Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 84


__ADS_3

aaaaarrk...hiks . hiks" Tiara berteriak dan menangis dengan memeluk lututnya,ia menangis karena nasibnya di kota ini,kota di mana dirinya bertekad baik datang dari kampung untuk mencari uang demi keluarga nya di kampung,tapi malah yang ia dapatkan adalah kebencian dan serangan demi serangan di rasakan nya sejak pertama kali ke kota ini.


tiara kini berjalan seperti orang gila yang rambutnya berantakan dengan baju yang sudah robek dan Bernoda kan tanah bekas hujan .


Tiara pulang dengan berjalan kaki menuju jalan utama di sana ia memesan kembali taksi online,Tiara menunggu di bawah pohon agar dirinya tidak terlalu mencolok di lihat orang dalam keadaan seperti ini.


***


sementara itu seseorang perempuan cantik sedang berdiri tegap di depan sebuah gedung bernuansa klasik ini,rumah yang di mana terdapat banyak sekali barang barang antik dan unik,bahkan barang mistis dan langka sekali pun ada di sana,ia terus saja memandangi rumah itu dengan tatapan kosong tak terbaca,menunggu sang empunya datang ia memasukan tanganya ke dalam saku celana jeans nya yang robek robek dengan topi hitam serta baju kaos putih polos membuat kesannya dia tomboi,terlebih dadanya yang tidak terlalu mencolok membuat orang orang menyangka jika dia adalah laki laki jika rambutnya tidak di gerai begitu saja,tapi siapa sangka jika melihat tatapan matanya yang indah semua akan terhipnotis akan dirinya,selang beberapa waktu seseorang datang menghampirinya keluar,


"Hai,kenape di luar, come on kite masuk saje" sapa boy menghampiri dan berdiri di depannya.


merasa tidak ada jawaban dari orang yang di Lawannya bicara boy pun memutuskan untuk bertanya lagi.


"Baby,ape kau datang hanya untuk tengok rumahku saje kah? tak niat temu aku?" tanya boy lagi dan berhasil menyadarkan lamunan nya.


"Eeh,tentu saja bertemu kawanku yang ganteng ini" jawab asal Zelda,


Yach,wanita itu adalah Zelda,ia datang ke kediaman boy untuk menagih janjinya yang tempo hari menang balap,Zelda mau boy mentraktir dirinya makan di rumah,dengan senang hati boy menyetujui nya karena memang sejak la boy menginginkan Zelda untuk di jadikan pendamping nya,tak bisa di pungkiri saat Zelda mengatakan jika ingin bertemu dengan temanya yang ganteng berhasil membuat boy serasa terbang di langit ke tujuh,boy senangnya bukan main,dengan semangat ia menggiring Zelda masuk ke dalam rumahnya,lebih tepatnya rumah orang tuanya karena boy tiap harinya tinggal sendiri di sana, orangtuanya pulang ke Indonesia jika ada sesuatu hal yang penting saja, seperti sekarang ini,orang tua boy lagi kebetulan sedang di Indonesia untuk mengurus beberapa pekerjaan nya di Indonesia,untuk itu saat Zelda mengatakan ingin di traktir makan di rumahnya ia sangat senang karena bisa sekaligus kenalkan Zelda dengan orang tuanya.


Zelda masuk dengan santai ke dalam rumah boy,


"Waw rumah kamu unik juga boy" sapa Zelda kemudian boy menoleh


"iyeke.ini semue adalah barang milik papa,papa senang sekali mengumpulkan barang barang unik,antik,Ade juge barang yang horor iiiih" jelas boy terlihat lucu saat dirinya bergidik ngeri mengingat papanya suka mengkoleksi barang horor.


"Jadi,bokap loe yang punya semua ini? kenapa gak di museum kan?" tanya Zelda


"papa tak nak,die lebih suke Taruh di rumah saje,agar jika pulang ke indo die bisa betah di rumah" jelas boy lagi sambil dirinya menunjukkan berbagai macam barang unik di sana,


"Baby,sini duduk dekat sini" panggil boy mengarah ke sofa ruang keluarga nya.


baru Zelda mendaratkan bokongnya sudah di sapa oleh mamanya boy.


"Siape boy? kawan kau hak?" tanya mamanya


"iye lah ma,kawanya boy,cakep tak?" ujarnya sambil mengedipkan matanya.


"Mmmmm,cantek,siape namamu?" tanya mama boy


"Baby Tan" jawab Zelda


"Owch, beautiful seperi awaknya" jawab mama boy dengan senyuman.

__ADS_1


"panggil saje Tante Renata oke darling" ujar mama boy


"ia Tante, terima kasih" sahut Zelda sopan


"Boy,lapas Nie kite diner bareng oke"


"Oke mah"


"nyokap saja,? bokap mana?" tanya Zelda


"oh,bokap bekerja di ruang kerja sana" jawab boy mengarah ke arah ruang kerja sang papa.


sementara itu boy lagi asik main PS di bawah,Zelda sedang memainkan ponselnya sambil memakan cemilan yang di hidangkan oleh ARTnya boy.


"sayang,di mana?" pesan masuk dari Revin


"Di rumah teman,mau main,tidakkah ingin ikut main bersama" jawab Zelda


"awas saja kalau kamu terlalu dekat,aku kuliti dia sampai mati" ancam Revin layaknya anak kecil yang gak rela di bagi makanannya.


"haha,ya sudah aku lanjut main dulu" jawab Zelda


"Hati hati sayang"


"Iya sayang" balas Zelda sambil tersenyum


"Tidak apa,oh ya toilet di mana?aku kebelet ini" ujar Zelda memegang perut nya


"Oh tuhan dia menggoda sekali" gumam boy


"boy" panggi Zelda sekali lagi


"Eh yes,di sebelah sane! " tunjuk boy


Zelda berjalan ke arah toilet,boy menggeleng sebelum kembali memfokuskan dirinya bermain PS.


Zelda berjalan ke arah toilet,saat hendak di toilet Zelda menengok kiri dan kanan,jika di rasa aman dirinya mengendap ke ruang kerja papanya boy,Zelda sedikit mengintip terlihat papanya boy sedang menerima telepon dari seseorang.


"S14l,jadi Mereka hilang karena telah di kalahkan oleh anak anak kecil?" gerammya


"Tak guna kalian,Mati saja sekalian" ujarnya menutup telepon ya ,


papa boy sangat gugup di lihat dari cara dia mengetuk ngetuk meja kerjanya dengan tangan gemetar seperti sedang mikir.

__ADS_1


Bruk


cklek.


papa boy kaget ,Zelda tiba tiba masuk dan berdiri bersandar kan Punggung di belakang pintu.


"Siapa kamu" ujarnya


"Tidakkah kau mengenalku paman? bukankah paman sangat mengenal papa ku dan ingin membunuh papaku tempo hari" jawab Zelda santai


"Handoko,kamu anaknya Handoko?" tebak papanya boy


"Hahah,ternyata Paman sangat mudah mengenaliku" ujarnya kembali sambil tertawa sinis.


"Berani sekali kamu menampakkan diri di sini,cari mati kamu" ujar papa boy


Zelda mendekat dan duduk di kursi depan meja kerja papa boy dengan santainya.ia kemudian merogoh kantongnya dan melempar sebuah amplop coklat ke arah papa boy


"Apa apaan kamu?" geramnya mengambil amplop itu kemudian membukanya


DUAAARRR


bagaikan d hantam bom nuklir papa boy kaget dari mana Zelda tahu semuanya tentang dia.


Zelda memberikan papa boy beberapa foto mesumnya dengan berbagai macam wanita malam,juga bukti keterlibatan dirinya dengan barang haram (narkotika).


"Apa-apaan ini" ujarnya melempar itu ke meja kerjanya


"Bukankah sudah jelas Paman"


"Berani macam macam lagi ,paman berurusan denganku,!" ujar Zelda beranjak


"Oh ya,tidak lupakan dengan anak buah mu yang sudah tak bernyawa di sana? sungguh permainan yang sangat menyenangkan bagiku paman," seringai Zelda.


"satu lagi,jika berani macam macam dia akan membongkar semuanya di depan media dan di depan pihak berwajib" ujar Zelda kembali sebelum benar benar berbalik keluar.


cklek


belum sempat Zelda keluar,lebih dahulu seseorang membuka pintu ruang kerja itu.


"kenape awak di sini?" tanyanya


(bersambung)

__ADS_1


semangat 💪 ngehalu


salam kity-kity 😻


__ADS_2