Aku Seorang Mafia

Aku Seorang Mafia
episode 42


__ADS_3

"Kalian mau bawa aku ke mana ?" tanya Tiara


"Sudah loe diem aja,loe mau kerja kan" jawab Zoya


"ini tempat apa sih ?" tanya Tiara lagi


"brisik loe 4nj1ng,diem aja Deh gak usah banyak bac*t loe,masuk loe sana " ucapnya sambil mendorong punggung Tiara memasuki sebuah kamar.


Bugh,,kamar terkunci dari luar.


"Hei buka,woey buka pintunya " teriak Jihan menggedor pintu berkali kali


"Diem loe,ini tempat kerja loe,loe harus bekerja dengan baik ,awas loe ngelawan,tau sendiri akibatnya" jawab Zoya dari luar kamar.


"Sudah teriak teriaknya ? " ucap seseorang tepat di belakang Tiara,mambuat Tiara mematung dan perlahan memutar tubuhnya .


DEG


"Apa ini,kerja apa maksud wanita itu tadi? gak mungkin kan aku,,," Fikirkannya sudah kemana mana


"ach,tidak tidak, pikiran ku tidak benar,yah tidak benar" lanjutnya dalam hati masih berfikir positif.


"Punya telinga gak ? " bentak lelaki botak tengah itu,usianya sekitar 45 tahunan,


Pria berjas dan berkaca mata hitam,bewok tebal,perut buncit ,botak tengah kini sedang asyik menatapnya dari bawah sampai atas sambil tersenyum penuh makna.


"Om,pe..kerjaan saya apa?" tanya Tiara polos sambil menurunkan baju kaosnya agar lelaki itu tak memperhatikan lekukan tubuhnya,


"apa,,apa kamu bilang,Om? " tanya lelaki itu.


"I,,iya om,,eh pak,,apa yang bisa saya bantu?" tanyanya gugup, tatapannya ke bawah .


"Cantik !" puji pria botak itu


"hah " kaget Tiara


"kenapa,kenapa kaget begitu eum, sudah berapa banyak lelaki yang sudah meniduri wanita cantik dan kelihatan polos ini ?" tanya pria itu sambil berjalan mendekati Tiara dengan seenaknya dia memegang pundak Tiara.


"Om jangan macam macam ya " tepis Tiara pada tangan nakal pria itu


"Wowowo, galak juga ternyata,! Tapi apa aku salah pertanyaan? aku rasa tidak? tidak mungkin kan kamu di sini tidak pernah di sentuh lelaki manapun yang sanggup membayar kamu" ucapnya membuat Tiara terkejut.


"Maksud om apa,jangan coba macam macam om ," teriaknya berlari ke tepi ranjang.


"kamu sudah tidak sabaran rupanya sayang " gurau pria itu


Ia membuka jasnya dan sedikit membuka kancing kemejanya,lalu mendekati Tiara dan langsung memeluk Tiara,namun dengan cepat Tiara mendorong pria itu hingga dia tersungkur di lantai dengan sedikit ilmu bela diri yang ia miliki saat di kampung.

__ADS_1


Dug


"Br3ngs3k, berani beraninya kamu melawan Pela**r s14lan " geram pria itu berusaha bangun,


"apa " beo Tiara mendengar kata pelac**


ia kini yakin dengan feeling nya ,ia memang di bawa ke tempat pelac***n.saat Tiara masih dengan Fikirkannya saat itu pula pria itu memanfaatkan untuk menerjang tubuh Tiara dengan sedikit pukulan dan tamparan.


PLAK-BUGH


Tiara Terjatuh di kasur,baju kaosnya sedikit terangkat membuat perut mulusnya terpampang nyata di depan lelaki hidung belang itu.lelaki itu tercengeng melihatnya.


ia tanpa pikir panjang menerjang tubuh Tiara,Tiara memberontak dan berhasil menendang pria itu hingga terjatuh ke lantai.


"br3ngs3k loe j4l4ng ! awas loe " ucapnya lalu berjalan mengambil handphone miliknya dan menghubungi seseorang.


"Cepat loe kesini " printahnya


tak berapa lama seseorang mengetuk pintu dan membukanya langsung.


"Ada apa bos? " tanya pria berbadan besar dan berseragam serba hitam itu,di lihat dari penampilannya mereka berdua adalah bodyguard sang pria botak.


"kalian sudah menjadi kepercayaan gue dari dulu, sekarang gue minta loe berdua pegang nie j4l4ng,gue gak mau dia melawan lagi" ucapnya membuat bodyguard nya tercengeng mendengar perkataan bosnya.


"tapi bos bagaimana bisa ..." ucapanya terpotong saat sang bos mengancamnya.


"ti,tidak bos " jawab mereka berdua serempak.


"bagus " ucap bosnya


"Bos,bolehkah kita menutup mata dan menggunakan headset ? " tanya salah satu bodyguard nya dengan rasa takut.


"Terserah" ucap pria itu dan langsung berjalan ke arah Tiara yang kini Sudah mengambil ancang ancang dengan senjata sebuah pot di dekat nakas.


"Jangan coba coba Deketin aku! " teriak nya sambil menodongkan pot nya.


"berani juga ya " seringai bodyguard itu dan langsung aksi saling serang pun tak terhindarkan.


dengan kondisi Tiara belum sepenuhnya menguasai ilmu bela diri yang ia pelajari di tambah tenaga para bodyguard itu jauh lebih kuat darinya akhirnya tiarapun kalah dan kini ia telah tidur terlentang dengan tangan dan kaki di ikat dan bodyguard itu menunggu dekat pintu namun mata di tutup.


"Lepasin br3ngs3k! " teriak Tiara


plak


plak


"Kurang ajar,beraninya j4l4ng macam kamu mengatakan aku br3ngs3k,gak usah sok suci kamu,Pela*** tetap pelacur " ucap pria botak itu

__ADS_1


Cuih


Tiara meludah tepat di wajah lelaki botak itu


"b4jing4n " geramnya mengelap ludah Tiara di pipinya dan langsung menerjang Tiara dengan buasnya,


Tiara memberontak dengan menggigit bibir pria botak itu saat dirinya di cium,namun tak membuat lelaki itu jera,malah ia kegirangan mendapat gigitan dari Tiara,gairahnya semakin membara.


Plak


plak


"Aaarkh ..hik..hik..." tangis Tiara di sela kesakitannya di tampar beberapa kali oleh pria botak yang sedang berada di atasnya kini.


"Kamu sudah saya bayar mahal,jadi jangan coba coba buat melawan lagi " bentak nya.


Tiara pasrah,sudah tidak ada lagi harapan untuk dia hidup lebih baik lagi,kesucian yang selama ini ia jaga begitu saja lenyap di tangan pria botak yang membelinya beberapa jam itu.


"emak,bapak,maafin Eneng ya,Eneng gak bisaa jaga diri Eneng,Eneng sudah tidak pantas buat jadi anak emak bapak" gumamnya dalam hati saat pria botak itu mulai merobek paksa kesucianya.


Tiara mengerang kesakitan serta tangis yang tak kunjung usai,di samping itu pria botak itu sangat menikmati nya dengan kekasaran,karena ia tak suka bermain lembut.tiara sampai di buat tidak bisa apa apa lagi,setelah selesai dengan kegiatannya,para bodyguard itu mendapat perintah untuk melepaskan ikatan Tiara,seketika bodyguard itu tercengeng melihat bercakan darah di sprai, mereka paham bagaimana wanita itu tidak memberontak dia masih ingin menjaga kesuciannya.namun sangat di sayangkan itu semua di rebut paksa oleh bos mereka,


"Bos,dia perawan bos " kagetnya.


Sang bos menoleh dan melihat bercakan darah itu ,entah kenapa dia sangat enggan melepas Tiara,ia merasa senang ia orang pertama yang menikmati tubuh mulus Tiara.


"ini bonus mu karena sudah menyerahkan keperawanan mu " ucapnya sambil melempar sebuah map coklat di samping Tiara,Tiara terus saja menangis,tak hentinya.


"oh ya , persiapkan tubuhmu lagi nanti saat aku berkunjung ke sini lagi,aku akan mencarimu" ucapnya berlalu namun ucapan bodyguard nya menghentikan langkahnya.


"bos,boleh kita ikut cicipi? " ucap salah satu bodyguard nya tanpa rasa takut


si bos pun berfikir," tidak apa lah,lagian itu juga bekasku " lanjutnya keluar membiarkan bodyguard nya bermain sebentar dengan bekas mainannya,


"Jaa-ngan ku mo-hon ! " ucap Tiara melemah,sungguh tenaga dan semua tubuhnya saat ini sedang tidak baik baik saja,baru selesai kehormatan nya di rampas paksa ,di tambah lagi dua lelaki bringas menambah kesakitan nya.


"Hahaha,mari bermain lagi cantik " seringai mereka berdua.


Tiara hanya bisa pasrah dan rasanya kematian di depan matanya.


"Aku gak kuat,sungguh tidak kuat Mak,pak,maafin aku ,ya Allah maafin hamba mu ini,aku lebih baik mati saja " gumamya dalam hati.


Dan yah,lama di posisi yang di ubah ubah oleh kedua bodyguard itu ,ia sedikit sedikit merasa penglihatan nya buram,dan lama lama saat permainan mereka usai,dia merasa sudah tidak kuat dan akhirnya dia pun pingsan.


(bersambung)


semangat 💪 ngehalu

__ADS_1


salam kity-kity 😻


__ADS_2