Aku Seorang Summoner

Aku Seorang Summoner
Goblin Champion


__ADS_3

Sambil mengendap Theo memerintahkan Gowan dan Gotu untuk membidik kedua goblin di menara pengawas.


"Apakah kalian dapat menembak mereka?" Tanya Theo memastikan.


"Kikkkk." mereka menjawab tanpa ragu-ragu.


"Baik tunggu aba-abaku."


Theo menunggu situasi yang tepat menunggu mereka lengah.


"Sekarang."


"Sharpshooter."


"Sharpshooter."


Dua anak panah melesat dengan kecepatan tinggi, bersarang tepat di kepala mereka membuat goblin mati seketika.


"Berhasil," kata Theo dengan mengepalkan tangan.


Tapi kegembiraan dia hanya sekejap Theo tidak menyangka ada goblin lain di menara pengawas sepertinya si goblin tertidur begitu temannya mati dia terbangun.


"Tembak dia," perintah Theo dengan tergesa-gesa.


Tapi terlambat si goblin sudah meniup terompet yang terbuat dari gading monster dengan keras tanda adanya penyusup.


"Sial!" Umpat Theo.


Dia berpikir apakah harus mundur dulu atau langsung menyerang dan Theo memutuskan untuk mundur.


Saat akan melarikan diri sebuah pemberitahuan muncul di kepalanya.


[Anda akan dianggap gagal menyelesaikan misi jika meninggalkan tempat ini]


"Brengsek!" Umpat Theo berkali kali.


Theo tidak punya pilihan selain harus menyerang.


"Summon"


Theo mengeluarkan semua monsternya dan membentuk formasi menunggu pintu masuk raksasa terbuka tetapi di tunggupun pintu itu tidak terbuka sepertinya mereka semua bersiaga dibalik itu.


"Baiklah jika itu yang kalian inginkan."


"Spell Scave"


Theo mengeluarkan Urcelos Spear miliknya sepertinya dia akan bertarung menggunakan tombak.


"Bullet Spear"


Tombak melesat dengan kecepatan peluru menghancurkan pintu raksasa dengan ledakan besar membuatnya porak-poranda.


Melihat pintu tebal dan kokoh hancur berkeping-keping nyali para goblin sepertinya menciut.


Saat salah satu goblin hendak mengambil tombak milik Theo, tombak itu menghilang dan kembali pada pemiliknya.


"Mau apa kau dengan tombakku," seringai Theo sambil mengganti tombak dengan pedangnya.


Ketika pintu yang menghalangi menghilang terlihat ratusan goblin dengan membawa berbagai macam senjata mulai pedang, kapak, pentungan dan lain-lain siap menyerang.

__ADS_1


Seekor goblin keluar dari kerumunan, goblin tersebut berbeda dengan goblin lain yang kecil ataupun gemuk besar seperti Hobgoblin, goblin ini memiliki perawakan kekar dan tubuhnya sebanding dengan Gornage atau para Orc, dengan menggunakan helm besi dan pelindung bahu serta membawa Great Sword seolah menunjukan kekuatan dan kekuasaanya.


Theo melihat dengan Titlenya nama Goblin Champion itu berwarna emas, tanpa tahu statusnya pun goblin itu pasti memiliki keunikan dan Theo berencana untuk menangkapnya.


Goblin Champion mengangkat pedangnya tinggi dan berteriak sepertinya mengeluarkan skill sejenis Warcry membuat keberanian muncul dari para goblin yang nyalinya menciut.


"KIIIKKKK!" Seru goblin champion menunjuk party Theo dengan pedangnya seolah berkata untuk menyerang.


Para goblin yang terdiri dari goblin biasa dan Hobgoblin berlari melewati Goblin Champion hendak menyerang Theo.


Theo berpikir sepertinya ini adalah kelompok pertama karena Theo mendengar dari goblin yang mendatanginya Belgald memiliki dua Goblin Champion.


Theo tidak boleh menyia-nyiakan kekuatannya karena dia tidak tahu apa yang akan dihadapinya nanti.


Theo maju sendiri kedepan menghadapi ratusan goblin sendirian, saat para goblin yang beringas berjarak sepuluh meter Theo mengulurkan telapak tangan menghadap mereka.


"Fire Blaze"


Theo mengeluarkan apinya selama 10 detik sampai mananya tidak bersisa tetapi sebelum habis Theo mengaktifkan efek Artog Ring membuat mananya penuh kembali dan melancarakan serangan api sampai habis tak bersisa.


Semburan api panas membakar banyak goblin dan memusnahkan lebih dari separuh jumlah goblin bahkan membuat Goblin Champion tak percaya dengan apa yang dilihatnya sampai tubuhnya gemetar.


Setelah mananya habis Theo mundur kebelakang untuk memulihkan mananya dengan mana potion dan memerintahkan pasukannya untuk menyerang.


Goblin Champion yang sempat ketakutan beserta pasukannya telah kembali keberaniannya begitu Theo meghentikan semburan apinya dan mundur.


"KIIIKKK!" perintah Goblin Champion untuk menyerang bersamaan dengan perintah Theo untuk menyerbu.


"Gornage kuserahkan dia padamu."


Gornage hanya mengangguk dan menunjukan seringainya berikutnya dia berlari menuju target yang ditentukan yaitu Goblin Champion.


Meskipun pasukan Theo lebih sedikit tetapi mereka lebih terampil dengan skill yang mereka miliki.


Dengan Gort dan Garr sebagai pelindung terdepan dan tim Gobiru memberikan tusukan penghabisan.


Guts memberikan tinjunya yang menyala-nyala dengan combo Fireball dari Gupi menyebabkan para goblin terkena damage besar dan efek Burn


"Slash"


"Double Slash"


Tim Gotcha yang paling parah mereka menghabisi lawan didepannya dengan sangat cepat.


"Smash"


Gross mengayunkan pedangnya dengan keras membuat beberapa goblin terlempar ke belakang.


"Slash"


"Double Slash"


Goblin musuh tidak memiliki kesempatan untuk membalas balik dan hanya pasrah dimusnahkan.


Goblin Champion tidak memiliki waktu untuk memikirkan anak buahnya karena didepannya seekor Goblin beringas dengan membawa kapak menghampirinya.


Mereka beradu antara pedang dan kapak, tidak ada yang mau mengalah.


Dentingan demi dentingan terjadi, dari segi kekuatan tampaknya sama kuat banyak goblin yang lain ikut memperhatikan karena pertarungan mereka yang paling mencolok.

__ADS_1


Tapi keseimbangan itu rusak ketika Goblin Champion ternyata memiliki skill lain pedangnya mengeluarkan cahaya merah, Goblin Champion beradu kembali dengan Gornage tetapi kali ini Gornage terpukul mundur dengan tebasan Goblin Champion, sepertinya skill yang digunakan adalah untuk memperkuat serangannya.


Tapi bukan Gornage namanya jika menyerah begitu saja, Gornage mulai melancarkan serangan kombo miliknya.


"Tomahawk"


Kapak raksasa dilemparkan berhasil ditangkis dengan mudah karena kekuatannya Goblin Champion yang meningkat tapi tidak selesai sampai disitu, Gornage melompat menangkap kapanya dilanjutkan serangan Ultimate.


"Leap Crush"


Hantaman keras Gornage dari atas kali ini sepertinya tidak dapat ditahan hingga membuat Goblin Champion harus menekuk salah satu lututnya menyentuh tanah, Gornage menepis pedangnya hingga terlempar jauh kali berikutnya Gornage menginjak bahunya hingga Goblin Champion tidak dapat berbuat apa-apa.


Theo berjalan mendekat dari belakang karena anak buahnya Goblin Championpun sudah dibersihkan.


Theo menggunakan skillnya pada Goblin Champion yang sedang merintih.


"Capture"


Dengan satu kali percobaan Goblin Champion berhasil ditangkap.


Goblin Champion


Level 30


Klasifikasi : Human Beast


Str : 12


Agi : 6


Int : 4


Vit : 11


Hp : 110


Mp : 20


Evolusi : bisa


Skill : Warcry, Strenghtening


Cost Summon : 1 MP


Capacity : 8


Potency : 0%


Seperti biasa setelah menangkap terdapat pemberitahuan yang menyatakan kapasitasnya tidak cukup.


[Kapasitas tidak cukup apakah ingin mempertahankan atau melepaskan]


Theo sudah menduga akan muncul pemberitahuan dan bagaimanapun Theo harus merekrutnya karena kedepannya pertarungan akan semakin parah.


Theo mengambil 4 poin dari poin distribusi dan menjadikan Goblin Champion sebagai summonnya.


[Selamat berhasil menjadikan Goblin Champion sebagai Summon]


Theo menyuruh monsternya untuk memulihkan diri tetapi sepertinya tidak sempat karena dari rawa rawa keluar para goblin yang bersembunyi dengan menembakan panah yang membuat Theo mau tidak mau harus memasuki markas Belgald dari pintu yang hancur tadi.

__ADS_1


__ADS_2