Berkelana Di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video

Berkelana Di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video
BAB 60


__ADS_3

Berkelana di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video


Bab 60


Saat ini di lantai tujuh Pusat Perbelanjaan South Coast City, telah berlangsung pertandingan catur dalam rangka menyambut malam tahun baru. Ada banyak kalayak yang datang, mulai dari yang ikut bertanding sampai yang hanya sekedar ingin menonton. Namun banyak lagi dari mereka yang hanya ingin melihat kelanjutan dari drama siang tadi.


Di arena Permainan Catur itu berjejer puluhan meja lengkap dengan perengkapan catur, masing-masing meja di isi oleh dua orang pemain catur yang saling berhadapan, jelas ini adalah pertandingan catur dengan sistem swiss sembilan babak. Hari ini berlangsung 4 babak dan besoknya menjelang akhir tahun akan berlangsung 5 babak lagi.


Di dinding atas panggung terpampang sebuah spanduk selebar 4 meter dengan tulisan. ‘Selamat datang peserta pertandingan catur’. Dan di samping tulisan itu ada photo sentung yolk yang sedang tersenyum. Tampaknya Tuan Muda Sentung Yolk senang sekali menonjolkan diri dalam hal-hal yang berkaitan dengan olahraga. Tentu saja pada jam 8 malam tadi saat acara pembukaan berlangsung, ia adalah orang yang memberikan kata sambutan sekaligus membuka acara Pertandingan Catur dalam rangka menyambut malam tahun baru ini. 


Tak lupa Tuan Muda Sentung Yolk ini dalam memberikan kata sambutan mengatakan, bahwa dirinya akan bertanding catur dengan pemuda gembel sebagai partai hiburan. “Maka para penonton dan pecatur sekalian jangan pulang dulu setelah acara ini. silahkan tonton pertandingan saya dalam menghajar Pemuda Gembel tidak tahu diri”. Demikian kata-kata Sentung Yolk dalam meramaikan acara caturnya, pada kata sambutan jam 8 malam tadi.


Di dinding sebelah kiri dan kanan dari spanduk tadi ada dua buah Layar LCD dengan ukuran tidak terlalu besar, yang menampilkan diagram catur pada meja satu pertandingan catur ini. LCD ini terhubung dengan sebuah komputer yang dioperasikan oleh seorang operator, yang mengamati pertandingan catur ini. Operator itu ada di meja panitia di sebelah depan dari meja para pemain catur. 

__ADS_1


Di samping operator itu ada seseorang berpakaian putih elegan yang tampak asyik memperhatikan partai utama dari pertandingan catur ini, yang tentu saja berada pada meja pertama. Orang ini adalah Komentator yang sudah dipersiapkan oleh Tuan Muda Sentung Yolk dalam rangka Dwi Tarungnya dengan Gusmon pada jam 10 nanti.


Dalam permainan catur sistem swiss, maka meja pertama adalah partai utama karena merupakan calon juara. Masing-masing pemain akan bersaing untuk mendapat tempat ke meja pertama. Pemain yang menang akan mendapat 3 Point, yang draw akan mendapat 1 point masing-masing. Sedangkan yang kalah tidak mendapat point alias 0.  Setiap point yang dikumpulkan akan menjadi penentu siapa berhadapan dengan siapa. 


Saat ini adalah babak ke 3 dari pertandingan catur sistem swiss ini, masing-masing babak akan berlangsung dengan masing-masing pemain diberikan waktu lima menit. Artinya setiap pemain hanya memiliki waktu lima menit dalam menjalankan seluruh langkah caturnya dan mereka bebas menggunakan lima menit tersebut dalam giliran melangkah. 


Dengan jam catur mereka mengontrol waktu lima menit itu, setiap melangkah akan menekan jam catur. Yang mana setiap tombol salah satu jam ditekan, itu akan menghentikan jam salah satu pemain, dan menjalankan jam pemain lainnya. Bila ditotal kedua jam dalam giliran melangkah maksimal mereka, maka tentunya waktu terpakai bisa menjadi 10 menit. 


Di babak 3 ini, Pemain dengan point 6 akan berhadapan dengan sesama point 6. Pemain dengan point 4 akan berhadapan dengan sesama 4. Pemain dengan point 3 akan berhadapan dengan sesama 3, Begitu seterusnya. Tentunya pemain dengan point tertinggi yang bisa mengisi meja pertama. 


“Hm.. tampaknya Master Catur Nasional Sunu Prayindos akan memenangkan permainan lagi” seru komentator yang ada di samping operator komputer dengan perlahan hampir tak terdengar. Karena dalam permainan catur ini penonton dan pemain catur dilarang untuk bersuara. Operator komputer tersebut tampak manggut-manggut sambil melihat layar tampilan dari kamera yang diproyeksikan dari meja pertama. Ia segera melangkahkan buah catur di layar diagram, menyesuaikan langkah yang dibuat pemain di meja pertama.  


Sementara partai utama masih berlangsung, beberapa pemain catur sudah menyelesaikan permainannya dan melaporkan hasil pertandingan kepada wasit. Wasit mecatat hasil pertandingan sesuai dengan urutan meja. 

__ADS_1


Beberapa saat di meja pertama pertarungan sengit sudah memasuki fase kritis. Master Catur Nasional Sunu Prayindos yang ternyata adalah pemuda yang di sapa Gusmon saat ia mendaftar tadi siang. Ia tampak bermain cekatan meski dalam krisis waktu. Dan langkah terakhir dari Master Catur ini membuat lawannya mat. Master Catur Sunu Prayindos tampak tersenyum puas. Benar-benar pertandingan yang menguras energinya. Lawannya tampak menggelengkan kepala. Karena ia yakin, waktu dari Sunu Prayindos hanya tinggal beberapa detik lagi. Tapi ia tetap kalah karena skak mat. Kedua orang itu lantas berjabat tangan.


Akhirnya seluruh peserta di tiap meja telah menyelesaikan pertandingannya. Ada jeda istirahat sejenak menjelang pertandingan babak ke 4. Dalam pengaturan babak ke empat siapa melawan siapa, operator tinggal memasukkan point tiap pemain yang sudah dikumpulkan oleh wasit ke dalam komputer. Maka program akan otomatis mengatur siapa berhadapan dengan siapa dengan akurat tanpa khawatir bahwa orang tersebut pernah bertemu sebelumnya.


Saat ini suasana malam di Kota South Coast tampak cukup ramai. Dari dalam sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan sedang, seorang wanita mengamati keadaan jalan-jalan yang masih di jejaki manusia. Kedai-kedai di tepi trotoar masih dipenuhi oleh pembeli yang menikmati makanan bersama pasangannya. Dalam hal ekonomi kota South Coast memang cukup hidup, apa lagi di pusat kota ini. Namun dalam hal taipan-taipan yang mengendalikan sektor ekonomi ini, hanya beberapa orang yang berpengaruh. Tentunya mereka adalah para keluarga peringkat satu, dua dan tiga dari Kota South Coast ini. 


Sejauh ini Keluarga Peringkat Satu hanya ada dua keluarga, Keluarga Peringkat dua ada tiga keluarga dan keluarga peringkat tiga ada empat keluarga. Selebihnya adalah keluarga-keluarga yang hampir mendekati keluarga peringkat tiga. Dan tentunya ada banyak sekali keluarga dari kalangan biasa di Kota ini.


Saat ini mobil itu masih melaju dengan kecepatan sedang menuju ke Pusat Perbelanjaan, wanita itu masih melihat-lihat keluar jendela.


“Eh..ngomong-ngomong, kamu pernah nggak makan di kaki lima”  kata wanita itu kepada pria yang mengemudi di sampingnya. 


“Aku dulu cukup sering makan di kaki lima, dan di emperan toko juga sering” Kata pengemudi itu sambil tersenyum. Pengemudi itu tentu saja Gusmon yang menuju ke Pusat Perbelanjaan South Coast City. Wanita itu tentu saja Virani yang ikut pergi bersama Gusmon. Virani saat ini memakai masker sesuai anjuran Gusmon. Namun di dalam tas kecilnya terdapat sebuah kaca mata hitam dan sebuah topi imut yang akan di pakainya nanti. Hal itu tentu saja akan melengkapi penyamarannya di dalam Pusat Perbelanjaan tersebut. 

__ADS_1


“Oh ya” Jawab Virani sambil mengerling kearah Gusmon.


“Tentu saja” Gusmon menjawab singkat, karena ia memang sering makan di kaki lima disebabkan kondisi keuangannya yang minim saat di dunianya dulu.


__ADS_2