
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
Anton mengendarai mobilnya menuju villa gunung batu bersama cindy dan bobby.
Mereka bertiga masuk ke dalam ruang tamu, bobby melihat kakek berlari menghampiri dan bertingkah manja.
"Kakek, nenek, aku sangat merindukan kalian"
"Baik, cucuku yang pintar, kamu masih ingat menengok kami, tidak seperti ayahmu jarang melihat kami"
"Tidak juga! aku malah merasa adrian telah di modifikasi genetiknya" anton mengehela nafas.
"Apanya yang dimodifikasi genetiknya?ia tetap turunan genetik dari kakakmu" harris merasa penasaran.
"Maksudkmu gen dingin dan sombong yang di warisi kakak tiba-tiba berubah, jadi sekarang adrian jauh lebih hangat,bukankah kalian merasa adrian lebih hangat dari sebelumnya?"
"Kamu jangan sembirangan berbicara" harris melototi anton.
Bobby tidak perduli dengan percakapan mereka, yang ada fikirannya adalah menyatukan ayah dan ibu.
Ia tersenyum."Nenek ini adalah dokter jenius Chloe, dia yang menyembuhkan penyakitku, paman bilang jika pinggang dan lehermu sering sakit,jadi aku hari ini sengaja membawa dokter untuk mengobati penyakitmu"
Dokter jenius
Nenek mengalihkan pandangan pada cindy, harris juga memandangnya dengan kagum ke arah dokter jenius.
Mereka tidak menyangkan adrian bisa mengundangnya kemari,mereka berdiri dan menyapa dengan sopan cindy.
Kemudian nenek membiarkan dokter jenius memeriksanya.
Setelah di periksa, cindy memutuskan untuk melakukan akupuntur, agnes mengajaknya pergi ke kamarnya.
"Rasanya tidak terlalu sakit, pijitan tanganmu sangat pas"
"Aku adalah seorang dokter, jadi harus menguasai hal seperti ini"
Agnes menyukai cindy yang melakukan pengobatan sambil mengobrol dengan ramah dengannya.
Belum selesai bobby masuk ke kamar dengan berlari."Nenek, ayah baru saja datang"
Cindy merasa terkejut.
Tadinya ingin menyembunyikan masalah ini dari rendy,kenapa di saat seperti ini dia datang?
"Datang ya sudah, suruh dia naik ke atas, bilang ibunya sedang melakukan akupuntur dan butuh perhatian darinya"
Nenek malah menyuruhnya datang ke atas, bukankah ibu akan ketahuan olehnya sekarang?
Kalau begitu akankah rencana ia dan andrian akah berantakan?
Ia dan adrian ,berusaha agar ibunya mendapat simpati dari neneknya,lalu sebagai cucu kesayangan akan membujuk nenek,supaya nenek mengatur ibunya menjadi pengasuh di villa gerhana atau menjadi asisten dari ayahnya.
Dengan begitu mereka berdua akan banyak berinteraksi.
Tapi kalau nenek mengetahui ayahnya membenci cindy,apakah nenek masih mau mengaturnya?
Cindy juga berdebar-debar takut tuan muda akan mempermalukan dirinya di depan keluarga ini.
__ADS_1
Bobby baru keluar dari kamar sudah melihat ayahnya sudah sampai di atas.
Tamatlah
Belum memanggil, sudah datang sendiri.
"Daddy, apakah kamu ingin melihat nenek?"
Rendy mengangguk."Kakekmu bilang dia sedang melakukan akupuntur, aku ingin pergi melihatnya"
Saat akan berjalan lagi, bobby memeluk pahanya.
Rendy merasa bingung dengan anaknya."Ada apa?"
"Daddy,kamu tidak bisa masuk sekarang"
"Kenapa" rendy merasa penasaran.
Bobby tersenyum."Karena tidak nyaman, nenek sedang melakukan akupuntur di bagian pinggang,dia hanya memakai piyama tipis, dan daddy kan tahu perbedaan pria dan wanita, kamu lebih baik menengok nanti"
Rendi merasa bingung, memangnya kenapa ada perbedaan pria dan wanita, lagipula mereka ibu dan anak!
"Daddy, kamu bicara dulu dengan kakek, kakek tadi membicarakanmu"
Rendy ragu-ragu sejenak."Baiklah, aku akan kembali nanti"
Melihat daddy berjalan menuju ruang tamu, bobby merasa tenang.
Ia kembali ke dalam kamar."Nenek, daddy sedang berbicara dengan kakek,nanti baru datang melihatmu"
Agnes terkejut."Ayahmu dan kakek jarang bicara sepanjang tahun, kenap bisa begini?"
Bobby tersenyum, ini bisa di bilang adalah usahanya.
Setelah mereka berdua keluar dari kamar berbicara bisik-bisik.
Bobby ingin ibunya pergi secara diam-diam, dan jangan sampai bertemu dengan rendy.
Cindy mengangkat jempolnya."Ini memang putraku"
Bobby terkekeh."Ayo berpisah"
Bobby pertama turun dan mengganggu rendy, cindy mengambil kesempatan ini untuk turun dan menyelinap pergi ke garasi.
Sepuluh menit kemudian, bobby merasa mami pasti sudah sampai garasi,ia menyuruh ayahnya ke atas untuk menengok neneknya.
"Anak ini, mengapa hari ini tidak bisa diam sebentar?"
"Nenek baru bertanya tentangmu,jadi naiklah dan temui dia"
Anton tertawa."Kak, sebelum kamu datang, aku sudah memberitahu ayah dan ibu, adrian pasti memiliki mutasi genetik, dia dulu sepertimu begitu dingin, sekarang berbeda lebih ceria dan banyak bicara"
Rendy tertegun sejenak, setelah itu pergi ke lantai atas.
Anton ingin mengikuti bajunya di tarik oleh bobby.
"Ada apa? "
"Paman bantu aku"
"Bantu apa?kenapa aku harus membantumu?" anton sengaja menggoda.
"Selama membantuku, aku akan bermain sore ini denganmu, bukankah ini adil?"
__ADS_1
"Baiklah, cepat katakan"
"----"
Anton berguman sambil berjalan menuju garasi."Anak ini benar-benar bijaksana"
Takut ayahnya akan mempersulit dokter jenius.
Saat rendy sampai di kamar ibunya belum sempat membuka mulut bertanya kesehatan ibunya, sudah mendengar keluhan tidak senang agnes.
"Kenapa baru naik sekarang,tidak sebaik putramu, putramu bahkan tahu mencarikanku dokter jenius"
Rendy mengerutkan alisnya."Adrian mencarikan dokter jenius?"
"Bukankah begitu?! Bahkan itu adalah dokter jenius yang terkenal di internasional,Nona Chloe"
Dokter Chloe?
Cindy!
Wanita itu datang kesini untuk melakukan akupuntur pada ibunya?
Apa tujuannya?
Rendy buru-buru bertanya."Lalu dimana dokter Chloe?"
"Sudah turun! apakah kamu tidak melihatnya? apakah itu tipe kesukaanmu? aku pikir dia orang yang baik,jadi aku ingin sekali kamu melihatnya,siapa tahu kamu malah berbicara dengan ayahmu! ini benar-benar...."
Sudah turun?
Sebelum agnes selesai berkata rendy sudah berjalan keluar kamar.
"Hei! anak kurang ajar, aku belum selesai bicara"
Saat turun tidak melihat anton, ia langsung meneleponnya.
Anton baru saja tiba di garasi, ragu-ragu menjawab telepon dari kakaknya.
"Kak, ada apa?"
"Dimana dokter Chloe?"
"Bagaimana, aku tahu?"
"Bawa dia ke ruang tamu dalam lima menit, jika tidak, aku akan mengirim ke afrika mengurus kantor cabang"
"Aku baru saja kembali dari luar negeri"
"---"
Rendy langsung menutup telepon.
Mendengar suara anton, cindy merasa tenang, akhirnya penyelemat datang.
Ia memandang anton penuh harap."Bisakah kita pergi sekarang?"
Jika mengatakan rendy sedang menunggunya di ruang tamu, ini sedikit kejam.
Setelah berfikir dan menimbang-nimbang, akhirnya anton mengorbankan cindy.
"Dokter Chloe, silahkan pergi ke ruang tamu"
"Ruang tamu? bukankah kamu ingin mengantarku pergi?" cindy merasa terkejut.
__ADS_1
"Adrian barusan mengatakan seperti itu, ini adalah situasi mendadak dan tidak terduga! silahkan pergi ke ruang tamu denganku"