
Sekarang yang tersisa adalah menaikan level satu kali lagi agar dia dapat berpindah ke Land of Valiant karena level miliknya sudah 39, tetapi dia tidak ingin buru-buru karena jika sudah berpindah dia akan menjadi target ayahnya apalagi Land of Valiant akan penuh dengan Ranker karena player seluruh dunia akan menjadi satu, berbeda dengan Land of Romant yang seperti tutorial hanya terdiri dari player negara sendiri.
Theo harus bersabar untuk membentuk kekuatannya apalagi dengan pendirian guild dia harus menunggu untuk beberapa hari dan dia memilih menghabiskan waktunya untuk memproduksi Power potion dalam jumlah besar.
***********
Tidak butuh waktu lama kabar tentang beredarnya potion jenis baru tersebar dengan sangat cepat bahkan pemberitaan di media tidak kalah, menjelaskan ada sebuah Item Shop menjual potion yang dapat meningkatkan kekuatan dan sekarang toko tersebut diserang banyak pengunjung yang rela antre berjam-jam hanya untuk mendapatkan potion itu, penjual tersebut hanya membolehkan satu orang hanya membeli satu potion saja agar tidak terjadi monopoli, kabar tersebut bahkan sudah mencapai telinga Arya dari teman kelasnya yang sudah heboh.
"Hei kau tahu beritanya ada toko yang menjual potion jenis baru."
"Kau kira aku siapa tentu saja aku tahu."
"Tapi harganya sangat mahal sekali satu potion dibanderol seharga satu juta setengah."
"Ukh itu bisa menghabiskan uang sakuku selama sebulan, dalam game saja aku hanya menghasilkan lima ratus ribu sementara biaya bermain game menghabiskan sejuta."
"Tapi bagi sebuah Guild itu harga yang murah, ukh...aku ingin segera bisa bergabung dengan guild besar lagipula levelku sudah lebih dari empat puluh."
"Sungguh beruntung penjual potion itu, tidurpun dia bisa menjadi jutawan"
Mereka tidak tahu bahwa orang yang sedang mereka bicarakan adalah pria yang duduk dengan malas setengah tertidur.
***********
Sepulang sekolah Arya hendak login tetapi dia heran melihat temannya berwajah muram.
"Ada apa kenapa wajahnu seperti kain kusut."
"Huff gagal lagi," kata Boby sambil mendesah begitu dalam.
"Apanya yang gagal?" Tanya Arya dengan penasaran.
"Kau gila ya...Kau kan salah satu pemain New World seharusnya mengetahui tentang berita besar ini."
"Apa yang mau kau katakan bodoh."
Boby yang memiliki ekspresi rumit merasa jengkel jika harus menjelaskan juga apa yang terjadi tetapi mau bagaimana lagi mengingat temannya yang apatis ini.
"Kau tidak tahu bahwa ada penjual yang mulai menjual potion jenis baru bahkan lebih hebat dari potion punyamu."
"Maksudmu power potion."
"Iya benar guildku sudah beberapa kali mencoba membeli tetapi selalu kehabisan seandainya penjual itu berada di Land of Valiant aku bisa membeli sendiri....."
Boby curiga karena melihat Arya hanya tersenyum mendengar ceritanya.
"Tunggu tunggu tunggu ini tidak seperti yang aku pikirkan kan...kau...potion itu..."
Arya tidak menjawab dan hanya mengangguk-anggukan kepala.
"Ya ampun paduka Arya maafkan hamba tidak menyadari kesalahan hamba."
"Diam kau."
__ADS_1
"Hamba bersalah biarkan hamba berlutut," Boby yang hendak berlutut ditendang oleh Arya sampai terjungkal tetapi bukannya marah dia malah tertawa terpingkal- pingkal.
"Kau butuh berapa buah bilang saja rajamu ini akan memberikannya."
"Oh umur panjang raja Arya."
Mereka berdua tertawa bahkan orang yang lewat akan mendengar suara tawa mereka.
"Tapi serius Arya bagaimana kau bisa mendapatkan resep itu, aku yakin tidak akan mudah mendapatkannya kecuali kau admin game....ya ampun benar kau admin game ini kan," ujarnya sambil menunjuk Arya.
"Diam kau Gorila, mau kutendang lagi kah."
Boby mengambil langkah mundur sebelum Arya menapakan kaki di tubuhnya.
"Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang kau sudah menjadi jutawan kan atau setahun lagi bisa menjadi milyarder."
"Tidak bodoh sebelum aku bisa menampar muka tua bangka itu aku tidak akan berhenti memainkan game ini, tampaknya uang untuk membuat Guild sudah cukup dan expku sebentar lagi penuh sepertinya hari ini aku akan pindah ke Land Of Valiant lagipula semuanya sudah mendahului, Scand, Lynna dan para rival lainnya kecuali Freedom dia masih setia menungguku meskipun levelnya sudah empat puluh tiga."
"Baiklah saranku mulailah dari kota Rudovan."
"Kenapa?"
"Kerajaan Rudovan memiliki banyak rute untuk keluar bahkan banyak rute rahasia yang belum orang tahu, aku tahu dua rute dari hidden quest nanti akan kutunjukan."
"Wow terima kasih sahabatku," ujar Arya berusaha mencium pipi Boby.
"Enyahlah mesum."
Mereka selalu bercanda kapanpun saat ada kesempatan.
************
[Selamat datang Player Theo]
Sebelum pergi Theo mengecek dulu statusnya.
Theo
Level : 39
Ras : manusia
Job : Summoner.
Title : Goblin expert, Insect Repellent, Fire Fist, Forest king, Dragon Slayer, Wolf Expert, Elf Tribe.
Fame : 770
Str : 21+5
Agi : 12
Int : 21+11
__ADS_1
Vit : 11
HP : 150
MP : 125+55
Capacity : 28+25
Skill : [Capture, Release, Summon, Call, First Aid , Asklepios Sight, Goblin Warcry, Spell Scave, Einherjar Gift, Double Slash, Triple Slash, Triple Attack, Blink Step, Haste, Bullet Spear, Air Curtain, Wave Slash, Dark Mist, Fire Blaze, Fusion, Ice Tower, Agile Boost, Sage Seal, Eye of Precision.]
Point distribution : 10
Equip : Ring of Power, Artog Ring, Lassart Glove, Hertan II
"Tinggal satu kali naik level dan aku sudah bisa pindah dari tanah ini"
Theo kembali menuju Oloff Grassland dan mengeluarkan semua monsternya untuk leveling lebih cepat.
Meskipun Exp yang didapat sedikit tetapi monster serigalanya sangat banyak hingga tidak sampai setengah jam level Theo sudah mencapai 40.
[Anda telah naik level]
Sebuah pemberitahuan muncul di depannya.
[Anda sekarang dapat berpindah ke Land of Valiant apakah anda ingin pindah sekarang ya/tidak]
Theo memilih ya untuk pindah dan pemberitahuan baru telah muncul.
[Kemana anda akan dipindahkan?]
Banyak daftar nama muncul didepannya, Theo mencari sesuai yang disarankan Boby.
"Aku pilih Rudovan"
[Anda akan segera dipindahkan ke kota Rudovan]
Setelah memilih tubuh Theo mulai memudar seperti saat awal membuat karakter.
[Selamat datang di Land of Valiant tempat para pahlawan menjadi besar dan jadilah salah satu pahlawan yang paling besar ukirkan sejarah anda di prasasti dunia]
Setelah kata-kata pembukaan singkat, Theo dipindahkan ke sebuah kota yang telah dipilihnya diawal dan muncul di sebuah kota besar penuh dengan hiruk pikuk.
"s'il vous plait achetez cette nouvelle arme"
"een goedkope prijs krijgen"
Theo tidak mengerti apa yang mereka bicarakan karena player dari semua negara bisa berada disini dan dia baru ingat bahwa dalam New World ada sistem yang mengatur dapat mengerti bahasa lain sehingga dia membuka layar dan mengaktifkan pengaturan tersebut.
"Dicari Mage tipe Es untuk Quest Raja api Laharr."
"Silahkan dibeli item pemulihannya beli satu bonus satu."
"Dapatkan scroll teleportasi dengan harga terbatas."
__ADS_1
"Dibutuhkan party satu lagi."
"Ini baru benar, aku dapat mengerti mereka dengan jelas," kata Theo dengan puas.