
Berkelana di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video
Bab 105
Gusmon ingin memberikan wejangan yang membuka kalbu, tapi bagaimana?. Tiba-tiba saja ia ingat dengan salah satu sinetron yang tayang di salah satu stasiun televisi di bumi asli dulu. Ia ingin menggunakan pengaruh dan sugesti dari sinetron itu. intinya adalah suasana yang dibawa oleh sinetron bisa mempengaruhi jiwa dari orang-orang ini. ia harus mencoba agar perempuan hamil itu dapat menemui keadilan baginya. Meski ia akan kehilangan beberapa Koin Sistem yang berharga lagi.
“Baiklah Sistem Mulai Edit Video” pada saat orang-orang masih berkerumun dan mendengarkan cerita dari Robon Sin. Gusmon dengan tenang di dalam hatinya memberikan perintah kepada Sistem. tidak mengapa mengedit Video di tempat ramai, orang-orang tidak akan melihat apapun, termasuk layar sistem. Hanya dia sendiri lah yang bisa melihat dan merasakannya. Sebab Sistem itu terinstal di otaknya. Toh yang di butuhkannya hanyalah konsentrasi.
[Ding!]
[Perintah dikonfirmasi]
Gusmon ingat dengan sinetron Suara Hati Isteri yang biasa di tonton oleh ibunya di Bumi Asli. Tentu saja ia pernah menontonya beberapa kali saat duduk bersama keluarganya. Yang dibutuhkan nya saat ini adalah pengaruh dan suasana yang mendorong kalbu demi untuk menyampaikan wejangannya.
Gusmon mengingat beberapa potongan video suara hati istri yang menampilkan suasana sedih dan membuka getaran kalbu, segera Sistem Edit Video secara otomatis menyalin setiap video yang di ingat Gusmon kedalam layar yang terpampang di hadapan Gusmon. Dengan santai Gusmon memotong Video yang sudah tersalin di layar itu dan membuang adegan-adegan yang tidak penting. Orang-orang tidak menyadari tindakan Gusmon yang berkonsentrasi tersebut, sebab teralihkan oleh penuturan dari Robon Sin yang sekali-kali diselingi oleh pembelaan dari Syiti Molmet.
Sesaat kemudian Video Gusmon sudah siap, meski dibuatnya dengan sedikit tergesa-gesa namun ia yakin dengan hasilnya. ”Simpan Video dengan nama, Sugesti Sinetron Suara Hati Istri” Gusmon menyudahi pengeditan Video dan menyimpannya. Gusmon menitik beratkan video ini kepada suasana yang ditimbulkan dan tentunya hati penonton sinetron akan gampang tersentuh dengan adegan yang mengharukan.
[Ding!]
[File Video tersimpan di folder penyimpanan Video, dengan nama file Sugesti Sinetron Suara Hati Istri]
[Koin Sistem dipotong sebanyak 700 Koin.]
__ADS_1
[Koin Sistem tersisa sebanyak 92.000]
Gusmon merasa 7 menit sudah cukup baginya untuk memberikan wejangan, kepada orang-orang bermasalah ini.
Sekarang saatnya beraksi.
“Hm. Hm. Hm. Semuanya harap tenang” Gusmon berusaha menenangkan orang-orang itu. terutama sekali emak-emak yang dari tadi sudah mengomel-ngomel tidak jelas.
“Tenang tenang, kepala mu, kau kira kami bisa tenang setelah perempuan ini sangat menderita karena dihamili dengan tidak bertanggung jawab” berkata emak-emak dengan kesal untuk menanggapi seruan Gusmon. Gusmon hanya garuk- garuk kepala mendengar seruannya diabaikan. Mungkin dengan mengatakan ia adalah Ketua Besar Gangster Elang Hitam orang-orang ini akan mendengarkannya.
Namun setelah dipikir-pikir agaknya hal itu kemungkinan akan membuat reaksi berlebihan dari orang-orang yang nota bene orang biasa ini. bisa jadi malah mereka ketakutan seperti yang terjadi di kandang bebek tadi.
“Baiklah kalau begitu, Sistem Putar Sugesti Sinetron Suara Hati Istri” Gusmon langsung saja memerintahkan Sistemnya.
[memanggil file Video]
[memutar file video]
[Koin Sistem di kurangi 700]
[Koin Sistem tersisa adalah 91.300]
Sontak Gusmon memasuki mode sugesti suasana hati dari Video ‘Sugesti Sinetron Suara Hati Istri ‘ yang diputarnya. Waktu 7 menit ia merasa bahwa itu cukup untuk memberikan pencerahan kepada dua orang di depannya ini.
__ADS_1
Mendadak suasana di tempat itu menjadi syahdu semua mata menatap kearah Gusmon seolah-olah sedang menonton sinetron. Inilah efek yang diinginkan oleh Gusmon.
“Saudara-saudara sekalian, terutama sekali kalian berdua” Gusmon memulai sugestinya, gayanya benar-benar seperti pemuka agama yang sedang memberikan pencerahan kepada jamaahnya. Semua mata orang-orang itu tak lepas memandangi Gusmon, bahkan beberapa dari mereka mulai duduk seolah-olah seperti menonton sinetron ‘Suara Hati Istri’ yang cukup terkenal.
“Kalian telah melakukan kesalahan dengan melakukan hubungan suami isteri padahal itu bukan hak kalian. Dan sekarang salah satu pihak menderita meskipun kalian sama-sama salah” orang-orang mulai terlihat mendung wajah masing-masing termasuk Kayla tidak bisa mengelak dari pengaruh suasana sinetron Suara Hati Istri itu. beberapa orang terlihat berkaca-kaca matanya.
“Tidakkah kamu melihat bahwa perempuan selalu dirugikan untuk kejadian-kejadian seperti ini” Gusmon menekankan kata-katanya sedikit. Beberapa emak-emak mulai meratap menangisi nasib Syiti Molmet seolah-olah Syiti adalah sosok istri yang tersakiti dan pemeran utama yang menderita dari sinetron Suara Hati Istri.
"🎼Ku menangis.... membayangkan...🎵” tiba-tiba saja terdengar suara musik entah dari mana datangnya. Gusmon terkesima sesaat.
“Kampret, aku lupa men-delete suara musik latar dari video sinetron yang aku edit” Gusmon tercengang beberapa saat. Namun orang-orang justru tambah terhanyut dengan hadirnya musik latar yang entah dari mana terdengar suaranya itu.
Gusmon tadi cukup terburu-buru dalam mengedit videonya hingga ia lupa mendelet suara musik latar dari sinetron ini. tapi hal itu justru membuat suasana menjadi semakin haru. Bahkan kini Robon Sin mimik wajahnya terlihat sangat sedih. Akan halnya dengan Syiti Molmet sekarang ia justru duduk menjelepok di tanah, tangisnya tak henti-henti menyembur. Ingus dan air mata sudah bercampur bercelemotan di wajahnya.
“Permasalahan yang kamu hadapi sesungguhnya hanyalah karena kamu tidak berpendirian sehingga terombang ambing seperti baling-baling di atas bukit” Gusmon melanjutkan dengan jumawa. Bahkan suaranya dibuat sedemikian rupa, seolah-olah ia seperti orang yang sedang sedih. Beberapa pejalan kaki ikut terpengaruh oleh suasana efek dari video Sugesti Sinetron Suara Hati Istri itu. mereka ikut duduk dan memperhatikan Gusmon seolah-olah seperti menonton televisi.
“Pernahkah kamu mendengar cerita seorang ayah dan anak yang sedang membawa seekor keledai?. Mungkin ini adalah gambaran yang cocok untuk kamu sekarang ini” Gusmon menarik sebuah kursi yang ada di samping apotek agar ia lebih leluasa bercerita. Ia duduk di kursi itu dan melanjutkan pencerahannya. Bahkan pegawai apotek itu ikut keluar karena terpengaruh oleh video yang diputar Gusmon di Sistemnya. Benar-benar Sistem yang mengerikan.
Gusmon lanjut menyampaikan wejangannya.
“Suatu saat seorang ayah sedang membawa anaknya berjalan, anaknya duduk di atas keledai sedangkan ia berjalan kaki sambil menarik tali kekang keledai. Orang-orang melihatnya dan mengatakan bahwa anak itu adalah anak durhaka, karena ia membiarkan ayahnya yang tua menarik tali keledai sementara ia enak-enakan duduk di atas keledai”
“mendengar itu sang Ayah berganti posisi dengan anaknya agar tidak disalahkan oleh orang-orang, sang Ayah duduk di atas keledai dan anak itu berjalan menarik tali kekang keledai. Terlihatlah hal itu oleh sekumpulan orang. dan orang-orang pun bergunjing, dasar orang tua kejam tidak tahu diri. Mentang-mentang sebagai orang tua anaknya disuruh menarik tali keledai sementara ia enak-enakan duduk di atas keledai, benar-benar tidak tahu diri!”
__ADS_1