Aku Seorang Summoner

Aku Seorang Summoner
Berlatih


__ADS_3

Berjam jam Theo melatih skillnya saat Cooldown habis Theo melancarkan skill Double Slashnya lagi dan di tengah waktu menunggu skillnya selesai Theo melatih skill berpedangnya yang dulu pernah dipelajarinya.


Saat SMP Arya adalah pemain Kendo dengan bakat cemerlang dan sering tampil dalam perlombaan bahkan mendapatkan beasiswa ke jepang tetapi karena kekurangan biaya dan tidak ingin jauh dari ibunya Arya harus berhenti dan membantu ibunya.


Meskipun ibunya menyuruhnya tetap berlatih mengikuti les Kendo tetapi Arya menolaknya dengan berbagai alasan.


Untuk mempelajari skill Double Slash saja memerlukan waktu tiga jam lebih apalagi untuk skill Triple Slash dimana memerlukan lima kali lebih banyak syarat yang dibutuhkan dan cooldown yang lebih lama bahkan jika Theo ingin segera menguasai skill masih memerlukan waktu 10 jam lebih.


Di tengah waktu Cooldown Theo menghubungi Boby agar menyampaikan kepada ibunya bahwa dirinya akan menginap di rumah Boby, karena jika menunda maka Theo harus mencari monster yang cukup kuat lagi dan ditakutkan akan kesulitan mencarinya.


"Sampai segitunya yang ingin berkencan" goda Boby melalui pesan Chat dan Theo menghiraukannya dan lebih memilih fokus ke latihan berpedangnya.


Sepuluh jam telah berlalu dan Theo masih belum menguasainya, orang biasa akan lelah dan menyerah tetapi Theo malah semakin bersemangat meskipun psikisnya lelah.


Theo melakukan tebasan horizontal, vertikal,diagonal, tusukan, tebasan ke arah kepala, tangan, badan serta teknik melangkah maju mundur kanan kiri.


Theo mengulangi semua yang pernah diajarkan berulang ulang kali sampai ingat kembali serangannya.


Lima belas jam telah berlalu dan Theo masih belum mendapatkan skillnya.


Ketika tujuh belas jam telah berlalu sebuah pemberitahuan yang ditunggu- tunggu Theo muncul.


[Player Theo menggunakan skill Double Slash sebanyak 500 kali dan berhasil mendapatkan skill Triple Slash]


"Akhirnya," kata Theo dengan hembusan Panjang.


'Monster ini sepertinya tidak mempan dengan serangan fisik lebih baik kugunakan itu.'


"Spell Scave"


Theo menyimpan pedangnya dan mengangkat tangannya keatas.


"Fireball"


Sebuah bola dengan kecepatan tinggi menyambar Stone Boar membuatnya kesakitan.


'Tampaknya serangan magic lebih berdamage daripada serangan fisik.'


Stone Boar yang semakin beringas mulai menatap Theo dengan Amarah dan hendak menyeruduk mengindari Gort.


Tapi tidak semudah itu Gort membiarkan dirinya Lolos.


"Shield Bash"


Dari samping Stone Boar, kibasan Tameng menghantamnya dengan keras membuatnya terlempar sepuluh meteran tetapi tampaknya tidak memberikan damage yang berarti.


Tetapi Theo sudah mensummon Gupi dan sudah bersiap melempar bola api.

__ADS_1


"Fireball"


Bola api menghantam tepat di wajahnya membuat Stone Boar terkapar tak berdaya dan Theo mendekatinya sambil menggunakan skill favoritnya.


Theo mengeluarkan pedang dan menikamkan ke perut Stone Boar dan menghilangkan nyawanya.


[Stone Boar telah mati]


Stone Boar yang mati menjatuhkan kulit nya yang keras, daging dan gading dan segera dimasukan kedalam penyimpanannya.


Sebenarnya Theo masih ingin melakukan percobaan tetapi karena sudah terlalu lelah memutuskan kembali ke kota dan segera logout.


Sesudah logout jam menunjukan sudah pukul 2 dinihari, Arya segera tidur menghiraukan godaan Boby.


********************************


Di sekolah Arya berpapasan dengan Varia yang menunjukan tangannya membentuk simbol peace seolah mengatakan dua hari lagi bersiaplah, Arya menjawab dengan anggukan singkat.


Sepulang sekolah Arya tidak langsung login tapi meneliti skill apa yang bisa berkembang seperti skill Slash tetapi dari skill yang dimiliki goblin milik Arya kebanyakan susah untuk dipenuhi seperti contoh skill Smash dapat mempelajari skill Bone Breaker dengan syarat harus menggunakan 100 kali dan menjadi Mercenary Swordsman jadi meskipun sudah menggunakan Skill sebanyak 100 kali tetap tidak akan mendapatkan skill baru karena ada persyaratan lainnya memiliki job Mercenary Swordsman.


Arya mencari di forum dan sepertinya skill Triple Slash sudah tidak dapat berkembang lagi dan Arya berharap menemukan skill Swordsman lain yang dapat dikembangkan dan memberikannya kepada Goblin untuk dipelajari.


Tapi dari semua itu yang dibutuhkan juga skill kelincahan untuk melatih langkah berpedangnya.


'Aku menghabiskan uangku untuk membeli skill mahal.' desah Theo.


Untungnya penjualan potionnya masih laku keras mungkin Arya akan membeli resep pembuatan potion yang lebih tinggi.


Tinggal dua hari lagi untuk persiapan quest raja hutan Urcelos Arya akan melakukan semua yang bisa serta ingin menaikan level meskipun susahnya minta ampun, dengan bertambahnya jumlah summonnya semakin berat untuk menaikan level.


[Selamat datang Player Theo]


Theo yang sudah login seperti biasa membuat potion selama satu jam dan berikutnya segera menuju Oloff Grassland, begitu tiba langsung mengaktifkan skill Spell Scave untuk mencoba sesuatu.


[Tidak dapat menyalin skill]


"Tidak bisa ternyata," kata Theo kecewa.


Skill yang ingin disalin Theo adalah skill milik Gotcha Dual Blade dan sepertinya tidak dapat menyalin skill pasif dan berganti dengan memilih skill Slash.


Theo ingin mencoba kemampuan berpedangnya dan beruntung didepannya sudah ada dua tumbal yang siap jadi korbannya.


Kemarin Theo kesusahan menghadapi dua serigala bagaimana dengan sekarang.


Theo yang sudah bersiap dengan pedang terhunus menunggu serigala datang menyerang.


Serigala pertama menyerang, Theo hanya menghindarinya dan giliran serigala kedua Theo bersiap menebas, tidak seperti kemarin yang menebas asal asalan sekarang Theo dapat menargetkan mana yang akan ditebas dan sasaran Theo adalah kaki belakang kanan serigala dengan sedikit menghindar.

__ADS_1


Serigala kedua bergerak dengan pincang sementara serigala kesatu menyerang lagi, Theo sekarang dapat mempertahankan keseimbangannya setelah menebas sehingga dapat menahan serigala satu dengan pedangnya.


Theo mundur sedikit menghindari serigala satu untuk menyerang serigala dua yang pincang


"Mati kau" ucap Theo dengan santai


"Double Slash"


[Serigala telah mati]


Dan dari belakang serigala satu menyerang.


"Mudah" kata Theo tersenyum tipis


"Triple Slash"


Tiga tebasan pedang bolak balik menggores tubuh serigala dengan cukup dalam membuatnya tidak bernyawa.


[Serigala telah mati]


"Fiuhhh"


Theo tidak menyangka kemarin setengah mati menghadapi dua serigala sekarang bahkan tidak cukup untuk membuatnya berkeringat.


Bahkan Theo bisa mengincar sasaran yang diinginkan dengan santai, tidak sia sia waktu yang dihabiskan untuk melatih ilmu pedangnya lagi.


Triple Slash


Rank : D


Deskripsi : serangan dasar milik Swordsman tebasan tiga kali pengembangan dari Double Slash.


Efek : Atk 3x140%


Cost mana : 10


Cooldown : 4 menit 45 detik


Dua serigala bukan masalah bagaimana jika tiga serigala tidak empat serigala akan kucoba.


Tidak berapa lama Theo sudah menemukan 5 serigala bukan empat serigala.


"Terlalu banyak akan kukurangi satu"


"Summon Gotcha"


Tanpa diperintah Gotcha dengan cepat mendatangi kumpulan serigala dan membunuhnya dengan tebasan gandanya.

__ADS_1


"Mundur"


Setelah memerintahkan Gotcha mundur Theo maju dengan pedang terhunus.


__ADS_2