Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Jangan biarkan rendy tahu


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


"Kamu harus ganti rugi dan tanggung jawab" kata vanda keras.


Ganti rugi dan tanggungjawab?


Padahal semua kekayaan keluarga mereka adalah milik ibu dan kakek!


Sekarang cindy tidak bisa mengalahkan mereka hanya bisa sedikit berkompromi.


"Ganti berapa?"


"100 milyar"


"Aku tidak punya uang sebanyak itu, aku butuh waktu tiga hari"


Asnia dan vanda saling memandang,apakah cindy sekarang sudah kaya?


Jika membuat onar sekarang tidak akan mendapatkan uang,


"Kakak, kamu harus menepati janjimu, jika kamu berbohonh, awas saja"


"Kami akan menjual anakmu, jika kamu berani berbohong pada kami"


Sialan! berani menjual anakku!


"Aku akan puaskan kalian, tunggu saja kabar dariku"


Cindy menghela nafas lega, untuk sementara bisa diatasi, bagaimana kalau mereka datang lagi?


Setelah kembali dari pertemuan,rendy kembali ke ruangannya.


Ketika duduk di kursi celana buatan italia menempel erat pada kursi.Wajahnya segera kusam dan menelepon bimo.


"Cepat datang ke ruanganku"


Bimo segera datang melihat kemarahan presdir.


"Presdir, ada perintah apa?"


"Periksa kursi ini, apakah ada masalah?"


Setelah bimo melihat dengan jelas.


"Presdir, disini ada lem dengan daya rekat kuat, tidak berwarna dan berbau"


Bimo merasa aneh, darimana datangnya lem ini?


Rendy melepaskan celana dan berjalan ke ruang istirahat untuk mengganti celana.


Rendy menatap tajam ke arah bimo, bimo segera tahu maksudnya.


"Presdir, aku akan segera menyelidiki masalah ini dengan jelas"


"Sebelum pulang kerja harus ad hasil"


Rendy sangat marah, ruangannya dapat di masuki orang sembarangan,menempel lem di kursinya.


Sebelum pulang kerja bimo perg kei ruangan preadir dan menyerahkan rekaman cctv.


Ternyata yang melakukan ini adalah gadis kecil yang tadi di bawa masuk olehnya. Setelah keluar kantor gadis itu bersembunyi di sudut dan menghapus riasan wajahnya.


Wajah aslinya...


Persis dengan wanita sialan itu!

__ADS_1


Cindy memiliki dua anak perempuan kurus dan gendut, ini yang kurus yang datang kesini.


"Presdir, apakah kamu familiar dengan anak perempuan ini?"


"Cindy tinggal dimana?"


"Distrik purnama"


Rendy segera bergegas pergi dari ruangan dan bimo mengikuti di belakang.


Ia ingin melihat cindy melahirkan dengan pria mana, melahirkan anak yang begitu aneh..


"Presdir, no 777 tempat tinggalnya"


Ketika mereka berdua tiba dan mengetuk pintu tidak ada jawaban.


"Presdir, sepertinya tidak ada orang"


"Tidak ada orang?"


Sepertinya wanita itu bersembunyi,karena merasa bersalah.


Rendy menelepon ponsel cindy.


Begitu melihat nama rendy di layarnya, cindy langsung menolak panggilan dan memblokir nomernya.


Ia sangat marah padanya, kalau bukan karena rendy, asnia dan vanda tidak akan mencari dirinya dan ia harus segera pindah rumah lagi.


Rendy menelepon beberapa kali namun tidak tersambung, ia menyadari dirinya telah di blokir olehnya nomer ponselnya.


Wanita gila itu, pasti ingin menghindar darinya!


"Bukankah aku sudah suruh selidiki cindy?"


"Iya, peretas pembobol perusahaan bukan dia, jadi di hentikan"


Bimo mencari info tempat tinggal cindy yang baru, ia baru bisa menemukan tengah malam dengan bantuan orang banyak.


Pagi hari.


Nona cindy, apakah hancur sampai seperti ini?


Setelah dipikirkan,ini semua gara-gara presdir adiguna.


Setelah keluarganya bangkrut, mereka pasti mencari cindy untuk meminta tanggung jawab.


Saat bimo hendak keluar dari mobil, keluar 3 orang dari rumah menuju halaman.


Kenapa dia disini?


Sepertinya cindy menjemput tuan kecil diam-diam dari sekolah dan membawa kesini.


Mereka bertiga sedang bermain bersama di depan komplek.


Bimo berjalan mendekat ke rumah dan mengetuk pintu.


"tok.. tok"


"Siapa?"


"Aku bimo"


Mendengar nama ini,jantungnya berdebar-debar, secepat ini sudah di temukan.


Kemarin baru saja memblokir nomer rendy, pasti dia datang untuk mencari masalah.


Cindy menarik nafas dalam-dalam,lalu membuka pintu.


"Nona cindy, apa kabar?"


Hanya datang sendirian?

__ADS_1


Ia melihat ke sekeliling mencari keberadaan rendy sialan!


"Nona cindy, aku hanya datang sendirian"


Ia merasa lega, mendengar bimo berkata seperti itu.


"Ada apa kamu mencariku?"


"Nona cindy, mari kita bicarakan di dalam"


Bimo melihat interior di dalam sangat buruk, jika presdir mengetahui tuan kecil tinggal di tempat seperti ini akan sedih.


"Nona cindy, tadi aku melihat tuan kecil bermain bersama dengan kedua putri anda, apakah presdir adiguna tahu, dia datang kemari?"


Mendengar nama adrian, cindy menjadi lebih waspada.


Ketika pindah rumah adrian dan bobby memberitahukan mereka bertukar tempat, dan yang bersama dengannya sekarang adalah adrian.


Bimo menemukan adrian disini, apakah dia akan memberitahu rendy?


Bobby sekarang berada di villa gerhana,jika bimo memberitahu adrian berada disini,pasti rendy akan merasa curiga..dia pasti akan menyelidiki secara menyeluruh.


Ia takut bobby ketahuan dan rendy akan merampas dari sisinya.


Tidak.. tidak bisa.. bobby adalah nyawanya, ia harus menyembunyikan bagaiamanapun caranya!


"Asisten bimo, bukankah kamu berkata ingin membantuku? kamu mengatakan selama kamu bisa akan membantuku"


Bimo mengingat kembali, ia memang pernah berjanji untuk membantu cindy selama dia bisa.


"Asisten bimo,kamu jangan beritahu adrian berada disini,anggap saja kamu membantuku, oke"


Cindy memohon pada bimo, masalah ini sangat penting baginya.


Bimo diam-diam menghela nafas.


Di situasi sekarang,jika presdir mengetahui tuan kecil berada disini, akan menimbulkan masalah besar bagi cindy.


"Nona cindy, aku beritahu kamu, kamu tidak akan menang melawan presdir adiguna, lebih baik antarkan tuan kecil ke villa gerhana, anggap saja masalah ini tidak pernah terjadi, bagaimana menurutmu?"


Cindy merasa bersyukur bimo mengatakan seperti ini.


Begini juga bagus, bimo antarkan adrian ke villa, ia tinggal menelepon bobby untuk pulang secara diam-diam.


Melihat cindy terdiam, bimo segera membujuk.


"Anda tahu jelas temperamen presdir adiguna, jangan cari masalah lagi dengannya baik kamu dan anak-anakmu"


"Oke! lakukan saja seperti yang kamu katakan"


Melihat cindy setuju, bimo segera menjelaskan alasan mencarinya.


Setelah mendengarkan cindy merasa tidak tenang.


Shella benar-benar pergi ke grup adiguna dan mengacaukan ruangan rendy?


Sistem keamanan perusahaan diretas dan mencurigai dirinya?


"Nona cindy, kamu jangan menyalahkan presdir yang merasa curiga denganmu,alamat peretas terakhir kali berada di rumahmu dan sekarang presdir mencurigai anda"


"---"


Terakhir kali bukan dia!


Sekarang juga bukan dia!


Terakhir kali adalah bobby.


Kali ini cindy menebak pasti ulah bobby.


Beberapa hari yang lalu bobby sedang belajar teknik hack tingkat tinggi dan bobby pasti membuat perusahaan adiguna untuk ajang ujicoba teknik hacker nya.

__ADS_1


Saat ini cindy baru mengerti kenapa rendy menelepon kemarin.


Shella dan bobby benar-benar berani!


__ADS_2