
"prince,Anggel ! " sapa mereka bersamaan dengan berhentinya kaki mereka yang berjalan ke arah markas.
"Dari mana? " ucapan dingin keluar dari mulut Zelda.
mereka semua menunduk tak berani berbicara apapun,sejak awal mereka tidak mau mengganggu Revin dan juga Zelda karena mereka seminggu lagi akan melangsungkan pernikahan tentunya mereka harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk acara itu,lagi pula Tiara memang ingin menyelesaikan masalahnya sendiri.
"kenapa diam" tanya Zelda kembali memandang mereka satu persatu.
"sorry zel,kita cuma gak mau ganggu kalian " ucap Erland yang kini memberanikan diri untuk mengangkat wajahnya memandang Zelda.
"Dasar bodoh " kesal Zelda mendaratkan kepalan tangannya pada lengan Erland.
melihat itu mereka semua seperti anak SD yang ketahuan menyontek dan di hukum bersamaan dengan beberapa temannya di depan kelas.
Zelda berjalan dengan memasukan tangannya ke saku celana jeans nya " Kalian tahu apa yang kalian lakukan hah?" tanya Zelda.
"maksud loe?'" tanya balik Tiara
"Begok kalian semua " bentak Zelda
"Kalian tahu itu gedung milik siapa? " tanya Revin yang kali ini masih duduk dengan tenang dengan sebelah kaki di angkat di atas kaki yang lain , sedang tanganya di masukan ke dalam saku celananya dengan lengan kemeja yang sudah di lupa dua kali lipatan ke arah sikunya.
"gedung bekas punya papa saye " jawab boy
"nah itu adalah kesalahan yang kalian perbuat," jelas Zelda kembali.
"jadi gedung itu milik bokap loe boy, , ?" tanya Sinta kembali
boy hanya mengangguk tak paham "Aduuuh" ucap Sinta menepuk jidatnya.
"kenapa gak bilang?," ucap Sinta
"saye sudah cakap ,tapi saye pun paham gedung tu hanya saye yang tahu,tak ada orang lain pun" jelas boy.
"Loe tahu apa kesalahan loe Erland?" tanya Revin masih tetap dalam posisinya.
"sorry,gue gak kepikiran sampai sana ,"
"karena elo ingin cepat cepat membalaskan dendam Tiara sampai elo gak bisa berfikir lebih jauh lagi" ucap Zelda kembali.
"salahnya di Mane?" tanya boy.
__ADS_1
"jelas salah boy, sorry sebelumnya ini murni dari kesalahan-kesalahan bokap loe, kasus bokap loe, kita yang ikut menangani,jelas itu semua akan melibatkan kita jika polisi tahu gedung tempat kalian beraksi itu adalah gedung milik bokap nya boy,karena kita menyerahkan semua bukti kejahatan bokap loe sampai ke akar akarnya," jelas Zelda
"What" kaget boy mendengar penjelasan Zelda.
"Dari mane Lo tahu gedung tu?'" ucap boy kembali.
"haish,bukankah tadi sudah jelas,kita semua tahu segala bentuk harta dan juga bisnis bokap loe,termasuk gedung itu,kenapa gue sembunyikan karena gue tahu hanya elo yang tahu tentang gedung itu,makanya gue mau bantu buat menyembunyikan semuaya,tapi apa? kalian menghancurkan semuanya,bahkan kalian menyuruh anak buah kalian untuk mengatakan jika itu murni saling bunuh,Apa menurut kalian polisi tidak akan curigai hah!" ucap Zelda kembali.
"dan satu lagi,apa yang akan jadi alasan kalian jika polisi sampai tahu lokasi itu?" tanya Revin pada mereka.
"adduh, , ceroboh banget sih" kesal Diwa pada dirinya sendiri.
"Sebelum terlambat,bereskan semuanya,untuk urusan polisi biar gue dan Zelda yang menangani." ucap boy kemudian berlalu dari ruangan itu menuju garasi kemudian pergi begitu saja dengan perasaan yang kalut.
"bereskan semuanya tanpa embel embel orang ketiga ataupun polisi,paham?" ucap Erland pada sambungan telponnya.
"terlambat, gue sudah membersihkan semuanya " uap Revin membuat mereka semua terkejut bukan main,
"Dari mana loe tahu?" tanya Erland
" loe lupa siapa kita?" tanya Revin meremehkan
"Sorry prince" jawab sesal Erland.
"gue fikir otak otak kalian butuh refreshing " ucap Zelda membuat mata semuanya berbinar mendengar kata refreshing.
"aah yang bener loe zel" tanya Sinta.
boy melihat dan mendengar percakapan mereka merasa bingung,namun dengan cepat di tepisnya ,nanti juga bakal tahu sendiri, ungkap nya dalam hati.
"Baiklah, selesai acara pernikahan gue sama kak Revin gue kasi kalian liburan kemanapun kalian mau," ucap Zelda
" aaaaaaa yeeeesss" teriak mereka bersamaan.
Revin dan juga Zelda pun merasa senang melihat mereka berbahagia.
***
Seminggu setelah kejadian itu,kehidupan mereka nampaknya baik baik saja,sampai satu hari sebelum hari H,semua dari mereka tengah di sibukkan dengan berbagai macam kesibukan untuk melancarkan acara pernikahan Zelda dan juga Revin.
Mulai dari dekorasi,kue pernikahan, catering, dessert dll mereka membantu para induk srigala untuk mengurus semuanya,sedangkan erland dan juga Andi mereka menyiapkan segala sistem keamanan agar tetap aman,di karenakan yang menikah adalah orang yang sangat berpengaruh dan juga orang yang begitu banyak memiliki musuh baik dari kalangan bisnis maupun kalangan bawah tanah,untuk itu Andi dan juga Erland mengerahkan segala kekuatan mereka untuk menjaga agar acara berjalan dengan aman dan juga lancar,
__ADS_1
"Sin,mama dengar teman kamu memiliki Restoran baru yang menjual makanan khas Malaysia ya?" tanya mama Selena
"iya mah,mama tahu dari mana?" tanya Sinta
"mama dengar dari teman Arisan,katanya dia pernah makan di sana pas pertama kali buka,dan melihat kamu yang menjamu nya di sana!" ucap mama selena
"oh ya ma,Sinta gak tahu kalau di sana teman teman mama ," ucap Sinta
"Gak apa apa,oh ya mama mau dong minta dia buatkan makanan untuk acara besok,bisa?" ucap mama Selena.
"Apaa, , ,?" tanya Sinta
"iish Kok terkejut gitu,mama serius,kata teman teman mama makanannya enak" lanjut mama Selena
" tapi ma,ini tidak mendadak kah? waktunya besok Lo acaranya!" tanya Sinta.
"sayang kamu gak usah khawatir,kita bikin kan dapur khusus buat mereka di sini yang masak,biar yang Mateng di bawa ke meja tempat makanan " usul mama Selena.
"nah ide bagus tuh," sahut Diwa menimpali percakapan antara mama Selena Dan Sinta.
"ciyeee, , , yang jadi catering acara pernikahan,skalian promosi siapa tahu setelah acara ini restoran boy bakalan buka cabang di mana mana, secara tamu undangan kan bukan cuma dari dalam negeri,dari luar negri pun banyak " timpal Diwa lagi.
Rona merah pada wajah Sinta seketika menghiasai wajahnya,ia segera mengambil ponselnya dan menelpon boy yang saat ini berada di restoran.
"bentar ya Sinta telpon boy dulu" ucap sinta
"hallo boy,loe di mana?"
"Di resto "
"loe bisa gak bikin menu terbaik loe buat di acara pernikahan Zelda besok?" tanya Sinta
"what,besok? tidakkah mendadak? " tanya boy
"kite tak de persiapan bahan apapun,kita hanya memiliki sedikit bahan "jawab boy.
" gampang, tinggal loe beli saja bahannya? "
"Kire Kire berapa porsi makan?"
"Ma, ,berapa porsi kira kira" tanya Sinta berbisik.
__ADS_1
"1000 porsi,kalau bisa lebih" ucap mama Selena
"APA?, , 1000 Lebih " kaget boy mendengar langsung ucapan mama Selena.