Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Bermain trick apa lagi


__ADS_3

Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


"Presdir adiguna,saya akan membujuk adrian, aku harap anda memberikanku kesempatan lagi"


Mengingat penyakit anaknya, rendy sebenarnya tidak ingin buru-buru mengusir cindy, namun ini semua tergantung adrian.


"Apakah kamu masih bisa atau tidak mengobati adrian, ini semua tergantung pada keputusan adrian" selesai mengatakan rendy menutup telepon.


Cindy menghela nafas, selama rendy tidak mengusirnya, sekarang hanya tinggal membujuk adrian.


Jika hanya menghadapi anak-anak saja tidak bisa, cindy merasa sangat gagal.


Ada pepatah jika kamu ingin mengalahkan musuhmu dengan baik,kamu harus mengetahui apa kesukaan dan kelemahannya.Maka kamu akan memenangkan pertempuran, sekarang hanya perlu mencari kelemahan dan kesukaan adrian.


Pengurus tua sangat menghormatinya, biar bagaiamanapun identitasnya sekarang sebagai dokter jenius dan sedang memberikan pengobatan pada tuan kecil.


"Nona Chloe, maksudmu adalah apa harapan terbesar tuan kecil?"


"Benar" cindy mengangguk.


Pengurus tua menghela nafas panjang,lalu mengatakannya.


"----"


Semakin cindy mendengarkan hatinya semakin sakit,ternyata harapan terbesar adrian adalah menemukan mami kandungnya.


Bagi seorang anak yang kekurangan kasih sayang sejak kecil, ia berharap maminya berada di sekitar dirinya.


Namun, rendy melarang untuk memberitahu adrian, bahwa aku adalah mami kandungnya.


Apa yang harus ia lakukan sekarang?


Pengurus tua melanjutkan."Dokter Chloe,anda juga seorang wanita yang mempunyai anak, jadi anda bisa lebih perduli pada tuan kecil,biasanya dia hanya bersama dengan ayahnya dan masih kekurangan kasih sayang."


Cindy mengangguk dan hatinya terasa sakit dan sedih.


Cindy berdiri,tiba-tiba dirinya memiliki solusi.


Ia berjalan ke kamar alvi dan mengetuk pintu.


"Adrian, buka pintu"


"Kenapa kamu masih belum pergi?"


"Ada satu hal yang belum aku lakukan"


"Apa itu?"


"Aku akan mengatakan setelah kamu membuka pintu"


"Sangat menyebalkan"


Setelah membujuk selama 15 menit, akhirnya adrian mau membuka pintu.


Adrian melirik dengan kesal."Cepat katakan"


"Adrian,bagaimana kalau aku tetap mengobatimu dan kita ubah peraturannya?"

__ADS_1


Adrian hanya diam,ia tidak tahu apa yang ingin dilakukan wanita ini.


"Aku ingin mengganti aturan kita bertanding teknik hack setelah akupuntur"


Adrian menatap wajahnya,meskipun merasa penasaran, ia tetap diam.


Cindy melanjutkan."Aku merasa,bahwa tidak baik untukmu tinggal dirumah sepanjang waktu,


bagaimana jika aku menemani kamu berkeliling melihat dunia luar selama dua jam setelah akupuntur, bagaimana menurutmu?"


Adrian sangat terkejut dengan usulan ini,ia memang sangat tertarik berhubungan dengan dunia luar.


Karena kesehatannya yang tidak baik,ayahnya melarang untuk keluar dari rumah.


Tapi, ayahnya pasti akan marah, jika dia mengetahui.


Melihatnya masih ragu-ragu,cindy kembali berkata untuk menyakinkan adrian.


"Ketika kamu sering berhubungan dengan dunia luar,kamu baru dapat bertemu dengan orang sukai dan kalau beruntung akan bertemu dengan orang yang ingin kamu temui"


Mendengar kata orang yang ingin kamu temui, adrian langsung teringat pada maminya.


Ia selalu ingin menemukan maminya,namun ayahnya tidak mengizinkan dan selalu mengatakan maminya telah meninggal.


Jika dia bisa keluar selama dua jam setiap hari, bukankah ini ada kesempatan untuk menemukan maminya secara diam-diam.


Melihat adrian berpikir,cindy merasa sudah berhasil,lalu bertanya."Bagaimana?"


Dalam hati adrian merasa senang,namun dia hanya mengangguk.


Cindy merasa bahagia dan bisa tetap mengobatinya.


"Apakah ayahmu akan menyetujuinya?" cindy merasa khawatir dengan hal ini.


Adrian sangat cerdas dan mengetahui kekhawatiran cindy.


"Aku tidak akan memberitahu ayah"


"Bagus, kalau begitu,janji ya"


Adrian mengulurkan tangan dan mengajak sumpah jari kelingking.


Cindy juga menempelkan jari kelingking.


Akhirnya mereka berdua mencapai kesepakatan bersama,mereka berdua tersenyum manis.


Malam hari, saat rendy pulang dari perusahaan, ia cukup terkejut dengan adrian memberikan kesempatan pada cindy,ini membuatnya penasaran dengan cara membujuk cindy.


Adrian tertegun sejenak, ia tidak mungkin memberitahu ayahnya, kalau akan keluar selama dua jam sehari, kalau ayahnya tahu pasti tidak akan menyetujuinya.


Setelah berpikir sejenak, adrian berkata."Dia sangat ahli dalam ketrampilan medisnya"


"---" hanya karena ini?


Alasan ini membuat rendy ragu,selama ini adrian sangat sulit dibujuk.


Wanita itu pasti memainkan trick lagi!


Ia memandang alvi sebentar,lalu berjalan ke arah ruang kerjanya.


Adrian menghela nafas dalam-dalam,selama ini ia tidak pernah berbohong pada ayahnya dan berharap ayahnya tidak mengetahui.


Keesokan harinya.

__ADS_1


Cindy datang ke villa tepat waktu seperti biasanya.


Rendy memberi peringatan,jika dia berani melakukan yang tidak seharusnya,ia harus menanggung akibatnya.


Cindy mengerutkan alisnya, ia berkata dalam hati: Dasar lelaki bajingan,pria ini selalu berpikir dirinya selalu punya niat jahat,ia adalah mami kandung adrian, mana ada mami yang sengaja melukai anaknya sendiri.


"Apakah kamu mendengarnya?" melihatnya hanya diam,rendy bertanya lagi.


Cindy terpaksa menjawab dengan sopan.


"Iya, saya mendengarnya,presdir adiguna, jangan khawatir,aku tidak akan mengajarkan hal buruk pada adrian"


Rendy menatap tajam, lalu berbalik pergi untuk ke perusahaan.


Cindy pergi ke kamar adrian dan mulai melakukan akupuntur.


Sepanjang prosesnya,adrian terus mendesak untuk mempercepat proses akupuntur.


"Bagaimana jika kamu menusuk jarum yang tersisa sekaligus?"


"Tidak boleh adrian,harus sesuai prosedur"


Adrian menatapnya dengan tajam, ia merasa kesal.


"Akankah pengurus tua akan memberitahu ayahmu?" cindy meras khawatir.


"Jangan khawatir"


Adrian menaruh boneka beruang, lalu menyelimuti, ini seakan adrian sedang tidur.


Ia juga menyuruh cindy untuk memberitahu, agar jangan mengganggu istirahat tuan kecil setelah melakukan akupuntur.


Saat pengurus tua tidak memperhatikan, mereka berdua menyelinap keluar dari villa bersama.


Melihat adrian berada di sampingnya,cindy merasa sangat bahagia, akhirnya bisa bermain bersama dengan anaknya.


"Adrian, apakah kamu ingin memakan dessert, aku akan membawamu kesana"


Adrian meliriknya,meskipun ia ingin memakan dessert,ia bisa meminta pada ayahnya kapan pun, yang lebih penting sekarang adalah menemukan maminya.


"Aku ingin pergi ke hotel x"


"Apa?"


Cindy merasa kaget, mengapa anaknya ingin pergi ke tempat seperti itu.


"Apa yang ingin kamu lakukan di hotel?"


"---" adrian hanya meliriknya.


Ia terlalu malas menjelaskan pada wanita ini.


Mobil berhenti di parkiran hotel x, adrian mengambil ponsel di saku, lalu menelepon bimo.


Bimo merasa terkejut mendapat panggilan dari tuan kecil, lalu menjawabnya.


"Kamu tidak lupa dengan kesepakan kita, kan?"


Mendengar kata kesepakatan,jantung bimo berdetak lebih cepat, tuan kecil memang punya ingatan yang baik.


"Tidak,bagaimana aku bisa lupa"


"Jadi,apakah kamu sudah menemukannya?"

__ADS_1


__ADS_2