
Theo melihat ada beberapa item yang tergeletak di tempat Artog mati dan memungutnya.
[10 jaring laba-laba kualitas tinggi]
[3 kaki laba laba Artog]
[Skill Core Acid Rain]
[Ring of Artog]
'Ini dia!'
Item yang diharapkan Theo ternyata benar benar jatuh ini murni keberuntungan atau karena party mereka hanya berdua dan memasukinya dalam level rendah tidak ada yang tahu.
"Scand apa aku bisa memiliki cincin?" Tanya Theo setengah berharap.
"Bicara apa kau tentu saja kau yang ambil karena itu alasanmu memasuki gua ini kan, aku ambil Skill core ini saja dan kau boleh mengambil drop lainnya asal kau berikan aku beberapa potionmu," ucap Scand dengan kedipan mata.
"Tentu saja," kata Theo dengan wajah cerah.
Theo sangat bersyukur satu party dengan Scand yang sangat pengertian.
Setelah mengumpulkan jarahan Theo dan Scand keluar dan kembali menuju kota.
"Apa yang ingin kau lakukan Theo?" tanya Scand.
"Aku akan ke Bardar Shop untuk menjual potion lagi."
"Baiklah kabari aku jika ada petualangan gila lagi."
Scand masih tidak percaya berhasil menyelesaikan Artog Lair dengan hanya berdua.
Setelah berpisah Theo mencari tempat agak sepi untuk mengecek statusnya.
Theo
Level : 16
Ras : manusia
Job : summoner
Title : Goblin expert, Insect Repellent, Fire Fist
Fame : 20
Str : 4
Agi : 5
Int : 5
Vit : 3
HP : 70
MP : 50
Capacity : 13
Skill : [Capture, release, summon, call, first aid , Asklepios sight, Goblin Warcry, Spell Scave, Einherjar Gift]
Point distribution : 6
Theo mengecek Title yang didapatkannya terakhir kali.
Title : Fire Fist
Memberikan damage + 20% dan fire damage saat menggunakan pukulan.
Theo melihat deskripsinya dengan kecewa.
'Melihat efek title ini akan membuat semua tipe petarung tangan kosong meneteskan air liur tapi untuk summoner seperti aku apa gunanya,' gumam Theo.
'Tapi tunggu dulu mungkin dengan skill itu aku bisa memanfaatkan title ini.'
Sepertinya Theo memiliki ide lain untuk kedepannya dan berikutnya Theo melihat summonnya meskipun tidak ada hal yang baru tetapi Theo akan mengatur formasi lagi.
"Yang pertama tim Gotcha mereka sudah cukup bagus sebagai damage dealer akan kuberi nama sisa dari tim Gotcha."
Theo melihat ada yang aneh dengan panel Gotcha dan Theo segera membukanya.
Gotcha (goblin)
__ADS_1
Level 16
Title : First Loyalty
Klasifikasi : Human Beast
Str : 4
Agi : 12
Int : 3
Vit : 3
Hp : 30
Mp : 15
Evolusi : -
Skill : Swordmanship, Dual Edge(pasif)
Cost Summon : 1 MP
Capacity :1
Potency : 16%
Theo melihat status agi milik Gotcha cukup tinggi karena banyaknya bonus yang didapatkan dan Theo terpaku pada satu kalimat yaitu title.
'Gila kenapa monster memiliki title segala.'
Karena penasaran Theo mengklik title tersebut.
Title : First Loyalty
Saat stat pemilik naik pemilik title juga akan naik.
"title ini tidak masuk akal, tampaknya Gotcha akan menjadi petarung terdepan untuk Swordman," ucap Theo dengan antusias.
Berikutnya Theo melihat daftar nama Gort karena warnanya bercahaya Theo menekannya untuk melihat lebih detail dan Theo cukup terkejut dengan hasilnya.
[Gort siap untuk bervevolusi apakah anda menerimanya ya/tidak.]
Tetapi Theo masih ragu untuk merubahnya, apakah nanti kapasitasnya berubah maka akan merubah susunan formasi berikutnya.
Tetapi masa bodoh dengan itu Theo tidak bisa menutupi rasa penasarannya dan masih ada sisa poin akan diletakan pada Int semua dan Theo menerimanya.
Sebuah cahaya menerangi panel milik Gort dan tampilannya sudah berubah bukan Gort lagi tetapi goblin dengan badan besar tiga kali lipat dari goblin biasa dengan cepat Theo melihat statusnya.
Gort (Hobgoblin)
Level 15
Klasifikasi : Human Beast
Rank : F
Str : 4
Agi : 2
Int : 4
Vit : 12
Hp : 120
Mp : 20
Evolusi : bisa
Skill : Shieldmanship, Shield Bash
Cost Summon : 1 MP
Capacity :1
Potency : 0%
Theo masih tercengang melihat status Gort walaupun sudah berevolusi tetapi kapasitasnya tidak berubah padahal waktu menangkap Hobgoblin sebelumnya membutuhkan kapasitas sebesar 5.
Theo menyimpulkan kapasitas monster tidak akan pernah berubah dari awalnya setelah berevolusi maka akan lebih baik jika Theo mencari monster yang rendah yang dapat berevolusi.
__ADS_1
Berikutnya Theo mengecek status goblin yang lain barangkali ada keanehan seperti Gotcha dan Gort tetapi ternyata tidak.
"Oh si goblin kecil sudah level 10 waktunya mendapatkan job."
Theo mencari Job yang cocok untuk goblin sepertinya pemanah Theo mencarinya dengan malas.
Saat mencari tiba tiba Theo berhenti yang tadinya mengantuk pandangannya menjadi jernih.
"Apa ini... kenapa ada job ini."
Theo masih tidak mempercayai matanya.
Job yang dilihat Theo adalah Mage sungguh aneh ada goblin bisa menggunakan sihir.
"Woohooo" teriak Theo berulang ulang
Kali ini Theo menjadi sangat bersemangat bagaimana tidak Theo menemukan monster yang dapat menggunakan serangan Aoe (Area Of Effect) tetapi sebelum memutuskan Theo melihat lagi apakah ada job yang lain seperti penyembuh dan ternyata tidak ada.
Setelah merubah job dari goblin kecil Theo masih memikirkan skill sihir apa yang cocok untuknya.
Dengan adanya goblin mage Theo bisa memiliki variasi formasi lagi dan Theo tersenyum puas membayangkannya.
"Sudahlah akan kupikirkan nanti lebih baik aku ke tempat Bardar."
Setelah memberi nama goblin kecil Theo menutup statusnya dan segera menuju Bardar shop.
Theo melihat antrian sudah tidak ada sepertinya karena barang yang dijual sudah habis dan Theo hanya melihat ada beberapa pembeli saja
"Ayolah paman jual potionnya kepadaku aku sangat membutuhkannya," kata salah satu player.
"Sudah kubilang barang sudah habis jika ada aku akan memberitahu di forum" tegas Bardar dengan sedikit kesal.
Tidak sengaja Bardar melihat Theo dibelakang wajah kesalnya menjadi cerah.
"Oh bo..."
Saat Bardar memanggilnya Theo segera menaruh jari telunjuknya di bibirnya agar Bardar diam.
Saat para player menoleh Bardar segera mengalihkan perhatian.
"Bo-bodoh pergilah kalian jika tidak ingin membeli sesuatu," usir Bardar.
Dengan rasa kecewa semua pembeli segera pergi
"Bos apa yang kau butuhkan, apa kau menjual potionmu juga?" Tanya Bardar dengan antusias
"Sebenarnya aku ingin menyerahkannya tadi tapi tempat ini penuh sekali dan saya belum memiliki kontak anda."
"Lihatlah siapa yang berbicara dan gara gara siapa tempat ini penuh," ucap Bardar sembari tertawa.
"Betul juga silahkan invite saya sebagai teman anda," Sambung Bardar.
"Paman ayolah kenapa tidak berbicara seperti biasa."
Theo merasa risih mendengar Bardar berbicara dengan sopan.
"Bagaimana mungkin saya bicara tidak sopan kepada bos saya," kata Bardar serius
"Mungkin lebih baik potion ini kujual di toko sebelah saja," ancam Theo.
"Hei ayolah aku hanya bercanda kenapa serius sekali."
Dan mereka berduapun tertawa
******************
Seorang pria dengan wajah datar menatap banyak layar monitor game New World seolah mencari sesuatu di game tersebut.
Tiba-tiba pintu terbuka seorang pria tua dengan setelan jas memasuki ruangan.
"Apakah ada yang anda butuhkan tuan?" tanya pria tua itu.
"Apakah kau sudah menemukan siapa player yang telah membuka quest utama Pak Dir."
Dengan tertunduk pria tua ini menjawab.
"Maafkan saya Tuan sampai saat ini kami belum dapat menemukan player tersebut dari informasi hanya namanya saja yang dapat diketahui yaitu Theo."
"Baiklah tolong lakukan pencarian lagi"
"Baik tuan dilaksanakan."
Dengan nada kecewa pria itu memerintahkan pria tua itu keluar
__ADS_1
"Theo...Hmmm... siapa sebenarnya dia"