Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
......


__ADS_3

Cindy keluar dari kediaman Zenitsu dan menarik napas dalam-dalam.



Zenitsu tampak sangat santai bahkan mengundangnya untuk mencicipi teh dan menikmati bunga. Tetapi Cindy sedang berpikir bagaimana menemukan pria tidak berperasaan yang meninggalkan ibunya.



Memanfaatkan kesempatan yang baru saja dia bicarakan. CIndy sengaja bertanya kepada Zenitsu apakah dia bisa akupuntur? Dan siapa gurunya?



Zenitsu menggelengkan kepala dan tersenyum.



Sikapnya itu jelas tidak ingin memberi tahu Dirinya. Tujuan Zenitsu sangat jelas yaitu ingin segera menikahinya. Perihal menyelidiki ayah biologis sama sekali tidak bisa mengandalkan Zenitsu.



Mengapa Zenitsu tidak bersedia membantunya?



Akhirnya Cindy sadar lebih baik dia menyelidikinya sendiri.



Ketika Cindy hendak kembali ke kediaman. Shella melihat dia masuk dan segera berlari ke hadapannya. Kemudian menceritakan semua yang dia dengar sekali lagi.



“……”



Cindy mendengar dengan bingung.



“Apanya yang berakting agar Marry terangsang dan balas budi? Dan mengatur untuk bertemu dengannya di malam hari?”



Cindyb mengernyitkan alis dan hatinya berdegup kencang mengingat taktik pria tampan yang Shelly tanyakan tadi.



Apakah Rendy ingin menggunakan taktik pria tampan pada Marry? Agar Marry terangsang dan jatuh ke pelukannya?



Jika tidak untuk apa harus pergi di malam hari dan menggunakan wajah asli?



Pasti karena penampilan Rendy sangat menarik dan nyaman untuk melakukan hal semacam itu di malam hari.



Mengingat ini, Cindy tidak bisa tidak memikirkan adegan itu: Dua bulan yang lalu keduanya berkencan, yang satu menggoda dengan wajah tampan dan satu lagi tergila-gila. Lalu kau dan aku berhubungan intim.



Anjir!



Emosi di tubuhnya tidak bisa dikendalikan dan paru-paru nya hampir meledak!



Rendy beraninya kamu tertarik pada wanita seperti itu. Da-dasar kamu bajingan buta!



“Apakah kalian tahu jam berapa?”Tanya Cindy menggertakkan gigi.



“Mereka tidak mengatakan jam berapa.”Jawab Shelly menggelengkan kepala.



Tidak mengatatakan?



Cindy akan memantaunya malam ini. Langit mulai gelap dan Ia harus memantaunya.



Aku akan membiarkan dia melihat apa yang seharusnya tidak dilihat……



“Rendy, kamu tunggu dan lihat saja!”



“Bang”tiba-tiba Cindy menghantamkan tinjunya ke meja. Kedua anak saling memandang dan merasa ada yang salah dengan mami.



Langit baru gelap dan Cindy menyerahkan anak-anak kepada Bella. Kemudian bergegas keluar dan langsung pergi ke kediaman Rendy.



Di luar kamarnya, Cindy melihat ke kiri dan ke kanan menemukan tempat persembunyian yang tidak akan ditemukan. Dia secara resmi mengaktifkan mode pemantauan.



Kedua mata Cindy menatap ruangan itu tanpa berkedip.



Rendy aku ingin melihat bagaimana kamu berakting dan bagaimana kamu membuat Marry tergoda padamu?


__ADS_1


Cindy terus memantau selama satu jam lebih. Langit benar-benar gelap dan lampu-lampu di mansion menyala membuat malam bersinar seperti siang hari.



“Kenapa masih belum keluar? Apakah beritanya salah?”Gumam Cindy.



Ketika Cindy mengernyitkan kening. Dia melihat seorang pria keluar dari kamar Roni.



Sepintas CIndy mengenali sosok itu.



Itu Rendy .



Dia berpakaian pengawal mansion. Tetapi tidak memakai topeng kulit manusia.



Apakah benar ingin menggunakan taktik pria tampan untuk menggoda orang?



Anjir, Rendy kamu terlalu tidak tahu malu!



Melihat dia berjalan menjauh. Cindy diam-diam mengikutinya sampai ke taman.



Rendy berdiri di tengah paviliun melihat bola bundar di sebelahnya.



Marry memiliki kebiasaan jalan santai sehabis makan. Ini adalah tempat yang diperlukan dan permainan bagus akan dipentaskan di sini sebentar lagi.



Bola bundar ini akan menggelinding tanpa sebab dan mengenai Marry.



Dan dia akan lewat di sini berjuang untuk menyelamatkan Marry dan melukai diri sendiri.



Kemudian, itulah intinya. Pikirkan cara untuk membuat gurunya muncul. Dengan begitu bisa mengetahui siapa yang mengajarinya akupunktur.



Apakah dia ayah kandung Cindy?



Rendy membayangkan segala sesuatu dalam pikirannya dan hanya perlu menunggu pemeran protagonis datang.




Rendy segera mencari tempat untuk bersembunyi.



Delapan menit kemudian, Marry datang ke sini seperti biasa.



Semuanya sesuai harapan.



Ketika Marry hendak mencapai pusat taman. Bola di sebelah paviliun berguling ke arahnya.



Cindy yang bersembunyi di kegelapan tercengang. Baru saja Rendy menatap bola itu. Dan sekarang bola itu bergulir dengan sendirinya ke arah Marry.



Apakah Rendy tidak ingin menggunakan rencana taktik pria tampan. Tetapi berencana merancang Marry agar berbuat jahat padanya?



Hati Cindy merasa hangat. Ketika dia melihat bola itu hendak mengenai Marry. Tanpa diduga, Rendy tiba-tiba menghentikan bola itu dengan kedua tangannya.



Cindy terkejut melihat ini.



Tadi Dirinya terlalu banyak berpikir. Ini memang rencana taktik pria tampan yang terencana dengan baik!



Marry kaget melihat kemunculan Rendy.



“Ka-kamu?”



“Iya.”Ujar Rendy mengangguk.



“Cepat panggil lebih banyak pengawal kemari!”



Setelah Marry memberi perintah. Ia pergi ke arah Rendy.

__ADS_1



“Kamu baik-baik saja, kan?”Tanya Marry dengan khawatir sambil berjalan ke arahnya.



“Tidak apa-apa!”



“Kebetulan sekali kamu muncul menyelamatkan aku. Apakah ini takdir?”



Marry menatap matanya yang selembut air.



“……”



Ini bukan takdir, tetapi adegan yang direncanakan dengan hati-hati untuk tujuan itu!



Beberapa pengawal datang menggulingkan bola ke belakang. Rendy mengguncang lengannya dan Marry segera menyadari,“Apakah kamu terluka?”Tanya Marry.



“Tidak apa-apa.”



“Kamu begini karena menolongku …… ikutlah pulang bersamaku. Aku akan meminta dokter memeriksamu.”



Rendy tertegun sejenak, ia merasa jika dokter itu adalah ahli akupunktur tujuannya akan tercapai.



Melihat mereka berdua pergi, Cindy menyingkirkan bunga yang ada di tangannya.



Trik Rendy sangat hebat. Kali ini Marry benar-benar menganggapnya sebagai penyelamat.



Ternyata yang dimaksud agar dia balas budi dan terangsang itu ini.



Mereka berjalan semakin jauh dan Cindy tidak tahan melihat ini semua. Ia buru-buru mengejarnya.



Rendy ingin menggunakan taktik pria tampan untuk menggoda orang. Itu juga jangan anggap dia bodoh.



Cindy melihat semuanya.



Dia ingin Rendy tahu bahwa dia telah melihat semuanya.



“Kamu, sudah berapa lama kamu menjadi pengawal di mansion ini?”Tanya Marry melihat Rendy



“Baru.”



“Pantas saja aku tidak pernah melihat pengawal tampan di mansion ini.”



“……”Rendy tidak menjawab dan tidak mengatakan sepatah kata pun.



Jika bukan karena ingin membantu Cindy mencari tahu ayah biologisnya sesegera mungkin. Mungkin dia dan anak-anak sudah pulang sejak awal. Dia malas mempedulikan wanita seperti ini.



Jika Cindy tahu Dirinya membuat pengorbanan besar untuknya. Akankah dia tersentuh?



“Kamu, apakah kamu bersedia mengambil posisi yang lebih tinggi daripada pengawal?”



Rendy menggelengkan kepala.



Meskipun Rendy memasang wajah dingin. Tetapi ketika Marry bertanya, dia akan menjawabnya.



Marry merasa Rendy jauh lebih baik daripada sikap menjijikkan Zenitsu terhadapnya.



Pria ini mungkin tipe introvert tetapi sangat menyayangi istrinya.



“Yang menjadi istrimu pasti sangat bahagia.” Ujar Marry tiba-tiba menghela napas.



Jangan-jangan apa yang dikatakan Bimo benar. Wanita seperti Marry juga terpesona padanya?

__ADS_1


__ADS_2