Anak Kembar Empat

Anak Kembar Empat
Saingan cinta


__ADS_3

Halo semuanya! terima kasih banyak yang sudah mau baca novel ini.Semoga kalian suka.


Tolong berikan like dan komen.


Happy reading


""_""


Spageti buatan rendy sudah matang dan diletakkan di meja, shelly memakan spageti dengan lahap.


Melihatnya makan dengan lahap, muncul senyuman di wajah rendy.


"Shelly, emang apa bedanya spageti yang dibuat paman dan mamimu?"


Rendy barusan mencicipi makanan yang dibuat oleh cindy, bahkan rasanya lebih enak dari buatannya.


Shelly memikirkannya."Aku cuma mau makan masakan paman"


Rendy meletakkan makanan buatan cindy ke hadapan shelly, shelly langsung menolaknya dan menyingkirkan makanan buatan ibunya.


"Jadi yang kamu permasalahkan bukan tentang rasanya, tapi siapa yang membuat, kan?"


Cindy baru keluar dari kamar dan mendengar perkataan rendy,lalu dengan cepat berkata.


"Tuan adiguna,kamu sudah membuatkan makanan untuk shelly, sekarang kamu mau makan apa biar aku yang masakin? anggap saja sebagai ucapan terimakasih"


Rendy berpikir sejenak dan bertanya pada kedua anaknya.


"Mami, aku ingin makan hotpot"


"Mami, aku juga ingin makan hotpot"


Cindy berpikir sejenak dan menuruti permintaan anaknya."Kita tidak punya bahan-bahannya dirumah, jadi harus pergi belanja dulu"


"Biar aku saja yang belanja, aku lihat masih ada sayuran di kulkas, kamu cuci itu dulu"


"Oke"


Bobby dan adrian sangat senang hingga melompat-lompat.


"Mami, kami akan bantuin"


"Tidak usah, kalian pergi main saja"


"Oke" kedua anak berlari ke ruang mainan.


Melihat rendy ingin pergi belanja, shelly meletakkan sumpitnya dan turun dari kursi, lalu buru-buru mengejarnya.


"Paman, aku boleh ikut tidak?"


"Kenapa kamu mau ikut?"


"Aku ingin paman membelikan aku lolipop" shelly dengan tatapan memelas.


Rendy juga tidak tega menolaknya."Baiklah, ayo pergi"


Setelah keluar dari pusat perbelanjaan shelly memegang permen lolipop dan terlihat sangat gembira.

__ADS_1


Di taman kanak-kanak seorang teman mengatakan ayahnya membelikan banyak lolipop dan membuat shelly merasa iri.


Di satu sisi shelly juga menyukai permen lolipop.Ia juga iri pada temannya yang mempunyai daddy yang perhatian.


Saat di mobil shelly terus menatap rendy dan berpikir daddy sangat baik padanya.


Rendy membawa barang-barang belanjaan, shelly hanya membawa permen lolipop dan memamerkan pada adrian dan bobby.


Bobby dan adrian melihat shelly memegang lolipop bermotif kartun, kenapa ayahnya tidak membelikan juga untuknya?


Setelah melihat ayahnya tidak membelikan apapun bobby dan adrian yang kesal kembali ke ruang mainan.


Mereka berdua berdiskusi berencana pura-pura tidur dan menginap di rumah mami. Ucapan mereka di dengar oleh shella.


Shella juga terkejut rendy begitu baik pada maminya hari ini.


Apakah daddy jahat itu ingin bersama dengan mami?


Tapi, shella lebih menyukai paman david.


Setelah berpikir sejenak shella kembali ke kamarnya dan menelepon paman david.


Begitu mendengar rendy mengejar cindy, david langsung tersenyum sinis.


"Paman tahu, makasih shella"


"Paman, harus datang kesini"


"Oke" setelah menutup telepon david terlihat ragu-ragu.


Baru-baru ini urusan perusahaan membuatnya sangat sibuk dan tidak mempunyai waktu pergi ke klinik, jadi sudah lama tidak bertemu dengannya.


Jika dirinya pergi, pasti rendy akan mengusirnya.


Tapi, cindy adalah satu-satunya wanita yang ingin ia nikahi.


Untuk melepaskan cindy dan menerima orang lain, sungguh berat bagi david.


Setelah memikirkannya david tidak ingin melibatkan perusahaan lesmono dan tidak boleh berkelahi dengan rendy.


Ketika david tiba cindy, rendy dan keempat anak sedang mengelilingi meja makan untuk memakan hotpot.


Setelah melihatnya shella memanggil dengan gembira."Paman david, kamu datang"


Cindy terkejut."David aku tidak menyangka kamu datang tiba-tiba,ayo sini dan makan bersama"


David tersenyum dan mengalihkan pandangan ke rendy."Tuan adiguna, apakah aku boleh duduk dan makan bersama?"


Rendy meliriknya dan berkata dengan dingin.


"Kamu tidak di terima disini"


Kata-katanya tidak kenal ampun.


Saat berhadapan dengan saingan cintanya, rendy merasa sikapnya sudah cukup baik.


Apalagi pria ini berani mendatangi cindy dan memprovokasinya.

__ADS_1


"Karena tuan adiguna tidak menerimaku, aku akan pergi,cindy, sepertinya aku tidak bisa datang ke klinik untuk waktu dekat ini, kamu bisa memanggil orang-orang ini jika butuh bantuan, meskipun kemampuannya tidak sebaik aku, mereka masih bisa membantu untuk beberapa hal"kartu perusahaan diserahkan ke cindy.


"Terima kasih"


"Sama-sama,aku pergi dulu"


Rendy berpikir pasti david mempunyai tujuan lain sampai datang selarut ini, kalau cuma ngasih kartu perusahaan bisa lewat pesan.


Anak-anaknya sudah tidak sabar untuk memakan hotpot.


"Mami, bisa tidak kita makan sekarang?"


"Ayo makan"


Adrian, bobby dan shelly seperti serigala kecil yang kelaparan,mereka langsung mulai makan. Hanya shella yang menundukkan kepala dan merasa tertekan.


awalnya shella ingin paman david datang untuk mengusir daddy jahat dan berjuang untuk maminya.Tapi dia malah pergi tanpa berkata dan melawan sedikit pun.


Untuk pertama kalinya merasa paman david sangat pengecut.


Shella tidak ingin saat dewasa seperti paman david yang pengecut dan tidak berani memperjuangkan yang disukai.


Cindy melihat shella yang melamun.


"Shella, cepat makan"


Baru shella mengambil makanan dan mulai makan.


Rendy mengambilkan daging ayam untuk shella, dengan kepribadian shella yang biasanya akan langsung menolak, namun kali ragu-ragu.


Ia mengagumi karakter daddy jahat yang berani mencintai dan bertarung.Jadi ia mengambil daging itu dan memasukkan ke dalam mulutnya.


Rendy tersenyum tipis, sepertinya shella sedikit lebih ramah padanya.


Mengambil kesempatan ini rendy menawarkan bagaimana kalau di akhir pekan pergi ke taman bermain atau ke kebun binatang.


Adrian dan bobby merasa sangat gembira, bahkan shelly sampai menari di tempat.


Hanya shella yang tidak setuju."Aku ingin pergi ke studio lukis buat belajar melukis, melukis bisa menambah inspirasiku dalam ketrampilan make up"


Tanpa pikir panjang rendy mengeluarkan ponselnya dan menelepon bimo.


Ia meminta bimo mengumpulkan studio lukis terbaik di kota ini dan membiarkan shella memilih sendiri.


Senyum tipis akhirnya muncul di wajah arogan shella.


Tampaknya ada kalanya daddy yang jahat baik padanya.Jadi shella memutuskan untuk pergi ke studio lukis.


"Oke, ayo makan dulu, shella kamu kurus banget, makan dagingnya lebih banyak" rendy melihatnya terlalu kurus


Cindy memberikan daging ke piring shella, shella tersenyum,lalu memberikan pada shelly.


"Mami, aku suka sayuran, dagingnya buat shelly saja"


Shelly dengan senang hati menerimanya dan mengucapkan terimakasih dan memuji shella karena sudah menjadi kakak yang baik.


Setelah makan malam selesaai bobby dan adrian langsung pergi ke kamar tidur untuk pura-pura tertidur seperti yang di rencanakan.

__ADS_1


__ADS_2