Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Tidak tahu malu


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Bobby dan adrian berlari masuk ke dalam rumah.


"Daddy, aku mau mandi sama daddy" bobby berteriak begitu memasuki pintu.


"Aku juga mau"


Mandi?


"Kenapa mandi bersama?" rendy merasa bingung.


Mami meminta foto telanjang! namun alasan ini tidak bisa dikatakan.


"Karena kami sudah dewasa dan mau menggosok punggung daddy" bobby memberikan alasan yang bagus.


"Iya betul" adrian mengangguk setuju.


Rendy memandang kedua anaknya,ia tidak menyangka anaknya sangat pengertian.


"Oke, ayo kita mandi bareng"


Kedua anak merasa sangat gembira, ini adalah tugas yang di berikan oleh mami.


Di kamar mandi


"Daddy, aku mau gosok punggungmu" kata adrian.


Adrian mengambil sabun cair dan mengoleskan pada tubuh rendy,adrian menggosok punggungnya dengan semangat.


Rendy membalikkan badannya dan tidak melihat bobby."Dimana bobby?"


"Pipis" adrian mencari alasan.


Bobby yang pintar diam-diam mengambil ponsel rendy dan mengambil foto secara diam-diam.


Setelah selesai bobby memberikan isyarat jempol pada adrian, ia mengirim foto ke wa ibunya.


Badan daddy bagus pasti mami sangat menyukai.


Kedua anak itu mengira sudah melakukan tugas dengan mulus, mereka mulai mandi bersama-sama.


Selesai mandi rendy mengoleskan lotion untuk anak-anaknya,lalu tersenyum puas.


"Nanti malam tidur sama daddy"


Kedua anak saling memandang dan mengangguk senang.


Cindy berulang kali melihat foto yang di kirim oleh anaknya, jantungnya berdebar dengan kencang.


"Ini beneran bekas gigitan kan?"


Setelah memperbesar gambar, cindy merasa yakin, itu adalah bekas gigitan.


Tempat itu adalah dimana dirinya menggigit rendy.


Jadi anak lelaki itu adalah rendy?

__ADS_1


Cindy merasa yakin, bahwa pertemuan mereka ketika masih anak-anak adalah takdir.


Ia mengelus foto bekas gigitan,kegembiraan dalam hatinya sulit untuk di tahan.


"Dia orangnya, ngapain kamu bahagia banget? cindy, kamu tidak bisa jatuh cinta padanya"


Ia berkata pada diri sendiri dan wajahnya mulai memerah.


Faktanya rendy memiliki banyak keunggulan, ada begitu banyak wanita yang menyukainya dan normal mencintai pria yang bisa membuat wanita terpesona.


Apalagi dia adalah ayah dari keempat anaknya.


Mungkinkah ini takdir?


Senyum bahagia muncul di wajahnya, namun langsung menghilang teringat vanda sedang dekat dengan rendy.


Di tengah malam


Rendy memegang ponselnya dan melihat foto punggungnya yang telanjang.Ia membangunkan kedua anaknya dengan marah.


"Apa ini yang kalian pikirkan saat mandi bersama denganku?" rendy memperlihatkan foto di ponselnya.


Bobby memiringkan wajahnya dan tidak mau mengakui.


"Tadi adrian tidak pergi dari kamar mandi, jadi ini pasti perbuatanmu bobby"


Bobby tersenyum malu-malu,namun tetap menggelengkan kepala sebagai penyangkalan.


Mami hanya menginstruksikan untuk menghapus log obrolan,namun lupa menghapus di album foto.


Kali ini bobby benar-benar ceroboh.


"Ngapain kamu foto itu? cepat bilang, atau daddy akan menghukum kalian"


"Aku kagum dengan tubuh bagusmu daddy, jadi aku memotretmu"


"---"


Rendy dapat melihat kebohongan dari sorot mata bobby dan semakin yakin ini pasti ada hubungannya dengan cindy.


Kedua anak itu setelah pulang makan malam langsung meminta mandi bersama.


Wanita itu tidak bisa mengambil foto telanjangnya sendiri, jadi menyuruh anak-anak untuk melakukan itu.


sialan!


Dasar wanita mesum tidak punya malu.


Rendy mengabaikan anak-anaknya dan pergi ke ruang tamu, lalu mengirim pesan wa ke cindy.


"Dasar wanita tidak tahu malu"


Saat ini cindy masih belum bisa terlelap, mendengar ada pesan di ponselnya langsung membukanya.


Cindy mengerutkan keningnya,kenapa rendy memarahinya?


Apa masalah anak-anaknya mengambil foto secara diam-diam sudah terungkap?


"Siapa yang tidak tahu malu?"


"Dasar mesum, haus menonton tubuh orang lain, dasar tidak punya malu"


Cindy menghela nafas dan merasa tidak berdaya,Ia hanya meminta anaknya untuk menfoto pundaknya, namun tidak menyangka foto telanjang rendy juga di kirim.

__ADS_1


Rendy mungkin berpikir dirinya adalah wanita yang mesum.


"Tuan adiguna,kamu salah paham"


Dasar tukang menyangkal, rendy membuang ponselnya ke samping.


Keesokan harinya


Setelah mengantar anak-anaknya cindy mengambil beberapa buku medis dan bersiap untuk pergi ke klinik untuk bersih-bersih.


Saat berjalan ke rumah depan meihat rendy duduk di depan rumah.


"Tuan adiguna,apakah kamu baik-baik saja" Cindy menjadi sedikit lembut mengingat rendy adalah lelaki penolong masa kecilnya. .


Hal ini membuat rendy cukup terkejut.


"Apa maksudmu?"


"Tidak apa-apa" cindy tetap bersikap lembut.


"Cindy, kamu menyuruh anak-anak untuk menfotoku secara diam-diam,apa kamu akan terus berbuat seperti itu?"


Ternyata rendy sengaja menunggunya untuk menanyakan hal ini.


Haruskah ia menjelaskannya? haruskah memberitahunya, bahwa hanya ingin melihat bahunya?


"Aku akan melupakan kejadian itu, namun kamu harus lakuin sesuatu untukku"


Cindy merasa senang bisa melakukan sesuatu untuknya.Lagipula rendy sudah banyak membantu di masa lalu.


Dan sekarang harus membalasnya.


"Kamu harus kerja denganku selama dua jam sehari di ruanganku untuk menerjemahkan dokumen bahasa A, kamu mau minta gaji berapa?"


Cindy tersenyum,ternyata bisa membantu rendy lagi.


"Oke, aku akan lakuin, aku tidak perlu di gaji, setelah Bekerja selama dua jam sehari, aku masih bisa pergi ke klinik dan mencari uang sendiri,aku juga berterima kasih untuk tempat yang kamu sediakan, tempatnya dekat dengan villa mawar, jadi sangat mudah untuk pulang pergi"


Rendy mendengus."Aku sudah bilang selama kamu mencari tempat selain di villa mawar, kamu bisa mencari tempat sesukamu dan tidak perlu terimakasih,kamu harus mikirin soal gajimu,kamu bisa mendapatkan uang yang banyak,lalu mengganti mobil kecil bobrokmu, mobil itu tidak aman untuk anak-anak"


Mobil kecil bobrok.


Cindy sudah menabung lama untuk membeli mobil bekas itu.


Karena rendy berkata seperti itu, cindy tidak perlu bersikap sopan lagi.


"Kalau begitu, berapa gaji yang kamu tawarkan tuan adiguna?"


"Kamu tinggal bilang mau berapa?"


"Nerjemahin bahasa A tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang, jadi aku minta gaji 1 juta per jam, jadi dua juta untuk sehari, apa kamu keberatan tuan adiguna?"


Rendy setuju dan mengangguk."Oke"


Rendy berpikir wanita ini akan meminta gaji yang besar, tapi tidak menyangka cindy hanya meminta satu per jam.


Vanda datang tiba-tiba dari dalam rumah.


"Rendy, kamu ngomong apa sama kakak?"


Cindy merasa tidak nyaman dengan suara yang dibuat-buat oleh vanda dan pergi dari tempat ini.


"Kakak, kenapa kamu pergi pas aku datang?"

__ADS_1


Cindy mengabaikannya dan tetap berjalan keluar halaman, ia menghindari vanda seolah-olah dia adalah virus mematikan.


__ADS_2