
Berkelana di Bumi Lain Dengan Sistem Edit Video
Bab 106
“mendengar itu sang Ayah mengajak anaknya ikut duduk di atas keledai agar tidak disalahkan kembali oleh orang-orang, dan mereka kembali melewati sekelompok orang. kemudian orang-orang itu pun kembali bergunjing. Dasar orang-orang tidak berprikemanusiaan, sudah tahu keledai itu kurus, malah diduduki berdua apakah mereka itu mau menyiksa binatang!”
“Mendengar gunjingan itu, kali ini mereka berdua akhirnya turun dan berjalan mengiringi keledai itu. tidak ada seorang pun yang duduk di atas keledai. Mereka lewat lagi pada sekelompok orang, dan orang-orang pun mulai bergunjing lagi. Dasar manusia-manusia bodoh, sudah jelas mereka memiliki keledai tapi tidak digunakan untuk ditunggangi malah capek-capek berjalan kaki benar-benar bodoh orang-orang ini”
“akhirnya Sang ayah dan anaknya berinisiatif untuk menggendong keledai itu. mereka berdua menjunjung keledai di atas kepala mereka agar tidak ada lagi yang menggunjingkan mereka".
"tapi justru hal itu membuat orang-orang yang melihatnya, banyak yang tertawa. Hei lihat ada orang gila, biasanya manusia yang menunggangi keledai. Ini malah keledai yang menunggangi manusia” Gusmon menghentikan ceritanya sesaat. Ia terkejut melihat orang-orang sudah berguling-guling menangis dengan sedih. Termasuk Kayla saat itu air mata dan ingusnya berceceran membasahi wajah dan bahkan masuk ke mulut. Dengan sembarangan kayla mengelapnya dengan bajunya sehingga pusarnya tersingkap saat mengelap air mata dan ingus itu.
“hu.. hu... hu....ngg.. hik .. hik... hik... , ibu.... hu..hu... pulang... pulang ibu....hu... hu.. hu... “ terdengar ratapan pilu dari Kayla. Kemudian ia kembali membersihkan hidungnya yang merah dengan bajunya.
__ADS_1
Gusmon tidak menyangka efek dari video Sugesti Sinetron Suara Hati Istri sedemikian dahsyat. memang perasaan manusia merupakan hal-hal yang tidak seharusnya untuk disinggung. Namun saat itu sudah kepalang tanggung, ia harus melanjutkan efek dari video ini sampai habis.
“Inti dari cerita itu adalah, apapun yang kita lakukan maka akan ada saja kesalahan dan kekurangannya di mata orang lain. Maka lakukan saja apa yang menurutmu itu benar, jangan pedulikan apa yang dikatakan oleh orang lain. Karena kamu pasti tahu apa yang seharusnya terbaik untuk dirimu sendiri”. Gusmon mengakhiri ceritanya ia melirik ke arah Robon Sin dan Syiti Molmet. Terlihat saat ini, justru kedua orang ini saling berpelukan sambil menangis terisak-isak.
“Maafkan aku.... maafkan aku, aku seharusnya tidak mendengarkan orang-orang itu. kamu begitu menderita. Aku akan bertanggung jawab. Aku pasti akan bertanggung jawab tidak peduli apapun yang terjadi, karena aku sebenarnya masih mencintaimu... hu...hu...hu...hu..” terdengar ratapan dari Robon Sin, suaranya serak di sertai dengan penyesalan.
“Iya aku juga sudah memaafkan mu, mari kita mulai lagi ini dari awal” Syiti tampak sudah menerima semuanya dengan ikhlas. Sekarang hatinya menjadi bahagia tatkala mendengar bahwa Robon Sin akan bertanggung jawab apapun rintangannya. inilah yang selama ini ditunggu-tunggunya. Diam-diam ia merasa sangat bersyukur. Ia melirik kearah Gusmon dan sejuta tatapan terima kasih tidak terperikan dari matanya.
Sementara orang-orang masih menangis akibat efek dari video Sugesti Sinetron Suara Hati Istri, video yang diputar di sistem sudah habis durasinya. Gusmon meninggalkan tempat itu menuju mobilnya. Orang-orang masih terpana oleh sisa sisa kekuatan Video. Perlahan-lahan kesadaran mereka kembali. Namun tetap perasaan mereka menjadi jernih dan tercerahkan. Terlebih bagi dua orang itu. mereka sudah bertekad untuk melangsungkan pernikahan. Dan bagi Robon Sin, di dalam hatinya sudah terpatri bahwa ia akan bertanggung jawab. Ia mengerti sekarang bahwa Syiti Molmet adalah pilihan dari lubuk hatinya.
Para laki-laki yang hendak menghajar Gusmon tadi terlihat pucat wajah mereka termasuk Robon Sin, kala mereka tersadar bahwa Gusmon menaiki mobil yang amat mereka kenal. Bukankah itu mobil Ketua Gangster Elang Hitam?.
Mereka merasakan keringat dingin sebesar biji-biji jagung menetes keluar dari pori-pori mereka. Syiti menyeka keringat di kening Robon Sin, ia tidak menyadari kenapa Robon Sin Berkeringat.
__ADS_1
“Huh!” Salah seorang dari mereka mendengus sesak. Untunglah mereka tadi belum sempat melakukan apa-apa kepada Gusmon. Jika tidak, dapat di bayangkan konsekuensi yang akan mereka tanggung. Bagi Gangster Elang Hitam, mereka sama sekali tidak dianggap. Siapa lah mereka ini, mungkin dengan sekali jentikan jari mereka akan terbang. Ibaratnya semut yang disentil dengan jari. Benar-benar pemuda yang mengerikan, berpakaian sederhana namun luar biasa. Demikian pemikiran dari mereka.
Diam-diam mereka melirik kearah Syiti dan pandangan mata mereka seperti mengucapkan terima kasih. Untunglah perempuan ini tiba dengan tepat waktu sehingga dapat mencegah kejadian mengerikan yang akan terjadi kepada mereka. mereka paham bahwa dengan identitas Gusmon itu meski jumlah mereka sepuluh kali lipat, mereka yakin bahwa mereka tidak akan menang.
Saat ini Gusmon sedang melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan orang-orang yang bersedih itu. ia garuk-garuk kepala yang tidak gatal. Kejadian tadi cukup berkesan di hatinya. Ia merasa senang telah berbuat kebajikan dengan menyatukan dua orang itu kembali. Dan sekarang ia mengharapkan bahwa perempuan hamil itu tidak akan menderita lagi.
Namun bayangan wajah Kayla yang menjijikan hadir di benaknya. Sebenarnya bukan wajahnya yang menjijikkan, tetapi sifatnya yang busuk lah yang menyebabkan Gusmon mual.
Gusmon meraba-raba undangan sesaat, apakah ia akan berhenti sebentar untuk membuka undangan ini?. namun sudut matanya menangkap mobil di belakangnya dari kaca spion. Mobil itu berperilaku sedikit aneh. Meskipun mobil itu terlihat jauh. Namun seolah-olah seperti menjaga jarak. Padahal kecepatan Gusmon tadi nya berfluktuasi. Kadang cepat dan kadang lambat.
Setelah diingat-ingat, Gusmon sepertinya pernah melihat mobil ini sebelum ia singgah ke apotek untuk menebus resep obat. Apakah orang di dalam mobil itu bermaksud menguntitnya?.
Gusmon berfikir sejenak. agaknya mobil pemberian Grudul Hiko lah yang terlalu mencolok. Jelas sekali bahwa orang-orang di South Coast sangat kenal dengan Grudul Hiko. Sosok Tiran Lokal yang sangat di segani baik oleh kawan maupun lawan. Siapa yang tidak tahu dengan mobil Kijang Innova Silver nya dan juga plat nomornya. Tentu saja itu bisa menjadi tekanan psikologis yang berat bagi orang-orang yang melihatnya. itu terbukti dengan peristiwa di Peternakan Bebek tadi.
__ADS_1
Tapi mobil di belakang jika memang bermaksud menguntitnya, berarti mereka tidak terlalu peduli dengan identitas Grudul Hiko selaku Ketua Gangster Elang Hitam. Meskipun sesungguhnya jabatan Ketua Besar dipegang oleh Gusmon, namun siapa yang tahu akan berita itu jika Anggota Gangster sendiri merahasiakannya atas perintah dari Grudul Hiko.