Berkelana Di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video

Berkelana Di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video
BAB 94


__ADS_3

Berkelana di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video


Bab 94


“Tuan Hantu, aku mohon diri dulu, untuk memantau anggotaku yang bertugas melakukan pengamanan di sekitar tempat ini." Niya Noune mohon diri kepada Gusmon, Gusmon menganggukkan kepala. jelas ini adalah wilayah kekuasaan Niya Noune selaku Jendral Perang Gangster untuk wilayah tengah. 


Niya Noune ingin memastikan kesiapan dari anggotanya, mengingat mereka sudah mendapatkan biaya keamanan dari panitia dengan jumlah yang cukup banyak. ini juga pembuktian keprofesionalan Gangster Elang Hitam.


"Duart!"


Kembang api kembali berlesatan dari sekeliling panggung. kemudian lampu di sekitar menjadi redup dan padam. saat itu suara musik menggema perlahan dan makin lama makin cepat.


terdengar alunan nyanyian pembuka yang sangat merdu, itu adalah suara Virani!. Itu terdengar sangat indah seperti suara bidadari.


"Plip!"


Lampu panggung menyala, demikian juga dengan lampu sorot dan lampu laser berkedap kedip, mengiringi langkah kaki Virani Duns yang melenggak lenggok dengan indah.


semua orang terpana, apakah ini manusia ataukah bidadari!?. saat itu juga gemuruh tepukan penonton bergema di seantero tempat. Gusmon sampai menganga mulutnya melihat penampilan Virani yang sungguh mempesona.


Tuan Muda Tommy Huddeg yang ada di sebelah Gusmon, tidak henti-henti nya untuk bertepuk tangan dan tertawa-tawa.

__ADS_1


"Mantaaap, Virani Duns!" Terdengar teriakan kegembiraan dari Tommy Huddeg.


Di deretan tempat duduk Tuan Muda Sorto Bene terlihat semua pengawalnya terpana termasuk Dua Orang Botak Cabul, Gundul Rong dan Gandal Rong.


“Wah Tuan Muda Sorto Bene, Bagaimana dengan artis yang di atas panggung ini, ia terlihat sangat cantik. Kami ingin tahu bagaimana rasanya bidadari ini” Gundul Rong berbicara sambil meneteskan air liurnya. Sontak wajah Tuan Muda Sorto Bene menggelap mendengar pernyataan cabul si Botak kurus tinggi ini.


“Brak!!”


Meja dan isinya berhamburan tatkala Tuan Muda Sorto Bene menghantamkan kepalan tangannya. Namun hanya orang sekitar tempat itu yang mendengar gebrakan meja karena tertutupi oleh suara pengeras suara yang menampilkan alunan syahdu dari arah panggung.


“Sialan!! Dasar Botak Mesum!!, apa kalian tidak dengar apa yang aku katakan. Gadis itulah yang menyebabkan kita sampai hadir di sini. Dan gadis itu juga yang menyebabkan Guru Kalian Jhon Karabau sampai ikut andil terlibat untuk bertarung dengan Calon Suaminya Si Hantu Penunggu Sumur. Apa kalian tidak punya otak!!, sudah berkali-kali aku katakan bahwa aku menginginkan gadis itu!!. Hanya aku yang berhak untuk mendapatkannya!!” Kemarahan Tuan Muda Sorto Bene begitu memuncak, ia tidak peduli dengan Dua Botak yang merupakan Murid Jhon Karabau ini. Tentu saja dua botak tidak berani menentang kata-kata Tuan Muda ini. mereka tahu kedekatan Guru mereka dengan keluarga Bene. ini sama saja dengan mengusik dermawan guru mereka.


Dua Botak hanya bisa menunduk dan berkata dalam hati “ini tidak boleh, itu tidak boleh. Huh!, benar-benar menyebalkan tuan muda ini” namun meski wajah mereka terlihat murung, mereka tetap tidak berani membantah.


Sementara itu alunan lagu terdengar sangat merdu dan orang-orang terlihat menikmati lagu. 


“🎶Kumohon temani lah aku jangan pernah ragu di seluruh umur mu,🎵 Kumohon temani lah aku jangan pernah ragu di seluruh umur mu🎶” 


Lagu dengan penuh perasaan mengalun indah dan menenangkan hati seluruh penonton, mereka tidak henti-hentinya menatap kearah panggung dan tidak ingin berkedip sedikitpun. Inilah perbedaan antara penyanyi misterius dan penyanyi yang kurang terkenal tadi, terlihat jelas level mereka. 


“🎼Bawalah diriku pergi bersamamu, sampai akhir hidupku...🎶” 

__ADS_1


Terdengar kembali lantunan tembang indah dari bibir merekah Virani Duns, matanya tidak lepas-lepasnya menatap ke arah Gusmon, Gusmon juga terlihat terkesima. Ini sangat indah dan belum pernah dirasakannya sebelumnya. Mendadak Gusmon merasa Virani sangat cantik dan hatinya menjadi bergelora. Mengapa di setiap bait lagu Virani selalu memandanginya dengan penuh perasaan. Gusmon terpana, wajahnya merona, ia benar-benar jatuh cinta.


“Vi..Virani..” Gusmon berseru tanpa sadar, ia perlahan berdiri dari kursi dan fokus menatap Virani. Tommy Huddeg melirik kearah Gusmon. Ia sekarang paham bagaimana suasana hati kedua orang ini. itu terbaca dengan jelas dari raut wajah mereka berdua. Tommy menghela nafas, sepertinya ia harus mengakui bahwa Gusmon memang layak untuk mendapatkan Virani. Mereka seperti pasangan yang diciptakan dari surga. Tommy bertepuk tangan seperti biasa melanjutkan aksinya yang seperti anak-anak namun dalam hatinya ia sungguh mengagumi keberuntungan Gusmon. 


“Orang ini benar-benar pantas untuk dihormati” Tommy membatin dalam hati.


Saat ini di bangku Tuan Muda Sorto Bene, Dua Botak masih terdiam efek dari kemarahan Tuan Muda mereka. Gundul Rong menatap ke kiri dan ke kanan dan matanya terbeliak pada sosok perempuan berambut pirang Mirandea Hwaken!


“Tuan Muda, bagaimana dengan gadis rambut pirang, kelihatannya enak. Terus terang kami belum pernah merasakan yang seperti itu” Gundul Rong masih belum patah semangat, sekarang justru telinganya menjadi merah membayangkan aksi-aksi mesum dalam pikirannya. 


“Wah benar-benar tidak disangka, ternyata South Coast ini di penuhi dengan banyak gadis-gadis cantik. Benar-benar fantastis!” Gandal Rong yang mengikuti pandangan mata kakaknya yaitu Gundul Rong, menjadi terkesiap demi memperhatikan secara detail sosok Mirandea Hwaken yang sangat anggun. Tadi sewaktu Mirandea memasuki tempat VIP ini ia tidak terlalu memperhatikan.


Wajah Tuan Muda Sorto Bene menggelap, ada apa dengan Dua Botak ini. sepertinya mereka merupakan penjahat kelamin. Namun akhirnya ia menggeleng tidak berdaya. Benar-benar bajingan kedua orang ini, isi kepala mereka hanyalah kegiatan mesum. Tapi Sorto Bene akhirnya melirik juga ke arah Mirandea Hwaken dan ia pun terpana.


“Huhh!!, baiklah.... tapi ingat giliran pertama adalah milikku” Kata Tuan Muda Sorto Bene dengan tidak berdaya. Ia tahu bahwa Gadis itu berasal dari Keluarga Peringkat Tiga tentunya dengan tingkat pengawalan tinggi. Namun ia juga paham bahwa hanya dengan satu murid Jhon Karabau saja para pengawal itu akan mudah dihancurkan. Apalagi ini adalah dua orang murid Jhon Karabau sekaligus yang pastinya setara dua kali lipat kekuatan Pujin Hento tidak dapat diragukan lagi. Pasti seluruh pengawal gadis itu akan binasa.  


“Hahahahaha...” Akhirnya kedua Botak Mesum itu, tertawa terbahak-bahak demi mendengar bahwa tuan muda mereka ternyata menyetujui usul mereka berdua. Tentunya ini sangat menggembirakan, meskipun akhirnya nanti mereka akan mendapat bagian setelah Tuan Muda mereka. namun itu tidak penting, mengingat gadis ini sangat berbeda.


“Hentikan tawa kalian yang menjijikan itu. jika kalian memang berminat lekas segera laksanakan” Tuan Muda Sorto Bene membentak.


“Hahahaha tentu saja Tuan Muda, saat ini juga akan kami ambil nona itu secara paksa” Gandal Rong kegirangan dan segera berdiri dengan yakin, karena tidak ada seorangpun ahli beladiri di South Coast yang akan mampu menghadapinya menurut pikirannya.

__ADS_1


__ADS_2