
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
Di sekolah pelita harapan
Bobby meneruskan hukuman berdiri,hal ini membuatnya menhela nafas.
Ia malah penasaran apa yang dilakukan adrian hingga guru marah besar dan memberikan hukuman berdiri.
Baru sepuluh menit bobby mengacungkan jari.
"Bu guru, kaki saya sudah pegal,saya sudah tidak kuat lagi berdiri" bobby memelas.
Guru hanya meliriknya."Pegal ya?kenapa saat memukul orang tanganmu tidak merasa sakit?"
Memukul orang.
Andrian memukul siapa?
Meskipun sikap adrian sombong dan dingin, Ia tidak mungkin memukul orang tanpa alasan.
Bobby Hanya bisa pasrah, sekarang tidak tahu caranya membantah.
Saat jam istirahat bobby bertanya pada teman sekelasnya, kenapa adrian memukul orang.?
Rupanya ada teman sekelas yang sengaja memprovokasi dia,mengejek ibunya sebagai macan betina.
Karena mengejek ibunya, jangankan adrian, bobby juga ingin memukul orang tersebut.
Bobby memanfaatkan kesempatan teman sekelasnya bermain dengan gembira,ia sengaja berdiri di tengah-tengah mereka dan melipat tangannya di depan dada.
"Minggir sana, jangan halangi kami"
Bobby menjadi angkuh dan sengaja menantang mereka."Ini kan tempat umum,aku senang berdiri disini"
Beberapa teman saling bertukar pandang dan mulai mengejek ibunya macan betina.
Mereka berlari ke ruang guru sambil terus mengejek.
Mereka berharap adrian akan di hukum lagi oleh guru.
Bobby berbeda dari adrian, ia sangat suka olahraga dan bertubuh kuat.
Bobby sudah mengejar mereka satu-persatu dan meninju hidungnya.
"Aduh! sakit, hidungku berdarah"
Beberapa anak tidak menyangka pukulan adrian hari sangat kuat dan tepat sasaran.
Bobby menghajar mereka semua yang mengejek adrian dan ibunya, beberapa anak memar di wajahnya dan bengkak, bahkan ada yang terkena dua tinjuan.
Sementara bobby hanya terluka dua lebam di wajahnya saat di keroyok.
__ADS_1
"Siapa lagi yang berani mengejek ibuku,maka dia akan merasakan tinju tuan muda" bobby berkacak pinggang dan wajahnya angkuh.
"--"
Beberapa murid yang dipukul berlari kencang ke ruang guru.
Bobby tahu,walaupun tidak mengadu juga akan ketahuan, beberapa siswa bahkan babak belur di hajar olehnya.
Dengan cepat guru mendatangi bobby dengan beberapa anak yang d pukul.
"Kamu masih berani memukul oran? kamu benar-benar anak liar yang tidak tahu aturan"
"Bu guru, mereka duluan yang mengejek ibuku, barulah aku memukul mereka''
"Tapi,kamu juga tidak boleh memukul orang! tidak perduli alasan apapun, memukul orang adalah perbuatan tidak baik"
"Bu guru, kalau ada orang yang mengejek ibu anda, apakah anda akan diam saja?"
"Kamu jangan asal bicara!kalau kamu dan ibumu baik-baik saja, untuk apa mereka mengejek ibumu.Itu karena ibumu memang bermasalah dan tidak baik!ibumu pasti bukan wanita yang berakal sehat"
Guru menatap bobby dengan kesal dan bagaimana cara menghukum anak ini, barulah ia bisa menjelaskan pada orang tua yang wajahnya bengkak dan memar.
Yang perlu diketahui adalah salah satu anak, ibunya kerabat dekat dengan kepala sekolah, anak ini sama sekali tidak bisa disenggol.
Mendengar jawaban ini, akhirnya bobby mengerti,kenapa adrian di hukum terus-menerus.
Guru bahkan berani mengejek maminya tidak berakal sehat!
Padahal sebenarnya guru ini yang tidak waras dan gila.
Adrian memang di besarkan oleh ayahnya.
Bobby sekarang tidak takut pada sang guru!
"Hahhh! ayahmu? aku lihat ayahmu adalah seseorang yang bodoh,hingga mengajarimu seliar ini"
BObby tercengang.Guru ini sungguh keterlaluan, berani mengatakan ibunya tidak berakal sehat dan masih mengatakan ayahnya adalah orang bodoh.
Kalau ayahnya tahu hal in...
Bobby merasa sangat bahagia.. sebentar lagi akan ada tontonan menarik.
"Ayahku bukan seseorang yang bodoh! guru kamulah yang bodoh"
"Kamu... kamu sudah keterlaluan dan berani melawan guru"
"Aku.. tidak sengaja, tolong jangan panggil ayahku kesini, ayahku pasti akan memukulku" bobby berakting ketakutan.
"Ayahmu harus datang.Dia harus meminta maaf kepada semua orang tua murid yang kamu pukul, lalu membawa kamu pergi dari sekolah ini.Sekolah pelita harapan adalah sekolah elit, orang biasa sepertimu tidak pantas sekolah disini, aku rasa ayahmu juga tidak tahu diri"
Mendengar ucapan guru ini bobby merasa bahagia, kalau ayahnya datang bisa mengadu padanya.
Ia sudah tidak sabar menunggu kedatangan ayah,ia ingin melihat respon ayahnya yang seorang bos besar dikatakan bodoh oleh guru ini.
Guru langsung menelepon orang tua adrian.
Rendy tidak menyangka akan mendapat telepon dari guru adrian.
__ADS_1
Begitu mendengar adrian membuat kesalahan besar, rendy segera pergi ke sekolah pelita harapan.
Lima belas menit kemudian.
"Ayah" bobby memanggil sambil menangis.
Rendy berjalan ke hadapan anaknya, begitu melihat dua memar di wajah anaknya, ia mengerutkan alisnya kesal.
"Ada apa ini?"
Bobby mengadu dengan muka memelas.
"Ayah, mereka memukul dan mengeroyokku"
Dikeroyok!
Dalam sekejab raut wajah rendy tidak enak di pandang dan menatap tajam guru di sampingnya.
"Anda adalah ayahnya adrian?"
Guru tidak menyangka, anak bermasalah seperti dia punya ayah yang gagah dan tampan.
"Ya, saya ayahhnya, ada apa ini?"
"Begini, adrian memukul duluan beberapa murid,saya harap anda bisa turun tangan menangani masalah ini"
Bobby buru-buru berbicara."Ayah, mereka mengejek ibuku dan guru bilang kelakuan burukku menurun darinya"
Rendy tidak perduli kalau cindy diejek.
Tapi guru ini berani mengejek anaknya,ini tidak bisa dibiarkan!
"Benarkah?"
Ibu guru tertegun dan tidak tahu harus menjawab apa.
Bobby kembai berkata."Bu guru, juga bilang ayah adalah orang bodoh!dan tk pelita harapan adalah sekolah elit,aku tidak pantas bersekolah disini dan ayah mengirimku kesini karena tidak tahu diri"
Hah!
Orang bodoh?
Orang tidak tahu diri?
Selain perempuan tidak berguna cindy, tidak ada wanita yang berani memarahi dia.
Rendy sudah emosi setengah mati, ia manatap tajam sang guru tanpa berkedip."Benarkah?"
Melihat kondisi seperti inj, guru tidak lagi menjaga image.
"Benar! karakter orang tua bisa terlihat dari anaknya,tempat ini tidak cocok untuk anak anda, lebih baik bawa pergi anakmu. Dan satu lagi,anda harus meminta maaf pada orang tua yang anaknya di pukuli, kalau tidak akan sulit menjelaskan pada mereka"
Ia dibilang bodoh dan masih dikatakan orang yang tidak punya karakter!
Rendy tertawa, lalu tersenyum dingin."Bagus sekali! kalau begitu, kamu harus menjelaskan perihal anakku yang di keroyok, kalau tidak..?
Bobby semakin gembira di dalam hati, sebentar lagi akan ada tontonan lebih menarik.
__ADS_1