
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
"Apakah masih ada masalah?" rendy menatap tajam linda.
"Rendy, apakah anak-anak akan suka atau tidak hadiah yang aku bawakan,aku sudah lama tidak bertemu dengan adrian, bagaimana kabarnya?"
"Dia akan baik-baik saja saat tidak melihatmu"
Bobby tiba-tiba berkata.
Adrian pernah bilang, kalau wanita ini jago berakting, Ternyata benar.
"Adrian, sebelumnya bibi bersalah, aku minta maaf padamu"
"Minta maaf? kalau begitu kamu harus tunjukkan niat tulusmu,kalau kamu tulus, aku akan mempertimbangkan untuk memaafkanmu"
Mendengar hal ini, rendy tidak perlu melihat sudah tahu kalau yang berbicara adalah bobby.
Oh iya, pasti yang membuka kedok linda, waktu itu seharusnya adalah bobby.
Tidak disangka anak yang di didik cindy bisa begitu pintar, itu pasti gen bagus darinya.
Kecerdasan bobby sepenuhnya menurun dari dirinya.
Rendy hanya tersenyum melihat anaknya sedang berunding dengan linda.
"Adrian, apa yang harus aku lakukan,agar kamu bisa melihat ketulusan bibi"
"Takutnya kamu tidak bisa memenuhi,jika aku katakan"
"Selama aku bisa, aku janji akan penuhi"
Linda mengutuk dalam hati, dasar anak haram, jika kamu berani menyulitkanku, kamu akan terima akibatnya.
Bobby tersenyum."Aku perlu merenung, kamu tunggu sebentar"
Selesai berkata bobby berlari ke lantai atas dengan cepat.
Rendy tersenyum,apa yang akan dilakukan anak-anak untuk menyulitkan linda.
Linda merasa canggung."Adrian sungguh lucu, aku harus menunggu sebentar"
Di dalam kamar, anak-anak sedang berunding.
"Ini adalah waktu yang penting, agar wanita jahat itu tidak terus mengganggu daddy terus menerus,kita harus berpikir untuk membuat wanita itu mundur"
Perkataan bobby terdengar oleh rendy yang baru naik ke lantai atas.
Rendy sendiri juga malas dengan linda dan ingin mendengar hasil rapat anak-anak.
"Aku bingung, mengapa linda mengganggu daddy? hanya lalat yang suka mengejar orang jahat,aku rasa dirinya bermasalah" shella pertama bicara.
Rendy mengerutkan keningnya,gadis ini selalu tidak senang dengannya, apa dirinya pernah menyinggung bocah ini?
Shelly menatap shella."Salah, aku merasa daddy adalah orang baik, hanya orang baik yang menjadi rebutan,shella kedepannya kamu tidak boleh bilang daddy adalah orang jahat"
Rendy menghela nafas, tampaknya gadis gendut imut baik terhadapnya, bahkan mau membelanya.
"Shelly, kamu telah tertipu oleh kebaikan palsunya, dia adalah penjahat besar, coba kamu pikir, dia telah menindas mami"
"Daddy kelak akan berubah dan tidak menindas mami lagi"
"Kamu adalah penghianat,kamu mau membela pria yang menindas mami"
"Aku tidak seperti itu"
"----"
Melihat kedua adiknya bertengkar,bobby segera menyuruh mereka berhenti.
"Kalian berdua jangan bertengkar lagi, kita bukan mau membahas soal ini, cepat pikirkan bagaimana mengusir wanita itu?"
Beberapa anak berdiskusi,meskipun terjadi banyak keselisihan,akhirnya mendapatkan kesepakatan.
Saat rendy menguping dengan serius, suara di dalam semakin kecil dan tidak terdengar lagi.
Yang pasti sebentar lagi linda akan mendapatkan bencana!
__ADS_1
"Bersiap untuk bertindak" adrian berkata dengan keras.
Rendy buru-buru berjalan ke ruang baca yang berada di lantai atas.
Saat berjalan melihat cindy sedang menyilangkan tangannya, tatapan aneh melihat dirinya.
"Apakah ada masalah?"
"Seorang yang besar seperti presdir adiguna, ternyata punya kebiasaan menguping, ini benar-benar tidak disangka"
Rendy sedikit canggung."Ini rumah aku, apa hubungannya denganmu?" selesai berkata rendy berjalan ke ruang baca.
Cindy mengikuti masuk ke ruang baca.
"Rendy,mereka semua adalah anakku, tidak apa-apa jika kamu tidak bisa bersikap adil, namun jika kamu berbuat macam-macam, aku tidak akan melepaskanmu"
"Nona cindy, mengapa aku harus bersikap adil terhadap anak yang bukan anakku, lagipula kedua anak gadis kamu memanggilku pria jahat, apakah kamu tidak bisa mendidiknya, sehingga bertindak kurang ajar seperti kamu?"
"Rendy, atas dasar apa kamu bilang aku kurang ajar?"
"Kenapa kamu datang ke ruang bacaku memakai baju tidur? aku rasa kamu datang kesini bukan untuk bertengkar saja" rendy menatap tulang selangka cindy,wanita ini cukup sexy.
Apakah rendy berpikir dirinya menggodanya?
Wiuuuhhh!
Cindy tadi sehabis mandy ingin mencari shella dan shelly untuk mandi, tidak menyangka malah melihat rendy sedang menguping.
"Rendy, apakah semua wanita kamu anggap sama? seperti wanita yang lantai bawah, dia tergila-gila padamu.Laki-laki yang aku suka, bentuknya tidak seperti kamu"
"Apa selera wanita seperti kamu, sepertinya bukan golongan manusia" selesai berkata mendengar teriakan linda di lantai bawah.
Ternyata shella memberikan mainan ular palsu yang sangat mirip, ia menaruh di lantai.
Seketika linda yang melihatnya menjerit dan berlari ketakutan keluar.
Rendy sendiri merasa senang anak-anaknya bisa mengusir linda dari rumah.
Cindy juga tersenyum terus memanggil shella dan shelly ke kamar untuk mandi.
Rendy sendiri kembali ke ruang baca.
"Shella,kamu cepat tutup pintunya"
Shella melihat perut bundarnya mencibir."Tidak ada yang mau melihatmu, walaupun pintu terbuka"
"Badanmu sudah seperti babi guling" shella kembali berkata.
"Aku memperingati kamu dengan serus,kamu tidak boleh memanggilku babi lain kali"
"Kamu memang terlihat seperti babi bodoh, siluman babi"
Seketika shelly menangis karena ucapan tajam kakaknya.
Cindy yang baru menyiapkan air mendengar tangisan anaknya."Shelly,ada apa menangis?"
"Shella jahat" shelly menangis lebih keras.
"Aku hanya memanggilnya babi, dia langsung menangis" shella menatap ibunya.
Rendy yang mendengar tangisan keras, mengira bobby dan andrian bertengkar dengan putri cindy, ia segera menuju ke kamar anak-anak
"Shella, cepat minta maaf pada adikmu, lain kali jangan memanggilnya babi" cindy membujuk anaknya.
"Jika kamu menyelesaikan masalah seperti ini, akan membuat masalah tidak teratasi dengan baik" terdengar suara rendy.
"Presdir adiguna,mereka adalah putriku, kamu tidak perlu repot-repot"
"Ini adalah wilayahku, aku boleh mengatakan apapun" suara rendy santai dan percaya diri.
"Presdir, bagaimana menurutmu menyelesaikan masalah ini dengan baik?"
"Tentu saja, hilangkan akar penyebabnya"
"Apa artinya?" cindy masih merasa bingung.
"Biarkan shelly bekerja keras untuk berubah dan tidak membiarkan siapapun menertawakannya"
"Apakah kamu ingin anakku diet?"
"Mungkin kamu bisa mengendalikan mulut shella, namun apakah kamu bisa mengendalikan mulut orang banyak? Kelak, anak-anak lain akan berkata seperti itu, apakah kamu akan mengejar mereka semua untuk minta maaf?"
Tubuh anak harus diperhatikan dari kecil!
__ADS_1
Selesai bicara rendy keluar dari kamar dan melirik cindy sebentar.
Shella mendengus, ternyata pria jahat itu bisa mengatakan hal yang benar.
"Mami, aku pikir dia benar" shelly terlihat sedih.
"Baiklah, lain kali kamu kurangi makanan yang manis-manis,oke" cindy mengelus kepala shelly
Shelly mengangguk dengan semangat.
"Kamu tunggu aku, aku akan lebih kurus darimu di masa depan, lebih cantik darimu, aku akan memanggilmu babi setiap hari" shelly menatap shella.
"Oke, aku akan menunggu" shella merasa lega, kalau adiknya may diet.
Pagi hari.
Cindy sudah menyiapkan sarapan untuk anak-anaknya.
Shelly masih yang pertama tiba di ruang makan diikuti oleh anak-anak yang lain.
Mata besar shelly melihat pizza, kue tart, segelas susu kedelai, ia mengambil pizza terbesar, kue tart dan dua gelas susu.
Ketika hendak membuka mulut, mendengar shella berdehem."Ada orang yang bilang ingin diet,dan akan lebih kurus dariku, apakah kalian percaya?"
****
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
Shelly mengedipkan matanya, ini adalah yang ia katakan tadi malam.
Adrian sebagai kakak memberikan semangat.
"Aku yakin, kamu bisa lebih kurus dari shella"
Ketika shelly mendendarnya, ia mendorong semua makanan dan hanya menyisakan satu gelas susu dan sepotong pizza.
"Kakak adrian,aku tidak akan mengecewakanmu"
"Semangat"
Melihat cindy akan mengantar anak-anaknya, rendy menghentikannya.
"Bobby, pergi ke sekolah adrian hari ini"
Cindy terkejut, namun dapat memahami bobby adalah putranya.
Apakah shella dan shelly dapa memahami hal ini?
Shelly sangat kesal, rendy hanya menyanyangi anak laki-laki.
Sedangkan shella terlihat biasanya saja, dari awal sudah menjadikan rendy sebagai musuhnya!
Ia menarik tangan shelly."Ayo pergi ke sekolah"
"Aku ingin sekolah di pelita harapan"
Cindy menjadi malu, ia sekarang tidak punya uang untuk mengirim kedua putrinya ke sekolah kelas tersebut dan melihat ke arah rendy.
Rendy merasa lucu, buat apa wanita ini melihatnya? mereka mau sekolah dimana tidak ada kaitannya dengannya.
"Daddy, aku ingin menukar shelly ke sekolah pelita harapa, aku ingin sekolah di tempat yang dulu"
Rendy langsung keberatan.
"Tidak, tidak bisa di ganti"
Shella mendengus dingin."Shelly,lihat dia, apakah dia pria yang baik" setelah bicara berjalan keluar.
Shelly meletakkan tangan di pinggang."Kamu.. kamu bukan orang yang baik" shelly ikut berjalan keluar.
Wajah rendy berubah
Bobby menjadi marah."Daddy, kamu seharusnya tidak melakukan ini" bobby keluar.
"Apakah kamu kekurangan uang dan tidak dapat mengirim mereka ke sekolah pelita harapan?" adrian berkata dingin dan mengikuti bobby keluar.
Apa yang terjadi?
__ADS_1
Mengapa dirinya menjadi sasaran kritik publik?
Setelah cindy kembali mengantar bobby dan adrian ke tk pelita harapan,ia harus mengantar kedua putrinya ke sekolahnya yang dulu.