berlebihan?" tanya Zelda sembari mengangkat ponselnya,


Yah,dia melakukan panggilan video Dengan Revin,Zelda dan Revin tidak boleh bertemu sebelum acara pernikahan tiba,


"biarkan saja honey,mereka kan yang mau melakukan nya" ucap Revin dari seberang sana.

__ADS_1


"Honey," panggil Revin


"ya" jawab singkat Zelda


" tidak bertemu beberapa hari rasanya beda dengan hari haru biasa" ungkap Revin


"beda apanya iih" ucap Zelda


"aku ke sana ya" ucap Revin


"No,no Honey " tolak Zelda


"why? " tanya Revin


"Tidak boleh," jawab nya


"tapi aku pengen" rengek revin


"astaga honey,besok juga ketemu dan aku bakal jadi milikmu selamanya" ucap Zelda.


"tapi honey"


"ssst sudah lah, , aku mau istirahat" ucap Zelda


"no, , jangan matiin"


"kenapa?"


"aku ikut,kamu letakkan ponselnya di dekatmu biarkan aku memandang wajahmu sebelum tidur." ucap Revin.


POV Zelda


Besok adalah hari bahagia ku dengan wanita yang selama ini aku idam idamkan,tapi entah mengapa aku memiliki perasaan yang tidak enak,hingga aku harus bisa menjaganya sampai dia benar benar aman dan acara kami berjalan lancar besok,rasa takut khawatir dan juga gelisah ku rasakan sejak malam ini,seperti akan ada sesuatu terjadi yang tak ku inginkan,tapi biarkan hanya aku yang merasakan nya,agar dirinya tak menjadi kepikiran banyak orang .


Ku usap wajahku kasar dengan perasaaan yang resah " Revin ini hanya perasaan loe saja,tidak lebih, semua akan baik baik saja oke" ucapku menyemangati diriku


hingga dengan Ponsel ku membuatku lega ,ku lihat wajah cantiknya memenuhi layar ponselku tak lama ia memperlihatkan kesibukan yang terjadi di rumahnya dengan segala persiapan untuk pernikahan kami besok,


percakapan singkat kami pun terjadi hingga aku teringat akan prasaan ku yang tak enak beberapa waktu lalu,sampai akhirnya aku memilih untuk meminta hal konyol itu,


yah,ku fikir itu hak yang sangat konyol,menyuruhnya untuk meletakkan ponsel yang masih dalam mode Panggilan video yang berlangsung dengan alasan agar aku bisa melihatnya tertidur dengan pulas,pada kenyataannya perasaan ku lebih kacau dari pada itu,entah apa penyebabnya.


melihatnya terlelap akupun memutuskan untuk tertidur dengan menaruh ponsel di dekatku dan tidur menyamping melihat ponsel,seakan aku tidur berhadapan dengannya.


"Honey, , hei banngun " suara parau itu ku dengar samar di telingaku sampai aku membuka mata menatap wajah polosnya yang baru bangun tidur juga membuatku merasa lega ,dengan segera ku tepis Rasa yang semalam hampir tak bisa membuatku tidur nyenyak.


"baiklah hari ini hari bahagia ku dan semua harus baik baik saja,aku rasa mereka sudah mengatur semuanya sesuai yang aku perintahkan" gumamku dalam hati sambil masih menatap wajahnya.


"morning honey" sapaku


"mandi sana" ucap nya di sebrang sana


"ikut?" godaku

__ADS_1


" hais , ,jangan mulai deh, ,"


"iya iya ..tunggu aku pengantin ku " ucapku membuat rona merah di wajah nya tercetak nyata di pipinya .


Dengan sepihak dia mematikan ponselnya,dan aku segera berjalan ke arah kamar mandi untuk bersiap siap.


***


Di kediaman Zelda,semua pagi ini sudah rapi bagitu juga dengan semua catering kini sudah berdatangan silih berganti,begitu juga dengan boy,datang dengan segala bentuk bahan makanan yang akan di eksekusi di dapur khusus untuknya .


semuanya sudah di atur sedemikian rupa,semua juga kini sudah berdandan cantik untuk acara bahagia teman baiknya.


"sayang" panggil mama Selena memasuki kamar Zelda


"iya ma,masih " ucap Zelda


Zelda sedang duduk di depan meja rias kamarnya ,duduk seperti memikirkan sesuatu.


"kamu grogi sayang? itu hal wajar ,kamu harus santai,ini kan hari bahagia kamu,jangan sampai wajah tegang terlihat " ucap mama Selena mendekati Zelda.


"papa gak menyangka ,anak papa yang segini kecilnya, sebentar lagi akan jadi milik orang" ucap sedih papa Handoko.


"Pa , ,ma, , zel kan tetap jadi anak papa dan mama yang dulu,jangan karena zel menikah mama sama papa bakalan berfikir zel akan meninggalkan kalian?, tidak seperti itu " balas Zelda dengan memeluk papa dan mamanya.


"zui gak di peluk" ucap princess cilik yang kini berdiri di ambang pintu mengerutkan bibirnya ke depan melihat papa dan mama serta kakaknya berpelukan tanpa mengajak dirinya.


"sini sayang," panggil Zelda


zuita langsung berhamburan memeluk kakaknya dan juga orang tuanya penuh haru.


tok


tok


tok


"apakah sudah siap?" tanya MUA yang di pilih untuk merias wajah zelda yang di pesan khusus oleh Revin .


"Silahkan " ucap mama selena mempersilahkan untuk mereka masuk dan merias wajah Zelda.


"Lakukan yang terbaik" ucap mama Selena sebelum tubuhnya berhasil menghilang di balik pintu kamar itu .


happy reading


Hi readers ku tersayang, terimakasih masih setia membaca novel ini ya, author cukup senang meski karya author tidak sekeren author yang lain yang sudah senior dan juga berbakat,tapi author yakin suatu saat pasti karya author akan banyak peminatnya,untuk itu di inginkan komentar kalian ya


bingung


mau tamat ?


atau lanjut ?


komen yuk !!!!?

__ADS_1


terimakasih


__ADS_2