Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Ada dua adrian


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""___""


Karena rendy tidak mau memberikan uang, anton memutuskan untuk mengambil uang di perusahaan secara diam-diam.


Setelah mendapatkan uang anton segera pergi dari perusahaan,rendy mendapatkan telepon dari bagian administrasi,anton telah meminta uang sebesar 400 milyar.


Rendy segera memanggil bimo dan mengikuti anton, ingin tahu apa akan dilakukan dengan uang sebanyak itu?


Di dalam mobil."Presdir adiguna, mungkin tuan muda kedua mengalami masalah besar?"


"Ikuti dia, kita akan tahu"


"Baik" bimo mengikuti mobil anton.


Setelah melihat mobil anton berhenti,rendy merasa terkekut.


Bukankah ini tempat tinggalnya cindy?


"Presdir, mungkin anton ingin membantu nona cindy"


Rendy menjadi bingung, Cara apa yang digunakan wanita itu,hingga ibunya,adrian, bahkan anton menyukainya.


"Ayo pergi lihat" kata rendy tegas.


Saat sampai di depan pintu rendy melihat bimo.


"Cepat ketuk pintu"


"Kakak ipar, ada yang datang, cepat buka pintu"


Cindy mengira yang datang adalah asnia atau vanda yang ingin uang, tidak menyangka malah melihat wajah busuk rendy.


Anton kaget melihat kakaknya."Kak, kenapa kamu ada disini?"


Rendy sengaja menabrak bahu cindy dan masuk ke dalam.


"Siapa yang mengizinkan kamu masuk?" cindy kesal.


Rendy buru-buru mengulurkan tangannya di hadapan anton.


"Apa bang?"


Rendy mendengus."Kartu sini"


"Kartu? kak, kamu sudah memberikan uang ini, kenapa di minta kembali?"


Cindy terkejut,pantas saja uang terkumpul begitu cepat, ternyata dari rendy..


"Uang tidak boleh di berikan sia-sia pada orang tidak jelas"


Cindy tahu rendy sedang mengatainya.


Wanita ini sungguh licik, sebelum ke luar negeri ingin mengambil uang darinya..


"Cepat sini" rendy berkata tegas..


Anton melirik ke cindy sebentar, Wajahnya begitu pucat.

__ADS_1


"Kak, aku butuh uang ini untuk keperluan mendesak, aku sudah meminjam pada teman, tapi hanya dapat sedikit, saat ini aku sangat butuh uang ini"


"Masalah apa? apakah ada hubungannya dengan penipu ini?"


Melihat anton diam.Rendy menyuruh bimo.


"Bimo, ambil paksa kartu darinya".


"Tuan kedua, maaf"


Melihat anton dan bimo saling tarik menarik, cindy membuang rasa malu dan harga dirinya.


"Presdir adiguna, uang ini anggap aku pinjam padamu, boleh ya?"


"Tidak" rendy berkata tegas.


Anton masih berebut dengan bimo."Nona cindy, kamu katakan saja yang sebenarnya, sekarang menyelamatkan bobby lebih penting"


Cindy memohon padanya."Presdir adiguna, aku mohon pinjamkan uang padaku, uang ini untuk menyelamatkan putraku"


Rendy terkejut, ternyata wanita gila ini masih mempunyai putra, berapa banyak pria yang dia miliki?


"Nyawa putramu kamu cari saja ayahnya,! kamu punya kemampuan untuk mencari pria, namun tidak bisa menjaga putramu,ibu macam apa kamu?"


Cindy bingung, selelah berfikir serius."Presdir adiguna,sebenarnya dulu... "


"Karena dulu kamu tinggalkan adrian! ingat jangan muncul lagi di hadapannya, kamu harus segera pergi ke luar negeri, kamu ingat kata-kataku" langsung marah mengingat dulu dan menyela perkataan cindy.


"Aku bukan sedang membicarakan adrian, namun membahas bobby"


"Aku tidak ingin mendengar apapun darimu"


Anton merasa sikap abangnya sangat menjengkelkan!


"Kak, aku sudah melihat bobby, dia ada hubungannya denganmu"


"---"


Melihat rendy dan bimo berjalan keluar, cindy menghalangi jalannya."Presdir adiguna, setidaknya kamu dengarkan dulu perkataanku, kalau tidak, kamu akan menyesal"


"Kamu jangan menghalangiku lagi atau aku akan mematahkan kakimu"


Anton melihat ada kesempatan bagus untuk mengambil keuntungan.


"Kak, ayo kita buat taruhan"


Rendy melihat anton seperti orang gila..


"Kak, jika kamu tidak berani taruhan, kamu bukan seorang pria"


Rendy begitu penasaran,apa yang ingin di lakukan wanita ini?"


"Bagaimana jika kamu kalah taruhan?"


"Aku pergi ke afrika untuk mengurus perusahaan cabang disana,bagaimana jika kamu kalah? " anton mengatakan dengan percaya diri..


"Jika aku kalah taruhan,aku akan membiarkanmu mengelola perusahaan"


"Aku tidak ingin mengelola perusahaan, aku ingin yang lain"


"Oke" rendy tanpa berfikir


Anton segera melirik cindy."Kamu bisa katakan sekarang"

__ADS_1


"Aku memberimu waktu tiga menit" rendy melihat jam tangannya.


Cindy menarik nafas dalam-dalam."Pertama, aku dulu melahirkanku anak kembar, selain adrian masih ada satu lagi"


Rendy menyipitkan matanya.


"Kedua, anak itu sama persis dengan adrian"


Rendy sangat terkejut


"Ketiga,aku punya foto dia dari kecil hingga sekarang di ponselku,kamu bisa melihatnya"


Rendy menatap cindy dengan aneh, ia merasa senang,sedih,tidak dapat percaya, semua perasaaan bercampur aduk.


Anton memberikan jempol pada cindy.


Rendy terdiam beberapa saat, ia masih bingung dan belum percaya.


Ia mengambil ponsel cindy dan melihat dengan teliti foto-foto tersebut, anak ini benar-benar terlihat persis dengan adrian.


Hanya saja adrian tidak pernah memakai pakain seperti ini sebelumnya!


Apakah ini benar-benar putranya?


Tidak disangka,ia memiliki dua putra!


Rendy menatap tajam cindy."Selain cari mati, kamu masih berbohong padaku, hak apa yang kamu miliki untuk membawanya pergi?"


Aih! anton merasa sikap kakaknya berbeda dengan apa yang dipikirkan olehnya.


Anak ini dibesarkan oleh cindy sendirian, seharusnya terharu dan tersentuh.


"Kak, kamu tidak boleh bersikap seperti ini, nona cindy telah melahirkan dua putra untukmu, seharusnya kamu... "


"Bukan giliranmu untuk mengajariku"


Tentu saja rendy terkejut,ia memiliki seseorang putra lagi!


Tapi ia juga menyesal, bahkan tidak mengetahui ada putra lain dan tidak pernah bertanggung jawab sebagai seorang ayah.


Wanita gila ini terus menyembunyikannya dan merampas haknya, jika bukan karena penculikan dan perampasan, apakah dia akan menyembunyikan seumur hidupnya?


"Dimana dia sekarang?"


"Dia sekarang diculik oleh vanda, mereka meminta 400 milyar baru mau melepaskannya"


"Vanda?"


"Itu putri dari fajar, kakak, masalah ini juga karena salahmu, jika kamu tidak melemparkan masalah kebangkrutan pada nona cindy, bagaimana mungkin vanda kehilangan akal sehatnya dan menculik bobby"


Rendy menatap tajam anton, dia tidak mengizinkan adiknya memberikan komentar.


Rendy meminta nomer ponsel vanda yang di gunakan untuk mengancam cindy, agar bisa mengetahui posisi vanda.


Kemudian menyuruh cindy untuk menelepon vanda, bahwa uang sudah dikumpulkan dan segera melakukan pertukaran anak dan uang.


Vanda sangat senang saat mendengarnya apa yang di katakan di telepon.


Hanya menculik putranya dan sangat cepat menyiapkan uang 400 milyar.


Sepertinya trik ini berhasil.


"Kamu letakkan uangnya di lokasi yang telah aku tentukan,setelah aku memastikan uangnya, aku akan segera melepaskan anak haram ini! lokasinya aku kirimkan padamu sebentar lagi"

__ADS_1


Cindy membuka pengeras suara, kata anak haram terdengar sangat kasar.


Ada kebencian di mata rendy, ia harus membuat vanda membanyar semua ini.


__ADS_2