
Berkelana di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video
Bab 81
“Apa kamu sebenarnya seorang Perampok?” Gusmon bertanya sambil menatap tajam. Ero yang mendapat pertanyaan itu jelas menjadi marah, pemuda miskin ini sangat berani!. Apa ia tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa.
“Apa kamu tahu siapa aku?!” Ero Mex tampak penuh nada provokasi saat membanggakan siapa dirinya, orang yang berdiri di hadapan Gusmon.
“Masa kamu tidak tahu siapa dirimu sendiri, sampai-sampai harus bertanya kepada orang lain” Gusmon sengaja bebicara bertele-tele untuk membuat orang itu semakin kesal. Jelas saja Gusmon ingin memberi pelajaran kepada Dokter sombong ini, tidak ada melakukan apa-apa namun inginkan uang orang lain. Bahkan tanpa malu meminta sepuluh ribu dolar, sungguh memalukan.
Beberapa perawat dan tenaga medis lainnya yang kebetulan masuk ruang UGD, menjadi tertarik demi mendengar pertengkaran itu. Mereka tampak menonton, ingin tahu siapa yang berani menyinggung Tuan Muda Ero Mex, benar-benar ingin mencari mati!.
Sementara pria yang kecelakaan itu tampak hanya menunduk, ia kagum dengan keberanian Gusmon yang demi membelanya mau melawan Tuan Muda Ero Mex yang tekenal sombong di Rumah Sakit Umum South Coast ini.
Ero Mex terlihat memerah mukanya mendengar Gusmon sengaja mempermainkannya apalagi ada banyak perawat yang melihatnya, apalagi perawat cantik yang tadi digodanya juga ikut melihat kejadian ini.
“Keparat!, kamu dengarkan siapa aku, Aku adalah Ero Mex, Putra dari Khozin Mex, salah satu dari Keluarga Peringkat tiga di Kota South Coast ini”. Ero Mex sesumbar dengan marahnya, setelah mengucapkan itu ia segera mendatangi Gusmon dengan niat untuk menamparnya. Bagaimanapun biasanya setelah orang mendengar kata Putra dari Khozin Mex maka dapat dipastikan orang itu akan menggigil ketakutan. Namun ia sedikit heran bahwa Gusmon sama sekali tidak terlihat takut, bahkan terkejutpun tidak.
“Tap”
Tangan Ero Mex yang hendak menampar Gusmon segera di tangkapnya. Bagaimanapun orang ini bukanlah seorang ahli beladiri, ia hanyalah putra keluarga kaya yang mengandalkan harta dan nama ayahnya demi mencapai popularitas.
Ero Mex jelas terkejut melihat Gusmon yang berani menangkap tangannya. Ia juga sedikit tertegun melihat Gusmon yang tersenyum ke arahnya. Sementara orang-orang menjadi heran dengan kenekatan Gusmon untuk menangkap tangan Ero. Apakah orang ini sinting, berani menghentikan tindakan Ero Mex. Ini pasti akan menjadi situasi yang mengerikan untuk orang itu.
__ADS_1
“Sudahlah!, Saudara lebih baik kamu lakukan saja apa yang diperintah oleh Tuan Muda Ero Mex. Sebelum sesuatu yang lebih serius menimpa mu” Terdengar perkataan dari Perawat cantik itu, ia sengaja berkata demikian untuk sedikit membantu Gusmon agar tidak menjadi korban kekerasan oleh Tuan Muda Ero Mex ini.
“Oh maksudnya ia akan melakukan kekerasan seperti ini” Kata Gusmon, kemudian ia menampar wajah Ero dengan tangan kirinya.
“Plak!”
Tuan Muda Ero Mex terpuntir kepalanya dan terhuyung akan jatuh demi mendapatkan sebuah tamparan keras dari Gusmon. Ia merasa wibawanya hilang seketika. Ia menatap wajah Gusmon yang terlihat seperti tidak berbelas kasihan. Ero merasa sangat marah ini pertama kalinya ia ditampar seseorang, apalagi yang menamparnya adalah seorang dengan baju kaos dan training, jelas-jelas ia adalah orang miskin. Namun sepertinya orang miskin ini cukup kuat juga, padahal badannya sedikit kurus.
Perawat cantik itu, tidak berani lagi bicara demi melihat Gusmon berani menampar Tuan Muda Ero Mex. Akan halnya orang-orang yang ada di tempat itu jelas sangat terkejut, mereka menyayangkan sikap Gusmon. Urusan ini pasti tidak akan mudah lagi, diam-diam beberapa orang merasa kasihan dengan nasib Gusmon selanjutnya.
“Panggil satpam dan semua tukang parkir anggota Gangster Elang Hitam Itu, Pastikan pemuda ini tidak bisa lolos dari ruangan ini!!” Teriakan membahana dari Ero terdengar sampai keluar ruangan UGD itu. Seorang petugas medis laki-laki yang dari tadi menyaksikan kejadian itu, segera berlari keluar ruangan demi untuk memanggil satpam dan tukang parkir yang merupakan anggota Gangster Elang Hitam di rumah sakit ini.
Gusmon hanya menunggu sambil memasukkan kedua tangan ke dalam sakunya.
Tak lama kemudian beberapa orang satpam terlihat memasuki ruang UGD sambil membawa pentungan. Gusmon menghitung, kelihatannya ada 12 orang satpam.
“Orang itu berani memukul tenaga medis, ia bahkan memukul Tuan Muda Ero Mex” kali ini yang menjawab justru seorang perawat yang sudah berumur 40 tahunan, tampaknya ia adalah seorang pemuja Tuan Muda Ero Mex.
“Cepat kalian bikin, orang miskin itu menjadi penyok!” Perawat perempuan itu kembali bersuara. Hal itu tentu saja membuat beberapa orang tersenyum dalam hati, bahkan Gusmon juga menggerutu di dalam hatinya “Dia kira aku ini kuali, mau dibikin penyok”
Para Satpam itu melihat kearah Tuan Muda Ero Mex yang memegangi wajahnya akibat tamparan Gusmon tadi. Perawat cantik hanya bisa menggelengkan kepala, kalau sudah begini, semuanya tanggung sendiri akibatnya, padahal ia sudah berusaha mengingatkan pemuda itu tadinya.
“Hancurkan dia!” Perintah Ero dengan marah.
__ADS_1
Dengan cepat dua belas orang Satpam itu mengepung Gusmon dan menggenggam senjata pentungannya masing-masing dengan erat.
Melihat hal itu Gusmon tidak tinggal diam.
“Putar Video Teknik MMA Khabib dan Teknik Tinju Si Leher Beton” Segera ia memerintahkan Sistem Edit Videonya untuk memutar dua buah File Video sekaligus. ini bukan tanpa alasan, yang dihadapinya sekarang adalah dua belas orang Satpam bersenjata pentungan dan mereka pasti orang-orang yang paham dengan beladiri.
[Ding!]
[Memutar File Video Teknik MMA Khabib dan Teknik Tinju Si Leher Beton]
[Koin Sistem dikurangi 1000, Koin Sistem tersisa adalah : 92.700]
Segera Gusmon memasuki mode bertarung ala Khabib Nurmagomedov dan teknik Tinju Mike Tyson, Dua teknik pertarungan di gabung menjadi satu, dan ia juga menyelipkan gaya bertarungnya sendiri untuk menambah variasi dari gerakan tarung yang cukup mencengangkan bagi para Satpam ini.
Dalam beberapa gerakan Gusmon berhasil mengelakkan beberapa pentungan yang datang, kemudian membalas dengan pukulan-pukulan hook ala si leher beton, yang dalam waktu singkat menjatuhkan 3 orang penyerang. Kemudian ia berbalik untuk mebuat jarak kembali.
Tuan Muda Ero Mex dan beberapa orang perawat yang melihat itu tampak terkejut, orang ini ternyata pandai beladiri
Seorang satpam datang dari belakang, dengan penuh kekuatan di hantamkannya tongkat di tangannya ke kepala Gusmon secara vertikal, Gusmon yang mengetahui serangan itu segera menghindar kesamping.
“Klung!”
Pentungan itu menghantam lantai, secepat kilat Gusmon berbalik dan meraih kaki satpam itu dan menariknya dengan teknik MMA Khabib Nurmagomedov. Bahwa masa-masa muda Khabib ini pernah bertarung melawan beruang. Orang ini hanyalah seorang satpam tentu saja tenaganya tidak sebanding dengan beruang. Hal ini kecil bagi teknik MMA Khabib, beruang memiliki senjata cakar dan gigi namun Satpam ini hanya berbekal pentungan dan sedikit beladiri, jelaslah dengan cepat dijatuhkan oleh Gusmon.
__ADS_1
Sambil menarik kaki Satpam itu Gusmon melakukan sebuah kuncian yang berbahaya.
“Krak!” Satpam itu melolong kesakitan tatkala kakinya sampai patah akibat kuncian Gusmon, Gusmon sendiri tidak menyangka bahwa kunciannya dapat mematahkan kaki satpam itu. Benar-benar berbahaya teknik kuncian ala khabib ini.