Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Kerjasama


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Sekarang perusahaan amanda sudah menjadi milik cindy, namun perusahaan membutuhkan uang yang banyak dan ada banyak hutang yang menumpuk.


Rendy menawarkan ingin menawarkan bantuan pada cindy dan menyuruhnya datang ke perusahaan.


Begitu sampai di perusahaan adiguna, cindy langsung ke ruangan rendy diantar oleh bimo.


Cindy duduk di kursi dan bimo berdiri di dekat pintu.


Melihat cindy dan tuan adiguna bergaul dengan baik, ia menghela nafas lega dan berpikir dunia sudah berubah.


Awalnya, ketika nyonya adiguna membawa cindy untuk wawancara,presdir bahkan tidak memberinya kesempatan.


Sekarang mereka sedang bertatap muka untuk membicarakan tentang kerjasama perusahaan.


"Tuan adiguna,ini informasi tentang perusahaan amanda, coba lihat dulu"


Rendy mengambilnya dan melihatnya dengan cermat.


"Terus terang dengan kekuatan perusahaanmu sekarang yang tidak berharga, perusahaan ini tidak memenuhi syarat untuk kerjasama dengan grup adiguna,kamu setuju dengan poin ini, kan?"


Cindy terdiam dan menganggukkan kepala.


Jangankan grup adiguna, bahkan perusahaan yang tidak terlalu besar saja tidak mau untuk bekerjasama dengan perusahaan amanda.


"Karena kamu setuju dengan poin ini, jadi aku bakal kasih waktu kamu lima menit untuk menyakinkanku untuk bekerjasama dengan perusahaanmu"


"---"


Apa yang harus dilakukan sekarang?


Apa yang harus dikatakan?


Cindy tidak memiliki petunjuk dan menoleh ke arah bimo.


Bima terbatuk dan mengingatkan.


"Nona cindy, kamu bisa mulai dengan keunggulan perusahaanmu,seperti..."


Rendy langsung menyela kata-kata bimo.


"Emang perusahaan amanda punya keunggulan?"

__ADS_1


Bimo terdiam dan dalam hatinya sangat kesal, ia menghela nafas, perusahaan amanda memang tidak punya keunggulan, terus nona cindy harus berkata apa?


Ini sama saja membebani orang lain.


Cindy mengerutkan keningnya dan sama bingungnya dengan bimo.


"Perusahaan amanda tidak mempunyai keunggulan,jika kamu ingin bekerja sama denganku kamu bisa mainkan cinta tukar dengan uang" ketika rendy mengatakan itu, bimo takut salah dengar.


Presdir adiguna selalu membenci menggunakan trick dan jalan pintas, buat apa memainkan cinta tukar dengan uang?


"Cinta tukar dengan uang?" cindy mengerutkan keningnya, ia tidak mengerti arti cinta tukar dengan uang.


Apa ada kasih sayang di antara ia dan rendy?


Cindy masih belum mengetahui rendy sudah tahu dirinya adalah gadis masa kecilnya.


Ia berpikir cinta tukar dengan uang mengacu kepada dua anaknya. Setelah memikirkannya, mungkin maksud rendy seperti ini.


Ia berdehem."Tuan adiguna,kalau kamu setuju untuk kerjasama dan membantu perusahaan amanda, di masa depan, saat perusahaan amanda mulai menghasilkan uang, aku bakal kasih kenyamanan untuk bobby dan adrian, aku bakal belikan makanan dan banyak mainan buat mereka... "


"Apakah kamu pikir anak dari keluarga adiguna kekurangan semua itu? rendy langsung memotong ucapannya.


Apakah wanita ini benar-benar tidak akan menyebutkan tentang masa lalu dengannya?


Cindy membeku, benar apa yang di katakan oleh rendy, lalu apa yang di maksud dengan cinta tukar uang?


Cindy memikirkan sesuatu dan berkata."Tuan adiguna,demi persahabatan kita di villa mawar, kamu harus bantuin aku"


Akhirnya wanita ini mengatakan hal itu!


Cahaya terang melintas di otak rendy." Persahabatan di villa mawar apaan? ngomong yang jelas"


"Itu... " apakah rendy amnesia?


"Kita kan pernah tinggal bersama di villa mawar, hubungan kita bisa dianggap teman baik, kan?"


"Pikirkan yang lain"


Cindy berpikir sejenak, tapi tidak mengerti apa yang di inginkan rendy. Cindy melihat ke arah bimo lagi.


"Nona cindy, kamu tidak bisa Membicarakan tentang persahabatanmu di villa mawar, cinta tukar uang yang dibicarakan presdir adalah kamu bisa mengambil inisiatif untuk mendekatinya..ehemmm"


Alis cindy mengkerut."Apa maksudmu aku harus menarik perhatiannya?"


"Pintar" bimo mengacungkan jempolnya. Tiba-tiba gelas terbang dan terjatuh di kaki bimo.


Bimo menatap rendy, sialan! padahal dirinya sudah mengatakan apa yang di inginkan rendy, tapi Presdir malah marah.


Hhufttt~~

__ADS_1


"Tuan adiguna,aku dengan baik mengingatkan, karena pertanyaanmu terlalu tidak jelas, nona cindy tidak terlalu paham"


"Apa kamu perlu lakuin itu? cepat keluar!!!"


Salah lagi?


Bimo menghela nafas dan merasa lega keluar dari ruangan rendy.Ia menggelengkan kepala dan berkata dengan pelan."Kamu pikir aku ingin menjadi obat nyamuk disana? dasar ribet sekali jadi orang.Kalau suka dengan nona cindy langsung bilang saja, buat apa mainkan cinta tukar uang.. dasar"


Cindy memikirkan kata-kata bimo, lalu berkata dengan serius."Tuan adiguna,meskipun perusahaan amanda lagi berjuang dan dalam posisi sulit sekarang, aku tidak akan menjual diriku hanya untuk ini! aku tidak bisa memainkan cinta tukar uang, aku tidak bisa merayumu, bahkan aku tidak akan berpikir seperti itu"


"--"


Rendy membeku, ini semua salah bimo, ucapannya benar-benar membuat cindy salah paham.


Tapi merayunya.. rendy tersenyum." Saat kamu mabuk, kamu sangat pintar merayu"


Wajah cindy langsung memerah."Rendy, apa maumu sebenarnya?"


"Aku menyuruhmu datang kesini untuk membahas tentang kerjasama, jadi, ayo kita bahas soal bisinis"


Cindy menatapnya dengan curiga, rendy sangatlah aneh.


Apakah rendy ingin bekerjasama Hanya untuk memainkannya?


Cindy tidak terlalu memikirkannya, ia membahas kerjasama dengan serius.


Rendy tidak mempersulit dan langsung mengabulkan permintaannya.


Rendy selalu tidak mau dirugikan,tapi, bagaimana bisa murah hati dan mau menyelamatkan perusahaannya yang kecil?


Cindy curiga sepertinya rendy memiliki rencana lain.


Setelah menyelesaikan negoisasi rendy menyuruh bimo untuk membuat kontrak dan mengirimnya ke ruangan,Saat melihat rendy menandatangani kontrak, hati cindy berdebar dengan kencang.


Kontak tipis ini adalah buku penyelamat hidup untuk menghidupkan kembali perusahaan amanda dari kematian.


Cindy dengan tulus mengucapkan terimakasih dan memasukkan kontrak ke dalam tasnya.


Ia menatap rendy."Tuan adiguna, ada satu hal lagi, shelly ingin makan spageti buatanmu, apa kamu bisa ajarin aku cara buatnya?


Rendy sengaja menolak dengan tegas, ia berbohong dengan bangga, Bahwa spageti adalah makanan dengen resep rahasia dan tidak bisa dibocorkan ke orang lain.


"Okelah, kalau begitu"


Sepertinya shelly akan Kecewa lagi!


Cindy keluar dari kantor rendy dengan kekecewaan dan kegembiraan.


Di dalam ruangan rendy tersenyum penuh arti.

__ADS_1


"Dasar wanita bodoh, sampai bertemu nanti malam"


__ADS_2