
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
"Adrian, kamu harus cicipi"
Saat rendy selesai bicara, adrian memegang sumpit dari bambu,ia memakan sedikit iga babi baru menguyah dua kali, langsung memuntahkan kembali, ia merass makanan ini terlalu amis.
"Ummmm, tidak enak"
"Rasanya aneh"
Pilih-pilih soal rasa!
Takutnya setelah ini susah memilih juru masak, pada akhirnya wanita itu yang memasak.
Tidak di duga adrian berkata tidak lapar dan berjalan menuju kamarnya.
Rendy merasa bingung
Apakah wanita itu sudah merusak otak anaknya?
Mungkinkah adrian ingin mogok makan,lalu menyuruh cindy yang memasaknya?
Enak saja!
Putra yang ia besarkan,kenapa begitu menuruti perkataan wanita itu?
Rendy merasa marah saat memikirkan masalah ini.
"Tuan muda, apakah perlu memasak ulang untuk tuan kecil?"
Memasang ulang?
Takutnya setelah memasak,ia tidak mau memakannya lagi."Tidak usah perdulikan dia"
Rendy bangkit dan masuk ke ruang kerja.
Bobby sangat senang bertemu dengan ibunya, ia menceritakan semua yang terjadi di villa secara terperinci.
Cindy sangat marah, rendy bahkan masih menjelekkan namanya saat di belakangnya.
"Mami, aku sengaja memuji ketrampilan medismu yang luar biasa di depan daddy"
Daddy?
Cindy memandang anaknya dengan serius. "Kamu memanggil siapa daddy?"
"Rendy"
"Dia sama sekali tidak perduli padamu,kamu masih mau memanggil daddy"
Cindy merasa tidak nyaman, anaknya yang ia besarkan dengan susah payah, malah memanggil daddy, padahal pria itu sangat membencinya.
Bobby memegang lengan ibunya."Bu,apakah kamu ingin adrian memanggilmu mami?"
Adrian?
Ia melahirkan dengan mandi keringat, tentu saja menginginkan.
__ADS_1
"Ini berbeda" kata cindy.
Bobby tidak mengerti maksud ini berbeda.
Dalam beberapa tahun terakhir, mami sangat susah payah untuk membesarkan ketiga anaknya,jika bisa berdamai dengan daddy dan hidup bersama,bukankah ini berarti ada orang yang akan melindungi mami?
Mereka juga bisa bersatu kembali.
Barusan bertemu dengan adrian, ia sangat menyukai adrian, jika bisa bermain dengannya setiap hari, ini akan sangat menyenangkan.
Demi keinginan yang indah ini,bobby bertanya dengan serius."Mami, apakah kamu sudah menikah dengan daddy?"
Masih memanggil daddy
Cindy menjadi kesal."Tidak"
Bobby terus bertanya."Kalau begitu mami, apakah kamu bersedia menikah dengannya?"
Menikah dengan rendy?
Pria bajingan itu, mereka berdua memiliki dendam yang sulit di hilangkan.
Jika bukan karena rendy memberikan imbalan dua milyar untuk mencarinya, cindy tidak perlu membawa ketiga anaknya keluar negeri, kesulitan yang diterima hanya dirinya sendiri yang mengetahui.
"Meskipun dia adalah satu-satunya pria di dunia ini, aku juga tidak akan menikah dengannya"
Setelah mengatakan cindy mendengus.
"---" bobby,begitu kejam..
Bobby melihat wajah ibunya yang memerah marah.
***
Shelly dengan wajah cemberut,tampak sedih, bobby sudah berjanji untuk membeli kue keju, alhasil, begitu pergi tidak kembali lagi.
Shelly memegang baju ibunya, ia menyampaikan keluhan.
"Mami,bobby membohongiku"
Bobby dan cindy belum sempat berbicara, shella berbicara dengan tegas.
"Bobby membohongimu untuk kebaikanmu,agar kamu bisa mengurangi makan dan mengurangi lemak"
Shelly menatap tajam shella."Putih,gemuk penuh harapan"
"Omong kosong, putih dan gendut tidak ada harapan"
Melihat mereka berdua bertengkar lagi, cindy memisahkan. "Shelly, tadi bobby sedang melakukan tugas untuk mami,makanya menunda untuk membeli makanan untukmu, aku sekarang akan membawamu ke toko kue, sudah boleh?"
"Iya adik, maafkan aku"
Shelly menatap mata bobby yang tulus meminta maaf padanya.
"Bobby,aku tidak menyalahkanmu" shelly kemudian tersenyum manis."Untuk menunjukkan ketulusanmu meminta maaf, bisakah kamu memberikan sedikit makananmu untukku?"
"Aku akan memberikan semua untukmu" bobby langsung setuju.
"Bobby, kamu memang yang terbaik"
Shelly melirik shella dengan menjulurkan lidahnya untuk mengejek.
Shella mendengus dingin. "Makan,makan,gendutlah kamu! pokoknya aku tidak mau memberikan bagianku padamu"
__ADS_1
Cindy mengelus kepala shella."Sudah,ayo mami ajak kalian ke toko makanan manis,nanti kalian pilih makanan sendiri"
"Mami memang yang terbaik" shelly bertingkah genit, memegang paha ibunya..
Saat mereka berada di toko makanan,anak-anak memilih makanan yang mereka sukai, bobby memberikan makanan pada shelly dan shelly mengucapkan terima kasih secara tulus.
Cindy melihat makanan yang di pilih bobby, diambil semua oleh shelly, ia memutuskan untuk berdiri untuk mengambilkan makanan untuk bobby.
Saat melihat kue kenari, cindy mengambilnya untuk diberikan pada bobby, namun kue direbut paksa oleh tangan orang lain.
Saat ia mengangkat kepalanya,hatinya merasa kaget.
Kenapa bisa bertemu dengannya disini?
"Kakak?ini benar-benar kamu!kemana saja kamu dalam beberapa tahun terakhir? "
Vanda ingin memegang tangan cindy sebagai saudara.
Namun cindy diam-diam menghindarinya.
Vanda adalah anak dari ayah kandungnya dan ibu tirinya.
Di depan berpura-pura menjadi orang yang menyedihkan,baik hati, lemah lembut, namun, pada kenyataannya membunuh dengan secara diam-diam,dia sangat jahat.
Cindy tidak ingin terus berinteraksi dengannya, ia hanya berjanji untuk pulang ke rumah menengok ayahnya jika ada waktu,ia lalu berbalik dan pergi.
Vanda diam-diam mengikutinya.
Saat cindy hampir sampai tempat duduknya, ia mendengar suara di belakangnya.
"Kakak, apakah ini anak-anakmu? "
Dulu karena cindy sembrono dan hamil, makanya gagal menikah dengan demian.
Meskipun kedua putri ini satu gemuk dan satu kurus, namun wajahnya mirip dengan cindy, jadi ini tidak mungkin salah.
Anak lekaki ini... tampak sangat familiar,seperti pernah melihat di suatu tempat.
Tetapi tidak dapat mengingatnya.
"Apakah ada hubungannya denganmu?"
tidak diduga wanita ini mengikutinya, tidak tahu trik apa lagi yang akan dia gunakan.
Wajah vanda penuh senyuman, pertama ia memuji ketiga anak ini, mengatakan anak tampan dan cantik.
Kemudian vanda menatap cindy, lalu bertanya dengan suara pelan."Kakak, siapa ayah dari anak-anakmu? apakah ayah mereka tahu keberadaan mereka?"
Bagaimana vanda perduli dengan ayah anak-anaknya?
Jika tahu ayahnya adalah rendy adiguna..orang ini pasti akan mencari masalah.
Cindy menggelengkan kepala."Aku tidak tahu"
"Kakak, anak-anak sudah besar, apakah mereka tidak bertanya ayahnya?atau begini saja, aku akan membantu menemukan ayahnya, apakah ada petunjuk penting?"
Membantu memeriksa?
Apakah matahari terbit dari barat, kenapa wanita ini tiba-tiba baik padanya?
Cindy menghela nafas."Masalahnya sudah berlalu terlalu lama,aku tidak mengingatnya lagi, tidak masalah mereka tidak memiliki ayah, selama ini mereka senang tinggal bersama denganku,jadi tidak perlu memeriksa lagi"
"Tapi, bagaimana mungkin anak-anak tidak memiliki ayah?"
__ADS_1
"Sudahlah,anak-anakku sudah selesai makan, aku pergi dulu"