
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
"Gerard, perempuan itu hanya ingin keluarga ini hancur, kita sudah setua ini mengapa harus bercerai?bagaimana bisa seorang anak ingin ayahnya bercerai?" asnia berkata.
,
Gerard menghela nafas, cindy melakukan ini juga termasuk masuk akal, dia dan asnia tidak akan pernah berdamai.
Sekarang yang paling penting adalah menyakinkan asnia untuk bercerai dan segera meminta uang pada cindy.
Tiba-tiba vanda masuk ke dalam kamar tanpa mengetuk pintu."Vanda, kamu tidak sopan, main nyelonong saja tanpa mengetuk pintu"
"Ayah, ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu"
"Apa?"
"Ayah,apakah kamu tahu kenapa rendy pindah ke villa mawar?"
Gerard terlalu malas mendengarkan basa-basinya."Langsung ke intinya"
"Ayah, apakah kamu masih ingat rumah kakek cindy di dekat villa mawar,ibunya pernah membawa cindy tinggal disana saat berantem denganmu"
"Apa hubungannya dengan tuan adiguna?"
"Jelas ada hubungannya,tuan adiguna pernah tinggal disana waktu kecil,dan memiliki teman seorang gadis kecil,tuan adiguna memikirkan gadis itu selama ini"
"Seorang gadis? apakah gadis yang di maksud adalah cindy?"
"Setelah bertahun-tahun tuan adiguna tidak ingat dengan wajahnya,ayah pernah membuat batu nisan untuk cindy, jadi tuan adiguna mengira gadis itu telah mati"
"Apa benar gadis itu adalah cindy?"
"Bu, kok cindy sih, Jelas-jelas gadis itu adalah aku" sebuah pikiran cemerlang di otak vanda.
Gerard dan asnia saling memandang.
"Vanda, kamu ingin gantikan cindy?bukankah ini terlalu berbahaya?apakah kamu sudah memikirkan konsekuensinya, jika tuan adiguna sampai tahu?"
"Itu memang berbahaya,namun aku ingin jadi kaya,kalau aku berhasil menjadi nyonya adiguna,keluarga kita akan bangkit kembali"
Gerard tenggelam dalam fikirannya.
Jika dia menceraikan asnia paling hanya mendapatkan 100 dari cindy,namun jika mendukung vanda manfaaf yang di dapatkan akan lebih besar.
Gerard berkata dengan serius."Vanda, keluarga ini akan bergantung padamu di masa depan"
"Ayah, kamu tidak perlu merasa khawatir,aku akan membuat hidup kalian menjadi makmur"
"Bagus, ayah akan atur sisanya"
"---" hati asnia tiba-tiba menjadi gembira dan bagaimana reaksi wanita ****** itu, jika dirinya tidak bercerai dengan gerard.
__ADS_1
Kantor grup adiguna
Rendy sedang menatap layar laptopnya dan sedang meninjau sebuah proyek baru.
Tiba-tiba ponselnya berdering.
"Ada apa?"
"---"
"Apa katamu?"
"Tuan,benar,putri itu anak dari gerard sanjaya?"
Gerard limanjaya adalah ayah dari cindy!
Saat rendy berpikir gadis itu adalah cindy, ia mendengar suara dari seberang."Dia putri kedua gerard sanjaya, vanda"
Vanda?
Rendy memiliki kesan buruk padanya, wanita itu pernah menculik bobby.
Bagaimana bisa gadis lembut itu berani menculik anak-anak?
"Apa kamu yakin?" rendy bertanya dengan serius
"Tuan, asnia adalah istri kedua gerard, dan awalnya tinggal di rumah dekat dengan villa mawar, setelah kematian istri pertama gerard dia pindah ke kediaman gerard"
"Dia tidak mati? tapi kuburan itu?"
"Kuburan itu adalah istri pertama gerard, dia mau menyeret vanda mati bersama dengannya, itu sebabnya wanita itu membuat batu nisan di sebelahnya,tapi nona vanda berhasil kabur dan tidak terbunuh,jadi nona vanda menghancurkan foto di batu nisan"
Pikiran rendy penuh dengan kerumitan!
Malam hari
Saat rendy pulang ke villa mawar dan begitu memasuki halaman melihat wanita berlari ke arah mobilnya dan menunjukkan kegembiraan yang luar biasa.
"Hei, aku tidak bisa melupakanmu selama bertahun-tahun,ini tidak mudah dan akhirnya aku menemukanmu lagi, aku tidak menyangka lelaki itu adalah kamu tuan adiguna"
Rendy memandang vanda dengan hati-hati dan begitu mendengarkan ucapannya hatinya menjadi tidak nyaman.
Dulu ucapan sang gadis tulus dari hatinya,tapi ucapannya barusan begitu menggoda.
Detik berikutnya rendy bertanya."Berapa banyak yang masih kamu ingat tentang kejadian yang dulu?"
Vanda sudah mempersiapkan dari awal, jika rendy menanyakannya.
"Saat itu aku biasa masuk lewat lubang anjing dan memetik bunga buat ibuku, tapi aku bertemu dengan orang jahat yang membullyku, untungnya aku punya kamu yang membantuku terus"
"Aku tidak menyangka sudah lama tidak melihatmu dan sekarang sudah tumbuh menjadi gadis cantik"
"Aku malu dipuji oleh tuan adiguna"
"Panggil aku nama saja" setelah berkata rendy berjalan menuju ruang kerjanya.
Vanda berjalan di belakangnya untuk mengikuti rendy.
__ADS_1
Cindy mendengar rendy sudah pulang dan bergegas untuk bertanya padanya tentang buku gambar.
Namun begitu melihat vanda berdiri di sebelahnya cindy terkejut."Ngapain kamu disini?"
Vanda meliriknya."Ya jelas bertemu dengan rendy"
Cindy merasa terkejut, sejak kapan mereka begitu akrab dan hanya memanggil dengan nama saja.
Bagaimana bisa rendy berhubungan dengannya, apakah dia lupa wanita ini pernah menculik anaknya?
Cindy menunjukkan gambar pada rendy.
"Tuan adiguna,apakah ini punyamu?"
Rendy hanya melirik gambar diatas meja.
"Keluar kamu dari sini"
Diusir?
Cindy nekat bertanya."Tuan, apakah gambar ini milikmu?"
Rendy tersenyum dingin."Semua benda yang berada di villa mawar adalah milikku"
Apakah gambar ini benar-benar miliknya?
Cindy berpikir dengan keras dan rendy sangat berbeda dengan lelaki saat itu.
Rendy merasa aneh ditatap oleh cindy,apakah wanita meragukan hobby menggambarnya.
"Bagaimana,bagus kan?"
Cindy tersenyum dengan tulus dan menganggukkan kepala.
Vanda yang berada di samping merasa infel dan berkata."Kak, tidak baik kamu menatap rendy seperti itu"
"Presdir adiguna, gambar ini"
"Kalau kamu suka ambil saja dan jangan gunakan untuk mendekatiku di masa depan"
Cindy hanya ingin mengetahui gambar ini miliknya atau bukan, tapi ini sulit sekali!
Saat cindy berjalan keluar mendengar suara vanda."Rendy, apakah kakakku sering mencari alasan untuk mendekatimu?"
"Iya, dia bersikeras untuk tinggal di villa mawar dan aku tidak bisa mengusirnya"
Cindy langsung marah mendengar jawabanya dan berbalik lagi ke ruangan.
"Villa mawar ini punya bobby, apa hak kamu untuk mengusirku?"
Rendy tidak menyangka perempuan ini bisa mendengarnya.Padahal dia sudah berada di luar ruangan.
"Kakak, villa ini memang punya bobby, dan milik keluarga adiguna, presdir adiguna berhak untuk mengusirmu"
"Mau ngusir aku? mimpi saja, kamu yang harusnya pergi dari villa ini" setelah berkata cindy keluar dari ruangan dan tidak memperdulikan ucapan vanda.
"Rendy, lihat wanita itu,tidak punya sopan santun"
__ADS_1
Vanda berpikir bagaimana caranya mengusir cindy dari villa ini dan bisa memperlancar hubungannya dengan rendy.
Cindy sendiri merasa pusing, bagaimana bisa rendy dekat dengan wanita yang telah menculik anaknya?