Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Menggantikanmu


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Shella dan bobby yang memiliki mata yang tajam berdiri dari kursi,momo masih melihat makanan di atas meja yang di berikan oleh vanda.


Shella menyonggol tubuh adiknya barulah shelly berdiri,namun matanya masih melihat kue di atas meja."Mami,apakah aku bisa membawa pulang kue ini?"


"Kalian boleh membawanya pulang, anggap saja hadiah pertemuan dengan bibi" vanda berkata manis untuk mendekati ketiga anak ini.


Shella dan bobby sangat mengetahui maminya tidak menyukai wanita ini,kemudian shella mengatakan sudah kenyang.


Shelly masih ragu-ragu, ia masih ingin membawa kue ini.


Shella yang melihatnya langsung berbisik di telinganya."Mami sangat tidak menyukai bibi ini,kamu jangan terima kue darinya,siapapun yang menerimanya adalah penghianat"


Shelly tercengang sesaat, ia melihat wajah maminya.


Memang benar maminya terlihat tidak senang.


Memikirkan ibunya tidak menyukai,shelly sangat pengertian dan menahan untuk membawa pulang kue ini.Ia mengatakan barusan sudah makan dan tidak mau lagi.


Cindy sangat senang dengan pengertian shelly, ia merasa tersentuh anaknya bisa menahan godaan.Ia mengelus kepala shelly.


"Kita pergi dulu" setelah berbicara cindy membawa anak-anaknya pergi.


"Kakak, aku masih... " vanda merasa marah dengan kepergian cindy.


Apanya yang hebat?bukankah hanya melahirkan tiga anak haram?tunggu saja pembalasan dariku.


Keluar dari toko makanan,shelly bertanya.


"Apakah bibi tadi adalah adik mami?"


"Iya"


Keesokan harinya.


Cindy masih datang ke villa gerhana tepat wakfu untuk melakukan akupuntur pada adrian.


Tidak di duga hari ini rendy melihat seluruh prosesnya,pria itu terus menatapnya,membuat cindy merasa tidak nyaman.


Dasar raja neraka!


Mengapa hari ini tidak pergi ke perusahaan?


Mungkinkah kejadian kemarin membuatnya merasa curiga?


Rendy mencibir."Dokter Chloe, apa yang sedang anda pikirkan?"


"Tidak ada" cindy meneruskan menusuk jarum pada tubuh adrian.


Selama proses, adrian berbaring di kasur dengan patuh,ia sangat kooperatif dengannya.


Dia mengangkat pakaian dengan patuh, mengulurkan tangannya dan menggerakkan tubuhnya lebih dekat dengannya.


Adrian yang begitu sombong dan dingin, begitu berinisiativ bekerja sama dengan seseorang, rendy belum pernah melihat ini sebelumnya .


Wanita ini benar-benar punya kemampuan untuk mengambil hati anaknya.


Setelah akupuntur selesai, andrian bangkit dan menatap ayahnya.


"Ayah,apakah kamu tidak pergi ke perusahaan?"

__ADS_1


Rendy menatap dingin cindy."Apakah wanita ini masih menemanimu berlatih teknik hack?"


Tidak ada latihan lagi,peraturan sudah di ganti menjadi jalan-jalan.


Tapi,tidak boleh membiarkan ayahnya tahu,


adrian menjawab."Latihan"


"Kedepannya tidak usah dengannya lagi,aku akan mencari seseorang untuk menemanimu berlatih,setiap hari setelah akupuntur,dia akan langsung pergi"


Adrian dan cindy terkejut dengan keputusan rendy!


Apakah ingin mengurangi waktu bersama dengan adrian?


Sebelum sempat bertanya,rendy mengusirnya dengan tegas.


"Kamu sudah bisa pergi"


Adrian menjadi tidak senang!


"Ayah,aku ingin berlatih dengannya"


Rendy mengerutkan alisnya,lalu berkata dengan kesal."Bukankah kamu tidak menyukainya?jangan terlalu dekat dengan orang asing"


Rendy kemudian menatap tajam cindy.


"Dokter Chloe,tugasmu sudah selesai,silahkan anda pergi dari sini"


Nada yang mendominasi dan tidak ada ruang diskusi.


Meskipun cindy ingin berdebat dengan rendy, namun ia menahannya, nanti malah akan membuat sang pria semakin kesal.


Jika pria ini semakin marah dan mencegah penyakit adrian, bukankah ini semakin parah?


Cindy memutuskan untuk pergi.


Dengan marah pergi dan mengabaikan ayahnya.


Rendy merasa ini adalah keputusan yang benar.


Ia akan mengawasi proses akupuntur adrian, setelah itu akan mengusir wanita itu,agar tidak ada kesempatan untuk mendekati anaknya.


Cindy mengamuk di dalam mobilnya, ia meninju kursi dengan keras beberapa kali.


Ia mengutuk keras pri itu."Rendy, kamu bajingan! mesum, seorang idiot dan gila"


Setelah berteriak di dalam mobilnya, cindy mengatur nafasnya.


Malam hari saat memasak cindy masih terlihat sakit hati dan murung.


Saat mencuci sayuran sambil merenung,adrian pasti ingin keluar untuk bermain, ia memikirkan cara untuk membawanya keluar?


Saat berpikir dengan keras,bobby tiba-tiba ke dapur.


"Mami,kapan aku bisa bertemu dengan adrian lagi?aku ingin berduskusi mengenai trik hacker dengannya"


Cindy kembali sadar,mungkin permintaan bobby akan sulit terwujud, sekarang adrian di bawah pengawasan rendy.


Ia menghela nafas."Takutnya tidak akan ada kesempatan dalam waktu dekat ini"


"Kenapa?aku bisa menyelinap masuk seperti terakhir kali"


'Kamu menyelinap masuk... " kata kata cindy terhenti seolah memikirkan sesuatu.


Benar!


Cindy menatap anaknya seperti memohon.

__ADS_1


"Bisakah kamu membantu mami lagi?"


"Bantu apa?" bobby menjadi penasaran.


****


Keesokan paginya.


Setelah mengantar anak-anaknya ke sekolah cindy bergegas ke villa gerhana.


Seperti yang di duga cindy, hari ini rendy masih mengawasi proses akupuntur.


Mata tajamnya terus mengawasi cindy.


Cindy tidak memperdulikan rendy, ia terus fokus melakukan akupuntur.


Setelah selesai akupungur, cindy segera membereskan peralatan dan memegang kotak medis pergi.


Rendy melihatnya pergi seolah-olah melarikan diri,saat cindy sudah menghilang dari pandangan.


Ia tersenyum.


Ternyata wanita ini cukup sadar diri!


Jika dia tidak mau pergi, rendy akan membiarkan wanita itu tidak usah datang lagi besok.


Rendy menasehati adrian dengan beberapa kata, kemudian pergi ke perusahaan.


Begitu mobil rendy keluar dari villa, sebuah tangan kecil terlihat di jendela kamar adrian.


Adrian terkejut sebentar,kemudian teringat dengan saudara kembarnya, ia membuka jendela dengan pelan.


"Ini benar-benar kamu" adrian merasa bahagia.


Bobby melompat masuk.


"Iya,melihatku datang kesini, apakah ini sebuah kejutan untukmu?"


Adrian mengangguk.


"Siapa namamu?"


"Aku bobby,aku tahu namamu adrian,tidak perlu mengenalkan diri, aku sudah mengetahui dirimu"


"Bobby,apakah kamu datang bersama mami?"


Bobby mengangguk dengan semangat.


Adrian matanya berkaca-kaca


"Dimana mami?"


Bobby menjadi ragu-ragu melihat mata berbinar adrian yang menunggu harapan.


Ibunya pernah mengingatkan untuk jangan memberitahu adrian dulu bahwa ia adalah maminya,sekarang adrian tidak memiliki kesan baik padanya,menunggu setelah adrian merubah pandangan, baru beritahu yang sebenarnya.


"Kelak kamu akan bertemu dengan mami! apakah kamu ingin pergi keluar?aku bisa menggantikanmu seperti sebelumny"


"Bagaimana mana kamu bisa tahu,aku ingin keluar?"


Bobby menggaruk kepala yang tidak gatal.


"Iya,dokter jenius Chloe yang memberitahu padaku, dokter Chloe adalah teman mami"


"Begitu?" adrian merasa sedikit ragu


"Kalau tidak,bagaimana aku bisa tahu?"

__ADS_1


"Kalau begitu, kapan aku bisa bertemu dengan mami?" adrian lebih perduli dengan masalah ini.


__ADS_2