
Sementara yang lain mencari Theo malah melihat titik dan mencari tanaman dan yang paling membuatnya penasaran adalah skill yang baru didapatkannya, segera Theo mengeceknya.
Sage Seal
rank : Unique
Deskripsi : skill yang diwariskan oleh bangsa Elf secara turun temurun
Efek : menyegel salah satu skill target
Cost mana : 6
Cooldown : 1 jam
Perhatian : skill ini tidak dapat menyegel skill yang sama pada orang yang sama
Theo memperhatikan skill ini dengan seksama dan menurutnya skill ini benar-benar sangat berguna dan karena ada perhatian tidak bisa menyegel skill yang sama dia harus menggunakan dengan bijak kapan harus digunakan atau dalam situasi terdesak.
Skill Sage Seal memiliki Rank Unique sepertinya tidak terikat dengan aturan Rank dan mungkin skill ini hanya satu-satunya di New World karena terlihat dari deskrpisinya skill warisan dari para Elf dan sekarang seorang Player memilikinya.
Skill ini akan sangat OP (Over Power) jika tidak memiliki batasan bayangkan setiap kali melawan Anakin Theo mengunci skill Summonnya, Anakin hanya akan terlihat seperti NPC tidak berguna.
Setelah beberapa jam Theo menerima banyak pemberitahuan dari monsternya tapi sayangnya masih belum menemukan Orc seperti yang dideskripsikan Theo.
Kedua serigala sempat dihadang oleh kawanan Dorburo untungnya berhasil menghindari pertarungan dan Silphie sudah membawa beberapa pengikut sementara Ghost sempat menyelinap ke desa Elf lain dan langsung pergi.
Sudah cukup lama waktu berlalu dan banyak desa Orc yang ditemukan tetapi masih belum menemukan yang Theo cari hingga ada pemberitahuan dari monster yang paling tidak disangka oleh Theo yaitu Gupi, dia menjelaskan ada banyak Orc serta para Elf yang dijadikan budak sepertinya memang desa itu yang dinaksud Theo karena dari cerita Zevlar banyak Elf yang ditangkap juga.
'Tidak kusangka dari banyaknya monster malah dia yang menemukan lebih dahulu,' pikir Theo.
Tetapi Theo belum dapat memastikan sebelum melihat dengan mata kepalanya sendiri.
Theo sampai ditempat yang ditunjukan Gupi dan menarik semua monster miliknya.
Theo tidak melihat Orc dengan Armor hitam tetapi Theo melihat banyak Elf baik laki dan perempuan yang tangan dan kakinya diborgol dengan gelang hitam besar, kondisi sangat mengenaskan mulai tubuhnya yang kurus terlihat tulang rusuk yang menonjol hingga cekung pipi yang tirus bahkan pandangan mereka seperti zombie yang tidak memiliki gairah hidup, sepertinya mereke diperlakukan oleh para Orc seperti hewan ternak.
Theo tidak peduli apakah ada Orc Armor hitam atau tidak yang penting dia akan menyelamatkan mereka siapa tahu Theo mendapatkan quest atau hadiah baru.
Dan benar saja saat Theo mulai mendekat ada pemberitahuan yang muncul didepannya.
DING
Quest : selamatkan para Elf dari kekejamam para Orc
Kesulitan : D
Syarat : -
__ADS_1
Hadiah : Skill Eye of Precision
Gagal : warga Leafald akan membenci anda
Terima/Tolak
Theo segera menerimanya dan membaca deskripsi baik-baik, kegagalan akan membuat desa Leafald membencinya, sepertinya benar mereka adalah penduduk desa Leafald yang diculik.
Theo mencoba mengamati keadaan desa tetapi tidak mendapatkan petunjuk berapa jumlah Orc di desa ini.
Orc adalah mahluk yang rakus, memakan apapun bahkan rasnya sendiri bila tidak menemukan makanan, tubuhnya sebesar Hobgoblin tetapi memiliki wajah seperti babi dengan siung di mulutnya dari segi kekuatan jelas diatas para goblin tetapi jika itu goblin biasa sementara goblin milik Theo benar-benar tidak biasa.
"Summon"
Theo mengeluarkan semua summonnya, Karena tidak menemukan petunjuk Theo memutuskan langsung menerobos dari depan.
"Serang!"
Dengan aba-abanya Mereka menyerang dipimpin Gald paling depan.
Para Orc sempat terkejut tetapi dalam sekejap mereka segera memasang posisi bertarung dengan berbagai macam senjata.
Gornage menghantamkan kapaknya beradu dengan kapak Orc terdengar bunyi hantaman keras dan sama-sama tidak ada yang mau mengalah, disusul Gald yang beradu pedang, dari segi kekuatan mereka sama-sama kuat tetapi dari segi kecepatan Gotcha dan Ghost lebih unggul, mereka menyerang satu sisi dan memberikan sayatan-sayatan kepada Orc tanpa bisa membalas satu kalipun.
Kedua serigala bekerjasama mengincar 1 orc dengan gigitan dan cakarnya.
"Sharpshooter"
Sementara Silphie sibuk menyembuhkan para monster yang darahnya mulai berkurang disusul Gotu menembaki Orc yang lengah.
Ditengah kemelut pertempuran Theo menyelinap dibantu Gupi dan menebas tiap Orc yamg lengah sambil menyelamatkan para Elf yang meringkuk.
"Kalian cepat larilah selamatkan diri kalian," perintah Theo.
Mendengar ada yang menyelamatkannya mereka tidak menanyakan siapa dia, mereka segera bergegas dengan tertatih-tatih dengan dikawal oleh Theo.
"Freezing Spear"
Saat mengawal ada dua Orc yang menghalangi, Gupi segera menembakan tombak es dan membekukan mereka berdua.
"Kerja bagus" puji Theo sambil mengelus kepala Gupi.
Kiiikkk
Theo membawa mereka menuju pintu keluar tempat pertama Theo masuk, saat sudah dekat ada 3 Orc lagi yang menghalangi
"Gupi"
__ADS_1
Dengan satu kali teriakan Gupi sudah paham apa yang harus dilakukan.
"Ice Tower"
Dua Orc langsung membeku terkena es yang muncul dari tanah sayangnya Orc satunya lolos karena hanya tergores serangan Gupi, Theo segera maju untuk menghadangnya.
Theo tidak bisa berlama-lama atau bala bantuan Orc akan datang, dia tidak memiliki serangan yang langsung mematikan dan akan sangat rugi jika menggunakan skill Bullet Spear hanya untuk menghabisi 1 Orc sehingga dia memutuskan untuk menghadangnya.
"Ice tower"
Satu serangan dan Orc membeku
"Ayo cepat!" perintah Theo yang langsung direspon oleh para Elf.
Akhirnya Theo berhasil menyelamatkan sekitar 30 Elf berada diluar jangkauan para Orc, saat akan kembali sebuah tangan kurus memegang tangannya dan Theo menoleh melihat Elf yang wajahnya biasanya putih bersih dan awet muda sekarang benar-benar kusut dengan matanya yang cekung memandang Theo dengan memelas.
"Penyelamat mau kemana tolong jaga kami," katanya dengan suara bergetar.
"Kalian sudah aman disini dan sekarang aku akan membantai para babi sialan itu," kata Theo dengan penuh amarah.
"Te-terima kasih penyelamat," kata Elf muda dengan berlinang air mata yang mulai tenang karena perkataan Theo.
Theo segera berlari menerjang dari belakang mencari Elf yang lengah atau sekarat Theo segera menebas dan menusuk.
SRASH SRASH JLEB
[Level Up]
Pertarungan terlihat mudah sampai para Orc yang didalam rumah keluar dengan berbagai senjata berat, jika dibiarkan monster Theo akan tersapu bersih.
"Gald!"
Dengan satu perintah Gald sudah mengerti dan mengeluarkan skillnya
"Warcry"
"Goblin Warcry"
Dengan gabungan skill Gald dan Theo, kenaikan Atk para goblin meningkat dan menyerang dengan beringas tidak peduli banyaknya jumlah Orc mereka tetap menekan.
Goblin Theo membantai dengan cepat terutama Gornage sekali tebas nyawa tiga Orc melayang.
Para Goblin mulai memukul mundur para Orc dengan berbagai serangan ganas.
Dari tempat paling belakang Orc mengenakan baju zirah serba hitam tiba-tiba muncul.
"Ketemu,"
__ADS_1
Orc dengan Armor hitam yang dicari Theo sudah muncul dari bangunan paling besar di desa Orc.