
Zelda menatap adiknya dan kembali berkata,
" bisa di jelaskan sekarang sayang? " ujar Zelda sambil memegang kedua pipi Sang adik penuh sayang
lama Zelda menatap mata zuita yang berkaca,kemudian Zelda mengangguk
"Iya,zui jelaskan" ujar zui pasrah
"Ayok kakak mau dengar" ucap Zelda
Zui menatap kakaknya kemudian mama dan terakhir papanya,
"Zui diam diam sering ke kamar kak zel " ucap Zuita membuka suara
" lalu," tanya Zelda
"Gak sengaja zui menekan remot kontrol yang di pot bunga,terus zui melihat semua ruangan di sekitar rumah sampai pojokan sana,sana,sana dan sana" jelas zuita menunjuk semua arah mata angin.
"Semuanya jelas kecuali kamar kamar pribadi, dan zui iseng ingin menyentuh layar tanpa benda itu,zui kaget itu ternyata hanya bayangan,tangan zui nembus tapi gambarnya terlihat jelas,jelas saja zui menyukai hal ini,
"Zui minta maaf kak,zui gak akan mengulangi lagi" ujarnya sendu
"Terus siapa yang ajarin zui pas di hotel kemarin?" tanya Zelda penuh selidik..
."zui iseng menekan tombol dan menu di sana,zui juga tidak tahu jika kak Zel bisa mendengar zui,tapi pas melihat kak zel berjalan seperti apa yang zui katakan,zui langsung paham tenyata kak zel bisa mendengar zui,makanya zui arahin kak zel di mana saja musuh musuh kak zel dari ruangan itu,zui gak mau kak zel kenapa kenapa," jelas zuita.
"jadi,zui sering masuk kamar Kaka,?" tanya mam Selena.
'iy mah,maaf?? " jujur Zelda
"apa yang zui dapat sampai sekarang" ujar papa Handoko.
"bnnyk pa,ma, pokonya bnyak" jawab enteng zuita
"trs pas kmrn di ruangan itu zui seolah ada di kamar ka zel,mknya zui tau di mana letak semuanya," jelas zuita
"Maafin zui kak,ma,pa!" ujar zui
"Jadi ini alasan zui ingin ikut kak zel latihan?" selidiki papa Handoko
"What" kaget Zelda
"Iya tadi minta izin gitu sama papa sama Mama?" jelas papa Handoko
Zelda menatap zuita" no,no" ucap Zelda menggeleng
"yah kakak" lesu zuita beranjak
" cukup Kakak dan kak bisa jaga kalian semua" jelas Zelda
zuita berjalan ke kamarnya dengan nada kecewa mendengar tidak ada satupun yang menyetujui dirinya untuk latihan.
zuita memasuki kamarnya dan segera merebahkan tubuhnya.
"sayang ,bagaimana ini?" tanya mama Selena
__ADS_1
"Sudah lah ma,jangan pikirkan ucapan zui,dia masih kecil,masih labil,gampang bujuknya" jelas papa Handoko
"benar kata papa mah,jangan di dengerin,kalau memang sudah waktunya zel sendiri yang akan membawa dia ke tempat zel" jelas zuita
"oh ya gimana keadaan teman kamu diwa?" tanya Mama Selena
"Hmm,sudah baikan mah,sudah sadar" jawab Zelda
"Terus orang tua nya?" tanya mama selena kembali
"biasalah ma,gak perduli" ujar Zelda
"Astga,masak anak sendiri dia gak perduli,sakit jiwa orang tuanya diwa" kesal mama Selena
"sudah lah ma,itu bukan urusan kita" sahut papa Handoko
"Tapi pah,kasihan Diwa" ujar mam Selena
'Ya kalau kasihan ayok kita jenguk dia" ajak papa Handoko
"yups itu yang zel inginkan makanya zel kerumah" cengir Zelda
"Kamu ini, tinggal ajak jenguk aja susah banget harus muter muter! "
"ya sudah ayok" ajak papa Handoko menggandeng tangan sayang istri
pemandangan yang sangat menenangkan jiwa dan raga yang di dapatkan Zelda saat ini.
"jangan pernah berubah ,sehat selalu kalian" gumam Zelda dalam hati.
Pagi hari.
Kabar Diwa di rawat sudah menyebar ke bik ananda dan bik maya.mereka berdua khawatir, sampai sampai mereka ke rumah sakit tanpa memberitahu Zelda.
BRAK
kedua bibik itu membuka pintu secara kasar dan langsung berhamburan ke ranjang Diwa.
"Nak,Diwa..kamu gak apa? mana yang sakit sini bibik liat" ujar bik ananda
"Nak,gimana keadaan kamu?" ujar bik Maya.
"nanya nya satu satu dong bik,Diwa kan pusing" ujar Diwa sambil menggeleng senyuman nya.
"iya nih kamu ananda,nanya itu pelan pelan,kasihan Diwa!" ujar bik Maya
"Kamu juga ngapain ikut bertanya,kan sudah ada aku tadi yang bertanya,gak perlu kamu ulang" sahut buk Ananda
"Astaga Nanda,kapan aku ngulang pertanyaan kamu,kan aku cuma tanya gimana keadaan diwa saja!" bela bik Maya
"Sudah sudah kenapa bibik jadi ribut di sini?" sahut Tiara yang baru selesai dari kamar mandi.
"Kamu, Ra , mana yang lain,bibik kira Diwa sendiri di sini" ujar bik Maya
"Mereka pulang Bi,lagian kan aku gak punya kerjaan,mereka semua kan harus kuliah dan bekerja" jelas Tiara
__ADS_1
"Oh iya" sahut buk Ananda
"Eeh bibi bawa apa itu? makanan kah? aku sudah lapar ini!" adu Tiara meraba perut nya.
"Iih iya jadi lupa, ini bibik bawakan bubur buat kalian,kamu Maya Bawa apa itu?" tanya buk ananda.
"Aku bawa nasi goreng Pete" sahut Maya
"Ya sudah buburnya buat aku,nasi gorengnya buat Tiara,Gimana Ra,kamu suka nasi goreng kan?' tanya Diwa
"Apa aja aku mah lep, hahah" jawab Tiara santai.
"Ya sudah sini makam bareng " ajak Diwa
Tiara dan Diwa pun menikmati sarapan mereka dengan di temani bik Maya dan buk ananda.
"Gimana enak?" tanya buk ananda
"enak,apapun masakan bibik selalu enak" puji Diwa
"nasi goreng yang lezat," gumam Tiara
"Gimana kalau nanti sekali kali bik Maya sama buk ananda masak bareng buat kita,pasti lebih seru,ya kan wa?" usul Tiara
"Bagus tu,aku setuju" girang Diwa
"makanya kamu cepat sembuh,makan yang banyak biar kita cepat pulang" tukas buk ananda.
"iya iya bawel" jawab Diwa.
"oh ya Ra,ni titipan dari nak Erland" sahut bik Maya di sela sela sarapan mereka
"Apa ini? " tanya Tiara
"itu GPS Ra,jadi kita gampang kalau suatu loe butuh tinggal loe aktifkan dan kita tau lokasi kamu di mana,karena GPS itu langsung terhubung sama punya kita,kita juga pegang masing masing satu,dan loe tau GPS ini kaya bunglon Lo,dia bisa berubah warna sesuai tempat nya " jelas Diwa
"waw,,gue baru liat GPS kaya gini,jadi ini yang kalian pake saat kita menyusul kak Erland kemarin,?" tanya Tiara
"Betul banget,dan jelas banget loe gak pernah lihat,ini kan rancangan kita,dan yang punya juga bukan orang orang sembarangan,di sini hanya ada beberapa yang di sebar,itupun cuma untuk petinggi negara,dan juga ada beberapa dari luar negri " jelas Diwa panjang lebar
"Jadi loe simpan baik-baik,itu sangat berguna buat kita,terutama loe,jangan sampai kamu di culik lagi kaya kemarin" Diwa terkekeh mengatakan"di culik" .
"ih,apaan sih,bukan di culik,tapi dia mau bicara dan bawa gue ikut dengan dia " ujar Tiara
"Bodoh ,sama aja " tukas Diwa
"Dan nih ada lagi " ujar buk Maya
"Apa ini?"
(bersambung)
semangat 💪 ngehalu
salam kity-kity 😻
__ADS_1