Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Berusaha mempererat hubungan


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


"Kalau begitu nyalakan kamera pengintai di villa ini, periksa titik buta dan cari orang untuk menambah kamera pengintai beberapa lagi"


kata rendy dingin.


"---"


Apakah perlu sampai seperti ini mengawasi wanita itu?pengurus rumah tidak berani bertanya banyak,Ia hanya bisa menganggukkan kepala dan melakukan sesuai perintah.


Setengah jam kemudian.


Pizza sudah di masak, adrian sedang menggigit, ternyata rasanya enak,lebih enak dari dijual diluar.


"Makan lebih banyak jika kamu suka"


Adrian mengambil sepotong lagi dan memakan dengan senang hati.


Cindy tersenyum bahagia dan menemukan kepuasan besar si hatinya, yaitu kepuasan sebagai seorang ibu.


Menjelang tengah hari nyonya adigun memangilnya dan memberi tahu makanan kesukaan rendy,kemudia menyuruhnya memasak untuknya.


Cindy terdiam sejenak,ia bukan tidak mau memasaknya,tetapi takut rendy tidak akan memakannya.


Bukankah itu menghabiskan waktu dan bahan?


Namun untuk tetap bisa mengurus adrian,ia harus mendengarkan kata-kata nyonya adiguna, ia mencuci tangan,kemudian mengambil bahan-bahan di kulkas dan mulai memasaknya.


Ia juga bertanya pada adrian ingin makan apa dan sekalian memasakkannya.


Pada siang hari, sebelum rendy pulang dari perusahaan,ia akan pulang untuk mengurus ketiga anaknya.


Sebelum pergi berpesan pada pengurus tua.


"Jangan bilang saya yang memasaknya,biarkan tuan muda memakannya, saya telah menggunakan bahan terbaik, sayang kalau di buang"


Pengurus tua mengerti yang dia maksud."Nona Chloe, saya mengerti, jangan khawatir"


Setelah cindy pergi, pengurus rumah tangga menyajikan makanan di meja makan,ketika melihat warna makanan dan wangi makanan, ia sangat ingin memakannya.Ia tidak pernah berfikir nona Chloe bisa memiliki ketrampilan memasak.


Tuan pasti akan memakannya!


Rendy kembali tepat waktu ke villa,dengan buru-buru masuk ke ruang tamu dan menanyakan setiao gerakan yang dilakukan oleh cindy.


Pembantu menjelaskan satu-persatu.Setelah mendengarkan mencibir, wanita itu pasti sedang memainkan sebuah trik.


Saat berjalan ke ruang makan, rendy merasa ada yang aneh melihat makanan lezat di atas meja.

__ADS_1


"Ganti juru masak?"


"Tidak, nyonya yang memanggil orang untuk membuat makanan untuk anda" pengurus tua berbohong.


Rendy melihat daging sapi rebus yang diberi saut tomat.Ia mengambil,lalu menggigit dengan hati-hati.Teksturnya lembut dan tidak berminyak,ini sangat sesuai dengan seleranya.


Hidangan diatas meja sangat menggoda selera makan dan rendy makan lebih banyak satu mangkok ini.


Pengurus tua merasa senang, tuan muda makan dengan lahap.Mulai sekarang nona cindy akan memasak untuk tuan muda.


Ia sangat tidak mengerti,kenapa tuan muda sangat memusuhi nona cindy yang hebat dalam bidang medis dan ketrampilan memasak.


Selesai makan rendy menatap pengurus tua.


"Apakah kamera pengintai sudah di pasang?"


"Tuan, pasti anda mengerti efisiensi kerja bimo, yang bergerak cepat"


"Baik"


Wanita itu sekarang pasti sedang memainkan trik.Pada saat ini setiap pergerakannya di villa akan terus terpantau.


Hanya perlu menunggu mengungkap kejahatannya!


Cindy sedang mencuci piring dan peralatan dapur yang tadi di gunakan,ia bergegas ke ruang tamu melihat ketiga anaknya sedang sibuk sendiri-sendiri.


Bobby sedang memegang tablet meneliti teknik hacking.


Shella sibuk berlatih make up dengan beberapa boneka.


Melihat ketiga anaknya sibuk dengan hobi nya, cindy tersenyum."Kalian baik-baik di rumah, mami akan pergi bekerja dulu"


"Sampai jumpa mami"


"Sampai jumpa di sore hari"


"Mami, aku ingin makan keju malam ini"


Kata shelly.


Shella meliriknya."Dasar babi"


"Aku pikir mami memanggil nama yang salah, aku sarankan memanggil shella dengan nama putri kurus"


Bobby menatap takjub shelly, sepertinya nama itu cukup bagus untuk shella dan mengangkat kedua jempolnya.


Tanpa di duga di tatap shella dengan mata yang menyeramkan.


Shella tampak tidak senang."Lain kali jangan panggil dia shelly, panggil saja dia babi dan panggil aku si keren"


"Kamu yang babi"


"Itu kamu, siapa yang suka makan itulah babi"

__ADS_1


"Sudah, jangan bertengkar ,siapa yang masih bertengkar barangnya akan di sita" bobby memandang mereka berdua.


Shella memandangi kotak rias kesayangannya, shelly melihat beberapa makanan lezat dan majalah makanan,mereka tidak rela barangnya di sita, mereka berdua saling memandang dan menutup mulut.


Ruangan terasa benar-benar sunyi dan tenang!


Cindy keluar dari rumah dan pergi ke villa gerhana.


Tepat cindy ingin menyusun lego dengan adrian, nyonya adiguna masuk ke kamar adrian dengan penasaran, lalu memegang tangan cindy dan bertanya."Bagaimana, apakah rendy bersikap baik padamu?"


Cindy merasa tidak nyaman,namun tidak menarik tangannya,lalu berkata dengan jujur.


"Dia sangat terkejut saat melihatku di pagi hari"


Terkejut dan ingin mengusirnya pergi.


Ia tahu,agnes pasti mengetahui anaknya pasti bersikap tidak bersahabat.


"Aku pulang di siang hari dan saat sampai disini rendy sudah kembali ke perusahaan, saya tidak berjumpa dengannya"


"Apakah kamu memasak untuknya?"


"Iya" cindy mengangguk


"Apakah dia memakannya atau mengatakan sesuatu?"


Cindy menggelengkan kepala."Saat makan aku tidak disini dan tidak tahu bagaimana sikapnya"


Nyonya adiguna bertanya pada pengurus tua secara khusus,pengurus tua memuji ketrampilan memasaknya dan mengatakan rendy memakan lebih satu mangkok nasi dari biasanya.


"Saya hanya khawatir tuan muda tidak mau memakannya, jika mengetahui yang memasak adalah nona cindy,jadi terpaksa sedikit berbohong padanya"


Agnez tidak bisa menahan tawa dan memandang cindy dengan penuh minat."Ini cukup menarik, putraku sangat tidak menyukaimu,jika dia tahu makanan lezat itu adalah buatanmu,menurutmu,apakah dia akan merasa malu? bagus, mungkin setelah ini anakku tidak berani menyinggungmu lagi"


Cindy hanya melihat nyonya adiguna yang sedang merenung.


Setelah beberapa saat nyonya adiguna kembali sadar dan seperti menemukan ide yang bagus.


"Nona Chloe, selain ketrampilan medis, apa lagi yang bisa kamu lakukan? misalnya pekerjaan di perusahaan"


Waktu bertemu berdua sangatlah sedikit, dengan begini perkembangan hubungan mereka sangat lambat.


Cindy berpikir."Saya bisa jadi penerjemah"


Saat pertama kali belajar di kedokteran adalah membaca file asing untuk memperdalam ilmu.


"Penerjamah? tidak buruk.. tidak buruk"


Agnez membawa cindy ke mall dan memilihkan pakaian kerja untuknya.


Cindy merasa nyonya yang satu ini tidak sabaran, namun jika menolak akan kehilangan waktu untuk bersama dengan adrian.


Agnez telah berjuang untuk masa depan putranya selama ini, namun rendy menolak untuk menikah.

__ADS_1


Ia juga sudah bosan membujuk rendy.


__ADS_2