
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
Bimo menghela nafas.
Menjadi asisten bos rendy tidaklah mudah, namun lebih tidak mudah lagi menjadi asisten nyonya adiguna.
Sesampai di parkiran mobil menelepon cindy.
Kebetulan saat ini cindy sedang menjemput sekolah,saat melihat nomor yang menelepon bimo wajahnya menjadi jelek, seolah-olah melihat wajah busuk rendy.
Panggilan pertama cindy mengabaikan panggilan.
Setelah panggilan ketiga kali, cindy menjawab dengan malas.
"Nona Chloe,aku bimo"
"Ada apa?"
"Apa kita bisa bertemu?ada yang ingin aku bicarakan denganmu"
"Katakan saja di telepon,aku takut akan membuang-buang waktumu"
Bimo mengatakan ingin dirinya kembali ke perusahaan, bahkan bisa meminta gaji sesuka hati.
"Bagaimana,menurutmu nona Chloe"
"Halo.. halo.. sinyal disini jelek banget, halo.. aku tidak mendengar suaramu.. halo... "
Setelah itu cindy mematikan teleponnya.
Dia merekrut orang dan memecat orang sesuka hati, dia pikir,dia siapa?
Melihat cindy mematikan telepon,bimo menghela nafas, cindy dan presdir masih bersitegang. Ini tidak akan mudah diatasi.
Tampaknya di harus mendatangi kesana!
Adrian berlari ke arah cindy dan tersenyum cerah.
"Kenapa lari-lari,dimana shelly dan shella?"
Adrian sangat merindukan maminya, begitu keluar dari kelas langsung berlari ke depan untuk mencari maminya.
Cindy masih belum mengetahui adrian dan bobby tukaran, ia masih mengira ini adalah bobby.
"Di belakang"
Cindy merasa aneh, bobby daritadi terus menatap wajahnya."Apakah ada sesuatu di wajah mami?"
Adrian menggelengkan kepala, lalu mengangguk.
"Ada apa?" cindy mengusap wajahnya.
__ADS_1
"Cantik" adrian tersenyum.
Cindy menyentuh kepala adrian, bau rambut ini seperti...
Belum sempat berfikir shella berlari ke arahnya.
"Mami, bobby lari terlalu cepat dan tidak menunggu kami"
Shella melirik kesal ke arah adrian.
Adrian merasa sedikit bersalah, padahal dirinya hanya ingin cepat-cepat melihat mami.
"Mana shelly?"
"Di belakang"
Cindy berjalan masuk ke tk.Ia melihat tubuh gemuk menggemaskan berlari ke arahnya, sampai di hadapannya shelly hampir kehabisan nafas."Mami, mereka tidak menungguku"
Shella menghampiri dan melipat tangan di depan dada."Mami, sudah waktunya shelly sedikit menurunkan berat badannya,lihat dia sudah seperti bola, lihat saja sudah seperti gumpalan kapas yang bergerak"
Memang shelly terlihat lebih gemuk dari anak-anak yang lain.
"Shelly, kamu harus mengurangi makanan manis dan sedikit diet" cindy mengusapa keringat di wajahnya dengan tisu.
Shelly menceberutkan bibirnya dan tidak mengatakan apa-apa, bukannya mami dulu menyuruhnya banyak makan,kenapa sekarang ingin dirinya diet?
"Lihat dia mami, begitu di suruh mengurangi makan langsung marah"shella menceramahi seperti orang dewasa.
"Bisa gak! kamu jangan mengucapkan kata-kata nyebelin setiap hari" shelly kesal.
Demi kebaikanku, namun nadanya tidak pernah lembut!
"Kamu bicara seperti itu, membuat harga diriku jatuh"
"Kamu harus secantik aku dulu, anak gendut"
Shelly semakin kesal."Bobby, semalam shella jatuhin tabletmu, mintalah ganti rugi padanya"
Sialan! semalam sudah berjanji untuk tidak mengatakan.. sekarang malah...
Ini penghianatan!
"Shelly, kamu keterlaluan"
"Aku melakukan ini untuk kebaikan bobby"
Tadi dia mengejekku dengan alasan kebaikan, sekarang aku juga bisa membalas dengan alasan kebaikan bobby.
"Apa? kamu memecahkan tablet?" adrian berjalan ke arah shella dengan wajah serius.
Shella tertegun, selama ini bobby tidak pernah serius seperti ini, apakah dia benar-benar ingin meminta ganti rugi?"
Ia sudah susah payah menabung untuk membeli alat kosmetik, jika mengganti rugi, ia harus membeli dengan apa?
"Aku gak punya uang untuk ganti rugi"
"Ada uang atau tidak itu hal lain,kalau kamu benar-benar memecahkannya harus akui dan meminta maaf" adrian berbicara dengan serius.
__ADS_1
Melihatnya seperti ini, shella merasa asing, selama ini bobby selalu riang, apakah tablet lebih penting dibanding dirinya?
Atau bobby sengaja membantu shelly untuk menindasnya?
"Bobby, shelly, aku mau musuhan dengan kalian"
Shella kesal berjalan dan naik ke mobil duluan.
Adrian menatap ibunya, akankah ibunya akan menyalahkan membuat shella marah?
Cindy tersenyum ke arah adrian, ia merasa setuju dengan yang dikatakan olehnya barusan.
Sebelumnya bobby sangat pecicilan, semua niatnya hanya untuk membuat kedua adiknya bahagia, ia tidak menilai benar atau salah. Hari ini cindy merasa senang, bobby bisa mengajari adiknya bertanggung jawab.
Shella pemarah dan arogan dan suka ngambek, cindy percaya dia akan mengerti.
"Ayo pulang, nanti siang mau makan apa, mami akan masak untuk kalian?"
Mami tidak menyalahkannya?
Adrian menjadi tenang dan berbicara makanan yang ingin dia makan.
Setelah bobby di jemput oleh anton pulang ke villa, ia mulai memikirkan rencana, memberi pelajaran pada daddy yang menindas mami.
Saat bobby sedang serius berfikir di ruang tamu, ia mendengar suara mobil di halaman, ia bergegas berlari keluar melihat mobil ayahnya masuk ke garasi.
Ayah jahat pulang!
Bobby memasang Expresi tidak senang,ia tetap duduk sofa, kalau biasanya ia akan berlari menyambut.
Kali ini pulang untuk memberi pelajaran pada ayah,jadi tidak boleh terlalu baik padanya.
Rendy hanya melirik ke arah bobby dan terus berjalan masuk ke kamarnya.
Kenapa daddy bersikap seperti pada adrian?
Pengurus tua menghela nafas, ia mendekati bobby."Tuan kecil, kamua jangan terus membahas nona Chloe,sebenarnya ayahmu sangat menyanyangimu,kamu harus bicara dengannya saat makan siang, jika terus merajuk akan membuatnya sedih"
Dari nasehat pengurus tua, bobby sadar,adrian sedang merajuk dengan ayah karena masalah mami.
Bobby memuji adrian dalam hati!
Ayah telah membuat mami sedih, adrian pantas merajuk dengannya.
Hanya saja cara adrian merajuk tidak cerdas, tidak mau makan bersama dengannya!
Bobby akan memikirkan cara lain!
"Kamu benar, aku akan makan siang dengannya nanti"
Pengurus tua mengerutkan keningnya.Kenapa adrian begitu penurut hari ini?perubahan ini membuat pengurus merasa kaget.
Padahal kedua orang itu memiliki sifat keras kepala!
Melihat pengurus tua yang kaget, bobby merasa khawatir,takut pengurus tua akan menyadari keanehannya.
Karena itu, bobby berdiri dari sofa."Aku ingin ke dapur,melihat apakah ada makanan kesukaan daddy"
__ADS_1