Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Makan bersama


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Saat rendy ingin masuk ke ruang kerja, shelly dengan tubuh gemuknya menghalangi jalannya. Gadis ini terlihat marah kearah rendy.


Rendy mengerutkan keningnya.Apa yang akan dilakukan gadis kecil ini?


"Kamu bilang ingin mengajak kami makan besar"


Rendy mengamati tubuh gemuknya, yakin gadis kecil imut ini adalah si rakus, di dalam fikirannya hanya ada makan dan makan.


"Suruh mami kamu bawa pergi, aku yang akan bayar"


"oke, berikan uangnya sekarang, aku akan membawa mereka berempat makan"


Empat?


Rendy menjadi was-was,wanita ini ingin membawa putranya pergi bersama?


"Kamu bawa kedua putrimu saja, bobby dan adrian tidak pergi"


Bobby langsung memeluk kakinya."Daddy, aku ingin pergi, aku juga ingin makan besar, izinkan aku pergi"


Melihat bobby seperti koala, rendy teringat kejadian di villa gunung batu, saat cindy melakukan akunpuntur pada ibunya.


Pada saat itu seharusnya bobby yang memeluknya.


Adrian berjalan mendekat."Aku ingin pergi"


"Lihat, mereka berdua juga ingin pergi" cindy menatap rendy tak berdaya.


Shelly berkata dengan kesal."Tidak tepat janji, orang dewasa berbohong,kamu orang jahat"


Wajah rendy menjadi jelek, bocah kecil ini bukan hanya persis dengan cindy, bahkan cara bicaranya sama.


Rendy tidak tenang menyerahkan bobby dan adrian pergi bersama wanita gila.


"Baiklah, aku bawa kalian semua pergi makan"


"Kamu tidak usah pergi, aku takut suamimu akan marah" rendy menatap cindy.


"Tidak apa-apa suamiku sangat percaya padaku dan tidak akan salah paham"


"----" rendy selalu merasa aneh, pria seperti apa yang menikah dengan wanita gila ini?


Daddy tampan dan mami cantik, ditambah anak-anaknya yang imut dan menggemaskan, mereka menjadi pusat perhatian..


"Lihat, dua pasang anak kembar itu, mereka terlihat tampan dan cantik"


Rendy membawa ke restoran barat paling mewah di kota ini dan menyuruh mereka memesan semua apa yang ingin di makan.


Shelly terihat begitu senang dan bersemangat, ia memesan banyak makanan yang disukainya.

__ADS_1


Ia tersenyum riang menatap rendy."Kamu bukan orang jahat, tapi orang baik"


Rendy merasa aneh, apakah anak ini sedang memujinya?


Rendy berdehem."Ayo makan, jika kurang pesan lagi"


Shella hanya memilih sepotong kue buah dan duduk di sebelah shelly.


Rendy yang melihatnya mengerutkan kening, ini cukup menarik, yang satu memesan banyak dan yang satu hanya memesan sepotong kue.


"Kamu tidak suka dessert?"


"Aku ingin menjaga tubuh" shella berkata acuh.


Masih kecil sudah tahu menjaga tubuh? rendy kembali melihat shelly."Kamu jangan makan terlalu banyak, kebanyakan dessert tidak baik bagi kesehatan "


Shelly menjadi marah."Apa kamu mempermasalahkan harga dessert yang tidak seberapa ini?"


"---"


Rendy mati gaya."Kalau begitu makanlah"


Bobby dan adrian ikut duduk di samping ayahnya dan memakan makanan kesukaan mereka dengan tenang.


Sementara cindy hanya mengambil makanan sedikit dan duduk di samping putrinya.,


Saat mereka sedang makan dengan tenang, terdengar suara wanita."Rendy, ternyata kamu disini"


Rendy mendongak, tidak menyangka akan bertemu linda disini.


"Rendy, apakah kamu masih marah karena masalah sebelumnya? kemarin adalah salahku, aku akan berubah dan tidak akan bertindak ceroboh lagi"


Linda merasa sangat senang."Rendy maksudmu adalah memaafkan aku? terima kasih,malam ini aku akan datang kerumahmu, ada yang ingin aku katakan padamu"


Selesai berkata linda pergi dengan tersenyum malu-malu tanpa menunggu respon dari rendy.


Rendy mengerutkan alisnya, apakah wanita suka salahpaham?


Shelly dengan wajah polos dan imutnya menatap rendy.


"Kenapa?"


"Aku.. aku.. "


"Katakan apa yang kamu inginkan" rendy merasa anak ini begitu imut.


"Apakah ada perbedaan untukmu, membeli satu kue dengan sepuluh kue?"


Rendy menggelengkan kepala.


Shelly tersenyum."Bagaimana dengan dua puluh potong kue?"


Rendy kembali menggelengkan kepala.


"apakah kamu ingin membeli duapuluh potong kue untuk di bawa pulang?"


Shelly menggelengkan kepala.

__ADS_1


"Kalau begitu apa?"


"Aku ingin membawa pulang empat puluh potong kue" shelly tersenyum riang.


"Empat puluh,apakah kamu bisa menghabiskan semua?" rendy merasa bingung.


"Aku ingin membagikan kepada semua orang"


Rendy tidak menyangka anak sekecil ini sudah tahu berbagi, ia menganggukkan kepala setuju.


empat puluh potong kue sedang di bungkus dan akan dikirim langsung ke villa gerhana.


Sementara mereka pulang duluan ke villa..


Setelah lima belas menit


Mobil pengantar kue tiba di depan villa, shelly segera berlari dan membagikan kepada semua orang.


"Silahkan diambil, semua orang dapat bagian"


"Ini"


Para pembantu dan pelayan tidak enak hati menerima,mereka saling pandang.


Rendy berkata."Ambillah"


Semua orang baru menerima dengan senang hati, shelly menjadi kesayangan semua orang.


Pengurus tua tersenyum melihat anak seimut ini,dan berfikir kapan tuan muda punya anak perempuan seimut ini?


Malam hari


Saat rendy bersiap untuk makan malam, pengurus tua menghampiri."Tuan muda, nona linda sudah datang"


Expresi rendy menjadi suram, tidak disangka wanita ini benar-benar datang!


Rendy masih belum mengatakan boleh masuk atau tidak, sudah terdengar sepatu hak tinggi milik linda.


Linda tersenyum dan ditangannya membawa hadiah.


"Rendy, aku sudah menonton berita, dan kamu sudah menemukan putramu yang hilang, aku turut senang, hadiah ini,aku siapkan untuk anak itu"


Berita?


Rendy tidak menyangka media akan mengetahui bobby begitu cepat, padahal baru membawanya tadi siang makan bersama.


Rendy membuka ponselnya dan melihat banyak berita dirinya berkencan dengan cindy bersama dengan anaknya.


Ini sungguh konyo!


Dasar paparizi tidak beradap!


"Benar-benar konyol" rendy berkata suram.


Linda menjadi gelisah dengan wajah suram rendy.


Rendy selanjutnya menelepon seseorang.

__ADS_1


"Hapus semua berita hangat yang berhubungan denganku, jika tidak, kamu tidak perlu bekerja lagi denganku"


"Baik presdir adiguna, baik" bimo menjawab dengan serius.


__ADS_2