
"Apa?" kaget Revin mendapatkan kabar bahwa perusahaan nya di Turki mengalami kekacauan yang sangat parah.
"Oke ,saya berangkat sekarang" ucapnya dengan tergesa-gesa.
"Honey,ada apa?" tanya Zelda yang baru selesai mandi.
"Honey,maafkan aku,bulan madu kita tertunda,ada masalah besar di perusahaan di Turki?" ucapnya menjelaskan
"Harus kamu?" tanya Zelda
"iya honey,harus aku sebagai pemilik Resmi,jika tidak pemerintah negara sana akan memblok perusahaan itu,karena di tuding merugikan negara mereka" ucap Revin
Zelda dengan sedih mengiyakan suaminya untuk pergi,mau gimanapun juga Revin orang penting yang tugasnya tidak kalah penting.
"Kamu berangkat sekarang?" ucap Zelda dengan lirih
"iya honey,kamu jaga diri baik baik ya,aku akan cepat pulang selesai masalah ini" ucapnya.
"baiklah"
cup
Revin sedikit lama menekan bibirnya pada bibir Zelda sebagai kata perpisahan,entah mengapa Zelda merasa hampa di tinggal saat ini.
akhirnya Revin pun di antar oleh Zelda menuju bandara,dia menggunakan pesawat pribadi untuk ke Turki agar cepat smpai.
"jaga diri Honey, cup" Revin mengecup singkat kening Zelda setelah itu dia pergi menggunakan jet pribadinya
Zelda hanya bisa memandang hampa jet suaminya terbang ke angkasa,
tak terasa setitik air mata lolos begitu saja dari mata Zelda,segera ia hapus dan berbalik untuk pergi .
Di Turki kekacauan terjadi sangat besar,hingga mengharuskan dia yang harus menyelesaikan semuanya,
"Kenapa bisa seperti ini?" marah Revin pada Dion
"kami sudah mencari tahu dan menyelidiki siapa yang berbuat seperti ini tuan" lapor Dion
"Saya mau secepatnya kalian temukan penghianat itu,dan bawa ke hadapan ku" geram Revin
"siapa yang berani bermacam macam dengan ku" gumamnya.
Tak lama kemudian ponsel Revin kembali berdering,panggilan itu dari rekan kerjanya Mr, Zein.
"Hallo Mr,Zein" sapa Revin
", , , , "
"baiklah,kita bertemu Sekarang" ucap Revin
"Dion kamu urus masalah yang di sini,saya mau keluar sebentar " pamit Revin
"Maaf pak,tidakkah lebih baik bersama supir?" ucap Dion
"baiklah " jawabnya.
tak lama supir mereka mengantar Revin ke tempat janjiannya dengan Mr,Zein.
" Pak Revin,ada apa dengan perusahaan anda?" ucap tegas mr.zein
"Maaf pak,kami masih menyelidiki nya, data harap bapak memberi waktu buat kami menyelesaikan masalah kami" ucapnya.
"Baiklah,saya kasi seminggu,jika tidak bisa selesai,maka kerja sama kita terpaksa saya batalkan " ucap nya
"Baik pak "
baru kali ini Revin merasa kacau,semua orang orangnya sangat sulit menemukan penghianat di perusahaannya itu.
"permisi pak,silahkan minumannya" ucap salah satu pelayan di hotel tempat mereka bertemu.
"TERIMAKASIH"
"terimakasih" ucap Revin juga
setelah menikmati secangkir kopi Revin akhirnya pulang,tak di sangka saat di perjalanan kepalanya pusing,
"Sial,bisa pusing gini kenapa?" gumam Revin memegang kepalanya.
__ADS_1
"pak lebih cepat,saya mau cepat istirahat " ucap Revin
supir itu menekan pedal gas dengan lebih cepat,tapi siapa sangka,di lampu merah,sebuah truk tronton dengan kecepatan tinggi mengarah ke mobil yang di tumpangi Revin ,
tin
tin
Revin menoleh kebelakang dan
DUAR
DUAR
BRAAKKK
BRAKK
PRANG !!!!?
"asstaga sayang,kamu kenapa? ucap mama Selena.
"Gak tahu ma, prasaan zel tiba tiba gak enak" ucap Zelda dengan tangan dan kaki sudah gemetar
"perasaan kamu saja Kali,kamu istirahat sana,biar ini bik mah yang bereskan" ucap mama Selena
Zelda di tuntun ke kamar, sesampainya di sana mama Selena membiarkan Zelda istirahat,
Zelda melirik ponselnya
"kenapa kak Revin tidak memberikan kabar ?" gumam Zelda
tut
tutt
tidak ada jawaban.
berkali kali Zelda menghubungi Revin namun tak ada jawaban,mambuat zelda semakin khawatir.
tut
tut
tut
tut
"Sin,kerumah gue sekarang" ucap nya pada taman tamannya
tak lama kemudian mereka sampai bersamaan,
"Ada apa?" tanya Diwa
"Minta loe lacak keberadaan kak Revin"
"kalau perlu hack semua data di sana untuk mencari tahu masalah perusahaan kak Revin " ucapnya lagi
"Baik"
berselang beberapa lama Andi, Erland dan juga Tiara datang dan ikut bergabung.
Diwa mencari tahu lokasi terakhir Revin
Sinta mencari tahu tentang masalah perusahaan Revin
Klik
"ketemu" ucap Diwa
Zelda menarik laptop milik Diwa dan memperhatikan gerak gerik titik lokasi terakhir Revin
sedangkan Sinta ia masih fokus di bantu Andi untuk melihat serumit apa masalah yang di hadapi Revin di perusahaan nya
"Lokasi terakhir di hotel xx di kota n" ucap Diwa
"Erland,minta telpon Dion" ucapnya
__ADS_1
Erland dengan patuh menekan tombol hijau menelpon Dion,
Tuut
tuut
"Tidak di jawab"
"Lakukan lagi " ucap Zelda
namun berkali kali tidak ada jawaban
"Gak bisa zel" ucap Erland
"LAKUKAN LAGI !!!!" teriak Zelda kali ini membuat mereka semua kaget .
"Zel,gue tahu loe khawatir,kita juga khawatir" ucap Diwa mendekati Zelda dan memeluknya.
"hiks, , hiks , , ,hiks , , " tangis Zelda
"gue yakin kak Revin gak apa apa!" ucap erland
"ini gak biasanya kaya gini land" ucap lirih Zelda
"apa kita perlu ke sana?" ucapnya lagi
"Tidak perlu,kita tunggu kabar dari kak Revin Dulu "
"Kamu harus coba terus hubungi Dion"
mereka masih berusaha mencari tahu keberadaan Revin saat ini,
sedang di tempat lain,suara ambulance dan juga mobil police beramaian di tempat kejadian,membawa korban,
Tubuh lemah Revin di letakkan di atas brangkar dan di bawa ke rumah sakit terdekat.
setelah berapa saat dokter menghubungi kekuarga korban lewat ponsel supir itu,hingga akhirnya panggilan polisi kini tertuju pada Dion,
"Hallo, dengan mr.dion?" ucap polisi itu
"iya pak saya sendiri"
"Kami menemukan saudara atas nama Mr.revin mengalami kecelakaan dan kini sedang di bawa kerumah sakit xx" ucap polisi
"Apa,! baik kami akan segera kesana" ucap Dion
Dion dan orang-orang nya langsung menuju rumah sakit,melihat kondisi Revin .
tak lama kemudian dokter rumah sakit itu keluar dari ruang UGD menuju ruang operasi,
"bagaimana dok" tanya Dion dengan nada khawatir
"maaf ,kami harus segera melakukan tindakan operasi,anda harus menandatangani surat surat nya dahulu,silahkan ke ruang Administrasi" ucapnya.
Dion segera ke ruang administrasi untuk mendaftar dan. langsung membayar biaya operasi.
"maaf pak tidakkah sebaiknya kita menghubungi Anggel?" ucap salah satu bodyguard nya
"Aku sampai lupa" ucap dion
tut.
tut
"Hallo," ucap Dion
"Dion ,kamu kemana saja, bagaimana dengan Revin apa dia baik baik saja" ucap zelda terdengar khawatir.
"Maaf " ucap Dion saat ini
"Maksud kamu apa,bicara yang jelas Dion" marah Zelda
"Pak Revin kecelakaan dan sekarang sedang di ruang operasi" ucap Dion
DEG
"APPA!!" .
__ADS_1