Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Bagaimana bisa terjadi kebetulan


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


"Dimana rendy" cindy bertanya pada seorang pelayan.


"Dia keluar"


"Apakah kalian melihat shelly?"


Pelayan menggelengkan kepala, karena hanya tahu saat mobil rendy keluar.


Cindy semakin khawatir dan bersama dengan anak-anaknya mencari di rumah depan,tapi tidak melihat sosok kecil anaknya.


Apa yang harus dia lakukan?


Sudah selarut ini, kemana dia pergi?


Jangan-jangan dia diculik.


Berbagai pikiran melintas di fikiran cindy dan wajahnya menjadi pucat.


Adrian dan bobby segera menghiburnya.


"Mami, jangan khawatir,kita bisa minta bantuan daddy"


Adrian segera mengeluarkan ponselnya dan menelepon ayahnya.


"Daddy"


"Kenapa?"


"Sherlly hilang, carikan seseorang untuk menemukan dia"


Rendy menatap di depan melihat anak yang sedang makan dengan lahap dan sepertinya harus memberitahu cindy.


Telepon di tutup dan segera mengeluarkan menfoto sherly dan mengirimkan ke ponsel cindy.


Karena terlalu khawatir cindy tidak melihat ponselnya.


Setelah beberapa saat mobil rendy pulang dan cindy ingin meminta bantuan padanya untuk menemukan anaknya.


Saat pintu terbuka keluar shelly dengan senyuman bahagia."Mami"


Mereka mengira rendy tidak akan membantu mencari shelly,ternyata daddy malah menemukannya dengan cepat.


"Shelly, kamu kemana saja?"


Shelly mengelus perutnya untuk menjawab kemana dia pergi.


"Dia pergi bersama denganku ke restoran" rendy berkata.


Cindy menjadi kesal dan marah."Beraninya kamu membawa putriku untuk makan diluar"


Ia mengira anaknya hilang, ternyata dibawa rendy ke restoran.


Rendy tercengang,padahal tadi anak itu seperti kucing kelaparan dan Membawanya makan diluar.


Melihatnya diam cindy kembali berkata."Shelly, mulai sekarang jauhi dia, hari ini kamu diajak makan di restoran,mungkin lain hari akan menjualmu"

__ADS_1


Kata-kata menyinggung hati rendy,mana mungkin dirinya menjual anak kecil.


Niat baiknya malah terkesan menjadi niat buruk di matanya.


Cindy menggendong putrinya ke rumah belakang,shella mengikuti dari belakang.


Rendy masih kesal menyuruh kedua putranya untuk masuk ke dalam mobil.


"Masuk ke mobil"


Bobby mengela nafas."Kenapa tadi daddy tidak memberitahu membawa pergi shelly?"


"Iya, harusnya tadi bilang dan tidak membuat kami khawatir" andrian ikut mengeluh.


Meskipun dirinya tidak memberitahu, dirinya sudah mengirim pesan pada cindy.


Tidak ada gunanya mengatakan pada kedua anaknya.


"Kalian jangan berisik"


Di rumah belakang.


"Shelly, apakah daddy jahat itu mengajakmu makan di restoran?kamu hanya membuat mami khawatir,kamu terlalu bodoh"


Shelly menggelengkan kepala.


Selelah merasa tenang cindy memandikan mereka berdua, selesai memandikan melihat ponselnya dan melihat pesan dari rendy.


Ketika membukanya melihat anaknya sedang makan di restoran mewah.


Dan melihat hidangan diatas meja adalah makanan favorit anaknya.


Melihat waktu pengiriman saat dirinya mencari anaknya, apakah rendy mengirimkan pesan agar dirinya tidak merasa khawatir?tapi dirinya tadi terlalu sibuk dan khawatir hingga tidak melihat ponselnya.


"Mami, kamu bilang ada makanan enak di tempat paman,aku penasaran dan pergi kesana, daddy mengajakku makan diluar"


"---"


Begitu mendengar ini shella menghela nafas, kenapa adiknya begitu polos.


"Besok kamu ingin makan apa? katakan pada mami dan jangan minta makanan pada orang lain lagi, oke"


"Tapi dia daddyku, bukan orang lain" shelly hampir menangis.


Cindy merasa masam, anaknya merindukan kasih sayang ayahnya.


"Mami akan meminta maaf padanya, dia pasti akan terus bermain denganmu di masa depan"


Cindy merasa menyesal, tadi dirinya terlalu khawatir dan bertindak keterlaluan padanya.


Setelah kedua anaknya tertidur cindy pergi ke rumah depan untuk bertemu dengannya.


Ia melihat rendy sedang berada di stan bunga dan tampak kesepian.


"Tuan adiguna"


Mendengar suaranya rendy mengerutkan keningnya.


"Tuan adiguna, aku datang kesini untuk.. "


Kata-kata belum selesai rendy sudah berjalan ke dalam kamarnya.


Cindy menghela nafas, padahal dirinya sungguh-sungguh ingin meminta maaf,tidak bisakah memberikan kesempatan?

__ADS_1


Ia melihat tumpukan kertas di meja di dekat stan bunga dan menarik perhatiannya.


Pasti bukan data penting,jika angin bertiup malam ini, kertas ini akan bertebaran.


Ia melihat gambar samar-samar dan ingin memberikan kertas ini pada rendy untuk meminta maaf.


Setelah mengetuk pintu kamarnya dan tidak ada jawaban,cindy memutuskan membawa tumpukan kertas ke rumah belakang.


Saat sudah masuk ke kamarnya melihat dengan cermat gambar yang berada di tangannya.


Ketika melihat gadis kecil di gambar tersebut cindy tersenyum dan ketika melihat gambar gadis yang kedua ia merasa familiar.


Dan ketika melihat gambar yang ketiga cindy tercengang.


Gambar gadis kecil menggigit bahu seorang pria dan sibelahnya ada pistol air.


Ia terus melihat gambar keempat dan seterusnya...


Ketika sudah selesai melihatnya, cindy mengingat kejadian yang ia alami dulu.


Bagaimana..


Bagaimana bisa terjadi kebetulan seperti ini?


Rendy.. apakah mungkin dia...?


Villa mawar, karangan bunga dan bunga di makamnya dan gambar ini..


Anak lelaki yang membantunya saat dalam keadaan buruk, dia bahkan sampai di pukuli, jadi mana mungkin dia adalah rendy?


Ia selalu berpikir lelaki itu adalah anak pelayan yang bekerja di villa mawar.


Pikiran cindy menjadi pusing dan bingung, bagaimana kalau menanyakan hal ini pada rendy?


Jika lelaki itu adalah dia, dia pasti ingat kejadian yang dulu.


Yang diingat rendy adalah anak perempuan lemah yang sering di ganggu dan lemah tidak berdaya.


Sekarang ia adalah gadis kuat dan tidak mudah untuk di tindas.


Dan sekarang pendapat rendy padanya adalah gadis pencari keuntungan dan penuh kebohongan.


Jika rendy adalah orang yang membantunya dulu,dan bila mengetahui gadis yang dia bantu adalah dirinya, kesan perempuan baik dan lemah akan hilang.


Mungkin gambar ini bukan miliknya dan gambar di lukis oleh pembantu atau pengawalnya.


Dulu dirinya cukup kecil dan tidak memiliki kekuatan untuk melawan anak-anak yang menganggunya.


Anak lelaki itu sangat baik padanya dan selalu melindunginya.


Namun suatu hari anak itu menghilang dari villa mawar dan tidak pernah kelihatan.Dan mulai saat itu cindy belajar menjadi gadis yang lebih pemberani dan kuat.


Keesokan harinya.


Ia bangun pagi-pagi,membuat sarapan untuk anak-anaknya dan mengantarkannya ke taman kanak-kanak.


Ia teringat gambar yang tertinggal di kamarnya dan berencana untuk mencari rendy.


Saat sampai di villa mawar ternyata rendy sudah pergi ke perusahaan dan hanya bisa menunggu kepulangannya.


Di sisi lain


Asnia duduk di ruang tamu dengan sedih dan di depannya ada gerard.Gerard mengatakan sudah memalsukan surat perceraian untuk mendapatkan uang dan setelah itu akan menikahinya lagi.

__ADS_1


Namun, jika gerard sudah mendapatkan uang dan mencampakkan dirinya, bukankah ia yang akan dirugikan?


__ADS_2