Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Berita di internet


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Begitu dia memasuki kantor, asisten barunya yang bernama Widya, memberitahunya tentang berita besar itu dengan sangat antusias.


"Nona cindy, Perusahaan amanda kita masuk berita, bisnis kita pasti akan membaik di masa


depan."


"Hubunganmu dengan Tuan Adiguna juga sudah diberitakan secara luas oleh media, ayo kita lihat siapa yang bakal berani meremehkan


Perusahaan Amanda kita di masa depan."


Cindy bingung dengan kata-kata Widya.


Dia ketiduran dan datang ke kantor dengan panik setelah sarapan, tidak melihat berita terbaru di internet.


Dia buru-buru mengeluarkan ponselnya dan melihat berita di Google.


Judul berita yang sangat menggemparkan dengan gambar yang memukau, berita itu memuncaki daftar pencarian di internet.


-Presdir Grup Adiguna Mendukung


Perusahaan Amanda, Dan Cerita Di Dalamnya Yang Mengejutkan.


-Kekasih Baru Presdir Grup Adiguna, Wanita Ini Orangnya!!!


-Presdir Grup Adiguna, diketahui membawa keempat anaknya keluar masuk toko dessert mewah, dan dilaporkan bahwa keempat anak


tersebut anak dari Presdir Grup Adiguna.


- Masa depan Perusahaan Amanda Sangat Cerah.


Foto-foto yang eye-catching termasuk foto saat Cindy berjalan keluar dari Grup Adiguna, foto rendy pergi ke daerah rumahnya tadi malam,


lalu foto dia dan Rendy saat makan dessert bersama dengan anak-anak dulu...


Cindy tidak menyangka bahwa berita tentang dirinya dan Perusahaan Amanda benar-benar mendominasi,di internet dengan begitu agresif.


Dia ingin tahu apa yang akan


dipikirkan Rendy dan Keluarga Adiguna ketika mereka melihat berita ini?


Bukankah Rendy akan berpikir bahwa dirinya sudah menmbayar media dan sengaja mencari perhatian untuk memberi keuntungan pada Perusahaan Amanda dan dirinya sendiri?


Setelah memikirkan hal ini, Cindy


memutuskan untuk menelepon dan berbicara dengan Rendy tentang hal itu dan memintanya untuk menghapus berita hoax itu.


Tapi ketika Cindy meneleponnya, Rendy tidak berniat menarik berita panas itu, malahan dengan tenang Rendy mengatakan padanya untuk tidak perlu memperdulikan berita itu.


Rendy mengatakan bahwa setelah beberapa saat, berita panas itu pasti akan mereda.


Cindy menghela nafas saat dia menutup telepon. Karena Rendy tidak peduli dengan


berita itu, maka dia juga tidak perlu


memasukkannya ke dalam hati.


Selain tu, perita itu memberi manfaat untuk Perusahaan Amanda juga.Lebih jauh lagi, fakta bahwa keempat anak itu adalah anak Rendy


sebenarnya bukanlah sebuah gosip


belaka.


Tapi artikel inilah yang membuat


Hendy marah. Dia sengaja menelepon Rendy untuk menanyakannya.


"Ayah, itu semua gosip, dua anak perempuan itu bukan anakku."

__ADS_1


"Kalau mereka bukan anakmu, kamu harus ngasih klarifikasi, bisa-bisa mereka buat berita kayak gitu, apa menurut mereka keturunan Keluarga Adiguna kita bisa dikacaukan sesuka


hati? Ini masaiah besar"


"Ayah, meskipun kedua anak itu bukan anakku, mereka mungkin jadi keluarga kita di masa depan, kurasa, gak perlu diklarifikasi."


Ketika Hendy mendengar ini, dia menjadi lebih kesal.


"Omong kosong macam apa yang


kamu katakan?! Dulu kedua anak itu


diberitain anaknya David Lesmono,


meskipun kamu suka sama Cindy dan


mau besarin anak dari Keluarga


Lesmono itu, kamu tetap harus kasih


penjelasan. Satu lagi, ada berita


beberapa waktu lalu kalau Cindy sama


David nikah di luar negeri udah sejak


lama, emangnya kamu mau dianggap


jadi pengambil istri dan anak orang?"


Berita ini berdampak serius bagi Grup


Adiguna kita. Jangan biarin Keluarga Lesmono punya kesempatan buat manfaatin dan hancurin kamu, aku gak mau ada keributan lagi dengan Keluarga Lesmono karena masalah ini!"


"Ayah, dua anak itu bukan anak David!"


"Rendy, kamu harus punya bukti sebelum ngomong, kamu gak bisa asal bicara! Kamu harus adain konferensi pers buat jelasin semuanya!"


Rendy belum sempat untuk menjawab tapi Hendy sudah menutup telepon.


"Setiap kali kita ngomongin soalbmasalah ini, Nona cindy pasti nolak buat bicara secara langsung, jadi mungkin ada rahasia yang gak kita pikirkan."


"Kalau kita tahu asal usul kedua anak itu, kita bisa punya gambaran yang lebih jelas apa Nona Cindy sekarang masih lajang atau sudah


menikah."


Rendy merenung sejenak dan menatap Bimo, "Kalau gitu kamuperiksa dengan cepat dan cari cara buat tes DNA shella dan shelly serta


David dulu, ingat, jangan sampai siapapun tahu"


"Baik, Tuan Adiguna !"


Menyaksikan bimo berjalan keluar dari kantor presdir, wajah dingin dan arogan rendy tiba-tiba berubah,matanya yang dingin dan tajam sedikit


bingung.Dia tidak tahu hasil apa yang akan


diperoleh bimo.


Bagaimana jika shella dan shelly adalah putri David?


Bagaimana jika ayah biologis mereka adalah orang lain?


Bagaimana jika cindy sudah menikah?


Bagaimana jika...


Banyak kemungkinan melayang- layang di benaknya, dan hanya dengan memikirkan cindy berhubungan dengan pria lain membuat hatinyayang dingin dan sombong menjadi


gelisah.


Rendy yang selalu tak kenal takut sebenarnya sedikit takut saat ini.


Takut kehilangan, takut cintanya akan berakhir bahkan sebelum dimulai..


Pintu kantornya tiba-tiba diketuk. Dia mengumpulkan emosinya kembali dan menjawab, "Masuk."

__ADS_1


Pintu didorong dan kepala Anton


menyembul lebih dulu, dia tersenyum


hangat ke arah Rendy, lalu melangkah masuk.


"Kamu udah sembuh?"


"Udah lumayan, tapi dokter bilang


sebaiknya hindari aktivitas yang berat-


berat"


"Terus ngapain kamu ke kantor?


"Tentu aja aku kesini buat ketemu kamu. Ngomong-ngomong, kak, apa kamu tahu Vanda udah aku siksa sama si Wedhus Gembel?"


Vanda???


Rendy sangat sibuk sampai lupa tentang dirinya.Setelah mengetahui bahwa Vanda


menyamar jadi Velina, Rendy tidak mau melihatnya lagi.


"Disiksa gimana?" Ketika Rendy bertanya,Anton


dengan bersemangat menceritakannya.


"Pertama kami buat dia kelaparan selama beberapa hari, terus kami kasih makanan anjing buat dimakan, terus kami nyuruh dia ngebor lubang anjing sepanjang hari! Wedhus Gembel sama aku ngawasi sendiri dan lihat dia ngebor berulang kali, sayang banget kamu gak lihat, lututnya bonyok dan kulitnya-"


"Cuma itu doang?" Rendy menatap Anton berhenti tiba- tiba dan mengerutkan kening.


"Hukuman seperti itu terlalu ringan


untuk wanita yang sudah berani


menipunya seperti itu!"


Anton tercengang, memahami apa yang dimaksud kakaknya dengan ini. Dia segera menambahkan, "Tentu saja bukan cuma itu. Kamu terkenal dengan wajah dinginmu, siapapun yang berani nipu kamu, pasti bakal aku siksa sampai mati"


"To the point aja!" Rendy meliriknya.


"Intinya, intinya aku siksa diabdengan tiga puluh enam jenis siksaan, mulai sekarang aku bisa pastiin kalau dia gak akan berani nipu kamu lagi! Supercar kesayanganku juga ditabrak,


terus kakiku itu semua ada hubungannya dengan dia, aku gak mungkin kasih ampun ke dia!"


Saat ini, ekspresi bingung muncul di wajahnya Rendy.


"Kak, ada satu hal yang aku anggap aneh, Vanda gak punya banyak kekuatan di kota ini, harusnya diagak punya kemampuan buat dekati


atau nipu kamu, apalagi jebak aku kayak gini."


"Maksudmu, ada orang lain dibbelakananva?"


"lya, aku udah selidiki tentang kecelakaan mobilku, ada orang lain yang bantuin Vanda. Tapi bahkan Edward saja gak bisa nyuruh orang itu, jadi....."


"Jadi, orang di belakang Vanda bukan orang biasa!"


"Kak kamu pintar banget!" Mata rendy tenggelam, jika orang itu bukan orang yang kuat, bagaimana dia bisa berani bergerak melawan Keluarga Adiguna! Dia menyuruh Anton untuk mulai menyelidiki, dia harus mencari tahu siapa orang kuat di baliknya!


"Oke gak usah khawatir kak, aku bakal terus melacaknya! Tapi aku rasabmasalah ini ada hubungannya dengan produk baru yang dikembangin erusahaan kita. Setelah produk baru berhasil dikembangin pasti bakal


mempengaruhi kepentingan banyak orang"


Rendy terdiam, dia berpikir bahwabsegalanya tidak bisa sesederhana itu.bPasti ada hal lain yang tidak mereka pikirkan!


"Ini bukan waktu yang tepat buat


narik kesimpulan, kamu selidiki dulu."


"Oke kak. Nanti malam ibu nyuruh kamu pulang buat makan malam, kayaknya gara-gara gosip kamu sama kakak ipar, aku lihat mereka marah


banget. Kamu pasti tahukan apa yang


mesti kamu bilang ke mereka?!"

__ADS_1


__ADS_2