
Berkelana di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video
Bab 65
Dalam dunia seni beladiri di Bumi Super bagian satu ini , masing-masing ahli beladiri memiliki tingkat sendiri-sendiri. Khususnya di Kota South Coast ini maka tingkatan Dimulai dari yang terendah yaitu tingkat latihan, tingkat dasar, tingkat 1, tingkat 2, dan tingkat 3. Di South Coast orang-orang hanya pernah mendengar tingkatan tertinggi sampai tingkat 3. Padahal masih ada tingkatan lain di atasnya yaitu tingkat 4 dan 5 bahkan ada tingkat master dan Grandmaster seni beladiri. Mungkin itu tidak ada di South Coast, entahlah jika itu di kota-kota lainnya yang lebih besar dari South Coast.
Anggota Gangster itu tampak melihat kearah Niya, berharap instruksi dari Pimpinannya itu. Mengingat di hadapan mereka adalah Tuan Muda dari Keluarga Peringkat Dua di South Coast. Bagaimanapun mereka juga mencari makan dengan bekerja sama dengan para keluarga-keluarga besar. Apalagi ada istruksi dari Ketua Gangster untuk tidak terlibat masalah dengan orang-orang berpengaruh.
“Nona Noune, aku akui jika orang ku ini telah lancang dengan menatapmu terlalu dalam. Namun demi melihat wajahku, tolong maafkan dia sekali ini saja. Karena aku membutuhkan bantuannya dalam pertandingan kali ini”. Akhirnya Sentung Yolk menyampaikan apa yang menjadi kepentingannya dengan keberadaan Sasano Mangarontos.
Niya hanya memalingkan wajah tidak menanggapi permohonan Sentung Yolk, ia justru menatap ke arah Gusmon. Gusmon tersenyum manakala menyadari Perempuan bak model itu menatap kearahnya. Ini reaksi yang wajar, bukankah sudah seharusnya ramah kepada siapapun. Apalagi kepada perempuan cantik. Terlebih lagi mereka juga pernah bertemu di pelataran parkir sebelumnya.
Melihat senyum Gusmon yang menawan Niya hanya berdiam diri, ia baru menyadari bahwa pemuda ini sangat tampan dengan senyumannya, hal mana yang tidak dilihatnya sewaktu berada di pelataran parkir Pusat perbelanjaan ini.
__ADS_1
Melihat Niya Noune hanya memalingkan wajah dalam menanggapi permohonannya Tuan Muda Sentung Yolk paham, bahwa Niya tampaknya tidak terlalu mempermasalahkan hal itu. Suatu hal yang mengejutkan sebenarnya. Namun ia yakin bahwa Jendral Perang Gangter Elang Hitam itu pasti melakukan itu demi melihat wajahnya sebagi Tuan Muda.
Satu hal yang tidak diketahui oleh Tuan Muda itu bahwa Niya Noune saat ini sebenarnya penasaran tentang siapa sosok pemuda yang menantang Sentung Yolk ini. itulah sebabnya ia tidak terlalu mempermasalahkan kejadian tadi.
Sentung Yolk yang memperhatikan bahwa Niya Noune justru menatap Gusmon sedikit lama, menjadi heran. Apalagi melihat Gusmon tersenyum dan balas memandang Niya, seolah-olah menantang para Gangster untuk mencongkel matanya. Dalam hati Tuan Muda itu berharap bahwa Gusmon akan di permak oleh para anggota Gangster itu. Tuan Muda Sentung Yolk tersenyum sinis kala membayang kan hal itu. Dan banyak orang yang menahan nafas, apakah kejadian seperti yang dialami Juara nasional catur Grandmaster Sasano Mangarontos tidak membuat pemuda gembel ini jera?
Niya Noune sebenarnya terpana sedemikian rupa hanya berpikir dan berusaha menghubungkan sosok Gusmon dengan beberapa hal yang ditemuinya. Dan saat itu Perempuan bercadar masker muncul di pikirannya, kemudian Kijang Innova Silver. Niya juga menghubungkannya dengan perkataan dua perempuan yang saat ini ada bersamanya, yakni Kayla Ridz dan Kiuna Eham. Bahwa pertandingan catur ini juga memiliki taruhan. Dan taruhan ini juga berhubungan dengan Virani Duns. Ada apa dengan pria ini, apakah ia merupakan lelakinya Virani?.
Memikirkan hal itu Niya justru malah tersenyum seolah-olah membalas senyuman Gusmon. Entah mengapa Niya merasa senang tatkala memikirkan bahwa ia telah menarik perhatian Lelakinya Virani. Niya segera beranjak pergi tatkala Kayla mengajaknya untuk menuju kursi di tribun dekat panitia berada. Kursi itu merupakan kursi kehormatan untuk tamu terhormat yang datang ke arena catur ini.
Tentu saja senyuman itu tidak lepas dari perhatian Sentung Yolk. Mendadak hatinya seperti terbakar oleh cemburu, ada apa dengan Pemuda Gembel ini seolah-olah semua gadis menyukainya.
Niya Noune masih sedikit tersenyum melangkah ke arah kursi yang disediakan khusus untuk tamu terhormat, ia di temani oleh Kiuna dan Kayla. Tiba-tiba ia berhenti melangkah, sebuah pikiran melintas di hadapannya. Lelakinya Virani?!, kemudian ia teringat dengan apa yang di sampaikan oleh ketuanya yakni Grudul Hiko, bahwa Virani Duns adalah Calon Istri dari Ketua Besar atau Ketua Tertinggi Gangster Elang Hitam. Dan sesaat kemudian matanya terbelalak, Kijang Innova silver bukannya itu mobil Grudul Hiko, kemudian Perempuan bercadar masker itu. Apakah itu Virani Duns?.
__ADS_1
Kayla dan Kiuna heran melihat Niya yang berhenti melangkah dan terkejut melihat wajah Niya Noune yang tiba-tiba menjadi pucat.
Niya kembali melihat kearah Gusmon, namun kali ini sepercik keringat muncul di keningnya. “Orang ini...”. Niya kembali terbayang dengan teriakan Virani memangil nama Gusmon di pelataran parkir tadi. Ia juga mengingat ucapan Grudul Hiko “Nama asli dari Tuan Hantu adalah Gusmon!!!” “Dia...dia ... adalah Ketua sebenarnya dari Gangster Elang Hitam!!!” Ucapan datang dari dalam hati Niya Noune.
Niya Noune merasakan ledakan di jantungnya. Sementara beberapa orang anggota Gangster masih mengelilingi meja dimana Gusmon berada. Orang-orang sekitar tempat itu sudah menahan nafas, apakah hal buruk akan terjadi kepada lelaki malang itu?. Virani yang menyaksikan adegan itu juga merasa tidak tenang, meskipun ia tahu kekuatan Gusmon yang sebenarnya. Saat ini para anggota Gangster masih ragu-ragu mereka menunggu instruksi dari Niya.
Salah seorang anggota Gangster tampak sangat bersemangat, “lagi-lagi pemuda bodoh ini!. sekarang akan kubuat kau menjadi cacat” itu adalah anggota Gangster yang urung mencongkel mata Gusmon sewaktu di parkiran tadi.
“Semuanya keluar dari arena catur ini, menjauh dan biarkan mereka berdua bertanding catur dengan jujur!!” Akhirnya sebuah perintah yang mengejutkan keluar dari bibir Niya Noune. Semua orang seperti disambar geledek saat mendengar perintah itu. Apa ini, siapa yang memberi perintah seperti itu!, apakah ini memang Niya Noune sang Jendral Perang Wilayah Tengah?.
Ini adalah perintah yang telah dikeluarkan, meskipun anggota Gangster merasa heran. Mereka segera menjauh dari arena catur, demi untuk memberikan keleluasaan bagi dua orang yang akan bertanding catur. Tuan Muda Sentung Yolk meskipun heran, tetap duduk berhadapan dengan Gusmon demi untuk melakukan Dwi Tarung Catur
Niya Noune sendiri akhirnya memilih untuk berjalan menuju deretan kursi yang ada di area penonton. Ia urung untuk menuruti Kiuna yang mengarahkannya duduk di kursi tamu kehormatan.
__ADS_1
“Nona Noune, kenapa kamu memilih duduk di kursi penonton, bukankah kita akan minum teh bareng sambil nonton pertandingan catur ini?” seru Kiuna perlahan, ia terpaksa mengikuti Niya Noune dan mengambil tempat duduk di kursi penonton yang kosong tepatnya di samping Niya. Kayla mengikuti dan duduk di samping Kiuna, tampaknya Kayla juga heran dengan perubahan drastis sikap Niya.
“Bawa saja tehnya kesini, disini kita masih bisa minum teh!” Kata Niya, kali ini sikap anggunnya sudah berangsur kembali.