
Kelompok monster terkejut mendengar teriakan Theo dan tidak sempat memikirkan strategi.
Setelah mendengar perintah dari Theo Gort dan Gornage menghadang masing-masing beruang dan tim Gotcha menyerang para Gnome dengan cepat.
Gort hanya menahan cakaran beruang sementara Gornage bertarung dengan sengit beradu antara cakar dan kapak.
Para Gnome tidak sempat bereaksi, sebelum mereka menarik busur Gotcha dengan tebasan cepatnya menghabisi dua Gnome sekaligus.
[Gnome telah mati]
[Gnome telah mati]
Dryad yang kaget bahkan tidak sempat memberikan penyembuhan.
Gnome yang tersisa saat akan melarikan diri dihabisi Grass dan Gross dari belakang dengan skillnya.
Tim Gotcha membantu Gort menghabisi beruang yang menyerangnya.
Dengan menang jumlah mereka menghabisi kedua beruang dalam hitungan detik.
"Nah sekarang saatnya.."
Saat Theo akan mendekati Dryad yang ketakutan Gornage dengan cepat berlari menuju Dryad.
"Gornage tunggu..."
Tetapi peringatan Theo tidak secepat ayunan kapak Gornage.
[Dryad telah mati]
"Sialan!"
Sumpah serapah keluar dari mulut Theo, Dryad yang lemah akan langsung mati jika terkena serangan Gornage.
"Kan sudah kubilang untuk berhenti dasar kau..." kata Theo sambil menunjuk-nunjuk Gornage yang punggungnya menyusut.
"Kiikkkk" Gornage seolah berkata maafkan aku meskipun kelihatannya dia tidak menyesal.
Theo menyerah dengan kebodohan Gornage meskipun dia bodoh tetapi cukup berguna untuk menghancurkan pertahanan lawan.
"Lain kali dengarkan perintahku dulu," kata Theo menasehati.
"Kikkk"
Theo memutuskan mencari monster Dryad lagi daripada terus terusan jengkel.
Setelah mencari cukup lama Theo menemukan Dryad lagi dengan beberapa pelindung.
Setelah menghabisi beberapa pelindungnya kali ini Gornage tidak menyerang Dryad lagi dan hanya mendenguskan hidung.
"Catch"
Theo berhasil menangkap Dryad tetapi ada pemberitahuan yang sudah diduganya.
[Perhatian kapasitas tidak mencukupi silahkan melepaskan monster atau membatalkan tangkapan.]
__ADS_1
Theo melihat kapasitas yang dibutuhkan adalah 13, untuk saat ini Theo tidak akan melepaskan monsternya dan memilih membebaskan Dryad.
Theo sudah tahu besar kapasitas Dryad sekarang mencari Sylph, seekor Roh angin berwujud peri berwarna hijau.
Tidak berapa jauh dari tempat Dryad ada Sylph dengan beberapa kawanan monster yang melindunginya.
Dengan semua summonnya Theo menghabisi mereka dengan cepat dan hanya menyisahkan Sylph yang ketakutan.
Theo menangkapnya dan sama seperti saat menangkap Dryad ada sebuah pemberitahuan.
[Perhatian kapasitas tidak mencukupi silahkan melepaskan monster atau membatalkan tangkapan.]
Theo melihat kapasitasnya lebih besar dari Dryad, setelah melihat deskripsinya sepertinya Sylph lebih berguna dalam pertarungan ketahanan dan Dryad sangat berguna untuk membalikan situasi.
Sambil berpikir Theo membebaskan Sylph untuk menentukan monster apa yang terbaik baginya sekarang.
Setelah lama berpikir Theo memutuskan menangkap Dryad untuk pertarungan pembalik situasi.
Theo menelusuri pepohonan mencari Dryad hingga tiba di dekat danau.
Alangkah terkejutnya dengan pemandangan yang dilihatnya, tampak seperti seekor Sylph peri cantik tetapi warna pakainnya hitam dan dia dikelilingi oleh banyak monster yang memutari seakan menyembahnya.
Selain melihat pemandangan yang aneh Theo juga tidak pernah melihat Sylph hitam itu didalam katalog monster.
Theo melihat para monster yang memujanya lebih dari sepuluh terdiri dari beruang, gnome, faun manusia separuh kambing dan ada monster dengan kepala dan berbulu rusa berperawakan seperti manusia dengan ukuran dua kali lipat dari beruang besarnya sedang duduk bersila dimana Sylph hitam duduk dalam pangkuanya.
[Monster unik ditemukan Dark Sylph.]
Pantas saja Theo tidak pernah melihatnya dan beruntung bisa menemukan monster ini.
"Sepertinya aku sudah tahu buah itu akan kuberikan pada siapa," kata Theo dengan senyum lebar.
Theo segera mensummon monsternya dan membentuk formasi menyerang.
"Maju!"
Para monster yang tadinya sempat kaget tiba tiba mengambil posisi siaga.
Monster rusa yang bernama Dorburo tidak bergerak dan hanya berdiri melindungi Dark Sylph dengan mendekapnya.
Gort dan Gornage bertarung dengan masing masing beruang sementara 2 beruang sisanya ditahan oleh Gotcha dan tim Gobiru.
Para Gnome mencari tempat untuk menembakan panahnya.
Para faun juga menyerang sisa dari party Theo.
Dark Sylph hanya melihat dari kejauhan sepertinya memantau
Para beruang tampaknya memikiki level lebih tinggi karena serangan Gornage dapat ditahan bahkan memukul mundurnya.
Gort juga harus bertahan dengan kesusahan menghadapi cakaran beruang
Untungnya Gotcha memiliki kecepatan lebih tinggi sehingga dapat menghindari semua serangannya dan memberikan serangan balik.
Tim Gobiru juga susah payah menahan serangan beruang meskipun bertiga.
__ADS_1
Yang lebih parah serangan para faun menghajar Grass, Gross dan sisa para goblin.
Beruntung sekali Dorburo hanya melihat jika sampai memutuskan menyerang sudah dapat dipastikan party Theo akan tamat.
"Guts"
Theo memerintahkan Guts untuk menyerang Dorburo dan mengetes kekuatan dari Dorburo.
Saat Guts mendekat dan akan melancarkan serangan dengan skill Jabnya, Dorburo dengan satu tangannya mengipaskan Guts membuatnya terlempar jauh hingga membentur pohon.
[Guts telah mati]
Mulut Theo mengangah melihat pemberitahuan barusan hanya dengan kibasan tangan mampu membunuh Guts, kekuatannya dua kali lipat bahkan tiga kali lipat dari Arm Kong.
Memang terlihat Dark Sylph mewaspadai Theo yang tidak bergerak hanya memantau kemungkinan jika Theo bergerak Dorburo juga akan bergerak, Theo berdoa dalam hati semoga Dorburo tidak ikut bertempur.
Theo sedang mengamati medan pertempuran terlihat Gotcha dengan cukup mudah menghindari serangan beruang dan memberikan tebasan tapi sayangnya tiap kali darah berkurang si Dark Sylph memberikan penyembuhan sehingga tidak ada yang berubah dari pertarungan.
Theo mengamati medan yang lain dimana Gort mampu bertahan dari serangan beruang dan sesekali Theo membantunya dengan skill First Aid.
Di sebelah kanan Theo terlihat tiga Goblin melawan Beruang dengan gerakan cepat.
"Light Step"
Goblin menusuk dan dibalas dengan terkaman beruang dimana cakar beradu dengan tombak membuat pertarungan seimbang.
Di sisi kiri Theo sisa Goblin bertarung sambil melindungi Gupi dan pasukan pemanah dimana mereka cukup bisa mengimbangi para Faun meskipun cukup rawan.
Harapan Theo untuk mengubah pertarungan adalah dengan Gornage yang bertarung dengan sengit.
Cakaran beruang berbenturan dengan kapak menimbulkan bunyi keras, Theo tidak perlu repot-repot menyembuhkan dengan efek life steal Gornage mampu menambah darahnya.
"Gornage Charge"
Tabrakan Gornage membuat beruang tertegun hingga Gornage mengeluarkan serangan andalannya
"Leap Crush"
Gornage melompat dan menghancurkan beruang dibawahnya sayangnya darah beruang masih tersisa 10% dan dengan cepat Dark Sylph memberikan penyembuhan sehingga beruang dapat menyerang Gornage kembali yang dalam keadaan lengah.
Darah Gornage berkurang setengah dengan serangan beruang berkali-kali tapi bukan Gornage jika sudah menyerah.
"Vampiric Hack"
Kapak Gornage mengeluarkan cahaya berwarna merah darah dilanjutkan dengan skill putaran Gornage
"Whirlwind Cleave"
Gornage berputar dengan kapaknya menebas berulang kali membuat darahnya terisi kembali hingga penuh.
...**silahkan like dan comment...
...Comment kalian sangat membantu author bersemangat...
...Negatife comment will be forgiven**...
__ADS_1