Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Percaya diri


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Ketika agnes memilih pakaian untuk cindy, adrian juga membantu."Daddy selalu memandang rendah dirimu,tunjukkan padanya kalau kamu hebat"


Cindy yang awalnya menolak, setelah mendengar perkataan adrian hatinya tergerak.


Akhirnya cindy memakai pakaian kerja profesional yang di plihkan oleh nyonya adoguna.


Cindy merasa cemas, pagi hari saat rendy melihatnya sudah ingin mengusirnya,dan siang ini malah akan pergi ke perusahaan adiguna.


Ia tidak tahu, rendy akan bersikap apa padanya.


Setelah keluar, adrian memuji cantik,setelan baju hitam yang pas menonjolkan karakternya seperti wanita dewasa yang kuat dan cakap.


Agnes juga memandangnya dengan puas."Ini sangat cocok untukmu"


Grup adiguna coorporate


Setelah pertemuan rendy kembali ke ruangannya,begitu membuka pintu, ia terkejut.


Bagaimana bisa wanita jahat ini muncul di kantor?


"Mengapa kamu disini?"


Cindy tidak menjawab,namun tatapannya mengarah ke kursi yang berada agak jauh dengannya.


"Aku yang membawa kesini" kata agnes


"Bu, ini perusahaan,buat apa bawa dia kesini?"


"Memperkerjakan sebagi pengasuh asih, aku merasa uang yang aku berikan terlalu banyak, jadi aku memberikan pekerjaan tambahan dan membiarkan bekerja di perusahaan"


Bekerja di adiguna coorperate?


Apakah wanita gila ini ingin mendekatinya?


Tidak cukup dengan datang ke rumahnya, sekarang malah datang ke perusahaan,dia wanita yang lebih licik dibandingkan dengan linda baker.


Ini sangat menggelikan dan tidak tahu malu!


"Perusahaan tidak butuh orang yang tidak berkompeten"


Nyonya adiguna memang sudah membuat persiapan sebelumnya,ia meletakkan kertas rekrutmen di atas meja."Aku sudah memeriksanya.Baru-baru ini perusahaan membutuhkan seorang penerjemah,jadi dia bisa melakukannya"


Penerjemah?


Kapan perusahaan membutuhkan seorang penerjemah,mengapa dirinya tidak tahu?

__ADS_1


Ia segera menelepon bimo untuk ke ruangannya.


Bimo melhat wajah kesal rendy, kemudian melihat nyonya adiguna, kedua orang ini tidak bisa dia singgung.


Setelah memikirkannya."Presdir adiguna,susi dari departemen penerjemah mendadak sakit pusing,dua jam lalu mengundurkan diri dari bagian penerjemah"


Dua jam yang lalu?


Rendy menebak ini pasti perbuatan ibunya.


Wanita benar-benar kuat.


Bahkan ibunya bisa dikendalikan oleh cindy, sebenarnya tipuan apa yang dilakukan cindy, sehingga ibunya sangat percaya padanya.


Rendy menatap tajam cindy."Apa yang ingin kamu lakukan?"


"Dia tidak ingin apapun,aku yang membiarkan dia datang bekerja" kata agnes


"Bu, Saya tidak setuju,ini tidak mudah, kamu jangan tertipu dengan wanita ini"


"Kamu harus menyetujuinya, apakah kamu tidak merasa mempunyai hutang?"


Rendy mencibir."Apa yang telah aku ambil darinya?"


"Makan siang dialah yang membuatnya, kamu bahkan memakan nasi extra,mau tidak mau kamu harus menyetujuinya"


Nyonya adiguna menggunakan cara lembut dan keras untuk mencapai tujuannya.


Jika dia tahu cindy yang memasaknya tidak akan memakan sesuap pun.


Cindy menundukkan kepala, pasti rendy mengira dirinya memasak karena memiliki motif tersembunyi.


"Cindy, kamu benar-benar menjijikkan."


Cindy menatap tajam ke arah rendy."Presdir adiguna,tidak apa-apa jika anda tidak menyetujui bekerja di perusahaan,tapi tolong perhatikan kata-katamu,kamu tidak Punya hak untuk menghina orang lain"


Rendy mendengus."Wanita sepertimu tidak layak bekerja di perusahaan!jika tidak ingin dihina, sadarlah dan pergi dari sini"


"Wanita sepertiku tidak layak,jadi wanita seperti apa yang layak?"


"Perekrutan karyawan grup adiguna menggunakan sistem tes,ini berdasarkan dengan kemampuan nyata,bukan lewat pintu belakang dan bermain trik untuk masuk"


"Wawancara tes? hal sepele! wanita seperti saya pasti akan lulus"


Cindy sangat percaya diri memandang rendy.


Bimo merasa ini menarik, selama ini belum ada yang berbicara kecerdasan di depan presdir adiguna.


Ketika rendy mendengar omongan besar wanita gila ini, ia memandang ibunya."Bu, wawancara telah di putuskan,jika dia lulus akan menyetujui dia bekerja"


Agnes mendekati cindy, lalu bertanya apakah kamu merasa yakin.


Cindy berfikir sejenak, ini tidak akan berhasil jika pria ini dengan sengaja menyulitkannya, tidak perduli jawabannya benar, rendy pasti akan mempermalukan dirinya.Ia hanya merasa yakin jika wawancara dilakukan secara adil.

__ADS_1


"Saya merasa yakin dengan kemampuan saya, tapi aku tidak tahu dengan presdir adiguna"


Rendy merasa wanita ini sangat percaya diri dan mengatakan dirinya akan bermain belakang untuk menyulitkannya.


"Jangan berfikir semua orang sama denganmu, wawancara di grup adiguna sangat memperhatikan kemampuan dan semua di perlakukan dengan setara"


"Itu bagus"


Nyonya adiguna merasa pusing melihat dua orang berdebat dan memutuskan segera melakukan wawancara dan akan mengawasi sendiri.


Pertanyaan wawancara di kirim ke komputer probadi rendy dan cindy harus menerjemakan tiga bahasa dari negara berbeda ke bahasa dalam negeri.


Cindy melihat ada bahasa dari negara B,R dan A, ketiga bahasa ini sangat sepele baginya dan segera menerjemakan.


Ia membaca sambil menerjemakan, dia ruang presiden suara ketikan keyboard terdengar jelas.


Rendy tetap bersikap tenang, apakah wanita seperti ini punya kemampuan atau dirinya sedang asal mengetik atau sedang bermain game.


Ia berjalan ke arahnya dengan penasaran,dan melihat ke layar komputer wanita ini benar-benar menerjemakan.


Apakah wanita ini mengerti tiga bahasa negara itu?


Bahasa negara A sangat jarang di gunakan, sehelumnya banyak yang terjebak di kolom ini, tetapi bagaimana cindy mengerti?


Wanita yang sedang serius akan terlihat lebih cantik.Untuk sesaat melihat jari-jari mungilnya menari di atas keyboard membuat jantung rendy berdetak lebih kencang.


Segera rendy kembali ke prasangka buruk wanita ini.


Setelah beberapa saat cindy berdiri dari kursinya."Presdir adiguna, apakah kamu ingin memeriksa sendiri?"


"Penanggung jawab wawancara yang akan memeriksanya"


Bimo menyimpan terjemahan dan dikirim le penanggung jawab wawancara.


Dua puluh menit kemudian rendy menerima telepon.


"Presdir adiguna, ketiga berkas tadi sama sekali tidak buruk,terutama bahasa di negara A.


Bahasa ini sangat jarang di gunakan dan sedikit orang yang mengerti.Departemen penerjemah membutuhkan bakat seperti itu"


Agnes mendengarkan telepon dari samping dan memberikan jempol pada cindy.


Semakin memandang wanita ini semakin menyukainya, tidak hanya baik dan cantik,wanita ini juga sangat cakap, ini sangat cocok untuk putranya.


Ia merasa yakin wanita ini dapat meluluhkan anaknya yang dingin dan sombong.


"Rendy, apakah ada yang ingin kamu katakan? kali ini dia sudah membuktikan kemampuan diri sendiri"


Rendy hanya bisa menyetujui, sebagai presdir omongannya harus bisa di pegang.


Ia melihat cindy dari atas sampai bawah.


"Tidak di duga kamu mempunyai sesuatu yang bisa di banggakan,tetap bekerja serius di perusahaan dan jangan memikirkan hal lain"

__ADS_1


__ADS_2