Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Balas dendam untuk mami


__ADS_3

Hallo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Saat ini rendy sedang emosi,kebetulan tidak tahu harus melampiaskan kemana, pintu ruangannya diketuk.


"Masuk"


Suara yang begitu dingin membuat bimo sang asisten takut.


Rendy menatap tajam sang asisten."Sebaiknya kamu ada urusan penting"


Bimo segera menjawab dengan tegas."Presdir, internet di perusahaan di hack oleh hacker, seluruh komputer kemasukan virus"


"Apa?"


Rendy segera membuka komputer, lalu memeriksanya, ternyata pascode internet telah berubah, hanya layar gelap dan ada kalimat yang begitu menusuk mata.


Presdir adiguna jelek dan idiot!


Rendy cupu, beraninya mengganggu wanita!


Pelajaran yang diberikan master menarik tidak, asik kan!


"Siapa yang melakukan ini?" rendy sangat kesal


"Belum tahu, kami belum menemukan pelaku"


Bimo menundukkan kepala.


"Pranggg" cangkir kopi di banting rendy ke lantai.Pecahan berhamburan ke mana- mana.


Bimo berusaha menahan nafas, ia terus menunduk.


"Temukan orang aneh dan kurang kerjaan ini, kalau tidak, kamu akan tahu akibatnya"


"Baik,baik,baik" bimo terus mengangguk


Bimo tidak berani tinggal lebih lama, ia berbalik keluar dari ruangan.


Bagaimana ini cara menemukan orang aneh itu?


Ahli IT di perusahaan saja masih tidak berdaya.


Area gardenia


Bobby duduk di depan komputer dengan bahagia,beberapa jam telah berlalu, komputer perusahaan adiguna masih terserang viruz,ia menjadi bangga memberi pelajaran pada rendy.


Berani mengganggu mamiku,berani menyiram dengan air, ini adalah harga yang harus kau bayar!


"Bobby, kamu sedang menertawakan apa?"


Shella yang baru datang melihat kakaknya seperti orang gila tertawa sendirian.


Bobby menoleh."Ssstttt, ini rahasia"


Shella mengamati sang kakak dengan serius.


"Rahasia?kamu pasti melakukan hal jahat lagi, kalau kamu tidak mengatakannya, aku akan memberitahu mami"


Bobby langsung menahannya."Kamu jangan katakan pada mami,aku akan mengatakannya"

__ADS_1


Bobby kemudian berbisik pada shella.


"Maksudmu orang yang mengganggu mami adalah presdir adiguna?kamu sekarang lagi balas dendam untuk mami?"


"Benar, bar adrian mengira aku adalah tuan kecil presdir adiguna, aku mengeceknya bos adrian adalah rendy adiguna"


"Kalau begitu, kenapa orang itu mengganggu mami?"


"Masalah ini, aku belum tahu jelas"


Bobby sudah menyadari saat di bandara sang mami begitu takut dengan rendy, pasti mereka berdua punya dendam lama.


"Sungguh, tidak berguna kamu"


Setelah mengatakan shella keluar dari ruangan.


Bobby menjulurkan lidah dengan kesal.


Sifat shella dan shelly adalah bertolakbelakang.


Dua orang putri yang dilahirkan mami, kenapa sangat berbeda.


"Bobby, bobby cepat kemari, kamu masuk televisi" Suara shelly begitu keras, hingga membuat bobby penasaran.


Apakah ini tidak berlebihan, meskipun aku tampan, kenapa baru sehari pulang, wajahku sudah masuk televisi?


Bobby keluar dari kamar, ia melihat wajah yang sama dengannya di televisi, matanya membesar dan terkejut.


Anak laki- laki memakai jas hitam, ia persis dengan diriku.


Shella dan cindy juga keluar ke ruang tamu, akibat teriakan shelly.


Di layar televisi sedang menyiarkan berita siaran langsung presdir adiguna sedang mencari seseorang dengan bayaran tinggi.


Dalam hati cindy menjadi takut, lima tahun lalu rendy menghampurkan uang dua milyar untuk mencari dirinya, jangan- jangan kali ini juga sama.


Ini


Jantung cindy langsung berdetak kencang, ia menatap layar tv dengan emosional.


Apakah anak ini yang ia tinggalkan untuk rendy?


Benar- benar mirip dengan bobby.


Cindy tanpa sadar memegang layar televisi, ia memegang adrian, matanya sudah berkaca- kaca.


"Mami, kenapa wajahnya sangat mirip dengan bobby?" shella sangat penasaran.


"Mami, anak itu sedang sakit, sedang mencari dokter jenius, kasihan sekali dia" shelly berkata dengan sedih.


"Mami, rendy sedang mencari dokter jenius dan dokter yang dicari adalah dokter jenius Chloe"


Chloe.... begitu menyebut nama ini, bobby langsung menatap sang mami.


Dokter yang dicari rendy dengan susah payah adalah mami mereka.


Cindy tidak mendengar ucapan tiga anaknya, matanya terus melihat adrian dan fokusnya pada rendy yang sedang menjelaskan kondisi andrian dengan serius.


Sejak kecil sudah memiliki tubuh yang lemah, mengidap penyakit parah,dan membutuhkan pengobatan segera, kata- kata ini terus berputar di otak cindy.


Andrian..maafkan mami..


Semua salah mami, aku tidak pernah menjalankan tugas sebagai ibu dan merawatmu, mami bersalah padamu.


Shella menjadi bingung dengan sang mami.

__ADS_1


Maminya selalu hebat,menggertak berandal dan pencuri, bisa memasak, bisa mencari uang, dan tidak pernah melihat ibunya menangis.


Shella menatap bobby dengan bingung.


Bobby teringat dengan para pengawal yang mengira dirinya adalah tuan kecil.


Jangan- jangan


Adrian adalah saudara kembarnya?


Rendy juga memiliki wajah mirip dengan adrian, jangan- jangan..


Daddy mereka?


Bobby membuka mulut dan matanya berbinar- binar.


Shelly langsung turun dari kursi,memberikan permen pada ibunya."Mami, jangan menagis,ini aku kasih permen"


Cindy segera sadar dari lamunannya, ia mengusap air matanya ,lalu memeluk shelly dengan erat.


"Mami tidak makan permen, shelly saja yang makan"


"Mami, saja yang makan" shelly membuka bungkus permen, lalu menyodorkan permen ke mulut ibunya.


Rasa manis permen membuat cindy sedikit membaik, ia mengelus rambut shelly.


Bobby memberitahu rahasia yang baru saja dia temukan pada shella, ia berbisik di telinganya.


Shella menjadi sangat terkejut


"Apakah yang kamu katakan benar?"


Suara yang agak keras, menarik perhatian cindy dan shelly.


"Kalian berdua kenapa?" cindy bertanya.


"Tidak ada apa- apa, kami berdua sedang berdiskusi membahas penyakit adrian mami, dia benar- benar kasihan, kami merasa mami harus mempraktekkan kehebatan untuk menolong adrian, dan menolong umat manusia."


Ucapan bobby, persis dengan fikiran cindy.


Tetapi...


Rendy begitu membencinnya, ia pasti tidak akan memheri izin untuk bertemu dengan adrian.


Ingin masuk ke keluarga adiguna untuk mengobati alvi, namun bagaiman caranya untuk masuk.


Shella yang melihat maminya kebingungan, ia menuju kamarnya, lalu membawa kotak rias ajaib miliknya.


"Mami, kamu boleh memakai senjataku"


"Senjata apa?" shelly melihat kotak rias.


Shella melirik adiknya."Kamu tidak perlu lihat, ini bukan kotak cake atau permen"


Shelly menjadi tidak senang."Tentu saja aku tahu, di dalam kotakmu adalah alat rias yang hanya boleh di pakai oleh orang dewasa, mami tidak perlu memakai itu juga sudah cantik"


"Kamu masih bodoh,kotak ini bisa untuk keperluan lain"


"Keperluan apa?"


"Tukang makan sepertimu tidak akan tahu, kakakmu malas menjelaskan padamu"


"Karena tidak mengerti, seharusnya kakak memberitahu padaku"


"Sudah, sudah, kalian berdua jangan bertengkar, shella, apakah kamu ingin mami menjadi orang lain,lalu pergi mengobati adrian?"

__ADS_1


"Benar, mami memang paling pintar"


__ADS_2