Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Mereka akan berperang


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Cindy membanyangkan mata shelly yang berbinar melihat kue ini. Dia pasti akan menyukainya.


"Nona,ayo dicoba sekarang"


Cindy tersenyum."Aku kerja dulu, ucapkan terima kasih pada presdir adiguna, aku akan membawa pulang kuenya"


Padahal bimo ingin sekali mencoba makan kuenya, namun sekarang tidak memungkinkan lagi!


Meskipun mereka berdua tidak bertemu secara langsung, presdir secara khusus memberikan kue, nona cindy sendiri mengucapkan terima kasih, sepertinya hubungan mereka sudah lebih baik.


Bimo kembali ke ruangan presdir,rendy tidak sabar bertanya."Apakah dia sudah memakannya?"


Bimo menggelengkan kepala."Belum, dia akan Membawanya pulang dan dia mengucapkan terima kasih"


Terima kasih?


Masih terlalu dini untuk mengucapkan terima kasih, setelah merasakan spesial kuenya itu, belum terlambat untuk berterimakasih.


Cindy fokus pada pekerjaan,ia baru tersadar saat shella menelepon untuk menjemput ke sekolah, ia buru-buru membereskan barang-barangnya.


Ia juga membawa pulang kue yang diberikan oleh rendy.


Setelah sampai di rumah shelly tidak sabar bertanya melihat bingkisan yang dibawa oleh ibunya.


"Mami, itu apa?" pada mata shelly terkunci di bingkisan kue.


"Ini adalah makanan favoritmu" adrian membantu cindy menjawab..


"Iyakah? kue ini rasa apa? bingkisannya sangat berkelas, pasti rasanya enak"


"Kue mouse ini adalah kue dari toko terkenal di kota ini,sebagai raja kue teratas, tentu saja, kemasannya indah"


Cindy terkejut, sejak kapan anaknya tahu banyak tentang kue?


Adrian segera menyadari,bobby pasti tidak pernah memakan kue!


"Aku dengar dari teman-teman sekelasku" adrian menjelaskan.


Shella melirik shelly dan adrian dengan tajam.


"Mami, aku juga ingin makan kue"


"Oke, kalian bisa makan bersama"


Cindy membuka bingkisan kue mouse yang tampak indah.


Shelly menatap kue dengan teliti."Wah! benar-benar indah, beda sama kue yang sering aku lihat"


Kue ini memang dibuat oleh orang-orang profesional di bidangnya.


"Mami, kamu lihat di tengahnya ada bunga yang sedang mekar, ini menakjubkan"

__ADS_1


Shelly sedang memandang kue yang tampak indah ini.


Shella sudah tidak sabar ingin makan, ia mengambil pisau kue dan membelah bunga yang sedang mekar.


"Orang lagi menikmatinya, kamu malah merusak kuenya, benar-benar merusak suasana"


Shella melirik ke arah shelly."Kue ini bukan hanya punyamu saja, ini juga milikku"


Begitu memasukkan di mulutnya shella merasakan rasa yang aneh, dan segera berlari ke toilet untuk memuntahkannya.


Kemudian kembali dengan segelas air tersisa setengah.


"Kenapa?" cindy merasa penasaran.


"Salah siapa merusak kue duluan" shelly berkata dengan kesal.


Adrian juga kaget, kenapa shella memuntahakan kuenya?


Biasanya daddy memberikan kue ini padanya, dan setiap membuka bingkisan,aroma kue akan menyebar ke seluruh ruangan, ini kenapa tidak ada wangi sama sekali?


"Jangan makan kuenya, rasanya tidak enak" shella masih merasakan rasa aneh kuenya.


Cindy mengerutkan keningnya,mana mungkin kue dari toko dessert terkenal tidak bisa di makan?


Adrian percaya dengan yang dikatakan shella, kue ini memang berbeda dari biasanya!


Shelly mendengus dingin, lalu menatap shella sinis."Kamu kira kamu bilang begitu bisa memakan kue ini semuanya! mimpi"


Setelah berkata shelly memotong kue dan memasukkan ke dalam mulutnya, shella ingin menghentikan sudah terlambat.


Tiga detik kemudian,shelly mulai menangis dengan keras.


"Mami, pasti karena kuenya tidak enak"


Kata-kata shella membuat cindy merasa penasaran,ia mencoba sepotong kue, begitu memakannya ia segera memuntahkan di kamar mandi.Rasanya sungguh aneh.


Setelah meminum segelas air, cindy membawa segelas air dan memberikan pada shelly yang masih menangis.


Cindy mengumpat ."Rendy bajingan, kali ini aku tidak akan melepaskanmu"


Gawat!


Adrian merasa maminya akan berperang lagi dengan ayahnya!


Cindy masih menghibur shella dan shelly.


Shella juga sangat marah.


"Mami, Jelas sekali dia sedang mempermainkanmu, kita harus balas dendam"


"Mami, aku tidak menyangka ada rasa kue yang tidak enak banget,gimana kalau aku teringat rasa ini setiap makan kue?"


Shelly masih ada air mata tersisa di matanya.


Rendy,pria bajingan itu patut mati! tidak apa-apa jika yang terkena dirinya sendiri,apakah pria bodoh itu tidak berfikir,bagaimana orang yang tidak bersalah terkana dampaknya?


Atau, semakin banyak yang terkena, dia akan semakin senang?


Cindy mengelus kepala kedua putrinya."Tenang saja, mami pasti akan membalas dendam, kalau tidak, aku tidak pantas menjadi mami kalian"

__ADS_1


"Benar, kue yang begitu enak sampai dibuat terasa begitu, benar-benar mencelakai kue"


Mencelakai kue?


Kata-kata shelly benar-benar konyol!


Cindy "---"


Shella "---"


Melihat ketiga orang marah, adrian tidak berani membela ayahnya, jika salah bicara malah di musuhi ketiganya.


Lagipula, kali ini ayah sudah keterlaluan!


Besok.


Adrian sangat khawatir dengan ayah dan ibunya akan bertengkar besok, awalnya ingin menyatukan mereka berdua dan sekeluarga bisa hidup bahagia.


Sepertinya hubungan mereka semakin menjauh!


Adrian masuk ke kamarnya dan mengambil jam tangan pintarnya dan mengirim pesan pada bobby.


"Bobby, besok mami akan berperang melawan daddy, bagaimana ini?"


Perang?


Bobby merasa tadi ayahnya merasa gembira saat makan malam bersama, bahkan ayahnya berkata memberikan hadiah kue pada ibunya.


Ia mengira hubungan mereka berdua sudah semakin baik dan besok ingin berkata pada ayahnya membiarkan cindy untuk mengantar jemput ke sekolah.


"Apa yang terjadi? bukankah daddy baru saja memberikan kue pada mami?"


"Semua itu karena kue itu" adrian membalas pesan.


Setelah mengetahui kebenaran semuanya, bobby baru mengerti,ternyata daddy tampak gembira hari ini bukan karena telah memperbaiki hubungan dengan ibunya,tapi karena mempermainkan mami.


Bobby dengan bodohnya mereka berdua sudah.....


Waduh! pemikiran orang dewasa memang susah di tebak.


Adrian berkata kuenya rasanya tidak enak, bahkan shelly menangis setelah memakannya.


Bobby tiba-tiba teringat dengan kejadian dirinya menambahkan bumbu secara sembarangan di masakan kemarin.Daging sapi dan jamur yang di makan daddy rasanya' juga sangat kacau...


Wah, apakah daddy membalas dendam pada mami?


Gawat, ia merasa telah membuat kesalahan besar!


Adrian mengirim pesan lagi."Bobby, apakah kamu rasa mami akan berkelahi dengan daddy besok?apakah mami akan di rugikan?"


Bobby mengedipkan matanya, ini semua dirinya yang mengawali masalah, ,ia tidak boleh membiarkan mami di salahkan begitu saja dan


tidak bisa membiarkan mami yang dirugikan.


"Besok kita diam-diam melihat mereka, jangan membiarkan mereka berdua berkelahi"


"Baik, sepakat"


Setelah diskusi bobby meletakkan jam tangannya di kasur, ia berbaring di kasur dengan tenang. Ia masih berfikir bagaimana menyatukan mami dan daddy agar mereka bisa hidup sekeluarga dengan bahagia.

__ADS_1


__ADS_2