
Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.
Tolong berikan like dan komen.
Happy reading
""___""
"Bobby, kenapa kamu bisa datang kemari?"
"Semalam aku mengirim pesan,namun kamu tidak membalas,jadi aku datang menengokmu, bagiamana, kamu sudah terbiasa dengan sekolah ini?"
Adrian menunduk.
Ia merasa frustasi,karena suasana di Tk, berbeda jauh seperti yang ia bayangkan sebelumnya.
"Adrian, sudahlah jangan sedih, bagaimana kalau kita bertukar tempat,kamu pergi ke sekolahku, disana ada banyak teman yang bisa diajak bermain"
Begitu mendengarnya, adrian langsung semangat.
"Bobby, bagaimana kalau kita ketahuan?"
"Tidak mungkin! ayo pergi ke kamar mandi untuk bertukar baju"
Adrian mengangguk tanda setuju.
Setelah berganti pakaian, bobby memberikan alat gps pada adrian.
Adrian mengikuti lokasi di gps dan dengan selamat sampai di sekolah bobby.
Bobby menggantikan hukuman andrian, baru satu mata pelajaran kakinya sudah pegal, siang ini harus menyakinkan guru, agar tidak di hukum lagi.
Pulang sekolah, bobby teringat dengan pesan adrian, siang ini akan ada perempuan bernama linda yang menjempunya dan harus hati-hati dengannya.
Ia malah ingin tahu, siapa sebenarnya linda ini?
Baru saja keluar, perempuan di samping mobil audy melambaikan tangan padanya, bobby berjalan ke arah mobil.
Linda menunggu dengan muka datar.
"Apakah hari ini kamu dapat masalah,apakah kamu berkelahi lagi dengan temanmu?"
Bobby menggelengkan kepala."Bibi, aku ini sangat penurut,bagaimana mungkin aku berkelahi dengan teman?"
Bibi?
Panggilan ini membuat linda merasa terkejut!
Adrian sama sekali belum pernah memanggilnya bibi, ada apa ini?
"Kamu.. kamu memanggilku bibi?"
Bobby mengangguk."Iya! aku panggil bibi,kamu kan memang bibi tercantik"
Bibi tercantik?
Linda merasa, adrian ada yang tidak beres.
__ADS_1
Apakah anak ini sudah merubah sikapnya dan berperilaku baik padanya?
"Bibi, ayo antarkan aku pulang"
Bobby masuk ke dalam mobil, linda masih melamun memandang tubuh kecilnya masuk mobil, baru beberapa saat mengikuti masuk ke mobil.
Di dalam mobil
Bobby diam-diam tersenyum, melihat linda menatap dirinya dengan curiga.
Adrian pasti tidak bersikap ramah dengan wanita ini.
Adrian bilang kalau wanita ini bermuka dua,jadi ia harus berhati-hati,namun ia merasa bisa mengatasi wanita ini dengan caranya sendiri.
Ia akan membantu kakaknya membalas dendam!
"Bibi, kenapa kamu terus melihat diriku" bobby mengedipkan matanya.
Linda berdeham."Tiba-tiba kamu bersikap sopan padaku, rasanya aneh! apakah kamu sudah sadar tidak ada gunanya mengadu pada ayahmu?"
"Bibi, yang kamu katakan itu benar"
"Mmmmhmm! baguslah kalau kamu sudah mengerti,jadi kamu harus bersikap lebih baik padaku,kita tidak usah mengusik urusan masing-masing,nanti setelah aku menikah dengan ayahmu,kamu harus meminta sendiri untuk tinggal bersama kakek nenek, ya, dengan begitu lebih baik bagi kita berdua"
Perempuan ini sungguh jahat!
Ingin menikah dengan ayah,juga ingin mengusir adrian keluar dari rumah.
Rencana ini tidak bisa dibiarkan!
Bobby tertawa kecil."Bibi, kamu tenang saja,aku akan melakukan sesuai dengan perintahmu"
Villa gerhana
Mobil linda sudah parkir di depan villa,lalu linda dan bobby masuk bersama, bobby melompat-lompat senang,ia sudah beberapa hari tidak bertemu dengan ayah, ia merasa kangen.
Linda masuk kedalam dan tidak akan membiarkan kesempatan bertemu dengan rendy hilang begitu saja.
"Tuan kecil, tuan muda masih belum pulang"
Ayah tidak dirumah? bobby tadinya ingin memainkan pertunjukkan bagus di depan ayahnya, ini sangat di sayangkan.
Otak cerdiknya mulai berpikir."Bibi,kamu ikut makan siang dengan kami, ya"
Ini adalah kesempatan bagus untuk membongkar wanita ini siapa sebenarnya.
Meskipun linda merasa terkejut,namun berpikir rendy sebentar lagi akan pulang dan bisa makan bersama dengannya, lagipula ini kesempatan yang langka.
"Ini, apakah tidak merepotkan?"
Meskipun pengurus tua merasa terkejut dengan permintaan bobby,kalau tuan kecil sudah berbicara harus di turuti.
"Tidak repot, aku akan menyiapkan makanan"
Saat pengurus tua di dapur, mobil milik rendy parkir di depan vila.
Begitu masuk bobby segera berlari ke arahnya, memeluk kakinya dan bermanja."Ayah, aku sangat kangen padamu"
__ADS_1
Rendy tertegun,ada apa dengan bocah ini?
"Adrian, apakah kamu di sekolah membuat masalah?"
"Tidak kok! adrian adalah anak yang penurut, kalau tidak percaya tanya bibi baker?"
Bibi baker?
Rendi merasa aneh dengan panggilan ini!
Linda tersenyum segera menghampiri rendy."Hari ini adrian sangat penurut, di sekolah juga berteman baik dengan anak-anak yang lain"
Rendy menunduk memandang anaknya, ia merasa hari ini adrian sangat aneh,bahkan dengan linda bersikap sangat ramah.
Saat makan siang, bobby segera mengambilkan sayur untuk linda, kelihatan sekali ingin mengambil hatinya, bahkan rendy tidak tahan melihatnya.
Linda juga merasa tidak nyaman,sebelum dan sesudah pulang sekolah, merasa anak ini sangat berbeda.
"Adrian, duduk dan makan makananmu"
Rendy menegur,bobby mengambil makanan kesukaanya dan segera duduk dengan tenang,lalu menata linda."Apakah aku sudah boleh makan?"
Linda dibuat ketakutan dengan sikap adrian dan merasa sangat canggung.
"Adrian, kamu ingin makan daging ya, sini bibi ambilkan untukmu"
Begitu daging akan di masukkan ke piringnya bobby sengaja menyenggol piring dan terjatuh ke lantai.
"Prangggg" piring pecah dan nasi berhamburan di lantai.
Bobby langsung berakting kaget dan menangis.
Ia menangis sambil memandang linda."Bibi, aku tidak mau makan makanan yang kamu suka, aku juga tidak ingin tinggal dirumah kakek dan nenek,meskipun kamu sudah menikah dengan ayah dan memiliki adik bayi,aku juga akan tetap penurut,aku tidak ingin meninggalkan ayah"
Dalam sekejab ekspresi wajah linda berubah.
"Adrian, kamu jangan bicara sembarangan! kapan aku.. "
"Bibi,tadi yang bilang di dalam mobil,kamu bilang ingin mengusirku ke rumah nenek" bobby menangis semakin keras...
Wajah rendy langsung menjadi suram dan penuh amarah.
Pantas saja, begitu ia masuk adrian bersikap aneh padanya.
"Ada apa ini?"
Suara dingin rendy, membuat linda gemetaran dan ketakutan.
"Rendi,ini tidak seperti yang di katakan oleh adrian,bukan begitu"
"Kalau kamu tidak mengatakan hal itu,bagaimana mungkin anakku menyuruhmu makan siang disini?dan bagaimana mungkin anakku bisa berubah 180 derajat?"
"Aku.. aku tidak tahu, aku benar-benar tidak mengerti, selepas pulang sekolah sikap adrian padaku sudah berubah"
Bobby melirik ke arah linda, semua perkataan ini semua di ucapkan olehnya,bobby hanya ingin memberitahu ayahnya dengan cara yang berbeda.
Wanita memang jahat dan bersalah!
__ADS_1
Sudah sepantasnya mendapatkan balasan yang setimpal!