
Berkelana di Bumi Lain dengan Sistem Edit Video
Bab 11
Saat ini Grudul Hiko nampak mondar-mandir di ruangan pabrik terbengkalai itu di hadapan Virani Duns. Ia melirik jam tangannya sudah jam setengah dua siang, yang artinya tuan muda Sorto Bene akan segera datang untuk melihat hasil tangkapannya. Sesekali matanya melirik kearah Virani Duns yang sudah kelelahan, di dalam hatinya sedikit menyayangkan Gadis secantik ini akan jatuh ke tangan Tuan Muda Brengsek seperti Sorto Bene ini.
Tentunya akan terjadi gejolak besar di seluruh kota nantinya jika penggemar bintang penyanyi top ini mengetahui berita ini. Namun ia percaya dengan perlindungan dari Jhon Karabau. Karena mendengar namanya saja orang-orang sudah gemetar, dapat dipastikan nantinya gejolak akan sebentar saja dan setelah itu orang-orang akan tidak peduli. Bukannya tidak peduli namun mereka tentunya akan lebih sayang dengan nyawa mereka sendiri.
Tidak lama kemudian sebuah mobil mewah meraung di luar bangunan pabrik, itu adalah mobil sport canggih dan mahal. Mobil sport itu berhenti di depan pabrik terbengkalai itu, dan mesinnya meraung dahsyat setelah itu kontak mobil dimatikan pemiliknya. Dua orang kepercayaan Grudul Hiko segera berlari menghampiri mobil sport berwarna hitam legam itu.
Pintu mobil mewah itu terbuka dengan vertikal ke atas secara otomatis di kiri dan kanan sisinya. Dan dua orang segera turun dari mobil mewah dengan banyak fitur canggih itu. Seorang pria dengan wajah yang tanpa senyum dan seorang lelaki separuh baya dengan memakai jas warna coklat dan berdasi hitam dengan dagu kukuh.
Pria yang tanpa senyum itu memakai baju kaos panjang lengan tentunya bermerek dan mahal usianya baru 23 Tahun, di pergelangan tangan kirinya melingkar jam tangan emas yang sangat mahal. Siapa lagi pria itu kalau bukan Tuan Muda Sorto Bene anak ketiga dari konglomerat peringkat 2 baru-baru ini yaitu Murdi Bene yang secara mengejutkan mencuri banyak perhatian karena dukungan dari sosok yang tidak masuk akal.
Sedangkan sosok pria paruh baya dengan jas coklat dan dasi hitam yang berjalan disampingnya adalah merupakan salah seorang Murid Jhon Karabau, pria jas coklat itu bernama Pujin Hento selama beberapa bulan ini telah berguru kepada Jhon Karabau dan mendapatkan sedikit pelatihan yang cukup aneh sehingga kekuatannya meningkat drastis dan melampauai ahli-ahli beladiri dari keluarga-keluarga kuat yang ada di Kota South Coast.
__ADS_1
Pujin Hento sendiri baru dua bulan ini bertugas mendampingi Tuan Muda Bene dalam bepergian kemanapun. Pujin Hento diminta secara khusus oleh Tuan Tua Murdi Bene untuk mengawal anak ketiganya itu, karena kekhawatiran dari tuan Tua Bene akan sepak terjang anaknya yang semakin ganas. Intinya selama dua bulan dia bertugas sebagai body guard yang cakap di samping Tuan Muda Bene ini, sehingga tidak ada hambatan apapun dalam perjalanan Sang Tuan Muda brengsek, baik itu dalam urusan bisnis maupun dalam urusan perempuan.
Kedua orang itu tampak menyusuri jalan masuk di pintu utama pabrik terbengkalai itu yang sudah tidak utuh lagi, sementara kedua orang kepercayaan Grudul Hiko yakni Asno Maropo dan Kinu Bula mengiringi mereka dibelakang, tepat setelah kedua sosok yang berwibawa itu melewati pintu masuk, kedua orang kepercayaan Grudul Hiko ini berhenti dan melanjutkan kegiatan berjaga-jaga di sekitar pintu masuk utama pabrik.
Sementara kedua orang ini berjalan menuju kearah Grudul Hiko. Sang Tiran lokal ini segera berdiri sambil tersenyum menyambut kedatangan kedua orang terhormat ini.
“Wah !! Tuan muda Bene benar-benar sangat gagah, setelah beberapa hari tidak bertemu” kata Grudul Hiko Menyapa Tuan Muda Sorto Bene dengan sangat ramah sekaligus memuji dengan harapan membuat tuan muda ini senang.
Sementara itu Tuan Muda Sorto Bene berdiri dengan menengadah dan berkacak pinggang sambil menyunggingkan senyum sinis. Namun tampak jelas bahwa ia sama sekali tidak mempedulikan pujian itu.
Sedangkan Pujin Hento hanya diam saja dan wajahnya terlihat tenang rasa percaya diri Pujin Hento ini tampaknya sangat tinggi sekali.
Setelah sekitar dua langkah dihadapan Virani Duns dia berhenti sejenak kemudian berjalan mondar mandir memutar. Dan berhenti kembali dihadapan Virani Duns.
Kemudian dengan acuh tak acuh, matanya memandangi sosok cantik yang terlihat acak-acakkan itu, dan sekelumit senyum menghias di bibirnya.
__ADS_1
“Hahaha, Virani ... Virani..., kamu meskipun sudah kumal begini karena di ikat hampir seharian tetap saja menawan. Pantas saja menjadi Penyanyi papan atas dengan status perempuan paling cantik di South Coast ini”. Tuan Muda Sorto Bene mulai mengeluarkan kata-kata yang mengandung makna kemenangan baginya. Sementara itu Virani hanya diam saja tidak menanggapi kata-kata itu. Percuma saja ia menanggapi kata-kata manusia brengsek seperti Sorto Bene ini, hanya akan menambah kegembiraan bagi Tuan Muda ini.
“Ah baiklah tampaknya kau sudah lelah karena seharian tergantung disini, Grudul !. ambilkan air untuk nonaku yang cantik ini” Tuan Muda Sorto Bene memerintahkan Grudul Hiko untuk mengambilkan air dengan menggunakan isyarat kakinya seolah-olah bahwa Grudul Hiko memang anjingnya, dan Grudul Hiko dengan senang hati melayani tuannya itu tanpa merasa terhina sedikitpun. Tuan Muda Sorto Bene kemudian menarik kain yang menyumpal mulut Virani Duns, dan membuang kain itu.
“Lepaskan aku!” Akhirnya Virani berbicara dengan suara yang serak. Namun Tuan Muda Bene yang arogan itu malah tertawa mendengarkannya.
“aku akan melepaskan mu, tentu saja Cantik. Karena kau sebentar lagi akan menjadi wanitaku. Hehehehe!” Demikian terlihat kegembiraan yang tidak terperikan di wajah Sorto Beno dengan wajah yang sedikit mesum membayangkan tubuh Virani Duns. Gadis yang telah membuatnya tergila-gila dulunya sewaktu ia masih menjadi keluarga biasa, ia sering menghayalkan Virani Duns. Tetapi hanya sebatas itu karena ia tidak punya kekuatan apa-apa, namun siapa sangka sang bintang pujaannya sekarang berada dihadapannya tentunya ia sangat bahagia.
“Sorto Bene, asal kau tahu aku berasal dari keluarga peringkat dua. Ayahku pasti akan menemukanmu, lagi pula aku punya banyak penggemar. Berita tentang penculikan ku, pasti sudah menyebar. Tidakkah engkau takut jika penggemarku akan marah dan kecewa kepadamu. jika kau punya penawaran maka katakan. Akan lebih baik jika masalah ini kita bicarakan baik-baik” kata Virani Duns yang sudah hampir pasrah dengan keadaan dirinya. Dan dia pun paham dengan keadaan dirinya yang hampir tidak ada harapan dihadapan sosok seperti Tuan Muda Bene ini.
“Apa keluarga peringkat dua, penggemar fanatik, apa yang kau bicarakan ini!.” Dingin terdengar ucapan dari Tuan Muda Bene.
“Asal kau tahu, jika aku ingin maka aku bisa memusnahkan mereka semua. Disini seharusnya kau bersyukur karena aku menyukaimu.” Tuan Muda Sorto Bene berbicara sambil mengusap pipi lembut dari Virani Duns. Virani hanya memejamkan matanya dengan jijik.
Grudul Hiko sudah berdiri disamping Tuan Muda Bane di tangannya ada setabung air mineral.
__ADS_1
“Lepaskan talinya” kata Tuan Muda Sorto Bene.
Kemudian Grudul Hiko melepaskan tali yang mengikat Virani Duns dengan satu tangan karena tangan lainnya sedang memegang sebotol air mineral.