Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Merasa curiga


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Takut ada kesalahan rendy melihat dan memeriksa dengan teliti terjemahanan.


Tak disangka, terjemahan dari wanita ini benar semua,sejak kapan wanita ini punya kemampuan?


Rendy menatap wajah cindy."Kamu pernah belajar negara A? mengapa kamu belajar bahasa ini?"


"Untuk memahami file kedokteran dan mempelajari cara penyembuhan penyakit" cindy merendah.


Rendy menyipitkan matanya, melihat wajah mulus,putih dan cantik,terlihat sempurna meskipun hanya memoles dengan bedak.


Riasannya sangat pas dengan setelah pakaian kerja hitam putih.


Tak disangka,wanita ini bisa membuatnya sedikit enak di pandang.


Memikirkan Kata penyakit, rendy kembali marah.


Ia memikirkan adrian ,memang wanita ini bisa menyembuhkan adrian, namun sekarang anaknya ada gejala skezofrenia, ia curiga wanita ini yang menyebabkan penyakit adrian.


Sekarang melihat wanita di depannya tidak lagi enak di pandang.Jangan berharap dirinya akan mau bekerja sama.


"Kerja bagus" rendy memuji dengan suara dingin.


Cindy tersenyum,tidak menyangka rendy akan memujinya, baru merasakan sedikit senang sudah mendengar kata-kata yang tidak enak di dengar.


"Pergi, salin dokumen ini dengan tulisan tangan, harus rapi, kuat dan penuh pesona"


Astaga!


Tulisan tangan dan permintaan begitu banyak!


Sudah ada dokumen yang sudah dicetak, buat apa butuh dokumen tulisan tangan?


"Ini adalah kontrak khusus.Kontrak tulisan tangan adalah syarat dari perusahaan tersebut, kamu adalah karyawan perusahaan, harus ikuti intruksi pimpinan, pergi" rendy segera menjelaskan alasannya.


Cindy juga tahu,pria idiot ini sedang mengatakan omong kosong,tetapi tidak alasan untuk membantahnya.


Ia menatap marah ke arah rendy."Kata asistenmu setelah aku menyelesaikan tugas ini sudah boleh pulang.Sekarang kamu menyuruhku menulis dengan tangan,dengan persyaratan begitu banyak, aku takut akan menunda waktu untuk menjemput adrian"


Rendy terlihat santai."Ini mudah di tangani, jangan mengkhawatirkan adrian, ini mudah di tangani, aku menyuruh orang untuk menjemputnya"


"Tapi.. " dia harus menjemput ketiga anaknya


"Jika kamu ada persyaratan,langsung katakan"


Cindy terlalu malas bicara dengan pria tidak masuk akal ini.


Ia membalikkan badan dan menutup pintu dengan keras.


"Baammm"


Hahahaah!


Sangat marah


Rendy malah merasa bahagia melihat wanita itu marah.


Kamu pikir dengan menggunakan berbagai cara, semua akan berjalan sesuai dengan rencanamu.

__ADS_1


Cindy kembalu ke ruangannya.


Rendy sialan,membiarkan menulis dengan tangan,harus menulis dengan rapi. Ini sama saja sedang menyulitkannya.


Cindy menatap kedua dokumen dan mulai memikirkan solusi.


.....


Adrian melihat orang bukanlah maminya,justru melihat anton, mulutnya kecilnya langsung cemberut.


"Mengapa kamu?"


Anton melihat tatapan dingin,ini masih sama dengan adrian yang biasanya.


Belum ada kejanggalan.


"Daddymu yang menyuruhku datang, apakah menurutmu aku bersedia menjemputmu?"


Adrian mengabaikannya dan masuk ke mobil.


"Bawa mobil dengan kecepatan tinggi"


"Kecepatan tinggi? mobilku tidak bisa melaju dengan cepat, aku hanya bisa mengendarai santai"


Anton melihat adrian yang tidak berbicara mengendarai mobil ke villa gerhana.


Sesampainya dirumah adrian masuk ke kamar dan mengunci pintu.


Anton merasa anak ini memiliki sebuah rahasia dan harus lebih mengawasinya.


Adrian menelepon bobby, mengapa mami tidak datang menjemputnya dan bertanya apakah terjadi sesuatu?


Bobby juga bingung."Mami belum pulang, katanya sedang lembur dan menyuruh kami membuat mie untuk makan siang"


Lembur?


Kemudian mendengar suara mobil ayahnya di halaman dan langsung masuk ke dalam garasi.


Mami tidak bisa pulang dan tidak bisa memasak untuk bobby.Sementara daddy bisa pulang, ini berarti daddy sengaja menyulitkan mami.


Rendy berjalan ke ruang tamu, anton menatapnya dengan serius."Kakak, adrian mengunci kamar ketika kembali,aku curiga dia pasti punya rahasia"


Setelah berkata anton pergi, takut rendy akan memarahinya.


Rendy memikirkan kata-kata anton dengan serius,ia berjalan ke kamar adrian dan mengetuk pintu.


"Adrian, ini daddy, keluarlah untuk makan siang"


Melihat adrian tidak membuka pintu, rendy mengeluarkan kunci cadangan,ia melihat adrian menyembunyikan jam tangan digital.


Adrian sedang menelepon siapa, hingga takut dia mengetahui?


"Adrian,ayo makan"


Adrian mengakuti ayahnya turun dengan kepala menunduk.


Adrian di meja makan mengeluh."Aku tidak ingin makanan seperti ini"


"Hari ini hanya bisa makan ini,makanlah"


Adrian menghela nafas."Kalau kamu tidak menyuruh mami lembur,tidak mungkin kita makan makanan ini dan tidak perlu anton menjemputku"


Rendy menatapnya,siapa yang memberitahu adrian?


"Siapa yang memberitahu kamu,dia lembur?"

__ADS_1


Saat menelepon,bobby memberitahunya,mami sedang lembur dan meminta mereka bertiga untuk memasak mie.


Tapi adrian tidak bisa mengatakannya, mami telah melarangnya memberitahu keberadaan bobby.


Rendy mengerutkan kening, teringat saat masuk ke kamanya, adrian menyimpan jam tangan digitalnya.


Apakah cindy mengadu pada adrian?


Takut dia tahu?


Baiklah, wanita itu berani menyebabkan persilihan dengan putranya, ia harus memberi pelajaran.


Melihat wajah ayahnya yang marah, adrian menundukkan kepala hanya menyesap sup dua kali dan bilang sudah kenyang,lalu kembali ke kamarnya.


Apakah dia sedang mogok makan? membantu cindy unjuk rasa?


Tidak bisa dibiarkan cindy terlalu dekat dengan anaknya.


Saat kembali ke perusahaan,rendy langsung ke ruangan cindy dan memarahinya.


Ia melihat dari kaca jendela cindy sedang menyalin dokumen.


Wanita ini memang mengerti bahasa negara A dan sangat berguna untuk perusahaan.Tidak boleh membiarkan mendekati anaknya lagi.


Rendy membuka pintu kantor dengan keras.


Melihat dia masuk. cindy menyerahkan salinan dokumen.


"Tidak tahu, apakah presdir adiguna puas?"


Rendy mengambilnya, ia melihat tulisan rapi dan baik,tidak di sangka tulisannya indah dan elegan.


Tetapi rendy dengan kejam merobek kertas salinan cindy.


"Tidak bisa, ulang"


Cindy mengepalkan tangan, ia bahkan belum makan siang,saat ingin mendebat sudah mendengar suara rendy.


"Kamu tidak perlu menjadi pengasuh adrian lagi dan jauhi dia"


"Kenapa?"


Cindy mengerutkan alisnya dan tampak bingung.


Sengaja menindasnya di pekerjaan dan tidak membiarkan melihat adrian,rendy benar-benar ingin menyiksanya.


Rendy mencibir."Kamu tahu sendiri,kamu pikir dapat melakukan apapun dengan memanfaatkan adrian, mimpi"


Memanfaatkan adrian?


"Rendy, apa maksudmu?"


"Kamu berutahu adrian lembur dan masih menyuruhnya melakukan sesuatu"


"Tidak ada"


Setelah rendy keluar dari ruangan,cindy merasakan sakit hati memandang sobekan kertas di lantai.


Kenapa rendy memperlakukan dirinya begini?


Selama seharian cindy melamun,jika benar-benar harus melawan rendy, ia tahu konsekuensinya.


Bagaiman dengan adrian?


Adrian butuh perhatian maminya dan kasih sayangnya.

__ADS_1


Malam hari


Adrian masih murung sambil memegang pesawat kertas yang dibuat oleh cindy, tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


__ADS_2