
"Seperti dengan siapa saja kau bos, bawa dulu saja cincinnya nanti kupotong dari keuntungan potion."
Mendengarnya Theo sangat senang dimana dia sangat membutuhkan kekuatan ada yang mensupportnya.
"Baik terima kasih paman tapi potongkan tetap seharga 10 emas."
"Tapi bo..."
"Aku ingin kita sama sama untung paman tidak ada yang dirugikan."
Mendengar itu Bardar sudah tidak ingin berdebat lagi dengan Theo.
"Aku pergi dulu paman."
"Hati hati bos."
Theo menuju Skill Shop untuk membeli Skill Gobiru dan berikutnya menuju Guild umum mencari Quest di papan pengumuman.
Theo memperhatikan quest satu persatu dan tidak menemukan quest yang diinginkannya, saat hendak pergi ada sebuah tangan memegang erat bahunya dan Theo menoleh.
"Hei kawan sepertinya kau sedang kesusahan."
Seorang pria berbadan kekar dengan wajah kotak dan bermata sipit yang hanya kelihatan garis, dengan senyum ramah menyapa Theo.
Theo memperhatikan Pria tersebut dari tampilannya menggunakan baju tanpa lengan dan menggunakan pengikat kepala jobnya pasti Monk.
"Ada yang bisa kubantu kawan," tanyanya lagi.
Theo sebenarnya enggan untuk menjelaskan Tapi tidak ada ruginya.
"Ya... aku mencari quest untuk meningkatkan Str tapi sepertinya tidak ada disini," kata Theo kecewa.
Monk ini kelihatan berpikir sebentar dan berkata lagi.
"Bagaimana jika aku memberikanmu quest yang menambah Str."
"Tentu jika kau tidak keberatan," kata Theo mulai semangat.
"Tapi ada syaratnya," kata Monk dengan tersenyum.
"Apa syaratnya?"
"Kau bayar aku 1 emas bagaimana," kata Monk masih dengan tersenyum.
Mendengarnya ekspresi Theo berubah.
"Kau ingin memerasku huh?" Ucap Theo dingin.
"H-hey ayolah aku tidak memerasmu aku memberikanmu questnya dan akan kubantu sampai berhasil menyelesaikannya baru kau membayarnya,"
"Quest apa yang akan kau berikan?"
"Arm Kong."
__ADS_1
Theo cukup terkejut mendengarnya Quest tersebut adalah menghabisi 10 gorila raksasa memakai pelindung tangan dari besi, mereka disebut Arm Kong.
"Kau kira aku tolol jangan harap bisa membodohiku itu quest khusus untuk para Monk, job lain tidak akan diijinkan memasuki kuil Monk."
"Tenang dulu kawan kau benar tentang itu tapi kau salah satu hal, aku yang akan mengambil quest itu dan memberikannya kepadamu."
Theo segera berpikir dengan cepat Arm Kong adalah salah satu ujian dasar dari kelas Monk hadiahnya menambah 3 Str dan mendapatkan Skill Core Palm Strike dan Theo sudah mempelajarinya Palm Strike dapat mempelajari skill baru tidak ada ruginya dan hanya 1 emas.
"Ayolah tidak ada ruginya meskipun skillnya tidak berguna buatmu tapi kekuatanmu akan bertam..."
"Aku setuju."
"Hah... bagus sekali kawan baiklah tunggu disini aku akan mengambilnya khusus untukmu...Oh iya namaku Jagar senang berkenalan denganmu tunggulah di depan Kuil monk erhm siapa namamu lagi."
"Theo."
"Baik Theo tunggulah."
Jagar segera pergi dengan penuh semangat.
Menurut informasi forum, quest Arm Kong hanya bisa diambil sekali karena salah satu uji coba untuk job Monk, sepertinya Jagar sengaja menjualnya kepada Job lain karena tambahan Str 3 cukup menggiurkan player manapun dan karena melihat Theo dengan job summoner pasti membutuhkan bantuan untuk naik level atau menyelesaikan quest orang seperti Jagar akan langsung menawarinya.
"Idenya boleh juga," kata Theo dengan senyuman.
Theo sudah berada di depan kuil Monk dan tidak berapa lama Jagar datang menghampirinya.
"Hei maaf menunggu," kata Jagar.
"Tidak apa apa bagaimana questnya?"
Jagar mengulurkan tangannya dan Theo segera menjabatnya dan tampilan questpun muncul.
Quest
Ujian pemula Monk
Misi : kalahkan 10 Arm Kong
Kesulitan : D
Syarat : solo atau party 2 orang
Hadiah : Str + 3, fame + 10, skill core Palm Strike
Terima/tolak
Quest ini biasanya digunakan oleh 2 player dimana satunya sebagai mentor, Tanpa ragu Theo segera menerimanya dan ternyata benar quest tersebut dapat diterima job lain.
"Sekarang Invite aku kedalam partymu," pinta Jagar.
Theo segera menginvitenya dan Jagar segera menjelaskan Arm Kong kebanyakan berada di sekitar selatan desa Beorn.
Desa Beorn sendiri berada di dekat Forest of Bain, setelah melintasinya akan terlihat desa Beorn.
__ADS_1
Theo belum memiliki Teleport untuk ke desa itu karena belum pernah kesana lagipula desa itu adalah tempat pertemuan dengan party Varia dan sudah seharusnya Theo harus kesana.
Dan segera Theo menuju desa Beorn dengan dipandu Jagar melintasi Forest of Bain sambil menghindari serangga serangga yang berlalu lalang.
Setiba di desa Beorn Theo melihat desa yang ternyata cukup ramai oleh player dan penjual yang hanya menggelar tempat dengan memajang dagangannya.
Tampaknya desa ini digunakan oleh para player sebagai tempat persinggahan.
Theo segera menuju pusat desa dan mendaftarkan dirinya di penjaga teleportasi dimana terdapat dua orang penjaga yang menjaga sebuah benda mirip pintu besar dimana pintu tersebut hanya terlihat tampilan bening seperti cermin dimana orang orang menyebutnya Warp Gate.
Dengan menggunakan gate ini Theo tidak perlu susah-susah melintasi hutan hanya dengan membayar 1 perak Theo bisa segera menuju tempat yang telah didaftarkan sebelumnya, karena selain membayar player juga harus mendatangi tempat ini sekali agar data player di rekam oleh gate.
"Theo apakah sekarang saatnya," tanya Jagar.
"Iya," jawab Theo singkat.
Theo dan Jagar menuju selatan Beorn Village dan memasuki hutan meskipun hutan itu tidak terlalu lebat tetapi banyak monster yang cukup kuat, Theo dan Jagar hanya menghindarinya karena fokus utamanya hanya Arm Kong.
Setelah 30 menit keluar dari desa Theo akhirnya sampai ke tempat habitatnya Arm kong.
Terlihat gorila seukuran dua kali manusia biasa dengan bulu berwarna ungu gelap dan ditangannya terdapat pelindung tangan dari besi hitam dengan ukuran tiga kali dari tangan manusia.
Saat Theo hendak bergerak Jagar menghentikannya.
"Jangan Theo kita akan mati jika menghadapi bergerombol, target kita Arm Kong yang sendirian."
Theo mengikuti arahan Jagar karena sudah berpengalaman dan mereka pergi dari sana mencari Arm Kong sendirian.
Dari semak-semak tempat mereka bersembunyi tampak Arm Kong sedang memakan buah bersandar pada pohon.
"Itu dia," kata Jagar dengan lirih.
"Biar aku yang mencobanya lebih dahulu," kata Theo.
"Apa... hei... kau sudah merekrutku biar aku yang bekerja untukmu."
"Tenang saja aku tetap akan membayarmu kok," ucap Theo dengan tersenyum.
"Summon Guts."
Theo mengeluarkan goblin boxer yang sudah ia beri nama untuk mengetes Arm Kong dan melatih Guts.
Guts langsung menerjang dan memberikan pukulan-pukulan dilanjutkan skillnya.
"Jab."
Tinju Guts menghantam wajah Arm Kong tapi sepertinya tidak terlalu berefek malah membuat Arm Kong semakin marah.
Giliran Arm Kong yang menghantam dengan sasaran wajah Guts sementara Guts melindungi wajahnya dengan tangannya tapi...
DUAKKK
Pukulan Arm Kong menembus defense Guts dan menghantam wajahnya dengan keras membuatnya terlempar kurang lebih 10 meter.
__ADS_1
[Guts dalam posisi sekarat]
Theo hanya bisa melongo melihat Guts tersungkur dalam sekali pukul.