Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Rencana yang gagal


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Pagi hari


Setelah terbangun shella bertanya pada ibunya, apakah masih ingat dengan kejadian semalam.


"Apa?" merasa bingung.


Shella mencubit pinggang ibunya dan mendengus dingin."Mami, tekad perangmu menghilang hanya dalam waktu 1 malam?"


Mendengarkan kata-kata shella,shelly ikut menghampiri ibunya."Iya mami, kuenya terlalu tidak enak, sampai aku mimpi, terlalu banyak kue gak enak mengejarku,mereka semua menyuruhku makan semua, itu terlalu menakutkan"


"Tenang saja, mami akan membalas dendam untuk kalian"


Adrian yang mendengarnya mengepalkan tangannya, sepertinya mami akan berperang dengan daddy hari ini!


"Iya, mami harus membalas dendam untuk kami dan untuk kue juga"


Shella mendengus."Karena hal ini, kamu tidak memakan kue lagi ada bagusnya, kamu akan menjadi kurus,ini masalah bagus untukmu"


"Masalah bagus? jelas ini adalah hal buruk, aku tidak mau berteman denganmu dan bobby lagi" shelly kesal menatap shella.


Setelah mengantar ketiga anaknya, cindy segera ke perusahaan.


Begitu sampai cindy menelepon ke bimo, meminta kunci sandi ruangan presdir.


"Nona Chloe,ruangan presdir adalah ruangan privat, kamu tidak boleh bertindak secara berlebihan" bimo mengingatkan.


"Tenang saja"


Cindy diam-diam masuk ke ruangan presdir , lalu menutup pintu dengan waspada.


Ia mulai menjalankan rencananya.


Baru beberapa menit sudah terdengar langkah kaki mendekat dan ada orang sedang berbicara.


Jantung cindy berdebar-debar,takut ada yang masuk kesini.


Benar saja rendy dan asisten bimo masuk ke ruangan."Presdir adiguna,sepertinya nona cindy menyukai kue yang kamu berikan,dia berkata ingin memberimu kejutan besar"


Cindy bersembunyi di ruangan istirahat,ia merasa bimo adalah penghianat, kenapa sekarang bimo memberitahu semua pada rendy?


Jangan-jangan bimo memberitahu masalah meminta kata sandi.


"presdir, sebentar lagi ada rapat" bimo mengingatkan.


"Baik, kamu siapkan dulu dokumen untuk rapat"


Rendy sebelum keluar mengganti kata sandi pintu ruangannya.


Setelah tidak mendengar suara apapun cindy keluar dan berencana menjalankan misinya.


Setelah menyelesaikan semua cindy tersenyum puas."Siap-siap pria itu akan menjadi sial"

__ADS_1


Begitu membuka pintu,ia tersadar pintu terkunci.


Ia dengan panik memasukkan kata sandi, namun kata sandi salah.


Apa yang terjadi?


Sialan! pasti rendy sudah mengganti kata sandi.


Alasan rendy mengganti kata sandi, takut dirinya masuk atau... dia tahu dirinya berada di ruangan ini?


Bagaimana ini? bagaimana meninggalkan ruangan ini?


Satu jam kemudian,rapat selesai.


Rendy teringat orang yang terkunci di ruanganna, wanita itu ingin membalas dendam! mimpi.


Rendy berjalan ke ruangannya.


Sementara cindy sedang bingung di dalam ruangan.


Rendy begitu masuk ke ruangan melihat di bawah meja ada serbuk gergaji.. di rak dokumen juga ada serbuk gergaji, ini pasti kerjaan wanita gila itu.


Ia sangat marah..


"Wanita sialan, keluarlah" rendy berteriak.


Cindy semakin ketakutan bersembunyi. Ia sudah ketahuan dan terpaksa keluar dengan langkah berat.


Bimo yang mendengar teriakan segera bergegas ke ruangan presdir.


Begitu melihat cindy keluar, rendy mencekik lehernya dan mengangkat badannya.


Wanita ini pantas mati!


Bagaimana dengan nasib anak-anaknya?


Bimo yang masuk ke ruangan begitu ketakutan, ia melihat bosnya mencekik cindy hingga mengangkat badannya.


Ia memikirkan cara agar bosnya melepaskan cindy.


"Presdir adiguna, kamu pikirkan tuan kecil, jika dia tahu kamu membunuh maminya, dia pasti akan membencimu seumur hidupmu"


Bimo bicara dengan ketakutan.


Mendengar perkataan bimo, rendy melemparkan tubuh cindy ke samping hingga terduduk di lantai.


Cindy merasakan sakit di lehernya dan lututnya.


Kakinya berdarah saat di lempar rendy ke samping.


Ini sungguh keterlaluan dan kejam.


Rendy berbicara dengan dingin."Jika aku cekik kamu sampai mati,ini akan mengotori tanganku, lebih baik ayahmu yang mencekik anak durhaka sepertimu"


Hati cindy berdebar, jika rendy melakukan sesuatu pada perusahaan ayahnya,pasti ayah dan ibu tirinya akan mengejar dan membunuhnya.


"Meja, kursi, meja, rak di dalam ruangan ini dan semua jebakan yang telah kamu buat, kamu harus ganti rugi semuanya! jika tidak..aku akan suruh bongkar rumahmu dan jual anakmu untuk ganti rugi"


Menjual shella dan shelly.

__ADS_1


Ia menjadi ketakutan!


Kemudian rendy menendang meja dengan kuat hingga runtuh dan menendang kursi hingga patah.


Bimo terkejut, jadi inikah kejutan besar yang di lakukan oleh nona cindy?


"Bimo, bawa wanita ini pergi, dan hitung semua kerugian dan suruh dia ganti semuanya"


"Baik, presdir adiguna"


Rendy meninggalkan ruangan dengan marah dan kesal.


Bimo melihat kaki cindy berdarah."Nona, apakah kamu baik-baik saja?"


Cindy mendengus."Pria licik dan jahat"


Bimo merasa bersalah."Nona cindy, demi tuhan aku tidak tahu, aku mengira hubunganmu dengan presdir sudah membaik, jadi aku berusaha membantu hubungan kalian"


Semakin baik?


Cindy mengepalkan tangannya."Semakin baik dengan orang berdarah dingin, apakah otakku kemasukan air?"


Bimo merasa sangat bersalah, ia salah mengira dan otaknya sendiri yang kemasukan air.


Mereka berdua pergi ke bagian finace untuk menghitung kerugian, cindy berjalan dengan berpegangan pada dinding, bimo ingin memapahnya,namun cindy menolak dengan keras.


Setelah melihat laporan kerugian,cindy merasa kaget."Apakah barang-barang ini terbuat dari emas? kenapa begitu mahal?"


"Nona cindy,ini adalah harga asli, kamu bisa check sendiri,disana ada nama-nama perusahaannya"


Cindy merasa sakit hati, kalau dirinya tidak membanyar ganti rugi, ini akan membahayakan kedua putrinya.


Ia harus mengganti ratusan juta, dan mentrasfer dengan tidak terima.


Setelah kembali ke ruangan cindy, ia melihat bobby datang ke ruangannya.


"Bobby, kenapa kamu bisa datang kesini?"


Ups! sepertinya mami mengenalinya.


Sebenarnya bobby ingin langsung pergi ke perusahaan,namun anton bersikeras mengantarnya ke tk, makanya bobby terlambat datang kesini.


Bobby mengira adrian susah sampai duluan, namun melihat mami yang terluka, pasti adrian belum sampai.


"Mami, apakah kamu tidak berhasil mengalahkan daddy? tidak apa-apa,aku akan membantu balas dendam"


Hati cindy berdebar kencang, ia tidak mau mengambil resiko.


"Bukan, mami tidak sengaja terjatuh, sekarang bantu mami untuk pulang ke rumah dahulu"


"Tidak bisa, dia berani menindas kamu, aku harus memberikan balasan"


"Bobby, dengarkan mami, ayo pulang"


Bobby merasa harus membawa dulu mami ke rumah sakit."Mami, ayo aku antar kamu ke rumah sakit"


"Tidak perlu, mami adalah dokter, bisa tangani sendiri"


Cindy harus berhemat untuk sementara waktu.

__ADS_1


Melihat ibunya tidak mau, bobby hanya bisa mengantar mami ke rumah dulu.


Begitu sampai di rumah bobby mengambilkan kotak obat, ia melihat ibunya sedang membersihkan luka di lututnya.


__ADS_2