
Tetapi Gupi yang lucu berbeda dengan yang dulu sekarang dia dapat melindungi dirinya sendiri.
"Freezing Spear"
Sebuah tombak mengarah pada Ulug yang sedang berlari dan membekukannya
Gupi berhasil membekukan Ulug lalu mengangguk-anggukan kepalanya dengan sombong tetapi skill es itu adalah serangan terakhirnya karena mananya sudah habis.
"Kerja bagus kawan sekarang giliranku" kata Theo sambil mengelus kepala Gupi yang membuat goblin kecil itu senang.
Kiiikkk
Theo mengambi Orb of Ignis dari Gupi dan memberikannya mana potion berikutnya dia berjalan dengan tenang menuju Ulug.
Es yang membekukan Ulug sudah mulai retak dan si Orc berhasil membebaskan dirinya dan kembali menuju Gupi.
"Gort"
Dengan satu perintah Gort segera menggunakan skillnya.
"Shield Bash"
Gort menampar Ulug dengan tamengnya, meskipun tidak melukainya tetapi berhasil melempar mundur dirinya.
[Ulug terkena Stun]
Dan sekarang giliran Theo menyerangnya habis- habisan, Theo mengulurkan telapak tangannya menghadap Ulug.
"Fireblaze"
Theo menyemburkan api dari tangannya membakar Ulug hingga menjadi daging panggang.
Ulug yang kembali sadar kali ini hendak mengayunkan pedangnya ke arah kepala Theo.
"Blitzsting"
Gotu menembakan panahnya dari jauh meskipun tidak memberikan luka tetapi efek Paralysis membuatnya kaku dan efeknya bahkan lebih lama daripada biasanya.
Theo terus membakarnya hingga mananya habis seperti bocor saat Theo menggunakan skill ini.
"Aktifkan Artog Ring"
Dengan itemnya mana Theo kembali seratus persen dan mulai membakar lagi.
[Ulug dalam keadaan sekarat]
'Sedikit lagi' batin Theo.
Ulug yang sudah bebas dari status Paralysis kembali hendak membelah kepala Theo, saat pedang hendak menyentuh rambut Theo Ulug terjatuh dengan tubuh hangus.
[Ulug telah mati]
[Level Up]
[Level Up]
[Permusuhan dengan bangsa Orc meningkat, disetiap kesempatan mereka akan menargetkan anda]
[Selamat kepada player Theo berhasil mengalahkan hidden boss mendapatkan all Stat+1]
"BERHASILLL"
Theo berteriak kegirangan karena berhasil melakukan pertarungan yang benar-benar harus mengeluarkan semua kemampuannya, dia menjatuhkan dirinya kebelakang dan rebahan untuk sementara waktu.
Monsternya yang hanya tersisa empat menghampirinya dan dia bangun dari tidurnya.
"Terima kasih atas kerja keras kalian."
__ADS_1
Keempat monster itu sangat senang dengan pujian Theo dan berikutnya Theo melihat item yang dijatuhkan oleh Ulug ada dua sebuah Armor hitam dan skill Core, Theo segera melihat deskripsinya terutama Armor ini yang membuat Theo sangat kesulitan.
Ulug Armor
(Epic)
Syarat : level 30, Warrior atau knight
Deskripsi : satu set baju zirah hitam yang dikenakan oleh pemimpin Orc Ulug
Efek : Def + 23, Vit + 7, Thunder Resistance, all Physical damage -50%, all magic damage +200%, all buff +200%
Setelah melihat deskripsinya Theo baru menyadari betapa mudahnya mengalahkannya jika tahu dari awal, tetapi Armor ini akan menjadi mimpi buruk bagi para petarung tipe fisik seperti Warrior atau Swordsman, pantas saja para Elf benar-benar kacau karena tidak ada yang memiliki serangan tipe magic, benar-benar item yang curang jika mengesampingkan kelemahannya pada serangan magic, Theo berencana memberikan item ini pada Gald sehingga menjadi Tank kedua dengan Gort pasti akan sangat susah menembusnya jika tidak ada penyihir.
Berikutnya Theo melihat Skill Core yang juga didapatnya.
Skill Core
(Epic)
Jenis : consumption
Deskripsi : item yang didapatkan dari membunuh Ulug
Efek : memberikan Skill D Earthquake
Syarat : Warrior, Swordsman, Knight, level 30
Theo tidak salah lihat, skill yang ditunjukan oleh Ulug yang memusnahkan partynya adalah skill level D, sayangnya Theo tidak bisa memakainya karena ada batasan Syarat sehingga memutuskan untuk memberikannya pada Gald menggunakan skill Einherjar Gift miliknya.
sepertinya karena Theo adalah orang pertama yang mengalahkannya sehingga mendapatkan item yang paling bagus.
Theo tidak lupa tujuannya datang kesini yaitu mencari Aqualith yang menjadi questnya.
Theo menuju rumah terbesar sepertinya kediaman Ulug karena dia pemimpinnya.
'Sepertinya benar ini itemnya,' pikir Theo.
Takut salah Theo mengecek deskripsinya.
Aqualith
Jenis : Material
Deskripsi : item yang diberikan oleh Dewi Isell dari air matanya
Efek : memberikan kesuburan pada tempat tinggal yang menjaga rahmatnya
Setelah Theo memunguti semua item yang jatuh Theo kembali menuju para Elf yang menyambutnya dengan bersorak.
"Terima kasih petualang sudah menyelamatkan kami dari tirani para Orc," katanya dengan suara yang masih bergetar serta bercucuran air mata.
"Tidak masalah aku akan mengantarkan kalian ke desa Leabald," ucap Theo.
Mendengarnya, mereka semua menangis haru karena bisa kembali pulang ke kampung halamannya.
"Terima kasih penyelamat, kami tidak akan pernah melupakan jasamu," kata Elf muda tirus itu sepertinya dia adalah pemimpin kelompok elf ini.
"Penyelamat engkau sungguh baik hati tidak ada yang dapat kami berikan kepadamu sebagai gantinya terimalah satu-satunya kemampuanku agar engkau dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa."
Elf muda tersebut menempelkan dahinya ke dahi Theo dan berikutnya tubuh mereka bercahaya, sebuah pemberitahuan muncul didepannya.
DING
[Berhasil menyelesaikan misi penyelamatan para Elf]
[Mendapatkan hadiah Skill Eye of Precision]
__ADS_1
Theo terkejut dengan pemberitahuan itu, dia lupa jika sebelumnya dia mendapatkan quest untuk menyelamatkan mereka.
"Baiklah ayo ikuti aku," katanya dengan wajah cerah dan disambut dengan para Elf.
Saat perjalanan menuju desa Leafald Theo mengecek skill yang baru saja didapatnya.
Eye of Precision
rank : Unique
Deskripsi : skill mata yang diwariskan oleh bangsa Elf secara turun temurun
Efek : dapat mengincar sesuatu dengan tepat
Cost mana : -
Cooldown : -
Perhatian : jika digunakan dalam waktu lama dapat membuat mata sakit dan pandangan menjadi tidak jelas.
Theo segera mencobanya.
"Aktifkan Eye of Precision."
Mata Theo memiliki kilat dan pupilnya menjadi hijau seperti mata para Elf, saat Theo mencoba menggunakannya muncul garis yang menargetkan incarannya Theo melempar batu sesuai dengan garis yang ditunjukan dan mengenai tepat sesuai incarannya, skill ini benar-benar keren Theo akan mencoba mempelajarinya dengan detail nanti.
"Bagaimana penyelamat apakah engkau suka dengan skill yang aku berikan."
"Suka...sangat suka sekali," jawab Theo dengan jujur.
"Syukurlah jika begitu," ucap Elf dengan tersenyum sopan.
Terlihat wajah lega dari elf muda itu takut Theo tidak menyukainya, Elf tersebut wajahnya sedikit demi sedikit menjadi lebih cerah.
Theo benar-benar bersyukur bisa mendapatkan dua skill unik dari Elf sepertinya skill dari bangsa Elf meskipun sangat kuat tetapi juga terdapat banyak pantangan, Theo kembali melihat statusnya.
Theo
Level : 38
Ras : manusia
Job : Summoner.
Title : Goblin expert, Insect Repellent, Fire Fist, Forest king, Dragon Slayer, Wolf Expert.
Fame : 770
Str : 21+5
Agi : 12
Int : 21+11
Vit : 11
HP : 150
MP : 125+55
Capacity : 28+25
Skill : [Capture, Release, Summon, Call, First Aid , Asklepios Sight, Goblin Warcry, Spell Scave, Einherjar Gift, Double Slash, Triple Slash, Triple Attack, Blink Step, Haste, Bullet Spear, Air Curtain, Wave Slash, Dark Mist, Fire Blaze, Fusion, Ice Tower, Agile Boost, Sage Seal, Eye of Precision.]
Point distribution : 9
Equip : Ring of Power, Artog Ring, Lassart Glove, Hertan II
__ADS_1